...Timeline (2017)...
...Episode 3...
Mark X Dahyun
Be Mine
***
Setelah selesai bermain dengan Suho dan member Exo lainnya, Dahyun pun mengirim pesan singkat untuk Yeri. Sahabat karibnya.
To : Yerimie
"Kau dimana?"
SEND
Ting
From : Yerimie
"Aku di gedung SM. YAK! Ku dengar dari Sehun oppa kau berada disini?!"
To : Yerime
"Hehehe maaf-maaf, baiklah. Aku akan datang ketempat mu"
SEND
Dahyun segera melangkahkan kakinya menuju kafetaria SM yang berada di bawah tanah, setelah ijin ke Suho.
Dan benar dugaan Dahyun, di kafe itu sudah ada Joy dan Yeri.
"Joy eonni!! Yerim -ah!!" Teriak Dahyun, beruntunglah kafetaria itu kini sedang sepi.
"Aigoo, Dahyunie... ku kira kau sedang sibuk" kata Joy.
Dahyun pun duduk disebelah Joy dan didepan Yeri.
"Hehehe, tidak eonni"
"Kenapa kau kesini?" Tanya Yeri jutek.
"Astaga, Yerim kita sedang marah. Joy eonni, bagaimana ini?" tanya Dahyun dengan tingkah berlebihannya.
Yeri hanya menatap malas Dahyun. "(song) Yerimie~ Yerimie~, uri Yerimie jangan marah. Kalau marah nanti jadi cepat tua" Dahyun dan Joy serentak menyanyikan lagu Yerimie. Lagu yang dinyanyikan saat Yeri sedang marah ataupun kesal.
"Hehehe, baiklah. Aku tidak akan marah lagi" kekeh Yeri.
"Oh iya, Hyun -ah bagaimana keadaan Twice yang lain?" tanya Joy.
"Mereka baik, bahkan sangat baik. Red velvet eonnideul sendiri?"
"Semua baik, tidak ada yang sakit, tidak ada yang sedang galau kecuali Yeri" Ejek Joy.
"Kenapa? Jungkook oppa lagi?"
"Yah, biasalah"
Mereka pun menghabiskan waktu selama berjam - jam untuk sekedar mengobrol.
Akhirnya Dahyun jadi lupa waktu, kini sudah pukul 9 malam. Beruntungnya Suho membawa mobil dan mengantarkan Dahyun pulang ke Dorm nya.
***
Mobil Suho berhenti tepat didepan lobi Apartment Dahyun segera keluar dari mobil diikuti Suho.
"Hati - hati, jaga makan mu. Ikuti kata -kata leader dan manager nunna okey" nasihat Suho
Dan dijawab hanya oleh anggukan pelan dari Dahyun, dirinya kini sudah mulai mengantuk.
"Tidak ingin oppa antar saja? Ku lihat kau sudah mengantuk"
"Ah! Suho hyung" panggil Bambam dari kejauhan
Kemudian bambam pun berlari kearah Dahyun dan Suho diikuti Mark yang terlihat kesal karena ia sudah kelelahan.
"Bambam -ah, annyeong. Kalian dari mana?" tanya Suho ramah.
"Annyeong, aku dan Mark hyung tadi habis dari mini market yang ada di sebrang jalan" ujarnya seraya menunjukan barang yang ia beli.
"Ahh,, begitu"
"Oppa, hoam" kantuk Dahyun dengan mata nya yang kini mulai tertutup.
"Ah, kebetulan. Boleh aku titip Dahyun, sebenarnya aku masih ada urusan saat ini. Dan tidak mungkin kan aku meninggalkan dia seperti ini" pinta Suho.
"Aku mengeri" kata Mark.
Ia pun mengambil alih Dahyun yang berada disebelah Suho.
"Gomawo Mark -ah"
"Jangan sungkan-sungkan hyung"
Mark pun menggendong Dahyun di belakang punggungnya, walau awalnya agak kesulitan karena Dahyun sudah setengah sadar namun berkat Bambam, Mark berhasil menggendong Dahyun yang kini sudah tertidur pulas di punggungnya.
Suho pun kembali ke Gedung SM
"Suho oppa, kenapa kau semakin kurus saja" Dahyun mengigau saat dirinya berada di dipunggung Mark.
"Diam lah"
***
4 hari kemudian
Hari ini hari yang sangat Dahyun nantikan, saking semangatnya ia sampai bangun lebih pagi dari Jihyo. Lalu ia pun membangunkan semua member dan menyuruh Jihyo untuk menyiapkan sarapan.
Selesai mandi dan berdandan, Dahyun pun segera mendudukkan bokongnya di atas kursi meja makan.
"Dahyun eonni, hari ini kau sangat bersemangat sekali" ujar Tzuyu.
