BAB 4. Siapa Penghianat Itu

Rumah sakit Mitra Harapan tampak mentereng di kota J. Sebagai rumah sakit swasta terbaik dan rumah sakit rujukan, tiap harinya banyak sekali pasien yang keluar masuk. Apalagi bagian IGD seperti tidak ada habisnya. Departemen gawat darurat ini selalu menjadi yang paling sibuk karena dialah pintu penanganan pertama bagi setiap korban.

Dika keluar dari ruangannya dengan membawa daypack favoritnya. Dika sudah berganti pakaian. Mengenakan kaos hitam dibalik kemeja flanel dan celana jeans membuatnya tampak seperti model bukan seperti dokter. Beberapa perawat berbisik, mereka mengagumi ketampanan dokter muda tersebut.

"Sttt, jangan berisik dan jangan bergosip. Dokter Dika tidak suka orang yang gemar bergosip," ucap salah satu perawat senior.

Semuanya pun menunduk dan mengangguk, mereka paham betul betapa dingin dan datarnya sang dokter dan ketidaksukaan dokter tersebut dengan orang yang bicara tanpa isi.

" Bu Maya, apakah dokter Dika itu emang irit bicara ya."

"Sudah dibilang jangan banyak dengerin gosip. Sudah balik kerja. Tami, apakah kamu sudah mengecek kondisi pasien?"

Perawat yang bernama Tami itu pun kabur meninggalkan Bu Maya. Bu Maya hanya menggeleng pelan menyaksikan  kelakuan para juniornya. Dan tentang atasan mereka yakni dokter Dika, bu Maya hanya tersenyum kecil. Dia tahu betul siapa dokter Dika ini karena bu Maya sudah bekerja bersama dokter Dika dari dokter Dika masih menjadi residen dan sekarang dia sudah menjadi spesialis.

Dika keluar dari rumah sakit lalu mengendarai motor sport favoritnya. Dika memang lebih memilih mengendarai motor ketimbang mobil. Baginya itu lebih praktis apalagi kalau ada keadaan darurat yang harus segera mendapatkan penanganannya.

Ciiit ... brumm

Dika sampai di Healthy Clinic, klinik yang dia buat ini sebenarnya bersebelahan atau tepatnya satu tempat dengan rumah miliknya. Dika memang sudah mempunyai rumah sendiri semenjak ia membuka klinik.

Ceklek

Dika membuka pintu, ia kemudian berjalan ke arah ruang rawat yang ditempati Silvya. Dika menyibakkan tirai dengan pelan, dia melihat Silvya tidur di sana. Dika mendekat dan memeriksa infus serta luka silvya. Ia kembali menyuntikkan obat di infus Silvya lalu menggantikan perban di beberapa luka terutama dada kanan Silvya. Entah karena pengaruh obat atau memang sudah terlelap tidur Silvya sama sekali tidak menyadari kehadiran Dika. Namun itu malah membuat Dika tersenyum, karena dengan begitu berarti dia tidak akan dengarkan ocehan gadis itu.

Dika kembali ke kamarnya untuk merebahkan diri. Jam menunjukkan pukul 12 malam, ia sangat lelah dan akhirnya tertidur. Dan ternyata gantian Silvya yang terjaga, ia merasa sangat haus. Silvya berusaha meraih gelas yang berada di nakas samping tempat tidurnya. 

Prang

Bukannya berhasil Silvya malah membuat gelas itu pecah berhamburan.

"Brengseeeek! Kenapa sih gitu aja nggak bisa. Sialan, luka sialan, argh! " Silvya berteriak frustasi. Luka di dada kanannya membuat lengannya tidak bisa bergerak bebas.

Dika yang mendengar gelas pecah pun terbangun lalu berjalan menuju kliniknya.

"Kenapa sih berisik banget," ucap Dika kepada Silvya.

Silvya hanya diam, wajahnya ditekuk kesal. Dika menuju dapur lalu mengambilkan Silvya minum. Ia menyodorkan di depan Silvya.

"Nih minum, haus kan?"

Silvya mengambilnya dengan tangan kiri dan menegak air itu hingga tandas.

"Kapan luka ku sembuh?"

"Sekitar 3 sampai 7 minggu."

"Apa, kenapa selama itu?"

" Peluru yang menembus dadamu itu mematahkan satu tulang rusukmu jadi pemulihannya lumayan agak lama." Jelas Dika.

"Sial, jadi selama itu aku nggak bisa kemana-mana."

Dika mengangguk, ia kemudian mengambil kursi dan duduk disebelah brankar Silvya.

