CHAPTER 16

"apakah kau memiliki hubungan yang istimewa dengan yang mulia claude?" tanya cluster pada Kia

"hubungan istimewa? tidak ada, kami hanya sebatas tuan dan bawahan saja." ucap Kia pada cluster

"ternyata hanya itu…apakah kau mau menjadi temanku?" ucap cluster pada Kia

"boleh juga, kalau begitu aku akan memanggilmu cluster saja kedepannya." ucap Kia pada cluster

"oke, setuju ya, kalau begitu aku pergi dulu." ucap cluster kemudian pergi dari sana

sedangkan Kia yang juga pergi mencari claude

di saat yang tak terduga terlihat claude yang sedang melihat matahari yang sedang memandangi matahari yang akan terbenam

"claude? apa yang kau lakukan di sini?" tanya Kia yang tiba tiba muncul di belakang claude

"tidak ada apa apa, hanya merasa sedikit kesepian saja." ucap claude pada Kia

"kalau kau kesepian panggil saja aku, aku akan dengan senang tiasa menemanimu." ucap Kia pada claude kemudian duduk di samping claude

claude yang mendengar kata kata Kia merasa terharu dan kemudian menggunakan sihirnya lalu memainkan angin

"kalau begitu aku akan mengajarimu cara menggunakan sihir pengendalian elemen elemen." ucap claude pada Kia

"baiklah, pertama sama seperti yang aku ajarkan padamu ya, setelahnya coba kendalikan elemen apa yang kau ingin kendalikan." ucap claude pada Kia

Kia mengangguk anggukkan kepalanya kemudian memulai mempraktikkan apa yang claude katakan padanya

dan benar saja dia berhasil dalam satu kali percobaan

saking senangnya tanpa sengaja dia mencium pipi claude dan membuar claude tersipu malu sambil menyentuh pipi yang sudah Kia cium

"kau sungguh berani." ucap claude pada Kia sambil memegangi pipinya

Kia yang menyadari perlakuannya barusan terhadap claude terkejut dan langsung menutup mulutnya

"anu anu anu…maafkan aku, aku aku tidak sengaja." ucap Kia dengan gelagapan dan malu

claude yang melihat hal tersebut terkekeh kecil kemudian menarik Kia duduk di pangkuannya

"karena kau telah menyalakan apinya maka kau juga harus memadamkan apinya sendiri." ucap claude pada Kia

"a-apa?! bagaimana aku bisa memadamkan apimu?" ucap Kia dengan sedikit takut pada claude yang berkata kata seperti itu

"tentu saja dengan…ciuman balik…" ucap claude sambil mencium bibir Kia

tidak hanya sekejap saja claude mencium Kia dengan sangat dalam dan bahkan memasukkan lidahny dan memainkan lidahnya sendiri lidah Kia

kia yang merasakannya merasa tidak tahan dan segera mendorong tubuh claude agar menjauh darinya tapi sia sia

terpaksa Kia mengikuti apa yang claude lakukan padanya

setelah beberapa saat berciuman dengan intim claude melepaskan ciumannya dari Kia

"ka-kau sungguh berani." ucap Kia pada claude dengan merona malu

"kalau kau tidak mau di cium kau bisa mendorongku, tapi kau tidak mendorongku yang berarti kau menerimanya." ucap claude pada Kia

"apa?! aku mendorongmu tapi tenagamu saja yang kuat jadi tidak mendorongmu menjauh." ucap Kia dengan merona malu

"muach." sekali lagi claude mencium bibir Kia dengan lembut

"sekali lagi kau membantah perintahku, aku akan menciummu sekali juga." ucap claude pada Kia

"tapi ciuman pertamaku…harus hilang begitu saja?" ucap Kia pada claude dengan sedikit ragu ragu

"mulai sekarang kau adalah wanitaku, dan kau tidak akan selalu menjadi wanitaku selamanya, menikah juga harus menikahimu seorang." ucap claude pada Kia

sekali lagi Kia terkejut dengan apa yang claude katakan membuat Kia terkejut

dan di saat yang bersamaan cluster mendengarnya dan mulai iri dengan hubungan claude dengan Kia

dan berakhir membenci Kia dan claude, sang pasangan muda yang sedang memulai hubungan satu sama lain

sedangkan Kia merasa tersipu malu dan segera pergi dari sana dan ke kamarnya

"apakah dia akan sedikit mencintaiku." ucap claude pada dirinya sendiri

"sebenarnya apa yang telah aku lakukan tadi?! aku menciumnya dengan begitu intim." ucap claude yang langsung memerah malu

sedangkan cluster yang tidak tahan lagi pergi dari sana dengan wajah kesalnya

di sisi lain Kia yang telah tiba di kamarnya tak henti hentinya memerah malu

Mikey yang melihat hal tersebut bingung dan penasaran

"kak Kia, kenapa wajahmu merah sekali? apa kau demam?" ucap Mikey pada Kia

"tidak ada apa apa, aku hanya kepanasan saja, kau kembalilah ke kamarmu, aku tidak ingin diganggu dulu." ucap Kia pada Mikey

Mikey mengangguk anggukkan kepalanya kemudian pergi dari sana

see you

Terpopuler

Comments

Frando Kanan

Frando Kanan

lh? mlh berakhir benci...pdahal Bru pertama kli bertemu dgn kia.... langsung benci krn iri..haa 💨

2023-06-19

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!