PS : Budayakan Lah men-vote terlebih dahulu sebelum membaca atau sesudah membaca.
Be Mine Episode 12
***
Dahyun masih tidak bisa mengalihkan pandangannya dari senyum manis Mark, baru kali ini ia melihat senyum Mark secara langsung.
Biasanya Dahyun hanya melihat senyum Mark lewat foto atau video semata.
Setelah tersadar, akhirnya kini Dahyun yang mengambil alih Hairdryer nya.
"Karena oppa sudah membantuku, kini giliran aku yang membantu oppa" ujar Dahyun. Ia pun menarik tangan Mark agar duduk di lantai.
"Cha, aku mulai"
Dahyun terfokus pada pekerjaannya kini, matanya tidak pernah teralihkan. Sedangkan Mark, ia tersenyum kecil melihat wajah sedang fokus Dahyun yang menurutnya sangat menggemaskan itu.
Tanpa mereka sadari pintu latihan terbuka dan muncullah Jihyo dan Jaebum yang sudah rapih juga. Mereka berdua kesal lantaran sedari tadi mereka mengetuk pintu namun tidak ada juga sahutan.
Akhirnya dengan penasaran mereka membuka pintu tersebut dan mereka melihat Dahyun dan Mark yang sedang bermesraan (menurut mereka).
Perlahan Jihyo melangkahkan kakinya perlahan mendekati mereka. "EKHM"
"Akh.." kaget Dahyun
"Ah, Eonni?!"
"Jihyo-Jaebum? Ada apa kalian kesini?"
"Memangnya tidak boleh?"
"Bukan, bukan begitu"
"Ah seperti kita mengganggu aktivitas sepasang sejoli ini oppa" gurau Jihyo
"Eonni!" rengek Dahyun
"Iya- iya"
Jihyo berhenti menggoda Dahyun dan Mark.
"Kalian sudah selesai?" tanya Jaebum
"Sudah, kenapa?"
"Ayo kita makan bersama, Mina dan Bambam juga ikut. Mereka yang membayar"
"Yang benar?" pekik Dahyun senang.
Dahyun sangat bersemangat jika sudah mendengar kata teraktiran alias gratisan.
"Iya ayo"
"Lets go"
***
Mereka berenam pergi ke restoran dekat gedung JYP.
Tak banyak pengunjung karena sekarang masih jam kerja dan sekolah.
Setelah duduk di tempat yang sudah disediakan mereka pun memesan berbagai macam makanan.
Tak lupa mereka memesan makanan khas jepang dan Thailand untuk Mina dan Bambam yang sedang ingin makanan Khas negara masing – masing.
Setelah menunggu kurang lebih 20 menit akhirnya pesanan mereka datang.
"Selamat makan"
"Selamat makan"
Mereka memakan makan makanan mereka dengan lahap bahkan Dahyun memesan satu porsi lagi.
"Pelan – pelan dubu ya" kata Mina
Ia menatap cara makan Dahyun kagum
"Eum, iya eonni"
Setelah menikmati makanan dan juga makanan penutup mereka atau lebih tepatnya Bambam dan Mina membayar makanan tersebut.
***
Pulang dari restoran Mina Dahyun dan Jihyo langsung disambut hangat oleh member yang menunggu mereka.
"Ah, kalian sudah pulang"
"Iya eonni"
"Bagaimana latihan kalian? Terlebih Mina?" Goda Nayeon
"Latihan kamu lancar dan kini sedikit lelah" jawab Jihyo
Mina menutupi wajahnya yang kini sudah memerah, ia jadi mengingat proses latihannya tadi yang menguras rasa malu karena di goda Bambam.
"Mina chan?"
"Hahahaha"
Jungyeon mengalihkan pandangannya pada Dahyun yang sedari tadi melamun.
"Dahyunie, kau bagaimana?"
"Ah?! Ah lancar kok eon, hanya saja sekarang aku terlalu lelah dan mengantuk"
"Baiklah, sana istirahat. Nanti malam kita ada jadwal" ingat Jihyo
Dahyun melangkahkan kakinya menuju kamarnya kemudia ia langsung menidurkan badannya ke kasurnya yang empuk.
"Ah enaknya.."
Tak lama Dahyun pun masuk ke dalam bawah sadarnya.
***
Waktu berganti, kini sudah siang hari. Dahyun, Chaeyoung dan Tzuyu masih tertidur pulas dibawah selimutnya karena show tadi malam yang lumayan melelahkan.
"yak! DaChaeTzu! Bangun sudah jam 9!" teriak sang leader dari luar kamar.
Dahyun dan Chaeyoung sama sekali tidak terganggu berbeda dengan Tzuyu ynag sedikit menggeliat.
"Maknaedeul bangun!" teriaknya lagi
Namun tidak terdengar sahutan dari dalam.
"Ah suaraku sudah habis, Nayeon eonni tolong bantu aku" pinta Jihyo.
Tanpa menunggu waktu lagi, Nayeon segera membuka pintu kamar DachaTzu dengan kunci cadangan.
