BAB 15. Tragedi

Silvya yang bertransformasi menjadi gadis cupu sangat mendalami perannya. Bahkan sekarang ia mulai berani membantu di klinik. Tentu saja Nia, Risa, dan Tio sangat senang. Silvya juga sering memasak untuk para perawat tersebut. Silvya sendiri merasa senang, selama ini dia tidak pernah berinteraksi dengan 'orang biasa', tau sendiri circle pertemanan Silvya adalah para mafia yang setiap saatnya membahas tentang dunia bawah yang begitu hitam.

Bersama para perawat itu setidaknya membuat bagian dirinya yang lain ikut berwarna. Namun Silvya juga tidak lengah. Ia tengah menyusun rencana untuk menjatuhkan 'saudara' yang telah mengkhianatinya.

"Tenang saja brader, silahkan kamu menikmati kesenanganmu sekarang. Tapi aku berjanji kamu akan menderita nantinya. Aku tidak akan membiarkan apa yang di bangun 'ayah' hancur karena perbuatanmu itu."

Silvy bermonolog. Ia mengingat saat pertama kali bergabung dengan Wild Eagle. Saat itu ia sangat sedih atas kematian saudara kembarnya.

Zion Austin linford, saat itu mereka tengah merayakan ulang tahun yang ke -17. Sweet seventeen, begitulah kira kira. Harold dan Fatimah mengajak kedua putra putrinya untuk makan diluar sebagai tanda perayaan. Zion sangat senang karena jarang sekali dia bisa keluar mengingat kondisi tubuhnya yang sangat lemah.

"Yes. Akhirnya aku bisa keluar juga kak." Zion berteriak senang.

" Iya Zi, tapi jangan terlalu senang begitu. Ingat…." Ucap Silvya mengingatkan.

" Iya iya kak aku tau. Huftt susah bener ya jadi aku. Nggak boleh terlalu senang, nggak boleh terlalu sedih. But it's ok. I'm happy. Karena kakak disini nemenin aku."

Silvya mengangguk, ia memeluk Zion dengan lembut.

"Happy sweet seventeen Zi."

"You too kak, aku harap kita akan terus bisa bersama seperti ini."

"Pasti, itu pasti."

Obrolan kecil tak luput dari pandangan dan pendengaran Harold dan Fatimah. Keduanya tergugu. Fatimah merasa sangat bersyukur memiliki Silvya yang begitu pengertian bahkan sama sekali tidak memiliki rasa iri terhadap Zion.

"Ok kids, are you ready to be an adventurer today?"

"Yes !!! We  are ready." Jawab Zion semangat.

Mereka sekeluarga pun pergi mengunjungi wahana bermain, karena memang itu yang Zion inginkan. Selama disana Zion sangat senang. Ia memainkan wahana wahana yang sekiranya aman untuknya dna lagi lagi Silvya selalu mengikuti.

Namun sebuah kejadian yang tidak terduga terjadi. Saat mereka tengah beristirahat tiba tiba ada suara tembakan yang begitu nyaring terdengar.

Dor……….

Semua orang panik. Tak terkecuali Harold dan Fatimah. Orang orang di taman hiburan itu berlarian kesana kemari tanpa arah, yang ada di pikiran mereka hanya bagaimana menyelamatkan diri. Harold dna Fatimah kebingungan karena tidak menjumpai kedua anaknya.

"Dad, dimana anak anak."

"Entha mom, dad juga tidak tahu. Tenang ya jangan panik."

Harold mencoba menenangkan istrinya walau sebenarnya ia pun merasa sangat panik dan takut tentang keadaan putra putinya.

Hard mencoba menghubungi Silvya, dan untungnya berhasil.

"Vya, sayang kamu dimana."

"Dad, kami di sebelah bianglala. Kami bersembunyi di sini."

" Ok tunggu disitu jangan kemana mana."

"Ok Dad."

Harold mematikna telponnya dan memberitahu Fatimah kalau Silvya dan Zion berada di dekat bianglala.

