Episode 8

Chu Xia sebenarnya tidak ingin menceritakan tentang perasaannya saat ini namun apa daya jika Nyonya Chu bisa menebak isi hatinya saat ini ,

" Xiaxia , katakanlah apa yang membuatmu resah gelisah seperti ini ". Kata Nyonya Chu .

" Aku ...... Ibu , menurut ibu bagaimana rasanya mencintai dan dicintai ?". tanya Chu Xia.

" Mencintai dan dicintai ? apakah kau sudah merasakannya , lalu siapa pria itu ?". cecar nyonya Chu.

" Ibu , aku kan cuma bertanya saja ". Elaknya.

" Baiklah , Mencintai itu apabila kita sudah memikirkannya selalu bahkan tidak bisa jauh darinya dan di cintai itu akan lebih sempurna jika keduanya saling bersatu ". Ujar Nyonya chu ,

Namun Chu Xia masih belum mengerti dengan apa yang dimaksutkan oleh Nyonya Chu .

" Mengapa penjabaran ibu tidak dapat aku mengerti ?". kata Chu Xia.

" Karena saat ini kau sedang merasakan keduanya ". Kata Nyonya Chu.

" Maksut Ibu , aku .....?".

" Xiaxia sudah dewasa . Ibu sangat mengerti dengan perasaanmu karena ibu sendiri pernah berada diposisi itu ". Ujar Nyonya Chu.

" Jadi apakah ibu sangat mencintai ayah tapi tidak dicintai oleh ayah , begitu ".

Nyonya chu tersenyum ,

" Bukan seperti itu , kami berdua saling mencintai jika tidak maka apalah arti kakakmu di dunia ini ? ". Ujar Nyonya Chu .

Nyonya Chu sudah menceritakan bagaimana perjuangan kisah cintanya dulu sewaktu muda namun pada akhirnya tidak berjodoh.

Chu Xia tidak bisa memungkirinya , dia bertanya-tanya didalam hatinya saat ini apakah perasaannya terhadap Fang Yu Qin termasuk mencintai.

" Aku tidak merelakan jika Putri An Xing itu mendekatinya lagi . Lihat saja dengan apa yang akan aku lakukan pada Yu Qin ". Ucap Chu Xia.

Pagi Harinya , Chu Xia sudah berpakaian sangat rapi bahkan terlihat berbeda dari penampilan sebelumnya.

Dia pergi bersama Linxi ke Paviliun Huang untuk mencari Fang Yu Qin.

Namun dalam perjalanan dikepung oleh beberapa pasukan yang entah darimana datangnya.

" Minggir !! ". Kata Chu Xia dengan ketus.

" Hahahaha , ayo bawa wanita ini ". Kata salah satu orang yang ingin menangkap Chu Xia.

" Nona .. mengapa tiba-tiba mereka ingin menangkapmu ". Ujar Linxi ketakutan.

" Kalian pikir aku akan takut , berani menyentuhku maka kepala kalian akan hilang". Teriak Chu Xia.

" Hah , hilang ? bagaimana bisa dikatakan hilang nona . Aduh nona , carilah kata-kata yang masuk akal ". Bisik Linxi.

Pasukan itu mendekat ke arah Chu Xia bahkan mencekal tangannya.

Dengan spontan kaki Chu Xia menendang bagian sensitif mereka satu persatu.

* Duk*

*Duk*

*Duk*

" Ayo Linxi lari darisini ?". Kata Chu Xia seraya menarik tangan Linxi.

Mereka tidak berhenti mengejar Chu Xia dan Linxi , meski dalam keadaan sakit namun tetap berusaha mengejar targetnya.

" Huhhh hahah ... Nona.. aku lelah kakiku sudah tidak kuat lagi ?". Keluh Linxi.

" Linxi jangan sekarang ? aku benar-benar tidak membawa senjata untuk melawan mereka ". Kata Chu Xia.

Chu Xia berusaha membantu Linxi untuk tetap kuat namun rupanya sudah tidak bisa dipaksa lagi.

" Nona , lebih baik kau lari sendiri saja . Jangan khawatirkan aku ". Ucap Linxi.

" Mana mungkin seperti itu ?".

Mereka sudah datang untuk segera menangkap Chu Xia .

" Linxii , ayolah ". Lirih Chu Xia.

" Bawa wanita itu kedalam kereta ". kata salah satu yang ingin menangkap Chu Xia.

Chu Xia sudah berhasil dimasukan ke dalam kereta bersama Linxi.

Ketika keduanya memasuki kereta sungguh tidak menyangka jika didalam nya ada Pangeran Guo Ren .

" Kau !!! ". Pekik Chu Xia.