Langkah pertama Nayeon berdiri di tengah – tengah kamar, langkah kedua ia mempersiapkan suaranya. Langkah terakhir ia berteriak.
"Dahyunie...!! Chaeyoungie...!! Tzuyu-ya...!! bangun!!! Bangun!!"
"akh..." kaget mereka bertiga
"Ah eonni, iya – iya kita sudah bangun"
"Bagus, kalau begitu langsung mandi. Dan Chaeyoung, Tzuyu kalian sudah di tunggu Yugyeom"
"Iya benar hari ini jadwal kami latihan" pekik Chaeyoung.
Chaeyoung dan Tzuyu langsung pergi kekamar mandi, sementara Dahyun terbengong di atas tempat tidurnya. Ia masih berusaha mengembalikan nyawanya ke tubuhnya.
"Dahyunie.."
"Iya eonni"
Dengan gontai ia berjalan menuju kamar mandi dikamar Sana.
Selesai mandi ChaTzu segera bersiap – siap begitu pula dengan Sana Jungyeon, Momo dan Nayeon.
Didorm kini hanya tersisa Jihyo Mina dan Dahyun, mereka sedang membersihkan dorm. Karena tidak ada jadwal mereka pun pergi nonton di salah satu mall setelah membersihkan dorm.
Mereka juga sudah bersiap dengan penyamaran mereka, namun tidak terlalu mencolok. Hanya dengan masker, topi, sweater dan tak lupa tas jinjing mereka.
***
Mereka pun memesan tempat duduk di tengah – tengah, kebetulan kini masih sepi jadi Jihyo Mina dan Dahyun tidak perlu khawatir dengan Fans maupun paparazzi.
Film pun di putar, mereka menonton tanpa bersuara. Tatapan mereka terfokus pada pria tampan yang berada di layar besar. Siapa lagi jika bukan Gong Yu.
Film ini adalah film zombi pertama yang Gong Yu mainkan yang berjudul Train To Busan yang sedang booming di korea maupun negara tetangga.
Di akhir cerita pemeran Gong Yu berubah menjadi zombi, kenangan saat ia mulai berubah adalah kelahiran putri semata wayangnya. Putrinya yang sangat ia sayangi.
Tanpa sadar mereka bertiga –Jihyo, Mina dan Dahyun- mengeluarkan air mata mereka saat melihat Suan mulai menangis dan meneriaki sang ayah.
Selesai menonton mereka pergi ke toko buku dan membeli beberapa buku, Dahyun membeli komik, Mina membeli Novel dan Jihyo membeli buku masakan dan kamus bahasa jepang.
"Kalian sudah selesai?"
"Iya eonni"
"Eonni, aku lapar"
"Baiklah ayo kita ke restoran, kebetulan aku juga lapar, kau juga kan Mina?"
"Ne.."
Mereka kemudian bergegas pergi ke restoran yang berada di sebrang mall
Sembari menunggu pesanan Mina dan Jihyo membuka handphone mereka, sedangkan Dahyun lebih memilih membaca buku komik yang baru saja di belinya.
Drtt..
Handphone Mina bergetar tanda ada pesan yang baru masuk.
From : uri Bamboy
"Mina –ya,
hari ini aku, Mark hyung dan Jaebum sedang berada di arena permainan sketboard. Kau ingin ke sini?"
isi pesan Bambam
Mina lalu menatap Jihyo dan Dahyun.
"Eonni, Dahyun –ah" panggil Mina
"Iya kenapa?"
"Bambam mengajak kita ke arena permainan sketboard, bagaimana?"
"Woaah.. sketboard? Aku mau eonni" seru Dahyun
"Ya sudah, kita terima ajakan Bambam, Min"
"Arraseo"
Mina lantas membalas pesan Bambam
To : uri Bamboy
"Okey! Tunggu kami ya, kami ingin makan dulu sekarang"
Send
"Okey sudah terkirim"
"Cha, selamat makan"
"Selamat datang"
Mereka memakan makanan dengan tenang dan lahap.
Skip ~
Makanan mereka pun habis, setelah membayar mereka pergi ketaman arena bermain dengan memesan taxi.
15 menit perjalanan akhirnya mereka bertiga sampai di taman itu.
Taman itu cukup luas dan juga ada arena khusus yang besar untuk para pemain sketboard.
Mata mereka menelusuri setiap jengkal taman itu, dan terlihatlah 3 rang pria yang sedang bermain sketboard dengan aksi mereka masing – masing.
Kedua mata Jihyo, Mina dan Dahyun tidak bisa lepas dari 3 pria itu.
"Woaahh.. Daebak"
"Keren.."
"Sugoii ne.."
Bambam berhenti bermain saat ia merasa ada yang memperhatikannya.
"Eo? Mina, Jihyo nunna dan Dahyun. Kalian sudah datang?" teriak Bambam, lalu ia menjalankan sketnya menuju 3 gadis cantik itu.
"A,, oh sudah.."
'Mark oppa sunggu sangat tampan' batin Dahyun ia masih terdiam melihati Mark yang sedang bermain tanpa memperdulikan Bambam yang berada di dekatnya.
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 37 Episodes
Comments