CHAPTER 15

"ternyata kau juga memiliki sisi lain ya claude." ucap Kia pada claude

claude yang mendengar Kia memanggil namanya terkejut dan seketika berbinar binar

"apa kau bilang? kau memanggil namaku? coba katakan sekali lagi." ucap claude pada Kia

"eh?! maafkan aku Tuan claude, saya tidak akan mengulanginya lagi." ucap Kia yang tersadar dengan apa yang dia katakan barusan

"tidak perlu meminta maaf, yang aku inginkan sekarang kau menyebutkan namaku sekali lagi." ucap claude pada Kia

"tapi itu sepertinya…kurang baik dan sepertinya agak kasar bagi pelayan memanggil langsung nama tuannya." ucap Kia yang tidak mau kalah oleh claude

"aku bilang katakan ya katakan." kesal claude pada Kia

"Ba-baik, cla-claude…" ucap Kia dengan sedikit takut

"bagus, lain kali panggil aku dengan namaku saja." ucap claude pada Kia

"huh! sudahlah, aku mau keluar dulu, jika butuh apa apa panggil saja aku." ucso Kia dengan sedikit merona malu

claude yang melihat hal tersebut terkekeh kecil dan kemudian beristirahat

siang harinya claude terbangun dan mencari Kia di mana mana

"dimana Kia? Kia!" ucap claude yang berteriak memanggil nama Kia

sedangkan di sisi lain tepatnya di perpustakaan terlihat Kia yang sedang asik membaca buku mantra dan buku sihir

"hatchi!" bersin Kia

"apakah claude mencariku?" ucap Kia kemudian menaruh buku yang dia baca dan keluar dari perpustakaan dan mencari claude

tak lama setelahnya dia menemukan claude

"ada apa kau memanggilku?" tanya Kia pada claude

"buatkan aku sup." ucap claude pada Kia

Kia tak berbicara dan hanya mengangguk anggukkan kepalanya dan ke dapur dan membuat sup untuk claude makan

setelahnya Kia membawanya ke kamar claude

"ini, makanlah." ucap Kia pada claude

"hah? orang sakit harus disuapi." ucap claude pada Kia dengan manja

Kia yang melihat claude terluka menghela napas pasrah dan terpaksa menyuapi claude makan

dan disaat yang bersamaan pula bibit cinta di antara keduanya mulau tumbuh secara perlahan seiring berjalannya waktu

dalam beberapa hari ini terlihat claude yang telah sembuh dan sedang mengajari Kia menggunakan sihir formasi

di saat yang bersamaan pengawal datang dan melaporkan sesuatu pada claude

"tuan…orang itu sudah datang." ucap pengawal tersebut pada claude

claude yang mendengar perkataan dari pengawalnya mengerutkan keningnya dan kemudian berhenti mengajari Kia sihir formasi

"kita lanjutkan pelajaran kita besok, aku ada urusan yang penting untuk di selesaikan." ucap claude pada Kia kemudian segera pergi dari sana

sedangkan Kia tak berkata apa apa dan pergi dari sana dan memilih jalan jalan untuk menghabiskan waktunya

sedangkan claude yang kini melihat seseorang yang mengunjunginya secara dadakan

seseorang itu adalah cluster munitions, seorang Paus yang sangat muda

"kenapa kau tiba tiba datang ke sini? apa tujuanmu ke sini?" tanya claude pada cluster dengan tatapan tajam

"hahahaha…yang muliaku sayang, jangan marah marah, aku ke sini hanya untuk mengunjugimu juga melihat kesayangan barumu." ucap cluster pada claude

"hng! sebaiknya kau tidak macam macam di istanaku ini, kalau tidak aku mungkin tidak akan menjamin keselamatanmu." ucap claude pada cluster dengan tatapan tajam dan aura membunuh

"baik yang muliaku sayang, kalau begitu aku pergi jalan jalan dulu ya~." ucap cluster kemudian pergi dari sana dengan pengawalan

sedangkan claude yang melihat kepergian dari cluster tiba tiba mulai merasa gelisah akan sesuatu yang sangat penting baginya

di saat yang bersamaan terlihat Kia yang ada di taman sedang menikmati siang hari menjelang sore hari

tampak Kia yang sedang memikirkan sesuatu yang terlihat penting baginya

"permisi, bisakah aku duduk di sini nona manis?" tanya seseorang dari belakang Kia

seseorang itu tak lain dan tak bukan adalah cluster munitions

"boleh, silahkan duduk." ucap Kia pada cluster

"hm…kalau boleh tahu nama nona siapa?" tanya cluster pada Kia

"namaku Kia afgan, panggil saja Kia, kalau Tuan…nama tuan siapa?" ucap Kia pada cluster

"namaku adalah cluster munitions, panggil saja cluster." ucap cluster pada Kia

"keluarga munitions…apakah kau adalah Paus?" ucap Kia pada cluster

"oh, bagaimana kau tahu?" ucap cluster pada Kia

"aku membacanya di sebuah buku sejarah kerajaan iblis." ucap Kia pada cluster

"oh…" ucap cluster pada Kia

see you

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!