BAB 9. I'm Sorry Mom

sebulan berlalu Vya sudah kembali sehat. Bahkan setiap dini hari sebelum subuh ia akan jogging di sekitar komplek perumahan yang ditempati Dika. Ia melakukan pada dini hari agar tidak terlihat oleh para tetangga.

Pada dasarnya Vya adalah wanita yang mandiri, ia pun membantu Dika membersihkan rumah bahkan memasak makanan untuk Dika. Selama sebulan di rumah Dika keberadaan Vya tidak disadari oleh siapapun termasuk para perawat yang bekerja di Healthy Clinic.

Nia, Risa, dan satu lagi Tio tidak pernah menyadari adanya orang lain di rumah itu selain Dika. Hanya sesekali mereka heran karena jika praktek dimulai ruang klinik sudah bersih. Bahkan ada beberapa air mineral yang ditempatkan di klinik dimana hal itu tidak pernah terjadi sebelumnya. Mereka pun tidka berani bertanya mengingat dokter Dika begitu datar dan dingin.

Seusai sholat subuh Dika turun dari lantai dua menuju ke dapur untuk mengambil air minum. Sedikit terkejut melihat penampakan meja makan yang sudah ada makanan sepagi itu.

"Dimana gadis itu, jam segini sudah selesai memasak."

Dika meletakkan gelas yang baru saja dia pakai lalu berkeliling rumah mencari Vya. Ternyata gadis itu berada di belakang rumah sedang melatih kemampuan beladiri nya.

" MasyaaAllaah beneran itu cewek, dia jago banget karate nya. Haish.. Aku aja yang cowo belum sampai level itu."

Dika terkejut melihat kemampuan beladiri Vya. Ia terus melihat gadis itu berlatih tanpa mengeluarkan suara apapun. Lagi... Dika terkejut lagi saat Vya mempraktekkan ilmu silatnya. Mulutnya menganga dan matanya membola.

"Ini seumpama dikeroyok orang bukannya aku yang nolongin tapi dia yang malah nolongin aku. Ini namanya insecure."

Dika menepuk jidatnya pelan, hendak kembali ke dalam namun kaki nya menyenggol sapu dan pengki yang ada disana.

Bruak...

"Siapa disana, eh dokter Dika." Ucap Vya menghentikan aktivitasnya melihat ada Dika di sana.

"Ayo sarapan."

Ucap Dika dengan nada datar dan dingin.

Sial hampir aja kepergok lagi merhatiin dia, batin Dika.

Vya mengekor sambil bergumam pelan, cih...dasar dokter kulkas, dinginnya awet nggak cair cair.

Mereka berdua duduk di ruang makan dan mulai memakan sarapan yang dibuat Vya. Dika yang tadinya tidak pernah sarapan setelah ada Vya menjadi terbiasa sarapan. Intinya Dika menjadi terbiasa makan masakannya Vya. Terkadang Dika meminta Vya untuk membuatkannya bekal makan siang untuk dibawanya ke rumah sakit.

"Hari ini aku akan ada jadwal operasi full dan akan pulang ke rumah orang tuaku jadi kamu tidak perlu memasak makna malam." 

"Ooh oke, berarti dokter tidak akan pulang malam ini?"

" Iya, betul. Aku tidak pulang."

Ada rasa sedikit kecewa di hati Vya mendengar Dika tidak akan pulang malam ini tapi secepat mungkin ia menepisnya.

"Ya sudah aku berangkat dulu, assalamualaikum terima kasih untuk sarapannya."

"Waalaikumsalam." 

Sepeninggalan Dika, Vya langsung membereskan meja makan. Sejak tinggal dengan Dika, Vya kembali mengucapkan dan membalas salam. Hal yang sudah lama tidak ia lakukan semenjak Zion meninggal dunia dan ia jarang pulang ke rumah.Tiba tiba Vya teringat akan rumah dan orang tuanya.

"Mumpung dokter kulkas itu tidak pulang malam ini sepertinya aku bisa pulang sebentar untuk melihat keadaan mom and dad, sekalian mau mengambil mainan."

