Sepasang mata ikbal terus mengekor ke arah mamanya. Sudah 16 tahun ia hidup bersama mamanya namun baru kali ini ia merasa mamanya seperti orang asing. Ikbal tau selama ini mamanya alergi terhadap kentang. Jangankan untuk mengkonsumsi kentang. mencium aroma kentang saja mamanya langsung mual. Tapi kali ini di depan matanya sendiri mamanya terlihat sangat menikmati kentang yang ia buat. Ia ingin bertanya kepada mamanya namun ikbal merasa takut. dan ternyata mamanya menyadari kalau sedari tadi ia di perhatikan oleh ikbal.
"ikbal , bukannya makan malah perhatikan mama terus , memangnya ada apa ? memangnya ada yang salah dari mama ?".
Ikbal terkejut karena ternyata mamanya menyadari apabila sedari tadi ia sedang memperhatikan mamanya. Ia berusaha untuk terlihat tenang sambil menjawab pertanyaan mamanya
"tidak ma , tidak apa apa ?".
Mama ikbal tersenyum misterius
"kamu yakin ikbal ?. "yakin ma ". "ya sudah kalau begitu , kita tidak usah membicarakan hal ini lagi". " iya ma". " ikbal kamu mau tambah lauknya lagi tidak ?". "tidak ma ". "ya sudah kalau begitu".
Entah mengapa perasaan ikbal semakin merasa tidak enak setiap melihat senyum mamanya
Setelah selesai makan ikbal kembali ke kamarnya untuk mengerjakan tugas sekolahnya. Namun ikbal kurang berkonsentrasi sebab ia masih memikirkan kejadian tadi
Keadaan lyra sendiri belum ada tanda tanda kesembuhan. Malah keadaanya semakin memburuk.
Di tengah tengah ikbal sedang mengerjakan tugas sekolah dari arah dapur terdengar suara mamanya yang sedang berteriak ketakutan. Ikbal segera turun dengan penuh rasa panik.
..."mama , mama ada di mana ?"....
Ikbal terus mencari mamanya di setiap sudut rumah. Namun mamanya tidak kunjung di temukan. Membuat perasaan ikbal semakin panik. Ikbal pun mencari mamanya di sekitar rumahnya. Para tetangga pun memperhatikan ikbal yang terlihat sangat panik.
"nak ikbal sedang mencari apa ?". "om adit ikbal sedang mencari mama, tadi ikbal dengar suara teriakan mama dari arah dapur tetapi ketika ikbal masuk ke dapur, mama sudah tidak ada ".
Para tetangga yang mendengarnya langsung ikut panik. Mereka semua bekerja sama membantu ikbal mencari mamanya. Namun tetap saja mamanya ikbal tidak kunjung di temukan.
"nak ikbal coba tenang dulu , nak ikbal coba di ingat ingat apa nak ikbal yakin sudah memeriksa semua ruangan di dalam rumah nak ikbal ? apa ada ruangan yang belum di periksa nak ikbal ? ". "sudah om tapi mama tidak ada ". "bagaimana kalau kita lapor polisi". "iya betul juga".
Di tengah tengah kebingungan yang di landa ikbal, tiba tiba terbesit sesuatu di dalam pikiran ikbal
"om adit ikbal baru ingat ada satu ruangan di rumah ikbal yang belum sempat ikbal periksa". " benarkah itu nak ikbal, kalau begitu ayo bapak bapak kita semua sekarang bersama sama ke rumah nak ikbal, siapa tau mamanya nak ikbal masih berada di sana dan dalam keadaan pingsan ". "baik pak".
Dengan terburu buru dan perasaan yang tidak menentu ikbal dan para warga berlari menuju rumah ikbal
Sementara itu di rumah sakit , para perawat dan dokter sedang kebingungan dengan keadaan lyra. mereka merasa ada keganjilan dengan sakit yang sedang di derita lyra sekarang. semua obat sudah di berikan. namun panas badan lyra tidak kunjung sembuh. hasil pemeriksaan pun menunjukkan badan lyra sangat sehat dan baik baik saja. Entah sakit misterius apa yang sedang di derita lyra sekarang
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 111 Episodes
Comments