Setelah bercerita pada Long Huo untuk waktu yang lama, mereka juga telah membuat banyak pakaian hangat untuk satu sama lain, Zhang Fengying memberikannya pada Long Huo karena dia merasa disini terlalu dingin.
Disini, tidak memiliki kehangatan apapun, hanya mengandalkan pedang yang ada ditangannya ini, Pedang Naga Api.
Jika dia membawa pergi pedang ini dari sini, maka bukanlah Long Huo akan kedinginan ? Walaupun kata katanya jahat dan dia tidak tahu bagaimana cara untuk bersikap ramah pada orang lain.
Tapi, hatinya juga tidak sekeras itu. Dia memiliki perhatian pada orang yang baik padanya, karena Long Huo memiliki sikap yang baik padanya maka tentu saja dia memikirkan keadaan Long Huo.
"Ehm, apakah tidak ada cara untuk membuat ruangan disini menjadi lebih hangat ?" Tanya Zhang Fengying dengan ragu ragu.
"Apakah kamu khawatir padaku ?" Tanya Long Huo dengan usil.
"Tidak..... tentu saja tidak, aku hanya penasaran dengan hal ini. Apakah pertanyaan ku salah ? Jika salah maka tidak perlu dijawab, anggap saja aku tidak pernah menanyakan hal ini pada mu. " Jawab Zhang Fengying.
Bahkan jika khawatir, ego nya terlalu tinggi untuk mengakui semua itu.
"Tidak ada cara untuk itu, disini memang selalu dingin dan sendirian tapi beberapa saat maka aku akan bisa keluar bersama dengan saudara kembarku. " Ucap Long Huo.
"Baiklah, kalau begitu. Katakan saja jika kamu ingin keluar dan berjalan jalan, aku pikir kamu memiliki cara untuk menghubungiku ?" Tanya Zhang Fengying.
"Tentu saja, itu mudah untuk dilakukan. Nah, sudah waktunya kamu kembali karena saudaramu sudah akan selesai. " Jawab Long Huo mengalihkan pembicaraan.
Setelah itu, Zhang Fengying menoleh ke arah Long Huo lagi sebelum akhirnya mencoba cara untuk keluar, Zhang Fengying merasa bahwa dia tersedot ke dalam terowongan antar dimensi seperti yang dia rasakan sebelumnya.
Tapi, yang kali ini hanya sebentar tidak seperti sebelumnya yang sangat lama. Ketika terbangun, Zhang Fengying langsung tersentak dan melihat bahwa ada Zhang Ruoqi yang berjongkok melihat dirinya.
"Kamu sudah sadar ?" Tanya Zhang Ruoqi sambil memeriksa dirinya.
"Tentu saja, kak bagaimana dengan pedang milikmu ?" Tanya Zhang Fengying.
"Ini." Zhang Ruoqi menunjukkan pedangnya di samping milik Zhang Fengying dan kedua pedang itu saling menyatu.
Menunjukkan sebuah kepala Naga yang utuh, cahaya yang berkilauan tampak dari sekitaran pedang dan kekuatan besar seolah olah akan meledak, Zhang Ruoqi langsung menariknya dengan buru buru.
"Tetua Long Yue mengatakan bahwa jika sudah terdesak maka kedua pedang harus disatukan dan kita menyatukan kekuatan, dengan begitu barulah bisa mendapatkan kekuatan ekstra. Hanya saja, jika tidak terpaksa maka tidak perlu dilakukan. " Ucap Zhang Ruoqi.
"Kakak, kamu tampaknya sangat senang dengan ini ?" Tanya Zhang Fengying melihat kakaknya yang terus menerus tersenyum lebar.
"Siapa yang tidak senang dengan rezeki ini ? Aku merasa sangat beruntung karena mendapatkan pedang bagus ini. " Jawab Zhang Ruoqi dengan santai.
Zhang Ruoqi bersantai di batu dan membantu Zhang Fengying untuk duduk.
"Apakah kamu bisa berdiri sekarang ? Kita harus keluar dari sini jika sudah selesai. Setelah itu, kita harus mengisi tenaga sebagaimana kita sudah kehabisan terlalu banyak energi. Kamu tentu saja tidak ingin tidur disini bukan ?" Tanya Zhang Ruoqi.
"Tidak mau ! Akh tidak mah tidur disini !" Seru Zhang Fengying lalu langsung berdiri seolah olah mendapatkan kekuatan tambahan.
Keduanya berjalan bersama dengan pedang kembar mereka, berjalan berdampingan membuat mereka tampak serupa.