"Tentu hari ini adalah hari kelulusanku" katanya senang tanpa menghilangkan senyumannya yang sedari ia keluarkan.
"Aku juga ingin cepat lulus seperti Dahyun eonni" Rengek Chaeyoung.
"Sabar, satu tahun lagi" kata Momo.
"Ne, Fighting" ujar Chaeyoung dan Tzuyu.
"Kami akan ikut ke acara kelulusan mu Hyun -ah" ujar Jihyo.
"Tapi apa tidak apa - apa? Sebentar lagi kan kita akan melakukan pemotretan dan rekaman. Kalau kalian tidak bisa tidak apa - apa"
"Tidak tidak, kami akan tetap ikut"
"Ne.. aigoo uri Dubu sudah lulus sekolah" kata Japan Line.
"Hehehe"
"Ya sudah, ayo cepat habiskan sarapannya"
"Iya.."
30 menit kemudian
Mereka semua -Twice- kini sudah sampai di sekolah Maknae Line, yakni Hanlim Multi Art high school.
Karena hari ini ada acara kelulusan jadi semua murid kelas 1 dan 2 di bebaskan.
Di dalam gedung aula ternyata sudah banyak murid serta orang tua murid yang datang.
Dahyun pun berjalan ke bagian yang memang khusus untuk murid sedangkan member Twice yang lain duduk di bagian orang tua atau wali murid bersama dengan orang tua Dahyun dan kakaknya, Suho.
"Kenapa jadi aku ya yang gugup?" tanya Jungyeon pada dirinya sendiri.
"Sama eonni, aku juga gugup. Seperti aku yang sedang ingin lulus saja" angguk Sana.
"Suho oppa, hari ini kau sedang Free?" Tanya Jihyo
"Ani, aku ijin kepada Manager hyung hanya untuk hari ini saja" jawab Suho tanpa mengalihkan pandangannya dari adik kecilnya berada.
Acara kelulusan sekaligus perpisahan pun di mulai, diawali dengan kata - kata pembukaan dari para guru dan kepala sekolah. Kemudian dilanjut pemanggilan nama murid satu persatu untuk memberikan sertifikat dari sekolah.
Dan yang terakhir adalah menyanyikan lagu perpisahan.
Semua siswa maupun siswi menangis haru saat menyanyikan lagu perpisahan, begitu juga dengan Dahyun ia seperti kembali mengenang memori saat masa - masa sekolah mulai dari yang menyenangkan hingga yang menyedihkan.
Sahabat Dahyun yang berada di sebelahnya ikut menangis saat ia mendengar tangisan Dahyun yang pecah. Mereka berdua pun berpelukan melepas kesedihan dengan menangis bersama.
"Hiks.. jangan. Lupakan, aku ya.. hiks Chaerim -ah"
"Ne, kau juga. Hiks.. Dahyunie"
***
Acara perpisahan selesai, Dahyun kembali berkumpul dengan keluarga dan juga member Twice yang lain.
Mereka kemudian berfoto didepan sekolah untuk mengenang memori saat sekolah.
Selesai berfoto eomma dan appa Dahyun pamit karena ada urusan lain di kantornya begitu juga dengan Suho yang harus pamit karena sibuk mengurusi comeback-nya.
Dan kini tersisa member Twice, karena sudah banyak reporter yang datang dan itu membuat Dahyun dan yang lain kewalahan akhirnya mereka memutuskan untuk pergi mengisi tenaga.
"Mau kemana kita sekarang?" Tanya Mina.
"Makan - makan?! Dahyun eonni sekarang yang harus mentraktir" ujar Chaeyoung dan di setujui oleh yang lain kecuali Dahyun.
"APA? Kenapa harus aku?"
"Eonni kan uangnya banyak, dan lagi kulihat kau diberi kartu ATM baru dari Suho oppa" kata Tzuyu.
"Dasar! Kau ini selalu saja. Baiklah" Dahyun dengan pasrah menuruti keinginan membernya.
"Ayo kita ke Restoran biasa. Oh iya aku akan mengajak Got7 oppadeul supaya semakin ramai semakin seru"
"Call..."
"Setuju"
'Hadiahku... ' sedih Dahyun.
Hadiah yang baru saja di berikan oleh Suho sudah mulai jatuh ke tangan mereka. Walau Dahyun tahu kartu ini limited tapi tetap saja, ia sangat menyayangi oppa nya yang sudah memberi hadiah yang sangat sangat wow.. kartu ATM gold.
***
At JungShik restoran.
Restoran ini memiliki ruangan lagi didalamnya, termasuk restoran tertutup karena hanya orang - orang yang memiliki kartu member saja yang bisa masuk. Itu pun bukan sembarang orang. Hanya keluarga JYP saja yang bisa masuk karena ini adalah salah satu cabang restoran JYP grup.
