' baru satu hari masuk aja sudah ada yang mengajaknya pacaran, ' batin myra. ia berjalan menjauh dari taman itu. gery lagi - lagi hanya menghembuskan nafas kasar dan mengikuti myra yang menuju kelas.
' hah, dasar anak muda,' desah gery. tak sadarkah kau bung, kau pun anak muda.🙄.
Myra memutuskan untuk ke kelas dan akan menemui ken nanti di rumah. Ia akan memastikan sesuatu lagi sebelum ia sibuk dengan pembuatan produk baru kondou.inc. Bagaimanapun ia sudah harus menjalankan amanah yang telah di berikan oleh sang papi.
Bel masuk telah berbunyi, seketika kelas sudah mulai rame dengan anak - anak yang memasuki ruangan kelas. Pelajaran di lanjutkan.
💨💨💨
Myra dan gery sedang berjalan menyusuri lorong. Mereka sepakat tidak mengambil extra kulikuler / kegiatan di luar pelajaran. Karena mereka akan sibuk dengan proyek rahasia. Di takutkan malah tidak memiliki waktu untuk ikut kegiatan luar. Berbeda dengan ken, lelaki tampan itu memilih sepak bola dan basket sekaligus. Tampang yang mumpuni dan keahlian yang tidak di ragukan lagi membuatnya mudah masuk setelah melewati tes masuk kegiatan ektra itu.
" ken, bisa kah kita bicara sebentar? Aku tunggu di taman komplek "
Ken nampa menghembuskan nafas kasar melihat pesa yang myra kirim. Ia merasa bingung, satu sisi ia sangat merindukan sahabat kecilnya, tapi di sisi lain jiwa labil nya menginginkan kebebasan tanpa acara perjodohan. Ia ingin menjalin hubungan dengan orang lain karena ia merasa myra tidak pantas ! Kasar sekali pemikiran mu ken, awas loh author bikin kamu nyesel nanti nya.
" baiklah. Jam empat nanti ayo kita bertemu, "
Balasan ken kepada myra. Ken memasukkan ponselnya ke dalam tas. Ia melirik jam tangan sport di pergelangan tangan kanan nya. Masih jam tiga. Ia memang masih di sekolah setelah mengikuti tes masuk ekskul sepak bola dan basket.
" kenapa bro ?" tanya gerald yang melihat ken nampak gusar setelah membaca sebuah pesan singkat. Sedikit banyak gerald memang sudah tahu masalah ken dan myra. Ia bukan tidak tahu perasaan myra kepada ken karena memang mereka bertiga sering bermain bersama. Tapi gerald memilih diam, membiarkan ken menyadari sendiri.
" ga ada apa - apa " jawab ken acuh. Ken memilih diam. Ia ingin membulatkan tekadnya untuk membicarakan pembatalan perjodohan kepada myra nnti nya. ia ingin meminta myra yang membatalkannya, dengan begitu mommy dan daddy nya pasti akan menurutinya. Oke ken, kali ini lu bener - bener gegabah.
Di rumah myra.
" baiklah. Jam empat nanti ayo kita bertemu, "
Ia menatap lama ponsel nya. Akhirnya ken mau membalas pesannya setelah hampir seharian ia tidak membalas. Ia segera mempersiapkan sebuah hadiah untuk ken. Ia memang akan mulai mempersiapkan diri untuk sibuk dan mungkin akan sangat jarang bertemu dengan ken nanti nya. Jadi ia memutuskan untuk memberi kan sebah benda untuk ken.
Gery sudah pulang ke rumah nya sendiri setelah tadi ia mengantar myra.
Gery dan frederick memilih tinggal di sebuah apartemen delkat dengan kondou inc. Bangunan dengan 45 lantai itu adalah kondou tower. Di mana hampir 50% lantai di penuhi dengan karyawan yang menyewa dengan harga di bawah rata - rata. Hal ini memang di atur oleh manajemen perusahaan untuk meringankan pegawai nya dalam hal tempat tinggal. Bahkan ada yang di hadiahkan kepada mereka yang loyal. Sedangkan frederick dan gery menempati lantai 44. 1 lantai itu menjadi hak milik frederick. Kenshin, papi myra menghadiahkan untuknya. Dan lantai 45 adalah milik almyra.