Yang membedakan adalah satu memiliki rambut berwarna putih perak seperti cahaya bulan sementara yang lain memiliki warna hitam pekat seperti tinta.
Kedua tangan mereka menempel di pintu batu, dan perlahan lahan pintu batu mulai bergerak menunjukkan ruangan rahasia Sekte Pedang Jiwa.
Ketika mereka melangkah keluar ,mereka seolah olah telah mengalami kehidupan yang baru. Bahkan jika mereka hanya beberapa jam di dalam sini.
Mereka tidak memiliki jalan keluar ketika mereka dibalik pintu batu yang harus dibuka dengan menekan pedang patung pendiri.
Tapi, ketika mereka perhatikan, disudut kanan yang paling berdebu. Ada sebuah tuas yang tidak terlalu nampak dan ketika mereka menekannya, pintu perlahan lahan terbuka.
Sudah diduga, tidak mungkin pintu ini dibuat hanya dengan satu arah. Apalagi di bagian dalam terkunci, ini seharusnya dibuat sebagai bentuk ruangan perlindungan.
Jika dibuat satu arah, maka bagaimana mereka akan keluar nantinya ? Diluar, aula sedang kosong dan ketika mereka berjalan keluar, terdengar ada yang masuk.
Ternyata itu adalah guru guru mereka dan Li.
"Kalian sudah keluar ! Kami harus saja kembali dari mencari makan." Ucap Li.
"Tentu saja, kami sudah kembali. Sudah berapa lama kami pergi ?" Tanya Zhang Ruoqi.
"Sudah lebih dari tiga hari. " Jawab Li tanpa rasa bersalah.
Zhang Ruoqi dan Zhang Fengying langsung tersentak dan saling menatap satu sama lain dengan tatapan tidak percaya, tidak menyangka bahwa mereka telah pergi selama itu.
"Kami pikir itu hanya beberapa jam. " Ucap Zhang Fengying dengan ekspresi terpukul.
"Jadi bagaimana dengan hasilnya ? Kalian berhasil mendapatkannya ?! Kalian benar benar penerus Sekte ini !" Teriak Liu dengan bahagia dan memeluk mereka berdua ketika melihat pedang di tangannya.
Qin dan Mao juga melakukan hal yang sama sebelum akhirnya disusul oleh Li.
"Akhirnya..... akhirnya, Sekte ini memiliki kesempatan untuk kembali hidup dan mendapatkan kejayaannya kembali. " Ucap Mao sambil terisak.
"Langit tidak ingin membiarkan Sekte ini padam dengan menyedihkan dan ingin mengembalikan kejayaan Sekte ini lagi. " Timpal Liu.
"Aku senang melihat kakak seperguruan sangat senang seperti ini. " Ucap Li.
Sementara orang yang dipuja puja sendiri tidak merasa sesenang itu karena mereka merasa bersalah dalam hati mereka.
Zhang Ruoqi dan Zhang Fengying, masing masing sadar bahwa mereka tidak akan mengabdikan hidup mereka untuk tinggal selamanya di Sekte ini.
Mereka akan mengembara dan hanya hidup sementara disini, hanya saja mungkin mereka akan memajukan Sekte Pedang Jiwa , mengembalikannya seperti semula barulah mereka pergi dari sini.
"Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan Sekte Pedang Jiwa. Kami akan mengusahakannya kembali seperti pada semula, kejayaan yang bertahan selama seratus tahun. " Ucap Zhang Ruoqi.
"Selama tahu bahwa Sekte ini tidak padam dengan menyedihkan saja sudah membuatku merasa senang, membuatku merasa bahwa Sekte ini masih ada harapan. " Ucap Liu.
"Aku adalah yang paling tua disini, tentu saja aku yang melihat sebagaimana merosotnya Sekte Pedang jiwa dalam sepuluh tahun belakangan. Melihat kalian berdua membuatku kembali melihat cahaya harapan yang sangat cerah. " Lanjut Liu.
Air mata tidak terbendung lagi di wajah tuanya yang sudah berkerut, menunjukkan betapa berdedikasi nya dia dalam menjaga Sekte Pedang Jiwa.
...----------------...
bonus up like 150 : 3/ 3
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 331 Episodes
Comments
Mantap dan tetap semangat tor👍👍👍👍
2023-10-06
0
◄⏤͟͞✥≛⃝⃕💞༄⍟Mᷤbᷡah_Atta࿐
Siip! Laannjjuutt thor ✍️✍️💪💪
2023-04-09
0
K4k3k 8¤d¤
lanjut terus thor
2023-02-12
2