"Sekarang ayo pulang, Ino pasti merindukanku."
Setelah menakuti seorang jonin menggunakan aura chakra kyubi, Naruto meninggalkan akademi tanpa memperlambat langkahnya.
Tujuannya pergi ke akademi hari ini sudah selesai dan sudah waktunya pulang, ini masih membutuhkan kehadirannya pada masa pemulihan saat ini.
20 menit kemdian, Naruto tiba di depan apartemen.
"Aku pulang, apakah kamu ada di rumah, Ino-chan?"
"Naruto? kenapa kamu kembali?"
Di dalam rumah, Ino yang sedang membaca ensiklopedia bunga terkejut lalu berbicara dengan bingung.
"Pelajaran hari ini tidak menarik, dan juga... aku sangat merindukanmu~"
setelah mengatakan itu, Naruto merangkak ke atas tempat tidur kemudian berbaring di perut Ino lalu menggesekkan kepalanya untuk mencari posisi yang nyaman.
"Moo~ dasar Naruto-kun."
"aku yakin Iruka-sensei sangat marah sekarang."
Melihat Naruto bertingkah manja, Mata indah gadis itu menyipit membentuk lengkungan yang menawan, tangan nya bergerak kemudian mengelus rambut emas sang pacar dan menyisirnya dengan celah di antara jarinya.
"um~"
merasakan gerakan tangan Ino, Naruto memejamkan matanya dengan nyaman.
dia sangat menyukai perasaan dimanjakan seperti itu.
"Dasar, padahal semalam sangat galak, tapi kamu bertingkah seperti kucing kecil sekarang."
Ino terkikik manis, tangannya tidak berhenti dan terus memainkan rambut Naruto.
keduanya berinteraksi dengan mesra, Ino berbaring di tempat tidur dan Naruto berbaring tengkurap dengan kepala di perut Ino, pemandangan seperti itu sangat harmonis membuat atmosfer terlihat merah muda.
waktu pun berlalu tanpa terasa, 20 menit kemdian, Naruto membuka matanya.
setelah mencium pusar Ino yang imut, dia pun bangun perut Ino.
"Mnh~ itu geli, jangan lakukan itu tiba tiba!"
erangan kecil keluar dari mulut gadis itu, Ino menatap Naruto lalu berbicara sambil menjewer telinga pihak lain.
"Ah~ sakit, jangan menariknya terlalu kuat, Ino-chan!"
"hmph! Dasar bajingan, rasa sakit ini tidak seberapa dibandingkan rasa sakit yang aku alami semalam!"
"dan juga, aku bahkan tidak menariknya dengan kuat, kamu hanya Akting!"
Mendengar teriakan lebay itu, Ino mendengus lalu melepaskannya.
setelah itu, dia membalikan tubuhnya dan melanjutkan membaca dengan posisi tengkurap.
*plap!
"hehe, aku tahu Ino-chan tidak akan sanggup menyakitiku."
suara tamparan renyah terdengar saat tangan Naruto mendarat di pantat Ino yang bulat dan kenyal.
"Naruto!!"
"Dasar mesum jahat! aku akan mengigitmu!"
Merakan sensasi panas di pantatnya, Ino menggeram dengan suara kesal kemudian menerkam Naruto.
Lalu, keduanya mulai berguling-guling di tempat tidur.
Awalnya, Ino mendapatkan keuntungan dengan menggigit bahu Naruto.
tapi seiring berjalannya waktu, kemenangan berubah total, saat Naruto membalas dengan menggigit mochi miliknya, dia hanya bisa mengerang dengan putus asa.
10 menit kemudian...
"Terimakasih atas makanannya~"
"mochi mu sangat enak Ino- Chan, meskipun agak kecil tapi tenang saja, aku yakin itu akan bertambah besar setelah beberapa lumayan dan gigitan lagi!"
Naruto kali ini benar benar beranjak dari tempat tidur, dia tidak berniat membuang waktunya lagi dan pergi ke meja belajarnya meninggalkan Ino yang terengah engah tanpa baju.
"Dasar jahat, tunggu saja, aku akan menjadi lebih kuat dan saat itu kamu tidak akan bisa Membully ku!"
di tempat tidur, Ino menendang selimut dengan kesal, dia berbicara dengan dengan penuh tekad sambil memakai bajunya kembali.
"Ugh! oppaiku~"
Ino mengelus mochi miliknya yang linu dan penuh bekas gigitan.
"Baka!"
....
"Ninjutsu medis, sangat menarik!"
"Apakah ini teknik yang bisa membuat seorang gadis 12 tahun mentransaksikan sebuah mata?"
Di meja belajar, Naruto tangannya yang memancarkan sedikit cahaya hijau dengan tatapan kagum.
kemudian, dia menggerakan tangannya mengarahkannya ke arah seekor ikan yang pingsan.
Ikan tersebut belum mati, masih memiliki persediaan oksigen yang bisa membuatnya bertahan selama beberapa detik lagi.
tapi bahkan jika di kembalikan ke air, ikan itu tidak bisa bernafas karena insang ikan itu terluka.
Jadi tujuan pelatihan Naruto saat ini adalah menggunakan ninjutsu medis yang dia pelajari untuk menyembuhkan insang ikan itu.
