Episode 5

" Chu Xia ". Lirih pria itu setelah kepergian Chu Xia.

Sudah 5 tahun berlalu , terakhir kali mereka bertemu saat Chu Xia masih remaja yang menggemaskan.

Pria itu tersenyum kala mengingat 5 tahun yang lalu.

" Kita bertemu lagi gadis nakal , tapi kau sangat berubah mulai dari penampilan dan nampaknya semakin mempesona ". Ucap pria itu .

Pria itu menaiki lantai atas dari paviliun huang .

" Tuan , silahkan ". kata pelayan yang berada di lantai atas.

" Bagaimana ? apakah kau sudah menemukan informasi penting di istana kekaisaran Qi ". kata pria itu .

" Istana Kekaisaran Qi akan kedatangan tamu dari negara Peng Utara ". Ungkap pelayan lantai atas.

" Bagus, tetap pantau rahasia kekaisaran ". Kata pria itu , lalu berlangsung pergi.

Pria itu adalah pemilik paviliun huang yang sangat misterius karena sampai saat ini identitasnya tidak diketahui oleh orang-orang yang suka mengunjungi paviliun huang .

Berita kedatangan tamu dari peng utara sudah diketahui olehnya , maka akan ada kejutan untuk mereka yang akan datang .

Di Kediaman Chu.

Chu Xia tiba-tiba teringat dengan wajah pria yang ditemuinya di paviliun huang itu .

" Apakah dia orang yang pernah aku temui dalam 5 tahun yang lalu ? ahh mengapa tiba-tiba aku harus memikirkan dia ". Kata Chu Xia sambil bermain ayunan di taman kediaman .

Linxi datang sambil berteriak-teriak menghampiri Chu Xia , sepertinya akan memberitahu informasi penting .

" Nona... nona.. hahhhh .... nona.. ada.. ada berita yang sangat panas ". Kata Linxi.

" Bisakah kau berbicara yang jelas , apa yang panas !! ". Kata Chu Xia.

" Pangeran ketujuh , pangeran ketujuh melamar anda ". ungkap Linxi.

*Deg*

*Deg*

*Deg*

" Apa !! pa--paangeran ketujuh akan me--melamarku ." Chu Xia terkejut.

" Benar ".

" Terus mana berita yang panasnya ". kata Chu Xia.

" Ya , berita panasnya ya itu pangeran ketujuh melamar anda dan katanya sih pangeran ketujuh ini sangat sangat dan paling tampan dari pangeran lainnya ". Ucap Linxi.

" Kau pikir aku akan tertarik dengannya . Kenapa tiba-tiba dia melamarku , pasti ada udang dibalik pohon ". Kata Chu Xia .

" Hahh, baru mendengar istilah udang dibalik pohon hahahaha nona bukankah itu harusnya dibalik batu ". seloroh Lixin.

" Itu ya seharusnya batu tapi karena aku tidak menyukai batu maka kuganti saja dengan pohon ". Ungkap Chu Xia .

" Nona mengapa kau sangat pintar sekali ". Puji Lixin pada Chu Xia.

Chu Xian menghampiri adiknya yang masih berada di taman bermain ayunan.

" Xiaxia ? ". Lirih Chu Xian.

" Kakak ".

" Besok kau undang pergi ke istana oleh permaisuri Qi ". kata Chu Xian.

" Kak, apakah benar berita tentang pangeran ketujuh dan aku ..... ".

" Masih belum dipastikan karena menurut sifat dari pangeran ketujuh yang sangat acuh tak acuh bahkan berkepribadian dingin terhadap orang lain , rasanya untuk melamarmu bukan idenya dia ." Jelas Chu Xia.

" Lalu , apakah itu permaisuri Qi ". tebaknya.

" Bisa jadi ".

" Lalu , seperti apa tampang pangeran ketujuh itu ?".

" Apakah kau masih ingat saat pergi ke paviliun permaisuri Qi , saat itulah kita pernah bersalipan dengannya ". Ungkap Chu Xian.

" Apa !! jadi dia pangeran ketujuh .. dimana letak ketampanannya .. dia seperti manusia es tapi jika dipikir-pikir masih lebih tampan pria yang ada di paviliun huang itu ." kata Chu xia.

" Pria di paviliun huang ? siapa yang kau maksut ." Sahut Chu Xia.

" Ehh.. tidak kak , hanya sekedar membandingkan saja ". elaknya.

" Baiklah , besok bersiaplah ". Ucap Chu Xian sambil mengusap-usap pucuk rambut Chu Xia.