Mereka berdua pun beringsut menuju bianglala, sesekali mereka  bertabrakan dengan para pengunjung yang lain. 

Ketika mereka sudah melihat bianglala tersebut tiba tiba suara tembakan senjata api itu terdengar lagi. Bahkan kali ini tidak hanya sekali.

Dor...dor...dor...dor.

Brug…..

Zion terjatuh tepat di depan Fatimah dan Harold. Ternyata saat melihat kedua orang tuanya Zion tanpa sadar berlari dna dia tertembak tepat di dadanya.

"Zioooon!!!!!"

Harold, Fatimah, dan Silvya berteriak bersama. Fatimah begitu histeris melihat darah di dada putranya. Mulut Zion pun juga mengeluarkan darah.

"M-mom…"

"No baby, no. Stay with mommy please… hiks.hiks…"

"Zion. Please. You must be ok."

"No kak. K-kak S-si-si  m-maaf-fin a-akku ya."

"No Zi. No. Tidak harus ada yang dimaafkan. Kamu nggak salah. Please Zi. Don't do it."

Silvya sudah menangis. Harold langsung mengangkat tubuh putranya dan berlari diikuti oleh Fatimah dan Silvya.

"Dad, th-thankyou, f-for y-youre l-love."

"No son, kamu tidak apa apa. Dady akan membawamu ke rumah sakit."

" N-no Dad. S-stop.a-aku t-tak punya b-banyak wa-ktu l-lagi."

Harold pun berhenti dan duduk memangku tubuh putra nya. Fatimah yang melihat Harold berhenti marah dengan tangis histeris.

"Dad, ayo cepat bawa Zi ke rumah sakit. Mengapa berhenti huhuhu."

"M-mom. I-l-love y-you. Kak, dad i l-love y-you. Allahu Akbar."

Zion menutup matanya sempurna, nafasnya sudah tidak ada. Detak jantungnya telah terhenti. Harold yang tubuhnya ikut berlumuran darah menangis tanpa suara memeluk tubuh putranya. Sedangkan Fatimah, ia masih meraung melihat putranya meninggal di depan matanya.

"No...no. Son… please… jangan tinggalin mommy."

Silvya menangis, ia merasa sangat bersalah karena tidak bisa menjaga adiknya.

"Sorry.. I'm sorry. I really sorry."

Harold menyerahkan Zion kepada Fatimah dan langsung memeluk Silvya. Ia sedikit lupa disini Silvya lah yang memiliki trauma.

"No girl, kamu tidak salah. Itu bukan salahmu. Kamu sudah cukup baik menjaga Zion. Mungkin ini sudah takdir Allah."

Silvya menangis dipelukan Hard. Tangannya mencengkeram kuat punggung ayahnya. Harold dapat merasakan kesedihan dan ketakutan dalam diri putranya.

Semenjak kepergian Zion, Silvya sangat jarang berada di rumah. Ia memilih menghabiskan waktunya untuk memperkuat diri dengan berlatih bermacam macam ilmu beladiri hingga menyabet banyak sekali penghargaan.

Dan saat ia merasa dalam fase mood down ia pergi ke sebuah anjungan. Di sana ia berteriak sepuasnya dan menangis sejadi jadinya. Disanalah ia bertemu 'ayah' ketua klan mafia Wild Eagle dan menawarkan dirinya untuk bergabung. Pertama Silvya ragu namun saat ia mengetahui kejadian di taman bermain ada hubungannya dengan aksi mafia Silvya kemudian menyetujuinya.

Sebenarnya pertemuan Silvya dengan ketua Wild Eagle itu bukan tanpa disengaja melainkan Ketua Wild Eagle itu memang sudah mengincar Silvya karena bakat yang dimilikinya. Dan itu terbukti saat 'ayah' meninggal, Wild Eagle diserahkan pada Silvya padahal waktu itu Silvya masih berusia 21 tahun.

