Didalam kamar milik Linda.
"Jadi....maksud dari syarat yang diberikan oleh kakek Ronny untuk menginap adalah ini...??" Lein duduk di kursi.
"....Benar....." Linda yang duduk di kasur mengangguk dengan wajah memerah karena malu.
Maksud dari syarat yang diberikan oleh Ronny adalah untuk menginap satu malam disini, tepatnya di dalam satu kamar dengan Linda.
"Baiklah, kamu tidur di kasur dan aku akan tidur di karpet..." Ucap Lein.
"Ah tidak perlu! Kamu bisa tidur di kasur. Aku yang akan tidur di karpet." Linda menghentikan Lein yang akan tidur di karpet.
"Tidak, bagaimana bisa tuan rumah tidur di karpet?" Lein menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Kalau begitu... Tidak apa-apa jika kita berdua tidur di kasur." Ucap Linda dengan suara yang sangat kecil.
Meskipun suaranya kecil, Lein tetap bisa mendengar nya karena indera Lein memang tajam dan karena ruangan ini kedap suara.
"Apa yang kamu bilang?" Lein memutuskan untuk sedikit menggoda Linda.
"Aku bilang tidak apa-apa untuk kita berdua tidur di kasur..." Ucap Linda namun masih dengan suara kecil.
"Hm? Aku tidak bisa mendengar mu???" Lein menyeringai.
"Aku bilang tidak apa-apa untuk kita berdua tidur di kasur!!" Linda berteriak.
"!!" Lein cukup terkejut Linda akan langsung berteriak.
"Baiklah." Ucap Lein lalu ia berbaring di kasur.
"A-apa!?" Linda mematung.
Karena Linda tidak menyangka bahwa Lein akan langsung setuju tanpa ragu-ragu dan segera berbaring di kasur miliknya.
"Mengapa? apakah kamu akan menarik kata-kata mu? Oh, apakah jangan-jangan kamu takut!?" Ucap Lein dengan nada bercanda.
"Si-siapa yang takut!" Linda melepas sandal nya dan segera melompat ke kasur.
"Ahh!! Apa yang aku lakukan!!" Linda segera sadar dengan apa yang baru saja ia lakukan.
Kemudian Linda mengambil bantal dan mengubur wajah nya ke dalam bantal.
Linda mengendurkan bantal nya dan memutuskan untuk mengintip ke arah Lein.
Namun Lein saat ini sedang duduk bersandar dan membaca sebuah buku.
"??" Linda sedikit terkejut bahwa Lein tidak bereaksi apa-apa.
"…
Analysis Eye
Keluarga Lauren : Obrolan sebelum Tidur
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 326 Episodes
Comments
Retno Palupi
iya kein terlalu banyak wanita malah jd pusing. pilih satu saja yg paling berarti
2024-05-25
0
Peen
.menakjubkan, itu membuatku speechless:'
lanjutkan:)
2023-04-08
1
Peen
.sungguh menarik, lanjutkan:'
2023-04-08
1