Episode 4 - MarkHyun
Mark x Dahyun
Be Mine
***
Keesokan harinya.
Twice semakin sibuk karena mereka ada jadwal untuk pembuatan Music Video dan juga Pemotretan untuk Mv 'Knock - Knock', semua sangat bersemangat terlebih karena JYP Pd-nim juga turut masuk dalam pembuatan Video.
Kini sudah waktunya untuk photoshoot terlebih dahulu, mereka semua sudah selesai mengenakan baju dan juga aksesoris untuk Photoshoot mereka.
Awal pemotretan didepan pintu, satu persatu member Twice melakukan pemotretan di 1 pintu berwarna merah.
Kemudian disambung dengan 3 orang
Dahyun, Momo dan Chaeyoung terlebih dahulu. Mereka melakukan berbagai macam pose
Kemudian saatnya Jungyeon, Mina dan Jihyo dan yang terakhir Tzuyu, Nayeon dan Sana.
Setelah itu mereka semua melakukan pemotretan bersama, setelah dikira cukup oleh sang fotografer.
Akhirnya mereka lanjut untuk foto individual lagi,
Diawali oleh Jihyo dan diakhiri oleh Tzuyu.
Istirahat 30 menit, dan dilanjut dengan pembuatan Music video. Pembuatan video dilakukan didalam gedung JYP. Mereka semua memakai baju tidur, semua sangat heboh bahkan Dahyun dengan semangatnya melempar bantal ke member saat ada adegan lempar bantal.
Seperti tenaganya tidak ada habisnya, setelah selesai perekaman video. Dahyun langsung berlari lari saking senangnya, bahkan JYP pdnim sudah menegur Dahyun tapi tidak di dengar oleh Dahyun.
Sana yang sudah kelelahan hanya menatap Dahyun cemas, takut - takut kalau Dahyun jatuh. Karena sifat Dahyun hampir sama seperti Sana yang ceroboh.
Dan benar saja, dengan masih berpakaian baju tidurnya ia jatuh akibat tersandung kakinya sendiri. Mina yang sedari tadi memvideo kan member turut terkejut dan segera menghampiri Dahyun begitu pula dengan Sana. Dan member yang lain mereka sedang menikmati makan siangnya.
"Aw... appo" ringis Dahyun sembari memegang kakinya yang sakit.
"Gwenchana?" tanya Sana.
"hehehe aku baik-baik saja eonni"
"Makanya hati - hati, Dahyun -ah" kata Mina lalu membantu Dahyun berdiri.
***
Sementara ditempat latihan.
Got7 sedang beristirahat sejenak selesai latihan, semua sibuk dengan kegiatannya masing - masing. Jackson di bantu Mark dan Youngjae sedang melakukan peregangan pada kakinya.
Begitu juga dengan Si maknae, Yugyeom dibantu oleh Jinyoung. Tapi bedanya Jackson tidak berteriak saat kakinya di regangkan, sementara Yugyeom berteriak sangat kencang.
"Akkhh.. sakit hyung, lepas sakit aduh hyung" ringisnya.
"Maaf maaf kekeke"
"Ne..."
Bambam yang sedari tadi memegang handphonenya hanya tersenyum senang, tanpa mengalihkan pandangannya dari layar Handphonenya.
"Hyung, sini hyung. Mina baru saja mengirim foto dan video saat pembuatan Mv" serunya sambil mengangkat tinggi handphonenya.
Member got7 yang tadinya sibuk pun akhirnya mendekati Bambam.
"Aku ingin lihat"
"Nado.. nado.."
"Me too"
"Yak!! Hyung kirim semuanya padaku" pinta Yugyeom.
"Arraseo. Tunggu ya. Aku kirim ke grup Line"
"Ne.."
Cling..
Cling..
Cling..
Cling..
Dengan kecepatan extra mereka semua mulai membuka Line mereka.
"Sana sangat imut" ujar Jackson
"Apa ini?" Terkejut Yugyeom saat melihat video amatir Mina yang sedang merekam member Twice lain.
"Mwo? Kelakuan Dahyun ternyata 11-12 dengan Sana."
"Pabo" ujar Mark, ia juga melihat Video tersebut.
"Woo.. Nayeonie, sangat cantik dengan pakaian apa saja" pekik Jinyoung saat menemukan foto Nayeon.
"Menurutku Dahyun yang lebih cantik disini, tapi Tzuyu juga sih" kata Yugyeom.
"Mwoya??"
"Mark hyung, kau sudah melihat semua fotonya belum?" tanya Bambam.
"Eo, sudah" jawab Mark tanpa mengalihkan pandangannya sedikit pun dari layar Handphonenya.
***
Keesokan harinya Dahyun dan Sana sudah siap untuk pergi kesuatu tempat, sebelumnya mereka sudah ijin dulu terlebih dahulu kepada manager mereka.
Dengan mengenakan taxi, mereka pergi menuju suatu tempat yang hanya member Twice ketahui. Yaitu kafe deudongi. Mini cafe milik Twice tapi jangan salah walaupun mini, cafe itu mempunyai ruangan rahasia di bawah tanah cafe.