Namun entah mengapa pencarian siapa dalang dibalik kerusuhan di taman bermain waktu itu belum juga ia temukan. Silvya merasa ada yang sengaja ditutupi. Sejenak ia berpikir untuk meminta bantuan Mr. Sun namun ia kembali urung karena ia merasa masih bisa menyelesaikan semua ini sendiri.

Tes….

Tanpa sadar air mata Silvya menetes mengingat sang adik dna hal itu diketahui oleh Dika karena merek setengah duduk berhadapan di sofa setelah selesai buka praktek hari ini.

"Kenapa?" Tanya dika datar.

"Ih sorry, aku hanya ingat adikku."

"Kau punya adik?"

"Ya, tepatnya saudara kembarku. Tapi dia sudah meninggal."

"Oh… maaf."

Silvya mengangguk namun tangisnya semakin menjadi. Entah apa yang terjadi, selama ini tidak ada yang pernah menanyakan kondisi hatinya jadi saat ada yang bertanya seperti itu dia malah merasa ingin menangis sejadi jadinya.

Dika tampak kebingungan melihat Silvya. Ia pun memberanikan dirinya mendekat dan memeluk Silvya.

"Menangislah, kamu perlu melakukan itu. Jangan disimpan sendiri. Kamu boleh memberitahuku kau amat sedih mengingat adikmu."

Silvya memeluk Dika erat dan kembali menangis tersedu sedu. Hingga tanpa sadar ia tertidur.

Dika kemudian menggendong Silvya menuju kamarnya, ia merebahkan tubuh Silvya perlahan. Dika membenarkan surai rambut yang menutupi wajah Silvya.

"Cantik,... Sepertinya kamu memiliki beban yang sangat berat di hatimu." Gumam Dika pelan.

TBC

Terpopuler

Comments

Oi Min

Oi Min

nangis ges

2025-02-15

0

Nadiyah1511

Nadiyah1511

🥺🥺🥺🥺🥺

2024-02-11

4

Fighter Moon

Fighter Moon

thor......dari part-part sebelumnya kata "dan" selalu ditulis "dna".
tolong diperhatikan lagi y,thor.
biar enak bacanya.

