setelah sampai di rumah, Naruto langsung mengambil kertas lalu menulis sesuatu menggunakan bahasa Jawa, dia sengaja menggunakan aksara Jawa sehingga tidak ada yang akan bisa membacanya di dunia ini.
"di dunia ini, alat alat industri yang canggih seperti mesin cnc atau 3D modeling printer belum di temukan, jadi aku harus membuatnya sendiri"
"tapi bahan bahan nya juga sangat langka saat ini, baja belum bisa di produksi secara masal"
"seperti aku juga harus menemukan tambang besi dahulu"
"untuk saat ini cari saja dulu cara untuk menghasilkan uang untuk modal awal"
"tabungan Naruto hanya ada 10.000 ryo, dengan modal ini sepertinya cukup untuk memulai bisnis makanan"
(sekitar 3 juta rupiah)
"sial hokage munafik itu, dia menyimpan warisan Minato sementara Naruto hanya di beri 1000 Ryo perbulan.
(sekitar 300k rupiah)
"untung saja aku membawa semua pengetahuan bumi di komputer otak ku"
"rencana pertama: hasilkan setidaknya 100 juta Ryo dalam setahun!"
Setelah menulis rencana, kemudian Naruto memejamkan matanya lalu membuka file manager di otaknya.
dia mencari resep makanan dari berbagai negara, untuk permulaan dia berencana untuk menjual makanan ringan yang bisa di terima oleh mulut semua orang di dunia ini.
jika ada, makanan yang di gemari oleh semua kalangan baik pria maupun wanita.
setelah beberapa menit, mata Naruto berbinar menemukan sebuah informasi yang bagus!
yang Naruto temukan adalah sebuah produk minuman, bukan Coca cola ataupun Pepsi, tapi ini adalah minuman tradisional yang populer hampir di seluruh dunia!
nama minuman ini di sebut, teh susu mutiara atau juga di sebut Boba di negaranya!
minuman ini tidak sulit di buat dan sangat menguntungkan, bahkan rantai pertokoan yang besar menghasilkan miliaran dolar dari produk ini!
Meskipun belum mengalahkan Coca cola yang fenomenal tapi tetap saja, untuk minuman ini menakjubkan!
Naruto memutuskan, produk pertamanya adalah Teh susu mutiara ini!
lalu kenapa tidak membuat Coca cola saja?karena Naruto berfikir, saat ini teknologi pengalengan dunia ini belum terlalu canggih.
untuk membuat produk Coca cola, Naruto harus terlebih dahulu menciptakan teknologi pengalengan yang lebih modern.
dan minuman ini, es teh mutiara merupakan minuman yang di buat secara langsung lalu di jual
bukan minuman yang bisa di simpan dengan lama seperti soda.
"modal untuk memulai usaha ini tidak mahal, baiklah sebelum kelas di mulai, ayo kita ajak Ino-chan berbelanja!"
setelah memutuskan, Naruto pun mengangkat tubuh nya dan pergi lagi ke rumah Ino.
Setelah ancaman tadi, Naruto dapat dengan jelas merasakan kalau tidak ada lagi yang mengawasinya.
mood nya segera naik dan langkah kakinya menjadi lebih berirama.
"Sangat menyegarkan, ini baru namanya kebebasan."
begitu dia sampai di gerbang toko bunga, Naruto melihat sosok gadis yang di pikiran nya.
Saat ini, gadis kecil itu dengan menyirami bunga di depan toko, rambut pirang nya berkibar penuh Kilauan ketika angin hangat menerpa.
dengan latar belakang sinar matahari yang hangat, gadis itu terlihat begitu menawan saat ini, Naruto mengangkat sudut mulutnya menunjukan senyum predato, -ahem, maksudnya senyum lembut!.
"Yo, sepertinya Ino ku yang imut sedang sibuk, apakah kamu ingin aku membantu?"
Naruto datang ke belakang Ino lalu menepuk bahunya.
Tubuh Ino bergetar ketika sebuah tangan tiba tiba mendarat di bahunya, dia ingin meninju tapi terhenti seketika ketika melihat kalau pemilik tangan adalah Naruto.
"ah! Naruto! Kau mengagetkan ku saja!"
"dasar Naruto nakal!"
"da.dan siapa yang milik mu!"
suara Ino melembut tapi masih dengan nada tidak senang, dia menggembungkan pipinya dengan kesal, tangan nya yang mungil itu mengepal lalu memukul dada Naruto dengan genit.
"ahk sakit, pukulan mu sangat kuat, aku akan mati!" Naruto berteriak dengan lebay ketika pukulan Ino mengenainya.
"mo~Naruto baka!" melihat Naruto yang bertingkah berlebihan, Ino terkekeh lalu berhenti memukul.
Dia mengambil penyiram lalu melanjutkan merawat bunga, dia mengabaikan Naruto yang tersenyum konyol di belakang nya.
saat ini, meskipun Ino mencoba terlihat tenang, tapi wajahnya begitu merah sehingga orang orang akan khawatir apakah dia sedang demam.
Perkataan Naruto selalu terngiang-ngiang di kepalanya.
Ino ku, Ino ku...
"kyaaah~Naruto baka!!" Ino berteriak keras lalu menginjak tanah dengan genit.
Melihat tingkah imut ini, Naruto tidak bisa menahan diri untuk bergerak.
Tangan nya terulur dan meraih kedua pipi gemuk Ino, dia mencubit lalu menggosok pipi Ino dengan senang hati.
"awawawa, bwerhwenti Nwaruto, pwipwiku bwisa bwengkwak!" wajah Ino memerah seperti tomat matang, dia hampir tidak tahan dengan tindakan Naruto yang intim ini, dia hampir pingsan seperti Hinata saat ini.
Untung nya Naruto berhenti tepat waktu, dia melepaskan tangannya dari kelembutan pipi Ino dengan enggan.
"jangan memperlakukan ku seperti anak kecil, Naruto!" menatap Naruto dengan malu, Ino mengeluh sambil mengelus pipinya yang sedikit sakit.
"hehe berapa umurmu Ino-chan, tidak ingin di perlakukan seperti anak kecil seperti apa?"
Naruto tertawa kecil, dia benar benar terhibur ketika melihat Ino kesal.
"kamu!"
Di goda terus menerus oleh Naruto, Ino semakin malu dan kesal.
Dia membawa penyiram tanaman lalu berbalik dan masuk ke toko.
Melihat ini, Naruto buru buru menyusulnya lalu memegang tangan nya dengan lembut.
"ayolah, biar aku bantu"
"tidak perlu, aku bisa sendirian!" meskipun mulut Ino menolak, tapi dia tidak mengusir Naruto lagi.
Dia dengan patuh membiarkan Naruto menyiram bunga.
Ino menunduk, menatap satu tangan nya yang di genggam oleh Naruto.
Wajahnya memerah lalu mempererat genggaman tangan nya diam diam.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 77 Episodes
Comments
Dapit kaputra
anjay pake aksara Jawa gak tuh sulit kali bah🤣🤣🤣🤣🤣
2024-12-11
0
violet
lanjut Thor hahaha ino lucu saat lagi malu
2024-07-30
1