Episode 15

Toko Buku yang hanya berjarak 2 rumah saja dari Paviliun Huang sangat elegent mungkin hanya orang berkelas tinggi yang bisa memasukinya.

Pangeran Ketujuh sepertinya sudah terbiasa pergi untuk membeli buku disana .

Chu Xia sendiri merasa penasaran untuk itu mencari sebuah buku yang menurutnya cukup menarik.

" Sejarah Kekaisaran Qi ". Lirih Chu Xia.

Dia merasa tertarik dengan sejarah kekaisaran Qi untuk itu membeli buku yang menarik minatnya.

" Kau membeli buku juga xiaxia ". Ucap Pangeran Ketujuh.

" Iya , apakah kau sudah selesai ".

" Sudah cukup . Mari kita pergi paviliun huang dan menikmati makanan disana ". Ujar Pangeran Ketujuh.

Chu Xia sengaja membeli buku 2 macam untuk mengelabui Pangeran Ketujuh karena tidak ingin dia tahu jika merasa penasaran dengan sejarah Kekaisaran Qi.

Di Paviliun Huang.

Chu Xia memesan semua macam daging yang terenak tentunya dengan harga termahal, Pangeran Ketujuh merasa jika Chu Xia sepertinya sudah hafal.

" Kau sering kemari ". Kata Pangeran Ket ujuh.

" Jarang ".

" Memesan begitu banyak macam daging bagaimana cara memakannya". ujar pangeran ketujuh.

" Ya lewat mulut lah , kenapa ? tidak suka aku memesan terlalu banyak ya . Harus kau ketahui jika aku ini pemakan daging ". Ucap Chu Xia .

Pangeran Ketujuh malah merasa gemas akan tingkah Chu Xia saat ini .

" Aku hanya tidak ingin berat badanmu bertambah dan tidak bisa berlari lagi lihatlah kedua pipimu seperti bakpaw ". Jujur Pangeran Ketujuh sambil memegang kedua pipi Chu Xia.

Fang Yu Qin melihat bagaimana keduanya berinteraksi , dia sebisa mungkin menahan rasa kebakaran api cembuuru .

Makanan sudah siap berjejer di meja dengan berbagai macam daging terenak dan termahal .

" Wuahh ada begitu banyak daging ". mata Chu Xia berbinar-binar .

Sedangkan Pangeran Ketujuh tercengang kala melihat betapa banyaknya macam-macam daging yang berjejer didepannya hingga berat menelan salivanya.

" Kau tidak makan , ini enak !!". Seru Chu Xia.

" Itu daging sapi atau daging apa bentuknya aneh ". gumam Pangeran Ketujuh.

" Ini daging ular tanah enak sekali ". Ucap Chu Xia yang sengaja mengusili Pangeran Ketujuh padahal bukan daging ular.

Chu Xia memakannya dengan sangat lahab dan mencoba menawari kepada Pangeran Ketujuh , namun sepertinya sudah tidak nafsu untuk makan.

" Pangeran , rasakan ini daging ular tanahnya mantap betul hmm gurihnya nendang sensasinya seperti membayangkan pas melata ditanah ". Ucap Chu Xia .

Pangeran Ketujuh berusaha menahan untuk menelan salivanya .

" Pangeran Ketujuh ? ". Sapa seorang wanita terhadap pangeran ketujuh .

" Lin Wei ". Balasnya.

" Makanannya banyak sekali tapi mengapa pangeran tidak memakan ". Kata Lin Wei.

" Aku sudah kenyang ". Jawabnya.

Lin Wei melihat ke arah Chu Xia yang asyik menikmati makanannya bahkan tidak menghiraukan kedatangan Lin Wei.

" Pangeran ? Siapa wanita ini ?." tanyanya.

" Namanya Chu Xia anak dari bibi Lin , dia adalah tunanganku ". Jelas Pangeran Ketujuh .

Lin Wei tidak menyangka jika pangeran ketujuh sudah bertunangan dengan wanita yang saat ini bersamanya.

" Bolehkah aku bergabung disini ?". Ucap Lin Wei.

Chu Xia mendengar perkataan dari Lin Wei yang ingin bergabung .

" Nona Chu yakin bisa menghabiskan makanan sebanyak ini ? apakah tidak khawatir jika mengalami berat badan ". Kata Lin Wei .

" Sudah biasa ".

Lin Wei memperhatikan cara makan Chu Xia yang bar-bar memalukam bahkan tidak ada pantasnya jika bersanding dengan pangeran ketujuh kecuali dirinya.

Lin Wei masih dibilang kerabat jauh pangeran ketujuh dan Chu Xia juga demikian karena Lin Wei bermarga Lin sama seperti ibunya bahkan Permaisuri Qi bernama Lin Ying.