2023-10-13

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. Penyerangan Tiba-Tiba
2 BAB 2. Wild Eagle
3 BAB 3 : Kulkas 12 Pintu
4 BAB 4. Siapa Penghianat Itu
5 BAB 5. Kesibukan Anggota Wild Eagle
6 BAB 6. Penyesalan Fatimah
7 BAB 7. Tidak Tertarik
8 8. Tiger Fangs
9 BAB 9. I'm Sorry Mom
10 BAB 10. Cinta Bertepuk Sebelah Tangan
11 BAB 11. Profesi Dokter Dika
12 BAB 12. Teka Teki
13 BAB 13. Tempat Persembunyian
14 BAB 14. Berbuah Menjadi Cupu
15 BAB 15. Tragedi
16 BAB 16. Digrebek
17 BAB 17. Status Masih Abu-Abu
18 BAB 18. Pergerakan Pertama Q
19 BAB 19. Black Shadow
20 BAB 20. Mengerjai Silvya
21 BAB 21. Drama Supermarket
22 BAB 22. Ringkus !!!
23 BAB 23. First Kiss
24 BAB 24. Markas Baru
25 BAB 25. Senjata Makan Tuan
26 BAB 26. Bertemu dengan Mertua
27 BAB 27. Bertolak Belakang
28 BAB 28. Hampir Saja
29 BAB 29. Setiap Orang Punya Rahasia
30 BAB 30. Aku Dewi Kematianmu
31 BAB 31. Aksi Queen Mafia
32 BAB 32. Dikira Bercanda
33 BAB 33. Cinta Dalam Diam
34 BAB 34. Kulkas Kita Mencair
35 BAB 35. Send to Hell
36 BAB 36. Bermain #1
37 BAB 37. Bermain #2
38 BAB 38. Maafin Aku Mas
39 BAB 39. Patah Hati Berjamaah
40 BAB 40. Ketiduran Di Rumah Mertua
41 BAB 41. Siapa Musuh mu, Mas?
42 BAB 42. Pengakuan
43 BAB 43. Keputusan Dika
44 BAB 44. Kepanikan Keluarga
45 BAB 45. Istriku Jagoan
46 BAB 46. Sesal Geoff
47 BAB 47. Aku Tidak Akan Memberikan Suamiku
48 BAB 48. Obsesi Tania
49 bab 49. Dia Adalah Radika Tara Dwilaga
50 BAB 50. Rencana Dika
51 BAB 51. One Step Closer
52 BAB 52. Sebuah Rahasia
53 BAB 53. Pengantin Absurd
54 BAB 54. Yang Dinanti
55 BAB 55. Sisi Lemah Silvya
56 BAB 56. Meninggalkan Wild Eagle?
57 BAB 57. Dilema Silvya
58 BAB 58. Mengatakan Kepada Fatimah
59 BAB 59. Jebakan Membawa Nikmat
60 BAB 60. Mas Dika Anget Kok
61 BAB 61. Misi Membasmi Ulat Bulu
62 BAB 62. Selamat Datang, Silvya
63 BAB 63. Dewi Kekejaman Datang
64 BAB 64. Teka Teki Semakin Pelik
65 BAB 65. Aku Bisa Lebih Licik
66 BAB 66. Masuk Sarang Serigala
67 BAB 67. Bujukan Rodriguez
68 BAB 68. Zola Aaron Linford
69 BAB 69. Dinding pun Memiliki Telinga
70 BAB 70. Ketahuan
71 BAB 71. Dibawa Kemana?
72 BAB 72. Diluar Perkiraan
73 BAB 73. Persiapan
74 BAB 74. Queen and King
75 BAB 75. Kau Kalah Telak
76 BAB 76. Apakah Benar Sudah Berakhir??
77 BAB 77. My Wife Is Queen Mafia
78 BAB 78. Lantai 17
79 BAB 79. Rencana Cadangan
80 BAB 80. Pemindahan
81 BAB 81. Kembar Gila
82 BAB 82. Rompi Anti Peluru
83 BAB 83. Heli datang
84 BAB 84. Apakah Sepadan?
85 BAB 85 . Kita Diikuti
86 BAB 86. Tenanglah Mas
87 BAB 87. Meminta Bantuan Yang Gagal
88 BAB 88. Kunjungan Albern
89 BAB 89. Rencana Kedepan
90 BAB 90. Mengenang
91 BAB 91. Kepercayaan Diri Paulo
92 BAB 92. Menikmati Permainan
93 BAB 93. Rumah
94 BAB 94. Cinta Yang Salah
95 BAB 95. Akhir dan Awal Baru
96 BAB 96. Mengenang ( END)
97 NOVEL BARU : MENGGAET HATI DOSEN KILLER by IAS
98 NOVEL BARU : WARRIOR OF THE SEVEN SWORDS
99 Novel Baru : MAFIA SOMPLAK & CEWEK ANYEP by Author IAS
100 KARYA BARU: KEBLINGER KHARISMA PRIA BERISTRI
Episodes