" Apa kabar nona manis ?". kata Pangeran Guo Ren seraya menjawel dagu Chu Xia namun segera ditangkisnya tangan itu.

" Kurang aja sekali ". Ucap Chu Xia.

" Kali ini patuhlah padaku maka aku tidak akan berbuat kasar padamu !!. Ujar Pangeran Guo Ren.

" Apa yang kau inginkan ?". Teriak Chu Xia sambil melotot.

" Kau bertanya padaku ? baik-baik , aku jatuh dalam pesonamu maka apapun yang sudah kusukai maka dia akan menjadi milikku ". Ujar Pangeran Guo Ren.

" Cihh , aku tidak sudi jika hidup bersamamu ".

Pangeran Guo Ren menarik dagu Chu Xia dengan sangat kasar .

" Kau adalah milikku mulai dari sekarang ."

" Lepaskan Nonaku ". Kata Linxi.

Pangeran Guo Ren melempar tubuh Linxi keluar dari kereta hingga terpental.

" Linxi !!! Kau... kau biadab .. kau tidak layak disebut manusia !!". umpat Chu Xia.

Pangeran Guo Ren mematuk leher Chu Xia hingga pinsan tak sadarkan diri .

Chu Xia tidak dibawa ke Istana melainkan ke Paviliun Huang yang telah dipersiapkan oleh adiknya , Pangeran Guo Chen.

" Mengapa kau membawa seorang wanita kemari kak , siapa wanita ini ? sangat cantik , apakah kau berniat untuk memberikannya padaku ". Ucap Pangeran Guo Chen.

" Diam !! jangan berharap dan macam-macam padanya karena dia adalah milikku ". Kata Pangeran Guo Ren.

Pelayan segera melaporkan pada Fang Yu Qin jika tamu dari negara luar itu membawa seorang wanita ,

" Jadi mereka datang hanya untuk membawa wanita .. cihh menjijikan sekali ". Sahut Wubai Pengawal Fang Yu Qin.

" Mungkin Peng Utara tidak memiliki seorang wanita yang cantik hingga datang dan mencari ehh menculik maksutnya ". Ujar Sang Zi sahabat Fang Yu Qin.

" Tapi , kurasa wanita itu terasa familiar tuan . Dan sangat mirip dengan Nona Chu ". Ungkapnya.

Tanpa basa-basi lagi , Fang Yu Qin langsung hilang seperti angin.

" Hah, Yu Qin !! kemana dia perginya ". Kata Sang Zi.

" Anda tidak tau maka mari pergi ". Kata Wubai.

Fang Yu Qin tidak akan membiarkan orang-orang Peng Utara menyentuh Chu Xia sedikitpun.

*Brak*

Fang Yu Qin merusak pintu hingga membuat Pangeran Guo Ren maupun Pangeran Guo Chen terkejut hingga terperanjatt.

Mata elang Fang Yu Qin memindai sosok Chu Xia saat ini , begitu menemukannya dalam keadaan tidak sadar diri barulah dia mengamuk dan menghabisi orang-orang yang terlibat didalamnya.

*Bugh*

*Bugh*

*Bugh*

*Bugh*

Tidak ada yang bisa melawan amukan dari Eagle sharp saat ini , beruntung saja Sang Zi datang bersama Wubai untuk mencegah Fang Yu Qin mencekik leher Pangeran Guo Ren hingga hampir mati.

" Yu Qin , hentikan ?! jangan gegabah ". Kata Sang Zi.

Fang Yu Qin sangat emosi hingga tak bisa mengontrol dirinya sendiri.

Dia segera berlari menghampiri Chu Xia.

" Xiaxia !! Xiaxia ." Teriaknya memanggil nama Chu Xia.

Chu Xia masih tidak sadarkan diri namun ketika Fang Yu Qin memberikan bau-bau minyak barulah bisa sadar .

Begitu matanya menangkap sosok Fang Yu Qin , tubuhnya seakan melompat memeluk tubuh Fang Yu Qin dengan sangag erat.

" Yu Qin , aku takut !? ." Lirihnya.

" Mereka tidak akan berani lagi , tenangkanlah dirimu ". Kata Fang Yu Qin.

Sang Zi tercengang kala melihat keduanya yang saling berpelukan seperti layaknya pasangan kekasih .

Namun faktanya Chu Xia bukanlah kekasih dari Fang Yu Qin , dia adalah Tunangan Pangeran Ketujuh.

" Nona Chu , akan lebih baik jika anda tidak memperlakukan Yu Qin seperti itu , kau adalah tunangan Pangeran Ketujuh ." Jelas Sang Zi.

" Apa masalahnya ? aku sama sekali tidak menyukainya ". Ujar Chu Xia.

" Jika anda seperti ini maka Yu Qin akan terancam ". Ungkap Sang Zi.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!