Mbak nana yang sudah tidak kuat lagi dengan penderitaannya akhirnya meminta tolong kepada guru spiritualnya sekaligus mantan bosnya yaitu mas gani
"siang mas gani ". "siang juga dek nana , ada apa dek nana kok tumben dek nana menghubungi mas dengan suara seperti ini ? pasti ada sesuatu yang sedang terjadi dengan dek nana kan?". "iya mas , nana ingin meminta bantuan dari mas , apakah mas bisa membantu nana sekarang ?". "bisa nana, memangnya nana sekarang ada di mana ?". "di rumah mas ". "nana tunggu di rumah ya , mas segera menuju ke rumah dek nana".
Sebagai guru spiritualnya nana selama lima tahun tanpa nana memberitahukan apa yang sedang terjadi pun mas gani sebenarnya sudah tau. Mas gani melajukan mobilnya dengan perasaan yang sangat cemas. Sebab apabila mas gani terlambat sedikit saja nyawa mbak nana yang akan menjadi taruhannya
"nana kamu sabar ya , sebentar lagi mas gani sampai".
Nana benar benar sudah tidak kuat lagi, beruntung nana memiliki teman bernama mbak lita yang selalu setia berada di sebelahnya
"nana kamu yang sabar ya , sebentar lagi mas gani akan datang". "lita tolong kamu ambilkan liontin saya yang di lemari". "iya nana"
Lita segera mengambil liontin milik nana yang di simpannya di dalam lemari. Liontin tersebut milik mbah buyutnya dari pihak ayahnya yang juga seorang indigo. Sebelum meninggal sang buyut masih sempat menyimpan sebagian kekuatannya di dalam liontin ini untuk melindungi nana.
"nana ini liontin kamu , aku bantu pakaikan ya".
Setelah memakai liontin tersebut rasa sakit yang mbak nana rasakan sedikit berkurang namun tetap saja mbak nana membutuhkan bantuan dari mas gani. Beruntung tidak lama kemudian mas gani telah sampai di rumah mbak nana
..."lita bagaimana keadaan dek nana ?". "rasa sakit nana sedikit berkurang setelah memakai kalung dari eyang buyutnya mas". "lita kamu tolong saya pegang kan tangan dek nana ". "iya mas"....
Mas gani segera membacakan doa agar arwah yang berada di dalam tubuh mbak nana segera keluar. Dan setelah arwah penasaran di dalam tubuh mbak nana berhasil di keluarkan mas gani segera memasukan arwah penasaran tersebut ke dalam botol.
"nana bagaimana keadaan kamu sekarang ?". "alhamdulillah mas , keadaan ku sekarang lebih baik , tapi masih sedikit sakit". "tenang saja sebentar lagi rasa sakit yang kamu alami akan hilang dengan sendirinya". "mas kalau saya boleh tau , kira kira arwah apa yang tadi merasuki ku ?".
mas gani terdiam sejenak.
"sebenarnya mas juga belum tau pasti nana, nanti kalau mas sudah mengetahui siapa yang merasuki mu mas akan langsung memberitahukannya kepada mu ". "iya mas, sekali lagi terima kasih banyak ya mas sudah menolong saya untuk yang sekian kalinya ". "tidak apa apa nana , kamu ini seperti dengan siapa saja , mas kan sudah menganggap nana seperti adek mas sendiri, mas sama sekali tidak merasa direpotkan".
Setelah memastikan keadaan mbak nana benar benar baik, mas gani pun berpamitan untuk pulang
"dek mas gani pamit pulang dulu ya ". "iya mas hati hati di jalan ya".
Mas gani menaruh botol tersebut di sebelah nya untuk memastikan penunggu dari botol tersebut tidak melarikan diri. Di tengah perjalanan pulang terlihat botol tersebut bergerak pertanda penunggu di dalam botol tersebut ingin melarikan diri. Mas gani segera memegang botol tersebut erat erat seraya berkata.
"jangan macam macam kamu kepadaku , kamu belum tau siapa gani arjuna yang sebenarnya kan".
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 111 Episodes
Comments