Setelah beres membersihkan meja makan Silvya langsung menuju ke kamar untuk bersiap keluar rumah. Ia merubah dandanannya menjadi gadis culun berkacamata. Tidak lupa ia juga memakai rambut palsu warna hitam untuk menutupi rambut coklat ikalnya. Ia membuat tahi lalat di bawah bibir sebelah kiri. Dna sentuhan terakhir adalah kacamata. 

Perfect,.. 

Ia mematut dirinya di depan cermin, memastikan tidak ada yang miss. Kali ini ia mengenakan celana jeans dark blue dan kaos lengan panjang dengan warna sengaja. Ia juga menggunakan topi. Vya memilih keluar dengan melompati dinding pagar agar tidak ada yang curiga.

Silvya memesan ojol untuk mengantarkannya pulang ke rumahnya. Butuh waktu satu jam untuk sampai di sana. Lagi lagi Silvya memilih melompati pagar agar tidak ketahuan orang rumah. Ia pun memanjat tembok untuk menuju kamarnya di lantai dua.

Hap…

Silvy mendarat dengan mulus di kamarnya. Ia segera mengambil ransel dna memasukkan beberapa baju yang biasa ia butuhkan untuk menjalankan misi. Ia langsung menuju brangkas nya. Senyumnya mengembang dengan sangat lebar.

"Oh mainan mainanku, aku sangat merindukan kalian."

Jangan dipikir mainan Silvya adalah boneka atau semacamnya. Mainan yang dimaksud gadis ini adalah beberapa senjata api seperti pistol, rakitan laras panjang, belati, pisau dan sejenisnya. Ia pun mengambil beberapa uang untuk keperluannya. Sejenak ia menatap foto keluarga yang ada di kamarnya, rasa rindu itu menggelayut namun Silvya menggelengkan kepalanya. 

Tak tak tak

Suara langkah kaki mendekat ke kamarnya, dengan cepat ia menutup brankas lalu masuk ke kolong tempat tidur sambil menarik ransel yang sudah penuh dengan barang keperluannya.

"Assalamualaikum putri cantik mommy, kok nggak pulang pulang sih, nggak ada kabar pula. Kamu kemana sih sayang. Mommy rindu hiks...hiks…" 

Fatimah menangis sendiri di kamar putrinya itu. Dia merasa sangat bersalah kepada Silvya.

"Vya… Maafin mommy nak, mommy salah sama kamu. Maafin mommy." Fatimah terus menangis. Silvya yang berada id bawah tempat tidur membungkam mulutnya. Ia sangat terkejut mendengar mommy nya menangis dengan menyebut namanya. Hal yang selama ini tidak mungkin terjadi. Rasanya ia ingin keluar dari sana dan memeluk mommy nya saat ini juga namun ia mengurungkan niatnya.

"Tidak… tidak sekarang. I'm sorry mom. Ada yang harus Vya lakukan. Dan ini lebih penting. Maafin Vya juga mom." Batinnya.

Tak tak tak… Fatimah keluar dari kamar putrinya. Silvya bernafas lega. Setidaknya ia mengerti bahwa mommy nya baik baik saja. Ia pun keluar dari kolong tempat tidur dan membereskan apa yang akan dibawanya lalu melompat dari kamar lantai duanya ke bawah.

Bluk…

Pendaratan sempurna. Silvya tersenyum tipis, sejenak menatap rumahnya lalu menyelinap pergi. Silvya menuju ke rumah pribadinya yang sebenarnya tidak jauh dari komplek perumahan milik orang tuanya, ia mengganti bajunya dan memasang beberapa senjata di tubuhnya.

Dua senjata di pahanya ia simpan dibalik roknya. Dan dua lagi di balik jaket yang ia kenakan. Namun sylvia tetap tidak merubah dandanannya. Ia tetap harus memakai identitas gadis culun untuk melihat markas wild Eagle. Beruntung ia menyimpan sebuah motor di rumah nya. Ia langsung mengendarai motor trail itu dna melesat menuju markas wild eagle.

Hari menunjukkan semakin panas. Matahari berada tepat diatas kepalanya. 

