Erlan

Happy Reading

Bel istirahat berbunyi.

Della dan Arum masih belum beranjak keluar dari kelas. Della ingin bertanya pada Arum tentang apa yang menggangu pikiran nya. Karena sejak tadi sepupunya itu terlihat diam saja.

"Rum, ada apa?"

"Aku tidak apa-apa, La, sungguh, aku mungkin hanya sedikit kelelahan," jawab Arum mengalihkan pandangannya. Della mengerutkan keningnya, menatap Arum tidak percaya, Della tahu bahwa Arum telah menyembunyikan sesuatu.

"Kalau kamu lelah atau sakit, tidak perlu masuk sekolah, jangan sampai kondisi mu nanti menyebabkan kamu drop, Rum!" ujar Della yang memakai aku-kamu saat tidak ada orang asing di sekitar mereka.

Arum menggelengkan kepalanya, "aku baik-baik saja, terima kasih telah mengkhawatirkan ku!"

Aku hanya merindukan kak Angga, tapi aku takut dan tidak enak hati kalau harus mengatakan nya padamu Della, aku sayang sama kak Angga, aku tidak tahu perasaan apa ini, aku malu kalau harus jujur padamu, La!! batin Arum.

"Ya udah kalau gitu ke kantin, yukk! aku udah laper!" Della menarik lengan Arum untuk mengajak Sepupu itu makan siang.

Arum dan Della memutuskan untuk ke kantin, melihat kantin yang begitu penuh membuat keduanya langsung merasa ilfeel untuk makan. Bukan karena tatapan para siswa yang menyukai mereka alias fans fanatik, tapi juga tatapan para pembenci keduanya terlebih Arum.

"Hai Della, duduk sama babang Erlan aja gimana?" salah satu siswa populer kelas 12 menawarkan kursi di sampingnya.

Della mendengus kesal, gadis itu melirik kursi yang di tunjuk oleh Erlan, "maaf bang Erlan, gue datangnya sama Arum jadi gue gak bisa menerima tawaran Lo, sory banget, ya," tolak Della sopan tapi penuh sindiran.

"Yuk, Rum, kita pergi aja, mending nyari makan di luar gerbang sekolah!" Della menarik lengan Arum tapi tiba-tiba di tahan oleh Erlan.

"Tunggu dulu, La!" Erlan memang sudah lama menyukai Della, tapi baru di kelas 11 ini dia sedikit lebih berani mendekati Della, walaupun gadis itu masih tetap membangun tembok yang tinggi untuk para kaum Adam.

"Ada kok kursi untuk duduk Arum, sini donk La, Rum,,, dari pada nanti kalian kelaparan karena kalau pergi ke depan gerbang sekolah, pasti jauh banget!" kekeh Erlan.

Cowok itu memberikan kode lewat mata untuk sahabatnya yang duduk di meja tersebut. Membuat ketiganya saling pandang dan mengangguk mengerti. Akhirnya 3 siswa yang masih asyik nongkrong itu langsung pergi.

"Tuh, mereka udah selesai, kan?" ucap Erlan tersenyum lebar.

Arum bisa melihat ketulusan di mata cowok tersebut, sepertinya tidak ada salahnya ia sedikit membela Erlan dan mengajak Della untuk memenuhi keinginan cowok itu, "udah La, duduk di situ aja gak apa-apa, lagian gue juga udah laper nie,," Arum memegang perutnya, seakan memberitahu kan bahwa dia memang sangat lapar.

Della tidak tega melihat Arum yang kelaparan, akhirnya dia mengiyakan ajakan Erlan dan duduk di kursi yang di tunjuk oleh pria itu.

Erlan menatap Arum dan mengucapkan terima kasih lewat senyumannya, Arum yang paham juga ikut tersenyum samar.

"Gue pesenin, ya? Della sama Arum mau makan apa?" tanya Erlan antusias. Tentu saja cowok itu begitu senang saat ini bisa bersama dengan gadis pujaannya.

"Gue mie ayam aja, kalau lo mau makan apa, La?" Arum bertanya.

"Ehm, gue samain lo aja deh, Rum!" jawab Della.

"Oke, gue pesenin ya?" Erlan berdiri dan beranjak pergi untuk memesankan makanan kedua gadis itu.

"La, menurut kamu, Erlan tuh bagaimana?" tanya Arum.

"Bagaimana apanya, Rum?"

"Ya, menurut kamu Erlan itu cowoknya bagaimana?"

"Ehm, Erlan, dia cowok baik, tapi 'kan aku juga gak terlalu kenal sama dia," jawab Della jujur.

"Ehm, gimana misalkan si Erlan tuh suka sama Lo?" tanya Arum membuat Della hanya memutar bola matanya malas.

"Biasa aja, Rum!"

Gadis cantik itu sudah terbiasa dengan para cowok yang mengejarnya, mungkin salah satunya Erlan.

"Ya, tapi Erlan baik lo, dia keliatan nya tulus banget sama kamu!"

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Nurma sari Sari

Nurma sari Sari

kasihan Arum memendam rindu dalam hati, sakit Lo Rum....

2023-03-28

0

Anik Trisubekti

Anik Trisubekti

Rindu itu memang berat Rum, apalagi rindu dalam diam 😌

2023-02-06

0

Eka Bundanedinar

Eka Bundanedinar

g bisa jujur ya rum

2023-02-06

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!