Lonceng istirahat telah berbunyi. semua murid berkumpul di kantin sekolah termasuk lyra dan tika
"lyra hari ini kamu mau makan apa ?". "makan bakso seperti biasa". "kalau aku sedang diet jadi hari ini aku bingung harus makan apa ?". "tika aku sarankan kepadamu ya sebaiknya kamu ini tidak usah diet, kamu ini kasih masa pertumbuhan nanti malah menggangu pertumbuhan kamu lagipula selama ini kamu sudah mengikuti program diet tapi tetap saja tidak kurus kurus". "makanya lyra, saya mengikuti program diet saja tetap gemuk apalagi kalau aku tidak diet, bisa bisa aku nanti semakin gemuk seperti sapi bengkak". "sudahlah nikmati saja hidupmu jangan menyiksa dirimu seperti ini hidup hanya sekali".
Ternyata di kantin sedang sangat ramai. Karena tidak ingin menunggu lama akhirnya tika dan lyra memutuskan untuk membeli roti serta air mineral dan memakannya di kelas. Di saat sedang menikmati waktu istirahat, entah mengapa tiba tiba kepala lyra terasa sangat sakit
"aduh kepala saya kenapa ini , kok sakit sekali ?". "pasti anemia kamu sedang kumat,
kamu istirahat di ruang uks saja lyra". "iya tika".
Sampai jam pulang sekolah pun lyra tetap merasa pusing
"lyra cepat naik ke atas motor". "iya abang". "cepat dek, abang harus pergi latihan basket".
Sepanjang perjalanan pulang kepala lyra terasa sakit dan perutnya terasa mual
"mama kami pulang". "astaga lyra wajah kamu kenapa, kok pucat sekali ?". "kepala lyra sakit semenjak dari sekolah tadi mama". "ya sudah sekarang lyra makan dan langsung istirahat ya". " iya mama".
lyra merasa sangat mual dan sakit di kepalanya sama sekali belum menghilang yang membuatnya memutuskan untuk tidak masuk sekolah esok hari
"lyra bagaimana keadaan kamu sayang ?". "masih pusing mama". "mama buatkan bubur ya sayang". "iya mama".
Pada saat malam hari di saat lyra sedang tertidur ia bermimpi sedang berada di sebuah rumah tua yang sangat kuno
"di mana aku ini , rumah siapa ini ?"
di saat lyra sedang berkeliling rumah tua tersebut dari arah belakang datang seorang pria tampan memakai baju era kolonial belanda yang sedang tersenyum ramah ke arahnya
"siapa pria itu ? pakaiannya kuno sekali ?"
Pria tersebut sambil tersenyum mengatakan sesuatu kepada lyra menggunakan bahasa asing
" terugkomen "
Setelah mendengar hal tersebut badan lyra menjadi sangat ringan seperti kapas. Rohnya terasa melayang layang dan ia tersadar ketika di bangunkan oleh mamanya
"lyra bangun nak , bangun". "mama kepala lyra sakit sekali". "sayang semalam kamu mengigau terus tanpa henti , mama jadi sangat khawatir , hari ini mama putuskan untuk kamu tidak usah masuk sekolah , istirahat saja di rumah". "iya mama"
Lyra kembali melanjutkan istirahatnya. tanpa di sadari oleh lyra ada sepasang mata yang sedang memperhatikannya
"lyra , ik mis je"
Lalu ia menghilang secara misterius
Sementara itu di sekolah tika sedang sibuk memperhatikan foto foto selfi nya bersama lyra kemarin. Namun tiba tiba ia terkejut ketika melihat penampakan di salah satu foto mereka
"astaga apa ini ?"
ikbal yang berada di sebelah tika sampai terkejut mendengar teriakan tika
"tika kamu buat aku kaget saja". "ikbal coba kamu perhatikan ini baik baik foto ini".
Ikbal memperhatikan baik baik foto tersebut. dan ternyata tidak ada apa apa di foto itu
"mata kamu harus di periksa tika di dokter, jangan jangan minus dan silinder kamu bertambah, tidak ada apa apa di foto itu". "tapi tadi jelas jelas ada penampakan ikbal, aku yakin, aku tidak berbohong". "minus mata kamu pasti bertambah jadi kamu salah lihat".
Tika yang kebingungan sambil memperbaiki kacamatanya kembali memperhatikan foto tadi dengan seksama
Tika pov
"aku yakin tadi aku melihat penampakan, aku sama sekali tidak salah lihat".
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 111 Episodes
Comments