"Siapa namamu, dari mana asalmu, dan kenapa kau bisa mendapatkan luka tembak itu.?"

Deg. Silvya terkejut, dia tidak menyangka jika dokter itu akan bertanya padanya.

"Tidak mau mengatakannya?"

"Namaku Silvya, sebenarnya aku adalah Ceo perusahaan LT, mungkin aku diserang oleh saingan bisnisku. Ya kamu tau lah, setiap pebisnis punya musuh."

Dika mencoba mempercayai ucapan Silvya, ia melihat manik mata gadis itu, tidak ada kebohongan di sana.

"Baiklah aku percaya, mulai besok kamu pindah ke rumah. Di sana ada 3 kamar, yang satu kamarku jadi kamu bisa memilih dua diantaranya."

"Kenapa aku harus pindah?"

"Huhhhh besok adalah jadwal buka klinik. Aku tidak mau banyak pertanyaan karena adanya kamu."

Silvya mendengus, ia pikir si dokter ini perhatian dan kasihan karena dia sendirian di klinik tidak tahunya karena takut jadi bahan pertanyaan para pasien.

"Ya ya baiklah. Terus kapan aku harus pindah?"

"Sekarang"

Silvya melototkan bola matanya. Dokter satu ini memang seenaknya sendiri. Tapi silvya pasrah. Ia tidak boleh marah. Coba jika itu anak buahnya pasti sudah dia hajar habis habisan.

"Sabaaar, kamu numpang, dan dia sudah menolongmu," batin Silvya.

Dika pun membantu Silvya pindah ke kamarnya. Dika menggendong Silvya karena memang ada cedera di kaki meski tidak parah.

"Kenapa kau menggendongku?" Teriak Silvya.

"Berisik, cerewet. Kalau aku tidak menggendongmu semakin lama kamu sampai kamar semakin lama aku bisa tidur dan lukamu juga tak kunjung sembuh."

Lagi lagi Silvya dibuat kesal dengan ucapkan si dokter mesum itu. Rasanya Ingin sekali dia memukul wajah tampannya itu.

"Nah, kamu bisa tidur disini. Oh iya sebagai seorang CEO pasti kau punya beberapa anak buah. Mengapa mereka tidak mencarimu, kau juga punya orang tua kan apa mereka tidak mengkhawatirkan anak gadisnya yang tidak pulang?"

Silvya membisu mendengarkan ucapan Dika. Benar juga seharusnya mereka sedang sibuk mencariku, tapi kenapa mereka tidak ada pergerakan sama sekali, batin Silvya.

"Ya sudah, sudah larut. Kau akan kembali ke kamar. Jika butuh apa apa panggil saja aku." Dika pun meninggalkan kamar Silvya dan menuju kamarnya sendiri.

Silvya termenung, ia membenarkan perkataan Dika. Mengapa tidak ada seorangpun yang mencarinya. Kalau mom dan Dad nya mungkin tidak tahu jika Silvya tengah kecelakaan karena Silvya memang jarang pulang ke rumah, tapi anggota Wild Eagle seharusnya menyadari jika Silvya tidak menghubungi mereka berarti pasti ada yang tidak beres.

"Ada apa ini, apakah memang ada yang sengaja mau mencelakaiku di Wild Eagle, siapa pengkhianat itu. Apa orang itu juga yang menutup akses untuk mencari pembunuh Zion?. Aku harus menyelidikinya. Aku tidak akan mengampuni orang yang berani mengkhianatiku."

TBC

Terpopuler

Comments

Nur Bahagia

Nur Bahagia

yaa sabaarrr ya Q 🤭

2024-10-06

0

Ririe Handay

Ririe Handay

sedang dalam pencarian

2024-08-30

0

Sweet Girl

Sweet Girl

dicariin kok...

