Hampir 1 jam ikbal menunggu chat balasan dari tika. Namun tika tidak kunjung juga membalas chat wa dari ikbal. Akhirnya mau tidak mau ikbal pergi sendirian ke rumah sakit. Iya memacu motornya menuju rumah sakit. Begitu sampai di rumah sakit ikbal pun bertanya kepada para perawat di mana kamar tempat lyra menginap. setelah mengetahui di mana kamar tepat lyra menginap ikbal pun berjalan menuju kamar tersebut. Di sana terlihat mamanya lyra yang dengan setia menemani lyra di rumah sakit
"selamat sore tante"? "selamat sore ikbal". "tante saya mau meminta maaf kepada tante dan lyra kalau aku baru sempat menjenguk lyra sekarang". "tidak apa apa ikbal, tante mengerti keadaan ikbal, ikbal pasti sangat repot". " iya tante lalu bagaimana keadaan lyra sekarang tante ?".
Ekspresi wajah mamanya lyra yang awalnya penuh senyuman kini berganti dengan guratan kesedihan. Terlihat stress dan kesedihan mendalam yang sedang di alaminya sekarang
"ikbal kita jangan bicara di sini ya, di sini rumah sakit ,nanti mengganggu pasien lain, kita bicara di tempat lain saja ya". "iya tante". "dek ikbal sudah makan belum ?". "sudah tante, tapi tadi ikbal cuma makan sereal saja soalnya tadi mama pergi karena ada urusan". "tante juga belum makan, tante traktir ikbal makan di cafe depan rumah sakit ini ya , sekaligus kita membicarakan keadaan lyra di sana ". "iya tante , terima kasih".
Setelah selesai memesan makanan mamanya lyra segera menceritakan keadaan lyra yang sebenarnya kepada ikbal
"keadaan lyra masih sama ikbal , panasnya belum juga turun , padahal sudah di beri berbagai obat dan vitamin , dokter juga bingung sakit apa yang sebenarnya sedang di derita lyra , sakit yang di derita lyra benar benar sangat misterius ". "saya turut bersedih tante atas keadaan lyra sekarang". "terima kasih ikbal, tapi". "tapi apa tante ? ". "lyra pernah menceritakan sesuatu yang aneh kepada tante, katanya lyra demamnya akan selalu turun setiap jam 12 malam dan kembali panas pada saat jam 1 malam". "seperti itu tante ?". "iya dan yang lebih anehnya lagi lyra pernah bercerita kalau di setiap jam 12 malam selalu ada perawat blasteran belanda Jawa bernama suster caroline mulder datang ke kamarnya dan menemaninya bercerita sampai jam 1 malam, padahal menurut para perawat perawat lain , di rumah sakit ini tidak ada perawat yang bernama caroline mulder".
Perasaan ikbal menjadi sangat tidak enak ketika mendengar hal tersebut.
"tapi tante tidak terlalu memikirkan kata kata dari lyra, tante berfikir mungkin karena suhu badan lyra yang sangat panas , membuat lyra menjadi berhalusinasi ikbal".
Firasat ikbal mengatakan kalau lyra sedang tidak berbohong. Namun ikbal hanya diam saja. Ia ingin memastikan dulu apa yang sebenarnya sedang terjadi. Setelah selesai makan, ikbal dan mama lyra kembali ke rumah sakit. Dan ternyata lyra pun sudah terbangun dari tidurnya
"mama dari mana saja ?". "maaf ya sayang tadi mama makan di cafe depan rumah sakit bersama ikbal , tadi ikbal mau melihat keadaan kamu tapi kamu nya masih tidur jadi mama dan ikbal makan dulu sebentar sambil menunggu kamu bangun". "lyra keadaan kamu sekarang bagaimana ? , maaf ya baru bisa menjenguk kamu sekarang ". "tidak apa apa ikbal, keadaan saya masih sama , masih demam , masih pusing ".
Tiba tiba kepala lyra menjadi sangat pusing. karena tidak ingin menganggu istirahat lyra , Ikbal pun berpamitan untuk pulang
"tante , lyra saya pamit dulu ya, selamat istirahat ya lyra". "iya dan terima kasih banyak ya ikbal sudah mau menyempatkan waktu menjenguk lyra ". "sama sama tante".
Sebelum ikbal benar benar meninggalkan kamar lyra, ikbal masih sempat membalikkan kepalanya dan memperhatikan sesuatu di kamar lyra
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 111 Episodes
Comments