Updated 100 Episodes

1
BAB 1. Penyerangan Tiba-Tiba
2
BAB 2. Wild Eagle
3
BAB 3 : Kulkas 12 Pintu
4
BAB 4. Siapa Penghianat Itu
5
BAB 5. Kesibukan Anggota Wild Eagle
6
BAB 6. Penyesalan Fatimah
7
BAB 7. Tidak Tertarik
8
8. Tiger Fangs
9
BAB 9. I'm Sorry Mom
10
BAB 10. Cinta Bertepuk Sebelah Tangan
11
BAB 11. Profesi Dokter Dika
12
BAB 12. Teka Teki
13
BAB 13. Tempat Persembunyian
14
BAB 14. Berbuah Menjadi Cupu
15
BAB 15. Tragedi
16
BAB 16. Digrebek
17
BAB 17. Status Masih Abu-Abu
18
BAB 18. Pergerakan Pertama Q
19
BAB 19. Black Shadow
20
BAB 20. Mengerjai Silvya
21
BAB 21. Drama Supermarket
22
BAB 22. Ringkus !!!
23
BAB 23. First Kiss
24
BAB 24. Markas Baru
25
BAB 25. Senjata Makan Tuan
26
BAB 26. Bertemu dengan Mertua
27
BAB 27. Bertolak Belakang
28
BAB 28. Hampir Saja
29
BAB 29. Setiap Orang Punya Rahasia
30
BAB 30. Aku Dewi Kematianmu
31
BAB 31. Aksi Queen Mafia
32
BAB 32. Dikira Bercanda
33
BAB 33. Cinta Dalam Diam
34
BAB 34. Kulkas Kita Mencair
35
BAB 35. Send to Hell
36
BAB 36. Bermain #1
37
BAB 37. Bermain #2
38
BAB 38. Maafin Aku Mas
39
BAB 39. Patah Hati Berjamaah
40
BAB 40. Ketiduran Di Rumah Mertua
41
BAB 41. Siapa Musuh mu, Mas?
42
BAB 42. Pengakuan
43
BAB 43. Keputusan Dika
44
BAB 44. Kepanikan Keluarga
45
BAB 45. Istriku Jagoan
46
BAB 46. Sesal Geoff
47
BAB 47. Aku Tidak Akan Memberikan Suamiku
48
BAB 48. Obsesi Tania
49
bab 49. Dia Adalah Radika Tara Dwilaga
50
BAB 50. Rencana Dika
51
BAB 51. One Step Closer
52
BAB 52. Sebuah Rahasia
53
BAB 53. Pengantin Absurd
54
BAB 54. Yang Dinanti
55
BAB 55. Sisi Lemah Silvya
56
BAB 56. Meninggalkan Wild Eagle?
57
BAB 57. Dilema Silvya
58
BAB 58. Mengatakan Kepada Fatimah
59
BAB 59. Jebakan Membawa Nikmat
60
BAB 60. Mas Dika Anget Kok
61
BAB 61. Misi Membasmi Ulat Bulu
62
BAB 62. Selamat Datang, Silvya
63
BAB 63. Dewi Kekejaman Datang
64
BAB 64. Teka Teki Semakin Pelik
65
BAB 65. Aku Bisa Lebih Licik
66
BAB 66. Masuk Sarang Serigala
67
BAB 67. Bujukan Rodriguez
68
BAB 68. Zola Aaron Linford
69
BAB 69. Dinding pun Memiliki Telinga
70
BAB 70. Ketahuan
71
BAB 71. Dibawa Kemana?
72
BAB 72. Diluar Perkiraan
73
BAB 73. Persiapan
74
BAB 74. Queen and King
75
BAB 75. Kau Kalah Telak
76
BAB 76. Apakah Benar Sudah Berakhir??
77
BAB 77. My Wife Is Queen Mafia
78
BAB 78. Lantai 17
79
BAB 79. Rencana Cadangan
80
BAB 80. Pemindahan
81
BAB 81. Kembar Gila
82
BAB 82. Rompi Anti Peluru
83
BAB 83. Heli datang
84
BAB 84. Apakah Sepadan?
85
BAB 85 . Kita Diikuti
86
BAB 86. Tenanglah Mas
87
BAB 87. Meminta Bantuan Yang Gagal
88
BAB 88. Kunjungan Albern
89
BAB 89. Rencana Kedepan
90
BAB 90. Mengenang
91
BAB 91. Kepercayaan Diri Paulo
92
BAB 92. Menikmati Permainan
93
BAB 93. Rumah
94
BAB 94. Cinta Yang Salah
95
BAB 95. Akhir dan Awal Baru
96
BAB 96. Mengenang ( END)
97
NOVEL BARU : MENGGAET HATI DOSEN KILLER by IAS
98
NOVEL BARU : WARRIOR OF THE SEVEN SWORDS
99
Novel Baru : MAFIA SOMPLAK & CEWEK ANYEP by Author IAS
100
KARYA BARU: KEBLINGER KHARISMA PRIA BERISTRI

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!