Pacar Angga

Happy Reading.

Jantung Ara semakin jumpalitan, darahnya terasa hangat berdesir, seakan tersengat aliran listrik yang membuat area sensitif nya tiba-tiba berdenyut saat hidung mancung Angga tidak sengaja menyentuh lehernya yang memang bebas dari rambut karena kebetulan rambutnya di kucir kuda.

"Ka-kak, lepasin! Aku mau mau pipis!" Arum mendorong dada Angga dan membuat nya bisa terlepas dari pelukan kakak angkatnya itu.

Pemuda itu terkekeh saat melihat Arum yang lari terbirit-birit keluar dari dalam kamarnya.

"Dasar!"

***

"Tuh kan, Arum pasti gak bisa nyari informasi dari cowok kulkas kek gitu!" ujar Della.

"Kak Angga tetep gak mau jujur sama kita, La!"

"Itu karena kamu belum bisa yakinin kakak kita yang dinginnya melebihi kulkas!"

'Mana aku bisa yakinin dia, mana bisa aku interogasi kak Angga kalau pria itu membuatku jantungan, apalagi posisi tadi benar-benar membuatku canggung setelah mati.' Batin Arum.

"Kamu aja deh, La,, aku lagi banyak pekerjaan, good luck, ya,,," jawab Arum yang langsung masuk ke dalam kamarnya.

"Loh,, Arum kenapa?" gumam Della yang bisa melihat wajah saudara sepupunya itu wajahnya memerah.

Sedangkan Arum sendiri langsung melompat ke atas ranjang, menutup wajahnya dengan bantal, rasanya sungguh malu, pasti muka Arum sudah merah sampai meluber kemana-mana. Entah kenapa rasa menggelitik di perutnya itu masih terasa, apalagi mengingat saat hidung Angga menyentuh lehernya dan hangat napas kakak angkatnya itu menerpa kulit nya.

Ya Tuhan, perasaan apa ini?

Arum meraba dadanya yang sejak tadi berdebar-debar, apakah dia memang menyayangi Angga lebih dari rasa sayang sebagai saudara?

Arum menutup matanya, membayangkan bibir merah Angga menyentuh kulit lehernya, apakah rasanya akan begitu membuncah, kenapa dia jadi makin penasaran?

"Tidak, tidak, tidak!! Arum apa kamu gila!! Ingat dia itu adalah kakakmu, keluarga ini telah membesarkan mu, jangan buat Mommy dan Daddy kecewa!"

Akhirnya lagi-lagi Arum harus memendam rasa itu, rasa membuncah bahagia dan juga rasa aneh yang baru saja ia rasakan pada Angga. Dia tidak boleh melampaui batasnya saat memiliki rasa laknut itu selalu tumbuh untuk kakak sepupunya sendiri.

'Kenapa harus Angga? Kenapa?'

****

Della membuka pintu kamar Angga dan melihat kakaknya sedang memakai kaosnya, rambutnya terlihat basah bahkan masih ada air yang menetes di sela-sela rambutnya. "Kakak mandi?"

"Hemm!"

"Tumben? Inikan masih jam Tiga, biasanya kakak mandi tuh jam Lima!"

Angga hanya berdehem mendengar celotehan sang adik, tentu saja pemuda itu tidak akan mengatakan bahwa dia mandi karena Arum yang mengatainya 'bau'

"Kak! Kok diem aja sih?"

"Kakak harus jawab apa? Ya emang kakak lagi pengen mandi, kamu ngapain ke kamar kakak, gak pake ketuk pintu langsung nyelonong aja, gak boleh seperti itu Lala, kamu udah besar, kakak juga udah besar, untung kamu tadi lihat kakak pas udah pake baju, nah kalau kamu masuk kakak masih telanjang, gimana?"

Della hanya bisa meringis, memang yang dikatakan kakaknya itu benar, dia sudah remaja, sudah Lima belas tahun dan sekarang kelas 10. Dia bukan gadis kecil lagi yang bisa seenaknya keluar masuk ke kamar kakaknya sendiri.

"Iya deh, Lala minta maaf, Lala janji akan ketuk pintu dulu kalau mau masuk ke kamar," jawab Della.

"Nah, itu baru adikku yang paling cantik!"

"Ya, ya, ya, aku memang cantik, tapi Arum juga tidak kalah cantik dariku," ucap Della yang memang selalu membanggakan sepupunya itu.

"Iya, kalian berdua sama-sama cantik!"

Della baru ingat akan tujuannya menemui sang kakak.

"Kakakku ini sangat tampan! Tapi kenapa harus jadi pacarnya kak Jena, sih? Kan masih banyak gadis lain!" ujar Della masih blm terima.

Angga hanya diam saja sesaat, setelah itu dia mengatakan sesuatu yang membuat Della kaget.

"Kalau kakak emang beneran pacaran sama kak Jena, kakak mohon kamu dan Arum ikhlas, ya?"

"What?? kenapa harus kak Jena, sih!"

"Itu hak kakak, jadi kamu tidak boleh melarang kakak ini itu, kakak yang ngejalanin semuanya, jadi kamu sama Arum harus terima!"

Bersambung.

Terpopuler

Comments

Dwi Winarni Wina

Dwi Winarni Wina

cinta dalam diam pasti penyakitkan bagi arum,,,, lanjutkan thor....

2023-02-14

1

Anik Trisubekti

Anik Trisubekti

pasti ngeprank Della ini kak Angga

2023-02-06

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!