Karena merasa sangat penasaran akhirnya tika memutuskan untuk mengajak adik kelasnya tersebut berkenalan.
"permisi adek kenalkan nama mbak tika , nama kamu siapa ?". "nama saya panji mbak". "kamu dari kelas berapa dek ? kok saya baru melihat kamu di sekolah ini?". "saya dari kelas X d mbak, saya murid baru, baru 2 hari di sini mbak". "oh begitu , pantas aku baru melihat kamu". "iya mbak , mbak di sini sejuk sekali ya tapi kok kalau saya lihat lihat cuma saya dan mbak yang beristirahat di sini ?". "iya panji, karena cuma saya yang berani duduk di sini".
Mendengar hal tersebut seketika dahi panji mengerut
"maksudnya mbak ?". "pohon ini pohon angker panji, banyak penunggunya ".
Wajah Panji kini mulai terlihat panik
"yang benar mbak , mbak jangan berbohong". " benar panji mbak tidak berbohong, buat apa mbak berbohong sama kamu , hantu hantu di sini banyak sekali, salah satunya adalah hantu noni belanda , konon katanya hantu noni belanda itu meninggal bunuh diri karena hubungannya dengan seorang pria pribumi tidak di setujui oleh papanya , dia bunuh diri tepat di mana kita berdiri".
Kini wajah panji benar benar ketakutan
"yang benar mbak , aduh mbak jangan buat saya takut dong mbak , merinding aku mbak ". "siapa juga yang mau menakut nakuti mu , tanya saja sama murid murid lain , selain itu masih banyak hantu hantu lain ". " jadi takut aku mbak ". "panji buat apa kamu takut , ini masih siang , lagipula ada mbak , kamu tidak usah takut, tenang saja". "iya sih mbak ". "kamu tau tidak dek sebutan para murid murid di sini untuk pohon ini ?"."apa itu mbak ?". "mereka semua memanggil pohon ini dengan sebutan eyang". "eyang ?". "iya karena usia pohon ini sudah sangat tua , jauh lebih tua dari sekolah kita ini".
Tika melirik ke arah panji. Wajah panji yang sangat ketakutan terlihat sangat lucu bagi tika
"mbak aku pamit dulu ya, aku mau kembali ke kelas , aku sangat takut mbak". "iya panji". "permisi mbak tika".
Setelah panji pergi tika tertawa terbahak bahak. Ia merasa heran mengapa ada anak laki laki yang sangat penakut seperti panji. Namun dari kejauhan terlihat sekumpulan murid perempuan lain sedang memperhatikan tika dengan penuh keheranan.
"tika ada apa dengan dirimu ?".
Jam istirahat telah selesai dan waktunya kembali masuk ke dalam kelas. Tapi entah mengapa tika sangat malas untuk belajar. Mungkin karena hari ini para sahabatnya tidak masuk sekolah. Apalagi sehabis ini adalah pelajaran matematika dari bu reni yang sangat galak. Di dalam kelas tika berusaha untuk berkosentrasi belajar. namun rasa kantuknya jauh lebih besar dari rasa ingin belajarnya. dan hanya dalam waktu lima menit tika sudah masuk ke dalam alam mimpi
Tika yang sudah merasa segar kembali terbangun dari tidurnya. Namun ia baru teringat bu reni. Ia langsung ketakutan tetapi bukan amukan yang di dapat tika dari bu reni tetapi wajah khawatir dan panik yang tika lihat dari bu reni
"tika kamu tidak apa apa kan ?".
Tika yang merasa dirinya baik baik saja merasa heran dengan bu reni. Dan ia baru menyadari kalau ia sedang tidak berada di dalam kelasnya melainkan di ruang uks. Selain bu reni ada juga beberapa teman teman sekelasnya dan juga pak fikri guru agamanya
"tika baik baik saja bu guru , memangnya ada apa dengan tika bu guru ? kenapa semua orang di sini terlihat panik ?".
Bu reni yang masih sangat pucat menjawab pertanyaan dari tika
"tika tadi kamu kesurupan nak pada saat jam pelajaran matematika".
Tika langsung menaikkan alisnya saking terkejutnya
"apa , aku kesurupan bu guru ?".
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 111 Episodes
Comments