Twice dan Got7 kini sudah berada di salah satu ruangan yang lumayan besar (dipesan oleh Youngjin)
Macam - macam makanan sudah berada didepan mereka, semua menatap makanan itu senang kecuali Dahyun yang lagi - lagi hadiahnya lagi yang ia pertaruhkan. Ia rasa uang yang berada di dalam kartu itu akan habis dalam sekali gesek saja.
"Uri Dahyunie selamat atas kelulusannya" -GoTwice.
"Dan terima kasih atas traktiran yang mewah ini" lagi.
"Iya.. sama - sama dan terima kasih" lirih Dahyun.
"Selamat makan" ujar semua
Mereka pun mulai mencoba satu persatu makanan yang dipesan, dengan semangatnya Chaeyoung mengambil makanan begitu pula dengan Jungyeon dan Sana yang sudah kelaparan.
"Ahh.. lezatnya" kata Sana masih dengan mulut yang penuh dengan makanan.
"Eum, iya enak"
"Enak karena traktiran hahahaha" lanjut Bambam dengan tawa khasnya.
"Menyebalkan" cemberut Dahyun.
Dahyun sedari tadi belum menyentuh makanannya, ia malah memandang wajah Mark diam - diam. Dalam pikirannya ia bertanya - tanya. Apa Mark ini manusia atau bukan? Karena setiap Dahyun berada di dekatnya ia selalu kedinginan dan lagi jantungnya itu tidak bisa ia kontrol. Sepertinya ia harus periksa ke dokter besok.
"Dahyun -ah, kenapa kau melirik Mark hyung terus?" Tanya Yugyeom curiga.
Bagaikan tikus yang terjebak dalam perangkap Dahyun tidak tahu harus berkata apa.
"Ah! Tidak itu tadi, ada nasi di pipi kiri Mark oppa" Alasan Dahyun.
Yugyeom tanpa berbicara langsung melirik pipi kiri Mark dan di sana tidak ada satu pun nasi yang menempel.
"Tidak ada" kata nya
"Aish! Tadi oppa, bukan sekarang" alasan Dahyun lagi.
"Benarkah Hyung?" tanya Yugyeom memastikan.
Ia kira Mark akan berkata jujur, namun.
"Ada tadi. Yugyeom -ah"
Mark menatap wajah Dahyun yang berada di hadapannya lekat - lekat.
Dahyun yang dipandang hanya balik memandang bingung Mark, kemudian ia melihat Mark mengeluarkan senyum miring andalannya kepadanya.
'Astaga'
***
Selesai membayar makanan, mereka pun lantar pergi menuju dorm mereka untuk beristirahat. Di dorm Twice ternyata di atas meja depan Tv terdapat semua majalah dari Ceci, yang mereka duga itu adalah hasil dari pemotretan 5 hari yang lalu.
Majalah itu ada 3.
Jihyo, Jungyeon dan Nayeon
Mina, sana dan Momo
Dan yang terakhir.
Dahyun, Chaeyoung dan Tzuyu.
Mereka melihat majalah itu dengan mulut terbuka, tercengang karena hasil pemotretan itu lebih bagus dari yang mereka kira.
"Daebak!"
"Heol, lihat ini Nayeon eonni dan Jinyoung oppa sungguh cocok"
"Hahaha, coba lihat bagian Jackson dengan Sana dan Momo. Ia bagaikan mempunyai istri 2" kata Jungyeon.
"Yugyeom oppa sangat tampan" puji Dahyun.
"Eo, benar sekali"
"Lihat Dahyun dan Mark oppa. Mereka bagaikan pasangan sungguhan. Aku jadi iri" ungkap Momo
"Iya.."
Dahyun tanpa sadar menatap foto dirinya dan Mark sambil tersenyum.
'Astaga, Mark oppa sungguh tampan' pikir Dahyun.
Momo yang melihat Dahyun senyum - senyum sendiri hanya memandang aneh Dahyun.
"Dahyunie, kau kenapa? Kau tidak apa - apa kan?"
"Kenapa?" Dahyun malah balik bertanya.
"Ku perhatikan, kau terus tersenyum saat melihat foto - foto itu"
"Ah, tidak ada.."
"Jihyo eonni dan Jaebum oppa seperti foto prewedding, romantisnya"
Dan masih banyak lagi. Mereka kini malah sibuk dengan melihat hasil dari pemotretan hari itu.
Sama halnya dengan Got7
"Mark hyung sungguh beruntung" kata Yugyeom.
"Nayeon nunna sangat cantik disini cocok dengan Jinyoung Hyung" ungkap Bambam.
"Dahyun ternyata bisa cantik juga ya" kata Jackson.
"Ya benar" angguk Mark yang masih terpesona akan foto dirinya dengan Dahyun.
TBC
Vote dan Komen nya
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 37 Episodes
Comments