Seakan akan tidak percaya dengan apa yang bu reni katakan , tika terus menatap bu reni dengan wajah penuh pertanyaan
"iya tika tadi kamu kesurupan pada saat jam matematika tadi".
Tika yang masih merasa bingung mencoba meyakinkan bu reni bahwa dirinya tadi baik baik saja
"tapi tadi aku merasa baik baik saja kok bu reni, tadi tika hanya merasa sedikit mengantuk". "tika tadi kamu benar benar kesurupan , tadi kamu itu kesurupan hantu anak laki laki tika ,terus kamu teriak teriak jangan ganggu aku , aku sudah tenang di sini".
Tika merasa bingung dan pusing dengan keadaan sekarang. karena merasa keadaan tika yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan kegiatan belajar akhirnya pak kepala sekolah memutuskan untuk tika pulang lebih dahulu untuk beristirahat
Di tempat lain lebih tepatnya di rumah mbak nana, mbak nana yang sedang membaca buku tiba tiba merasa sangat mual. Mbak nana langsung muntah muntah. Namun mbak nana bukan mengeluarkan isi perutnya malah darah berwarna hitam yang keluar dari perutnya. Mbak nana bahkan sampai pingsan karena sangat merasa lemas. Beruntung teman mbak nana, mbak lita menemukan mbak nana yang sedang pingsan. Setelah sadar mbak nana langsung mengambil kartu tarot dan membacanya. ia memiliki firasat yang buruk. Dan sebagai anak indigo ia mendapat penerawangan tentang apa yang akan terjadi
Ikbal yang masih menjaga mamanya mulai merasa kelelahan dan mengantuk. Tanpa ikbal sadari ia ketiduran di samping mamanya. Ketika ikbal terbangun mamanya ternyata sudah tidak berada di kasurnya. Ikbal langsung menjadi sangat panik dalam sekejap
"mama , mama mama kemana ?".
Ikbal berusaha untuk tetap menenangkan dirinya. kini ia tau harus mencari mamanya di mana dan ternyata benar mamanya sedang tertidur di lantai gudang.
"mama , mama bangun ma , jangan tidur di sini".
Mama ikbal tetap saja tidak mau terbangun. Akhirnya ikbal berinisiatif untuk mengendong mamanya. namun anehnya badan mamanya menjadi sangat berat. Padahal secara logika dengan badan sekecil ini tidak mungkin badan mamanya bisa seberat itu. Ikbal yang sudah sangat lelah akhirnya memutuskan untuk tidur di sebelah mamanya. Pada saat akan menutup matanya ikbal terkejut karena secara tiba tiba kedua bola mata mamanya terbuka dan menatap kosong ke arah ikbal.
"astaga mama, ikbal sampai kaget".
Namun mamanya hanya diam saja. tapi Ikbal memaklumi keadaan mamanya.
"ya sudah kalau mama tidak mau pindah , kita sama sama tidur di sini ya ".
Mamanya tiba tiba berdiri. Ia menatap dengan tajam ke arah Ikbal. Dari bola matanya menetes tetesan darah. Ikbal benar benar ketakutan. Ikbal ingin segera berlari namun kedua kakinya tidak mampu di gerakkan. Mama ikbal tiba tiba berbicara dalam bahasa asing
"ikbal , help mij".
Seharian tika hanya terdiam saja. Tika masih merasa trauma. Tika yang pada dasarnya penakut tentu saja semakin merasa ketakutan setelah mengetahui dia baru saja kesurupan
Ternyata yang tadi Ikbal hanya bermimpi. Ia melihat mamanya baik baik saja di atas kasur. Ikbal benar benar bersyukur. Ia tidak terlalu memikirkan maksud dari mimpinya itu sebab ia berfikir mimpi buruk itu terjadi karena ia merasa kelelahan saja karena belum tidur sama sekali dari semalam. Setelah memastikan keadaan mamanya benar benar baik, Ikbal segera mengunci pintu kamar mamanya dan pergi menuju kamarnya untuk berisitirahat
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 111 Episodes
Comments