2024-07-13

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. Penyerangan Tiba-Tiba
2 BAB 2. Wild Eagle
3 BAB 3 : Kulkas 12 Pintu
4 BAB 4. Siapa Penghianat Itu
5 BAB 5. Kesibukan Anggota Wild Eagle
6 BAB 6. Penyesalan Fatimah
7 BAB 7. Tidak Tertarik
8 8. Tiger Fangs
9 BAB 9. I'm Sorry Mom
10 BAB 10. Cinta Bertepuk Sebelah Tangan
11 BAB 11. Profesi Dokter Dika
12 BAB 12. Teka Teki
13 BAB 13. Tempat Persembunyian
14 BAB 14. Berbuah Menjadi Cupu
15 BAB 15. Tragedi
16 BAB 16. Digrebek
17 BAB 17. Status Masih Abu-Abu
18 BAB 18. Pergerakan Pertama Q
19 BAB 19. Black Shadow
20 BAB 20. Mengerjai Silvya
21 BAB 21. Drama Supermarket
22 BAB 22. Ringkus !!!
23 BAB 23. First Kiss
24 BAB 24. Markas Baru
25 BAB 25. Senjata Makan Tuan
26 BAB 26. Bertemu dengan Mertua
27 BAB 27. Bertolak Belakang
28 BAB 28. Hampir Saja
29 BAB 29. Setiap Orang Punya Rahasia
30 BAB 30. Aku Dewi Kematianmu
31 BAB 31. Aksi Queen Mafia
32 BAB 32. Dikira Bercanda
33 BAB 33. Cinta Dalam Diam
34 BAB 34. Kulkas Kita Mencair
35 BAB 35. Send to Hell
36 BAB 36. Bermain #1
37 BAB 37. Bermain #2
38 BAB 38. Maafin Aku Mas
39 BAB 39. Patah Hati Berjamaah
40 BAB 40. Ketiduran Di Rumah Mertua
41 BAB 41. Siapa Musuh mu, Mas?
42 BAB 42. Pengakuan
43 BAB 43. Keputusan Dika
44 BAB 44. Kepanikan Keluarga
45 BAB 45. Istriku Jagoan
46 BAB 46. Sesal Geoff
47 BAB 47. Aku Tidak Akan Memberikan Suamiku
48 BAB 48. Obsesi Tania
49 bab 49. Dia Adalah Radika Tara Dwilaga
50 BAB 50. Rencana Dika
51 BAB 51. One Step Closer
52 BAB 52. Sebuah Rahasia
53 BAB 53. Pengantin Absurd
54 BAB 54. Yang Dinanti
55 BAB 55. Sisi Lemah Silvya
56 BAB 56. Meninggalkan Wild Eagle?
57 BAB 57. Dilema Silvya
58 BAB 58. Mengatakan Kepada Fatimah
59 BAB 59. Jebakan Membawa Nikmat
60 BAB 60. Mas Dika Anget Kok
61 BAB 61. Misi Membasmi Ulat Bulu
62 BAB 62. Selamat Datang, Silvya
63 BAB 63. Dewi Kekejaman Datang
64 BAB 64. Teka Teki Semakin Pelik
65 BAB 65. Aku Bisa Lebih Licik
66 BAB 66. Masuk Sarang Serigala
67 BAB 67. Bujukan Rodriguez
68 BAB 68. Zola Aaron Linford
69 BAB 69. Dinding pun Memiliki Telinga
70 BAB 70. Ketahuan
71 BAB 71. Dibawa Kemana?
72 BAB 72. Diluar Perkiraan
73 BAB 73. Persiapan
74 BAB 74. Queen and King
75 BAB 75. Kau Kalah Telak
76 BAB 76. Apakah Benar Sudah Berakhir??
77 BAB 77. My Wife Is Queen Mafia
78 BAB 78. Lantai 17
79 BAB 79. Rencana Cadangan
80 BAB 80. Pemindahan
81 BAB 81. Kembar Gila
82 BAB 82. Rompi Anti Peluru
83 BAB 83. Heli datang
84 BAB 84. Apakah Sepadan?
85 BAB 85 . Kita Diikuti
86 BAB 86. Tenanglah Mas
87 BAB 87. Meminta Bantuan Yang Gagal
88 BAB 88. Kunjungan Albern
89 BAB 89. Rencana Kedepan
90 BAB 90. Mengenang
91 BAB 91. Kepercayaan Diri Paulo
92 BAB 92. Menikmati Permainan
93 BAB 93. Rumah
94 BAB 94. Cinta Yang Salah
95 BAB 95. Akhir dan Awal Baru
96 BAB 96. Mengenang ( END)
97 NOVEL BARU : MENGGAET HATI DOSEN KILLER by IAS
98 NOVEL BARU : WARRIOR OF THE SEVEN SWORDS
99 Novel Baru : MAFIA SOMPLAK & CEWEK ANYEP by Author IAS
100 KARYA BARU: KEBLINGER KHARISMA PRIA BERISTRI
Episodes