Chu Xia sengaja mempermalukan dirinya agar pangeran ketujuh menilainya buruk .

" Hati-hati jika sedang memakan nanti kau bisa tersedak ". Gumam Pangeran ketujuh.

" Nona Chu , cara memakanmu sungguh tidak mencerminkan seorang wanita yang anggun". Ucap Lin Wei.

" Suka-suka aku dan ini memang kebiasaanku." jawab Chu Xia.

Pangeran Ketujuh tidak mempermasalahkannya malah tersenyum memandang Chu Xia.

*

*

*

Fang Yu Qin akan pergi ke Kota Nanjing untuk menemui Bangsawan Chu namun faktanya Menteri Yang tidak mengijinkannya karena belum saatnya .

Kota Nanjing saat ini tidak akan aman bahkan akan membahayakan nyawanya .

" Meskipun di Kota Nanjing tidak aman karena krisis ekonomi dan banyak sarang penyakit maka aku sudah bertekad ". Kata Fang Yu Qin.

" Jendral Eagle Sharp , kau masih muda dan sangat berbakat bahkan belum memiliki seorang istri ". Ujar Menteri Yang.

" Kau tau sendiri jika aku tidak akan tertarik dengan wanita walaupun dia secantik putrimu sekalipun ." Kata Fang Yu Qin yang tahu akan maksut dari menteri Yang.

" Bukan , bukan seperti itu ? Kau adalah jendral terkuat Negara Qi saat ini maka jika di Kota Nanjing harus terkena sarang penyakit maka siapa yang merawatmu ". Kata menteri Yang hanya sekedar beralasan.

" Aku tidak pernah merepotkan orang lain ". Jawabnya yang membuat Menteri Yang terdiam.

Menteri Yang tidak bisa mencegah Fang Yu Qin untuk pergi namun dia harus mengatakan sebuah kebenaran tentang Kaisar Xiao Rui padanya .

" Jika kau tetap pergi maka kau tidak akan mendapatkan informasi tentang kunci dari plakat militer ". Gumam Menteri Yang .

Fang Yu Qin tersenyum menyeringai karena Menteri Yang mengancamnya.

" Apa motifku mencegahku ?". Fang Yu Qin tidak berbasa-basi lagi.

" Aku akan mengatakannya tapi bukan disini tempatnya ". Ungkapnya.

" Jangan bermain-main denganku karena aku tidak suka dipermainkan ." Ucap Fang Yu Qin dengan nada sedikit menekan.

Menteri Yang sama sekali tidak takut ataupun getir pada kecaman Fang Yu Qin karena dia merasa jika Fang Yu Qin tidak memihak sepenuhnya pada Kaisar dan sesuatu yang membuatnya merasa jika semakin lama semakin hari dia mirip dengan Kaisar Xiao Rui.

Menteri Yang membawa Fang Yu Qin ke sebuah tempat dimana banyak sekali kenangan dari Kaisar Xiao Rui .

" Untuk apa kau membawaku kemari ?". gumam Fang Yu Qin.

" Agar kau tau jika sebenarnya Kaisar dan kau semakin lama semakin mirip ". Ujar Menteri Yang.

" Aku bukanlah keturunan Kekaisaran lalu mengapa berbicara demikian padaku ". Jawaban Fang Yu Qin sangat tenang.

" Keberadaan Pangeran Mahkota kecil tidak diketahui , aku rasa kau ada hubungannya dengan menanyakan kunci plakat militer ini dan siapapun tahu jika aku adalah orang kepercayaan Kaisar Rui bahkan sekaligus Sahabat dekatnya ". Jelas Menteri Yang.

" Langsung saja , kau ingin mengatakan apa ?" . Ucap Fang Yu Qin.

" Kau ,. ( menghela nafas ) Aku melihat mata Kaisar Rui sangat mirip denganmu apalagi ketika dia sedang marah dan emosi tapi tidak memperlihatkan . Kau adalah ------ ?". gumam Menteri Yang namun tidak bisa meneruskan perkataannya karena Fang Yu Qin memotongnya.

" Kau pikir aku adalah dia , penglihatanmu tidak cukup baik ". Ujar Fang Yu Qin.

" Kau harus menjaga tanda lahirmu yang berada di bagian dada kirimu karena jika tidak Kaisar akan membunuhmu ." Kata Menteri Yang.

Fang Yu Qin membuka zirah bahkan pakaian yang dikenakan olehnya sebagai bukti jika dia bukanlah orang yang dimaksut oleh Menteri Yang.

Menteri Yang tercengang kala melihat dada sebelah kiri Fang Yu Qin.

Terpopuler

Comments

KhanZa_19

KhanZa_19

oke

2023-02-16

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!