Tanpa ada yang curiga, Sana dan Dahyun kini sudah berada didalam ruang bawah tanah, ruang bawah tanah itu sudah di dekor sedekimian rupa. Walaupun kecil tapi cukup untuk menampung 9 member dan juga ruangan itu sangat indah dan bersih dengan wallpaper tembok putihnya.
Di tambah di atas meja sudah tersajikan makanan serta minuman untuk mereka.
"Huh.. sudah lama ya kita tidak berkunjung kesini" ujar Sana.
"Ne, eonni belakangan ini kita semua terlalu sibuk, sampai - sampai jarang kesini"
Dahyun mulai memakan makanan nya itu.
"Eonni" panggil Dahyun
"Ada apa Dahyunie"
Dahyun menyelesaikan kunyahan terakhirnya.
"Sepertinya aku harus kedokter. Eonni mau mengantarku kan?" lirih Dahyun, kini ia sudah tidak nafsu makan kembali.
"Mwo? Kau sakit apa Dahyunie? Aigoo.. aku harus apa? Oh iya ayo.. ayo cepat kita ke rumah sakit sekarang" dengan wajah panik Sana, berlari - lari kebingungan.
"Entahlah eonni, aku merasa aneh pada diriku sendiri" kata Dahyun.
Sana mulai duduk dan mendengar kata demi kata yang Dahyun keluarkan.
"Eiy.. kau kan sudah aneh" balas Sana.
"Tidak maksudku, bukan itu"
"Lalu apa?"
"Eonni tahu tidak, jantungku ini rasanya ingin meledak seketika dan juga perutku seperti.. ah.. entahlah sulit aku jelaskan dengan kata - kata eon. Aku takut aku punya penyakit jantung. Atau.." ujar Dahyun aneh.
Sana mulai mencoba menarik kesimpulan dari kata - kata aneh Dahyun. "Mulai kapan?" Tanya Sana.
"Sejak aku berdekatan dengan Mark oppa??" Dahyun malah balik bertanya.
"Mark oppa? Yang benar?"
"Eo, sungguh. Rasanya aneh sekali" ujar Dahyun dengan wajah seriusnya.
"Ah... aku tahu apa artinya itu"
Dahyun terkejut dengan pekikan Sana yang terlalu tiba - tiba.
Sontak Dahyun langsung menatap Sana. "Apa eonni? Apa?" tanya Dahyun tidak sabar.
"Itu artinya kau suka dengan Mark oppa"
"Ah?! Suka? Aku memang suka Mark oppa, tapi hanya sebatas kakak dan adik"
"Ania, kau menyukai Mark oppa sebagai seorang wanita kepada pria. Dalam artian kau mencintai Mark oppa"
"Heol, tidak mungkin"
Dahyun ternganga saat Sana memberitahu alasan itu.
"Dahyun - Dahyun... ckckck, masalah sepele seperti ini saja kau tidak mengerti? Aigoo, kau ini sudah pernah berpacaran belum sih?" tanya Sana dengan gayanya yang berlebihannya.
"Belum eonni" jawab Dahyun pelan.
"Daebak! Kau ini gadis yang sangat cantik namun belum pernah berpacaran?"
"Ne.. oh iya eonni, jangan bilang siapa - siapa mengenai hal ini okey?" pinta Dahyun.
"Kau tenang saja, sekarang kita jadi tidak ke rumah sakitnya?" goda Sana.
"Ahhh.. eonni" malu Dahyun, ia pun menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
"Hahahahaha...."
***
Dahyun dan Sana langsung berangkat ke Tempat latihat di gedung JYP, semua member Twice sudah berada di sana.
Hari ini Twice mendapatkan jadwal latihan setelah Got7.
10 menit lagi adalah jadwal latihan Twice dimulai, mereka masih menunggu di luar ruangan karena Got7 masih berada didalam.
Sedari tadi Dahyun tidak bisa diam, hatinya gelisah begitu pula dengan jantungnya yang seakan meledak kapan pun dan dimana pun. Ia masih belum siap melihat wajah tampan Mark yang kini masih latihan di dalam. Tidak, tidak..
"Dahyun -ah. Kau kenapa? Diamlah sebentar saja" tegur Jihyo.
"Ne... eonni" lirih Dahyun.
Diamnya Dahyun hanya sebentar saja, setelah itu ia akan tidak bisa diam lagi. 10 menit bagi Dahyun itu waktu yang sangat cepat. Sekejap mata waktu 10 menit sudah habis.
Twice masuk ke tempat latihan ditemani oleh managernya, Youngjin.
"Youngjin nunna, kami bolehkan menonton latihan Twice hari ini?" tanya Bambam dengan memperlihatkan wajah memelasnya.
"Ya, tentu boleh" kata Youngjin.
Sedangkan Dahyun kini bagai tersambar petir, ia saja belum siap menatap wajah Mark. Kini malah Mark yang akan menatapnya sangat lekat. Selama latihan. Ini mimpi buruk. Sangat buruk.
'Tidak'
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 37 Episodes
Comments