Updated 100 Episodes

1
BAB 1. Penyerangan Tiba-Tiba
2
BAB 2. Wild Eagle
3
BAB 3 : Kulkas 12 Pintu
4
BAB 4. Siapa Penghianat Itu
5
BAB 5. Kesibukan Anggota Wild Eagle
6
BAB 6. Penyesalan Fatimah
7
BAB 7. Tidak Tertarik
8
8. Tiger Fangs
9
BAB 9. I'm Sorry Mom
10
BAB 10. Cinta Bertepuk Sebelah Tangan
11
BAB 11. Profesi Dokter Dika
12
BAB 12. Teka Teki
13
BAB 13. Tempat Persembunyian
14
BAB 14. Berbuah Menjadi Cupu
15
BAB 15. Tragedi
16
BAB 16. Digrebek
17
BAB 17. Status Masih Abu-Abu
18
BAB 18. Pergerakan Pertama Q
19
BAB 19. Black Shadow
20
BAB 20. Mengerjai Silvya
21
BAB 21. Drama Supermarket
22
BAB 22. Ringkus !!!
23
BAB 23. First Kiss
24
BAB 24. Markas Baru
25
BAB 25. Senjata Makan Tuan
26
BAB 26. Bertemu dengan Mertua
27
BAB 27. Bertolak Belakang
28
BAB 28. Hampir Saja
29
BAB 29. Setiap Orang Punya Rahasia
30
BAB 30. Aku Dewi Kematianmu
31
BAB 31. Aksi Queen Mafia
32
BAB 32. Dikira Bercanda
33
BAB 33. Cinta Dalam Diam
34
BAB 34. Kulkas Kita Mencair
35
BAB 35. Send to Hell
36
BAB 36. Bermain #1
37
BAB 37. Bermain #2
38
BAB 38. Maafin Aku Mas
39
BAB 39. Patah Hati Berjamaah
40
BAB 40. Ketiduran Di Rumah Mertua
41
BAB 41. Siapa Musuh mu, Mas?
42
BAB 42. Pengakuan
43
BAB 43. Keputusan Dika
44
BAB 44. Kepanikan Keluarga
45
BAB 45. Istriku Jagoan
46
BAB 46. Sesal Geoff
47
BAB 47. Aku Tidak Akan Memberikan Suamiku
48
BAB 48. Obsesi Tania
49
bab 49. Dia Adalah Radika Tara Dwilaga
50
BAB 50. Rencana Dika
51
BAB 51. One Step Closer
52
BAB 52. Sebuah Rahasia
53
BAB 53. Pengantin Absurd
54
BAB 54. Yang Dinanti
55
BAB 55. Sisi Lemah Silvya
56
BAB 56. Meninggalkan Wild Eagle?
57
BAB 57. Dilema Silvya
58
BAB 58. Mengatakan Kepada Fatimah
59
BAB 59. Jebakan Membawa Nikmat
60
BAB 60. Mas Dika Anget Kok
61
BAB 61. Misi Membasmi Ulat Bulu
62
BAB 62. Selamat Datang, Silvya
63
BAB 63. Dewi Kekejaman Datang
64
BAB 64. Teka Teki Semakin Pelik
65
BAB 65. Aku Bisa Lebih Licik
66
BAB 66. Masuk Sarang Serigala
67
BAB 67. Bujukan Rodriguez
68
BAB 68. Zola Aaron Linford
69
BAB 69. Dinding pun Memiliki Telinga
70
BAB 70. Ketahuan
71
BAB 71. Dibawa Kemana?
72
BAB 72. Diluar Perkiraan
73
BAB 73. Persiapan
74
BAB 74. Queen and King
75
BAB 75. Kau Kalah Telak
76
BAB 76. Apakah Benar Sudah Berakhir??
77
BAB 77. My Wife Is Queen Mafia
78
BAB 78. Lantai 17
79
BAB 79. Rencana Cadangan
80
BAB 80. Pemindahan
81
BAB 81. Kembar Gila
82
BAB 82. Rompi Anti Peluru
83
BAB 83. Heli datang
84
BAB 84. Apakah Sepadan?
85
BAB 85 . Kita Diikuti
86
BAB 86. Tenanglah Mas
87
BAB 87. Meminta Bantuan Yang Gagal
88
BAB 88. Kunjungan Albern
89
BAB 89. Rencana Kedepan
90
BAB 90. Mengenang
91
BAB 91. Kepercayaan Diri Paulo
92
BAB 92. Menikmati Permainan
93
BAB 93. Rumah
94
BAB 94. Cinta Yang Salah
95
BAB 95. Akhir dan Awal Baru
96
BAB 96. Mengenang ( END)
97
NOVEL BARU : MENGGAET HATI DOSEN KILLER by IAS
98
NOVEL BARU : WARRIOR OF THE SEVEN SWORDS
99
Novel Baru : MAFIA SOMPLAK & CEWEK ANYEP by Author IAS
100
KARYA BARU: KEBLINGER KHARISMA PRIA BERISTRI

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!