"Jam berapa ini. Sial ternyata sudah jam 2. Pantas terasa panas. Oh iya waktu itu Mr. Sun memberiku itu."

Silvya berhenti agak jauh dari markas Wild Eagle yang berada di tengah hutan. Ia kemudian membuka ponselnya, mengecek cctv luar markas. Sejak diberi akses oleh mr. Sun Vya belum menemukan hal yang mencurigakan.

"Semoga tebakanku salah. Semoga anggotaku tidak ada yang berkhianat. Jika ada entah aku harus bagaimana."

Silvya memejamkan matanya sejenak, membuah nafasnya lalu memberanikan diri mengecek cctv di luar markas sekitar 5 sampai 10 meter dari markas. Wild Eagle memang menyebar cctv di berbagai titik untuk mengawasi kalau kalau ada musuh yang mendekat. Entah, saat ini perasaan Silvya sangat tidak enak. Ia merasa akan ada sesuatu yang besar.

Mata Silvya membelalak saat menyaksikan apa yang ditangkap oleh kamera pengawas itu.

"Tiger Fangs, kenapa mereka jam segini di sini. Itu… dia… oh astaga. Apa mataku tidak salah. Kenapa dia. Badjingan.. Berani beraninya kau? Apa yang kau lakukan bersama Tiger fangs."

Mata Silvya memerah, darahnya terasa mendidih. Hasrat membunuhnya sudah muncul ke permukaan. Ia sangat siap untuk menghabisi musuhnya.

Ia mengambil memasukkan ponselnya ke ransel dan mengambil pistol dari dalam jaketnya. 

"Sial… awas… akan ku habisi kau." 

Saat Silvya bersiap membidik tiba tiba tubuhnya ditarik dari belakang. Mulutnya dibekap dengan sapu tangan.

"Ufh… ufh… ufh…"

Silvya sempat meronta namun pengaruh obat bius itu lebih cepat dan membuatnya tak sadarkan diri. 

TBC

Terpopuler

Comments

Mazree Gati

Mazree Gati

ketua mafia gampang bgt kena bius, hhhh

2025-01-19

0

Nur Bahagia

Nur Bahagia

daddy dan mommy nya apa ga curiga kalo tau2 motor di rumah ga ada?

2024-10-06

0

Sweet Girl

Sweet Girl

Kok kalah lagi sih Vya...