💨💨💨
DI TAMAN.
Nampak myra tengah menunggu ken. Ia melirik jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan kiri nya. Kembali ia mengingat mendiang papi nya yang menghadiahi jam tangan itu saat ia berulang tahun tahun kemarin. Sebuah jam tangan khusus yang di lengkapi dengan gps dan fasilitas telpon emergency. Papi nya berkata jika ada sesuatu yang mendesak dan mencurigakan ia bisa memencet tombol kecil di samping nya. Dan otomatis akan ada robot lebah yang akan menemukan dia. Robot yang sebenarnya adalah kamera drone. Di lengkapi dengan suntikan bius di ekor nya. Mirip dengan lebah nyata.
saat ia tengah melamun, ken tiba. Lelaki yang sedang mekar itu masih mengenakan seragam pertanda ia baru saja pulang dari sekolah. Ken berjalan mendekat ke arah yra yang masih belum sadar dengan kehadirannya. Sejenak ken menatap wajah myra yang tertutup riasan penyamaran tapi tidak di sadari oleh ken.
Ken mulai memantapkan hati untuk rencana nya.
" myr, " panggil ken sambil menggoncang bahu myra. Gadis itu kaget dan sara dengan lamunannya. Melihat ken, ia tersenyum sumringah.
" ada apa memanggilku kesini ?" tanya ken datar. Senyuman myra luntur mendengar nada datar ken.
" kamu baru pulang ?" myra mengabaikan nada datar ken an malah berbalik bertanya.
" hmm " ken menjawab dengan deheman. Myra menelan ludah nya kelat.
" ken, boleh aku bertanya ?" kata myra pelan. Tapi ken yang memiliki indera yang tajam masih bisa mendengar nya.
" tanya lah, " kata ken. Myra menghembuskan nafasnya karena gugup.
" apakah kamu menerima perjodohan kita ?" tanya myra hati - hati.
Ken terdiam cukup lama. Belum ada jawaban yang keluar dari mulut nya.
" apa nggak ada perasaan sedikitpun untukku dari mu ken ?" tanya myra. Mati - matian dia memberanikan diri bertanya kepada ken. Ken bingung dengan jawaban apa yang akan ia berikan kepada myra.
Ken sudah terbiasa dengan keberadaan myra. Tetapi saat orang tua nya mengajukan sebuah perjodohan ia merasa tertekan, terkurung dengan keinginan orang tua. Seketika jiwa pemberontak, jiwa labil masa muda nya menolak.
" aku hanya menganggap mu sebagai sahabat dari kecil, myra. Seperti aku dengan gerald, " jawab ken ragu -ragu. Myra terkesiap. Ia memejamkan mata nya mencoba menahan rasa sakit di hati nya. Ia tertawa miris.
" myr, maukah kamu membatalkan perjodohan kita ?" kata ken tiba - tiba. Kembali, kembali myra terkejut dengan permintaan ken. Bagaimana rasa nya saat orang yang teramat kamu sukai meminta mu untuk membatalkan perjodohan ?.
" aku ingin kamu membatalkan perjodohan kita. Aku yakin kamu juga nggak setuju dengan rencana mommy dan daddy. Aku juga ingin merasakan dekat dengan gadis selain denganmu, " jelas ken gamblang. Bagai terhantam palu saat myra mendengar kalimat akhir ken.
"myr, kamu bisa kan ? " tanya ken lagi karena myra hanya terdiam sedari tadi. Ken cemas myra tidak akan mau.
" ehm. apa kamu nggak mau mendengar apa perasaan ku kepada mu ?" tanya myra. Ken menoleh.
" bukan kah kamu juga sama denganku ? Kita bersahabat sedari lama, aku yakin kamu juga hanya menganggap ku sebagai sahabat kan." jawab ken dengan percaya diri. Myra tertawa sumbang.
' sahabat ya, ... ' batin myra menjerit.
" baiklah, mari kita batalkan perjodohan setelah kamu mendapatkan sorang wanita yang kamu sukai nanti, ... "
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 186 Episodes
Comments
Subiyanti Rsn
sakit......
2024-01-03
1