Intensitas Cahaya hijau di tangan Naruto semakin kuat, alis Naruto terjerat perlahan karena fokusnya meningkat.
Untung saja, dia memiliki otak komputer di tubuhnya yang bisa meningkatkan fleksibilitas otaknya beberapa kali lipat.
Lalu, beberapa detik kemudian.
*Plak!
*plak!
"Naruto-kun, kamu benar benar berhasil!?"
Di tempat tidur, Ino yang selalu menonton Naruto melebarkan matanya karena terkejut.
berapa lama waktu telah berlalu? kurang dari 1 jam kan!?
bagaimana Naruto bisa mempelajari ninjutsu medis dalam waktu yang sangat singkat!?
Ino sangat bersemangat, dia bangun dari tempat tidur kemudian berjalan ke arah Naruto dengan langkah kaki yang pincang.
"Hei, jangan berkeliaran, kamu belum pulih."
Melihat Ino mendekat, Naruto segera menopang gadis itu lalu meletakan di pangkuannya.
"Hebat! Naruto, kamu sangat jenius!"
"aku dengar, butuh berbulan bulan bahkan bertahun tahun bagi ninja medis untuk mempelajari ninjutsu medis dasar, tapi kamu mempelajarinya kurang dari 1 jam!"
Ino tidak menanggapi teguran Naruto, dia sudah terpesona oleh keajaiban yang baru saja dia saksikan.
Dia melihat perkembangan Naruto dari percobaan mengalirkan chakra ke tangan, merubahnya menjadi bentuk chakra hijau lalu mengembangkan ninjutsu medis Shosen Jutsu!
"Hei hei, mulutmu sangat manis, Ino-chan!"
Mendengar pujian Ino, hidung Naruto terangkat tinggi.
Jangan salah kira, Naruto di kehidupan sebelumnya belum dewasa sama sekali dan dia adalah pemuda yang mendambakan pujian banyak orang.
kalau tidak, fakta kalau dia memiliki kecerdasan melebihi manusia biasa tidak akan tersebar sama sekali!
"sebagai ganti pujian mu, biarkan aku mencium bibirmu!"
Naruto menundukan kepalanya kemudian menarik kepala Ino dan bibir keduanya pun bersatu.
"umm~"
Mata Ino melebar karena terkejut, tapi hal itu tidak berlangsung lama, setelah merasa malu selama beberapa detik dia pun menutup matanya dan mulai menanggapi ciuman penuh gairah itu.
"Sekarang kembali ke tempat tidur dulu, aku akan memaksimalkan ninjutsu medis ini."
"Um!"
Ino mengangguk mengerti, dia juga pernah belajar ninjutsu dan tau kalau "berhasil " dan "penguasa" bukanlah satu konsep yang sama.
Naruto berdiri dengan Ino di pelukannya, setelah meletakan gadis itu di tempat tidur dan mencium pipinya beberapa kali, dia pun kembali ke meja belajar.
senyum muncul di bibirnya lalu sebuah kalimat keluar dari mulutnya.
"Ninjutsu medis sangat sulit di pelajari, sepertinya aku tidak berbakat dalam hal ini!"
Dengan wajah malas, Naruto menatap tangannya lalu berbicara dengan nada meremehkan.
Ino di kejauhan tertegun, dia tidak mengerti kenapa Naruto mengatakan hal itu. Untuk pamer? tapi kenapa, apakah kamu ingin pamer di depan pacarmu? Hehe, Naruto-kun sangat imut!
"Ayo Naruto! Kamu pasti bisa!"
"Kalau kamu tidak berhasil, kamu tidak boleh mencium ku untuk seminggu...eh tidak, maksudku satu hari...tidak tidak, kamu tidak boleh menciumku dalam 6 jam kedepan!"
Ino berfikir kalau alasan Naruto mengatakan kalimat tak tahu malu itu karena ingin mendapatkan motivasi darinya jadi dia pun mengepalkan tangan merah mudanya dan memberi semangat.
tapi yang tidak dia ketahui adalah...
[Ding! tubuhmu marah karena kamu mengejeknya tak berbakat, meskipun tubuhmu tahu kalau kamu hanya memancingnya tapi kamu sendiri sangat arogan dan tidak mau menerima ejekan apapun!]
[Dalam kemarahan, tubuhmu melatih ninjutsu medis selama 20 tahun!]
[Ding! Selamat, teknik «shosen jutsu» meningkat dari level 1 menjadi Level 8 dengan nama «touch of god»]
[Touch of God: keterampilan Shosen/telapak tangan keabadian yang sangat di tingkatkan, kecepatan meregenerasi luka meningkat tajam, kontrol chakra menjadi lebih presisi hingga tingkat molekul, penggunaan Chakra yang lebih efisien, kelenturan tangan meningkat]
"hehe, bagus sekali!"
Merakan sensasi kesemutan yang nyaman di tangannya, Naruto tersenyum puas.
Dengan teknik Shosen Jutsu yang lebih kuat ini, dia bisa mempelajari berbagai ninjutsu medis lainnya seperti, pisau bedah chakra, keterampilan yang di tunjukan Kabuto, keterampilan yang di tunjukan Tsunade, dan bahkan keterampilan yang ingin dia kembangkan!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 77 Episodes
Comments
Gue Bedhol
up thor
2024-10-24
1