2024-07-14

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. Penyerangan Tiba-Tiba
2 BAB 2. Wild Eagle
3 BAB 3 : Kulkas 12 Pintu
4 BAB 4. Siapa Penghianat Itu
5 BAB 5. Kesibukan Anggota Wild Eagle
6 BAB 6. Penyesalan Fatimah
7 BAB 7. Tidak Tertarik
8 8. Tiger Fangs
9 BAB 9. I'm Sorry Mom
10 BAB 10. Cinta Bertepuk Sebelah Tangan
11 BAB 11. Profesi Dokter Dika
12 BAB 12. Teka Teki
13 BAB 13. Tempat Persembunyian
14 BAB 14. Berbuah Menjadi Cupu
15 BAB 15. Tragedi
16 BAB 16. Digrebek
17 BAB 17. Status Masih Abu-Abu
18 BAB 18. Pergerakan Pertama Q
19 BAB 19. Black Shadow
20 BAB 20. Mengerjai Silvya
21 BAB 21. Drama Supermarket
22 BAB 22. Ringkus !!!
23 BAB 23. First Kiss
24 BAB 24. Markas Baru
25 BAB 25. Senjata Makan Tuan
26 BAB 26. Bertemu dengan Mertua
27 BAB 27. Bertolak Belakang
28 BAB 28. Hampir Saja
29 BAB 29. Setiap Orang Punya Rahasia
30 BAB 30. Aku Dewi Kematianmu
31 BAB 31. Aksi Queen Mafia
32 BAB 32. Dikira Bercanda
33 BAB 33. Cinta Dalam Diam
34 BAB 34. Kulkas Kita Mencair
35 BAB 35. Send to Hell
36 BAB 36. Bermain #1
37 BAB 37. Bermain #2
38 BAB 38. Maafin Aku Mas
39 BAB 39. Patah Hati Berjamaah
40 BAB 40. Ketiduran Di Rumah Mertua
41 BAB 41. Siapa Musuh mu, Mas?
42 BAB 42. Pengakuan
43 BAB 43. Keputusan Dika
44 BAB 44. Kepanikan Keluarga
45 BAB 45. Istriku Jagoan
46 BAB 46. Sesal Geoff
47 BAB 47. Aku Tidak Akan Memberikan Suamiku
48 BAB 48. Obsesi Tania
49 bab 49. Dia Adalah Radika Tara Dwilaga
50 BAB 50. Rencana Dika
51 BAB 51. One Step Closer
52 BAB 52. Sebuah Rahasia
53 BAB 53. Pengantin Absurd
54 BAB 54. Yang Dinanti
55 BAB 55. Sisi Lemah Silvya
56 BAB 56. Meninggalkan Wild Eagle?
57 BAB 57. Dilema Silvya
58 BAB 58. Mengatakan Kepada Fatimah
59 BAB 59. Jebakan Membawa Nikmat
60 BAB 60. Mas Dika Anget Kok
61 BAB 61. Misi Membasmi Ulat Bulu
62 BAB 62. Selamat Datang, Silvya
63 BAB 63. Dewi Kekejaman Datang
64 BAB 64. Teka Teki Semakin Pelik
65 BAB 65. Aku Bisa Lebih Licik
66 BAB 66. Masuk Sarang Serigala
67 BAB 67. Bujukan Rodriguez
68 BAB 68. Zola Aaron Linford
69 BAB 69. Dinding pun Memiliki Telinga
70 BAB 70. Ketahuan
71 BAB 71. Dibawa Kemana?
72 BAB 72. Diluar Perkiraan
73 BAB 73. Persiapan
74 BAB 74. Queen and King
75 BAB 75. Kau Kalah Telak
76 BAB 76. Apakah Benar Sudah Berakhir??
77 BAB 77. My Wife Is Queen Mafia
78 BAB 78. Lantai 17
79 BAB 79. Rencana Cadangan
80 BAB 80. Pemindahan
81 BAB 81. Kembar Gila
82 BAB 82. Rompi Anti Peluru
83 BAB 83. Heli datang
84 BAB 84. Apakah Sepadan?
85 BAB 85 . Kita Diikuti
86 BAB 86. Tenanglah Mas
87 BAB 87. Meminta Bantuan Yang Gagal
88 BAB 88. Kunjungan Albern
89 BAB 89. Rencana Kedepan
90 BAB 90. Mengenang
91 BAB 91. Kepercayaan Diri Paulo
92 BAB 92. Menikmati Permainan
93 BAB 93. Rumah
94 BAB 94. Cinta Yang Salah
95 BAB 95. Akhir dan Awal Baru
96 BAB 96. Mengenang ( END)
97 NOVEL BARU : MENGGAET HATI DOSEN KILLER by IAS
98 NOVEL BARU : WARRIOR OF THE SEVEN SWORDS
99 Novel Baru : MAFIA SOMPLAK & CEWEK ANYEP by Author IAS
100 KARYA BARU: KEBLINGER KHARISMA PRIA BERISTRI
Episodes