Entah mengapa perasaan Chu Xia tidak senang jika harus kembali memasuki istana apalagi setelah mendengar jika dia dan Pangeran ketujuh akan melakukan proses bertunangan.

Selir Lin mencari keberadaan Chu Xia , sepertinya dia bahagia mendengar kabar baik dari istana.

" Xiaxia ? ". panggilnya pada Chu Xia dengan bersemangat.

" Ibu.. aku sedang lelah .. ingin beristirahat ". Keluhnya.

" Baik-- baik , besok kau harus bersiap-siap mengerti ".

" Ya, mengerti ". Jawabnya dengan nada lesuh .

Disaat tubuhnya merasa lelah dan kantuk mulai melanda , pikiran Chu Xia seakan memikirkan wajah pria yang berada di paviliun huang dengan sendirinya.

Chu Xia memukul kepalanya dengan lumayan kencang hingga menimbulkan rasa sakit dan pening.

" Mengapa pria itu mengganggu pikiranku !! apa yang sudah terjadi pada pikiranku !?". Ucapnya geram .

Sepanjang malam Chu Xia tidak bisa fokus dalam tidurnya karena pria itu selalu muncul didalam pikirannya.

" Aarghhhh sialan siapa sebenarnya pria itu mengapa selalu mengganggu pikiranku.. pergilah .. ahhh menyebalkan ." Teriaknya dengan mengacak-acak rambutnya hingga berantakan.

Keesokan harinya , Selir Lin sudah mengantisipasi agar Chu Xia berpenampilan lain dari yang lain karenaa dia ingin putrinya dikenal banyak orang.

Namun berbeda lagi dengan Nyonya Chu yang tidak ingin Chu Xia berpenampilan terlalu berlebihan hingga dikenal banyak orang karena berbahaya .

" Adik, kau tidak boleh menjerumuskan xiaxia karena istana sangat kejam apalagi jika berurusan dengan harem ". Ungkap Nyonya Chu.

" Selama ada permaisuri Qi maka xiaxia akan aman ." Sahut Selir Lin.

" Aku tidak percaya 100% tapi lebih baik jika hari ini xiaxia jangan terlalu mendominasi karena kudengar dari Xian'er jika akan kedatangan tamu dari negara lain ". Jelas Nyonya chu.

" Seharusnya ada pangeran ketujuh yang akan melindunginya bukan ". Lirihnya.

" Bukan itu yang aku maksutkan , tapi bagaimana jika xiaxia menarik perhatian dari mereka ".

Seketika Selir Lin berubah menjadi panik tak berujung karena tidak ingin hal itu terjadi.

Bagaimanapun Chu Xia adalah putri satu-satunya yang dia punya bahkan tidak ingin jauh darinya walaupun hampir setiap hari membuat jengkel.

Chu Xian menghampiri adik perempuannya yang akan bersiap .

" Jangan memakai kuda lagi , naik kereta saja karena hari ini akan ada penyambutan tamu dari negara lain ". Ungkap Chu Xian.

" Ya , itu lebih baik ".

Mereka memulai perjalanannya , Chu Xia diam-diam mengintip keadaan dari dalam kereta yang ditumpanginya.

" ahh.. astaga mengapa pria itu yang pertama kali kulihat ". Ucap Chu Xia yang terkejut.

Sosok pria yang selalu mengganggu pikiran Chu Xia merupakan seorang Jendral yang memiliki wibawa dan cukup dikenal oleh rakyat kekaisaran Qi .

Berdasarkan dari pakaian yang dia pakai tampaknya memiliki jabatan lebih tinggi dari Chu Xian yang juga seorang Jendral.

Sosok pria itu adalah Fang Yu Qin , anak angkat dari seorang tabib yang cukup terkenal di kekaisaran Qi.

Memiliki keahlian didunia persilatan yang cukup mempuni bahkan dia ditakuti oleh musuh disaat perang terjadi.

Fang Yu Qin dijuluki Eagle sharp oleh pasukan kekaisaran karena memiliki penglihatan yang tajam bagaikan seekor burung elang.

Namun tidak ada yang tahu siapa sebenarnya dia , hanya tabib fang yang tahu akan kebenarannya .

Tabib Fang mengangkatnya sebagai anak karena merasa kasihan padanya ,

*Flashback on *

Tabib Fang melihat Fang Yu Qin kecil sedang menangis di dekat makam kekaisaran pada malam hari , tampaknya dia merasa sedih akan kehilangan sosok keluarganya.

Tabib Fang membawanya ke Kediaman Fang untuk diasuhnya bahkan telah mengangkat anak

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!