Updated 100 Episodes

1
BAB 1. Penyerangan Tiba-Tiba
2
BAB 2. Wild Eagle
3
BAB 3 : Kulkas 12 Pintu
4
BAB 4. Siapa Penghianat Itu
5
BAB 5. Kesibukan Anggota Wild Eagle
6
BAB 6. Penyesalan Fatimah
7
BAB 7. Tidak Tertarik
8
8. Tiger Fangs
9
BAB 9. I'm Sorry Mom
10
BAB 10. Cinta Bertepuk Sebelah Tangan
11
BAB 11. Profesi Dokter Dika
12
BAB 12. Teka Teki
13
BAB 13. Tempat Persembunyian
14
BAB 14. Berbuah Menjadi Cupu
15
BAB 15. Tragedi
16
BAB 16. Digrebek
17
BAB 17. Status Masih Abu-Abu
18
BAB 18. Pergerakan Pertama Q
19
BAB 19. Black Shadow
20
BAB 20. Mengerjai Silvya
21
BAB 21. Drama Supermarket
22
BAB 22. Ringkus !!!
23
BAB 23. First Kiss
24
BAB 24. Markas Baru
25
BAB 25. Senjata Makan Tuan
26
BAB 26. Bertemu dengan Mertua
27
BAB 27. Bertolak Belakang
28
BAB 28. Hampir Saja
29
BAB 29. Setiap Orang Punya Rahasia
30
BAB 30. Aku Dewi Kematianmu
31
BAB 31. Aksi Queen Mafia
32
BAB 32. Dikira Bercanda
33
BAB 33. Cinta Dalam Diam
34
BAB 34. Kulkas Kita Mencair
35
BAB 35. Send to Hell
36
BAB 36. Bermain #1
37
BAB 37. Bermain #2
38
BAB 38. Maafin Aku Mas
39
BAB 39. Patah Hati Berjamaah
40
BAB 40. Ketiduran Di Rumah Mertua
41
BAB 41. Siapa Musuh mu, Mas?
42
BAB 42. Pengakuan
43
BAB 43. Keputusan Dika
44
BAB 44. Kepanikan Keluarga
45
BAB 45. Istriku Jagoan
46
BAB 46. Sesal Geoff
47
BAB 47. Aku Tidak Akan Memberikan Suamiku
48
BAB 48. Obsesi Tania
49
bab 49. Dia Adalah Radika Tara Dwilaga
50
BAB 50. Rencana Dika
51
BAB 51. One Step Closer
52
BAB 52. Sebuah Rahasia
53
BAB 53. Pengantin Absurd
54
BAB 54. Yang Dinanti
55
BAB 55. Sisi Lemah Silvya
56
BAB 56. Meninggalkan Wild Eagle?
57
BAB 57. Dilema Silvya
58
BAB 58. Mengatakan Kepada Fatimah
59
BAB 59. Jebakan Membawa Nikmat
60
BAB 60. Mas Dika Anget Kok
61
BAB 61. Misi Membasmi Ulat Bulu
62
BAB 62. Selamat Datang, Silvya
63
BAB 63. Dewi Kekejaman Datang
64
BAB 64. Teka Teki Semakin Pelik
65
BAB 65. Aku Bisa Lebih Licik
66
BAB 66. Masuk Sarang Serigala
67
BAB 67. Bujukan Rodriguez
68
BAB 68. Zola Aaron Linford
69
BAB 69. Dinding pun Memiliki Telinga
70
BAB 70. Ketahuan
71
BAB 71. Dibawa Kemana?
72
BAB 72. Diluar Perkiraan
73
BAB 73. Persiapan
74
BAB 74. Queen and King
75
BAB 75. Kau Kalah Telak
76
BAB 76. Apakah Benar Sudah Berakhir??
77
BAB 77. My Wife Is Queen Mafia
78
BAB 78. Lantai 17
79
BAB 79. Rencana Cadangan
80
BAB 80. Pemindahan
81
BAB 81. Kembar Gila
82
BAB 82. Rompi Anti Peluru
83
BAB 83. Heli datang
84
BAB 84. Apakah Sepadan?
85
BAB 85 . Kita Diikuti
86
BAB 86. Tenanglah Mas
87
BAB 87. Meminta Bantuan Yang Gagal
88
BAB 88. Kunjungan Albern
89
BAB 89. Rencana Kedepan
90
BAB 90. Mengenang
91
BAB 91. Kepercayaan Diri Paulo
92
BAB 92. Menikmati Permainan
93
BAB 93. Rumah
94
BAB 94. Cinta Yang Salah
95
BAB 95. Akhir dan Awal Baru
96
BAB 96. Mengenang ( END)
97
NOVEL BARU : MENGGAET HATI DOSEN KILLER by IAS
98
NOVEL BARU : WARRIOR OF THE SEVEN SWORDS
99
Novel Baru : MAFIA SOMPLAK & CEWEK ANYEP by Author IAS
100
KARYA BARU: KEBLINGER KHARISMA PRIA BERISTRI

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!