CHAPTER 5 awal kedatangan meylieza Goyle dan Kia yang disiksa di penjara

di suatu malam yang indah perpaduan antara bulan purnama yang memancarkan cahayanya dengan suasana sunyi dan hembusan angin sepoi sepoi yang dingin membuat malam itu sempurna

terlihat seorang wanita dan pria sedang makan bersama di sebuah ruang makan yang bernuansa hitam putih dengan garis tepi berbentuk naga dan Phoenix

wanita itu terlihat selesai makan dan berniat pergi dari sana

"setelah kau selesai makan pergi ke kamarku dan bersih bersih, aku tidak ingin melihat ada sedikitpun debu yang tersisa ketika aku sampai di kamar, dan satu lagi…kamarku ada di sebelah kamarmu." ucap pria ini pada sang wanita yang tak lain adalah claude dan Kia

"hm…Baiklah…dasar tukang suruh." ucap Kia dengan suara pelan kemudian pergi dari sana

"apa kau bilang?" ucap claude pada Kia

"ah?! maksudku…baiklah Tuan claude terhormat…hehehe…aku pergi dulu." ucap Kia kemudian langsung pergi dari sana

sedangkan claude yang melihat sikap nakal dan aneh Kia sungguh tak habis pikir dan lanjut makan

sedangkan kini Kia terlihat berjalan jalan Santai menuju ke kamar claude yang ada di samping kamarnya

Kia masuk dan melihat kamar claude yang berantakan dan tak tersusun rapi

"ah…apakah aku harus membereskannya sendirian?" ucap Kia pada dirinya sendiri

"tapi…demi uang aku akan melakukan segalanya." ucap Kia kemudian mulai membereskan kamar claude

tak berselang lama seorang wanita yang lumayan cantik masuk tanpa izin ke kamar claude dan berpapasan dengan Kia yang sedang beres beres kamar

"dimana claude? apa dia tidak ada disini?" ucap wanita itu pada Kia yang sedang beres beres

"claude ada di ruang makan sekarang, jika ingin bertemu dengannya pergilah ke ruang makan." ucap Kia sambil beres beres

"hm? kau…manusia dari mana? apa kau menyusup ke kamar claude dan berniat menyakitinya?!" ucap wanita itu pada Kia seraya memanggil beberapa penjaga

dan disaat yang bersamaan beberapa penjaga muncul dan berada di belakang wanita itu

"tangkap manusia itu dan masukkan ke dalam penjara! dia menyusup ke dalam kamar yang Mulia dan berniat ingin membunuh yang mulia ketika yang Mulia mulai lengah." ucap wanita itu dengan tegas pada beberapa penjaga tersebut

"juga interogasi manusia itu, jangan sampai ada sedikit informasi yang kalian lewatkan darinya, kalau perlu gunakan kekerasan untuk menggali informasinya." ucap wanita itu lagi pada beberapa penjaga

dan dengan patuh beberapa penjaga itu maju dan menangkap Kia

"hei! apa apaan ini?! yang mulia kalian sendiri yang memintaku meneteskan kamarnya! cepat lepaskan aku!" ucap Kia sambil meronta ronta

akan tetapi nihil, Kia sama sekali tidak bisa melawan beberapa penjaga tersebut dan terpaksa harus ikut ke dalam penjara

di dalam penjara yang ditempatinya terlihat banyak tikus yang berkeliaran dan bangkai diamana mana juga bau busuk yang menyengat

Kia di hempaskan ke dalam penjara tersebut dengan sangat keras hingga membuat Kia muntah darah

penyiksaan Kia di dalam penjara dimulai dan terlihat tangan Kia di ikat dan digantung di atas kemudian mulai dicambuk

ctar! ctar! ctar!

suara cambukan

terdengar suara cambukan yang sedang menyambuk tubuh mungil Kia

Kia yang tidak ingin berteriak dan mempermalukan diri menahan teriakannya dengan cara menggigit bibirnya hingga berdarah darah

sedangkan claude yang kini berjalan pulang ke kamarnya seketika merasa sedikit khawatir pda Kia

"hm…kenapa aku tiba merasa khawatir pada Kia? aku harap tidak terjadi sesuatu pada Kia." ucap claude sambil mempercepat langkahnya

sedangkan Kia yang telah dicambuk sebanyak tiga puluh kali masih tidak mau mengatakan apa apa dan akhirnya akan di siksa dengan besi panas

terlihat sebuah besi panas yang agak lebar sedang di panaskan di atas bara api

Kia yang melihat itu seketika merinding ketakutan dan menahan tangisnya

"Ka-kau…berhenti…aku tidak ingin lagi…kumohon berhenti…"ucap Kia sambil memohon pada penjaga itu

"kalau kau tidak mau mengaku juga, maka aku akan terus menyiksamu, cepat mengakulah!" ucap, penjaga itu seraya menempelkan besi panas itu pada badan Kia

"sudah aku katakan! aku tidak berniat menyakiti claude sama sekali!" teriak Kia

Kia yang merasakan panasnya besi tersebut sudah tak tahan dan berteriak kesakitan

"akh!" pekik Kia yang terkena besi panas

Kia yang menerima besi panas tersebut di tubuhnya akan berteriak histeris dan merasakan sakitnya yang sangat perih dan panas seperti membakar kulitnya

sedangkan para penjaga yang melihat Kia meronta ronta dan berteriak teriak kesakitan tertawa tawa terbahak bahak

sedangkan claude yang telah sampai di kamarnya tidak melihat keberadaan Kia dan malah melihat seorang wanita lain duduk di atas kasurnya

"ini…dimana Kia?" ucap claude pada wanita itu

"eh? Claude…apakah kau sudah melupakan aku meylieza Goyle calon tunanganmu ini?" ucap wanita itu pada claude

wanita itu bernama meylieza Goyle

seorang putri dari Menteri kanan claude

umurnya adalah seratus tahun pass

wanita itu sangat ambisius, dia akan melakukan apapun untuk mendapatkan apa yang dia inginkan

"kau…dimana kau menyembunyikan Kia?! katakan padaku!" bentak claude pada meylieza. seraya menghempaskan meylieza ke lantai

"akh! kenapa kau memperlakukan ali seperti ini? kau mau tahu dimana wanita itu sekarang kan? wanita itu sekarang berada di dalam penjara yang kotor dan menjijil dan sedang disiksa." ucap meylieza pada claude

claude yang mendengar perkataan dari meylieza seketika naik pitam dan mencekik leher meylieza dan mengangkatnya ke atas dan menghempaskannya keluar kamar dan pergi dari kamarnya menuju ke penjara

see you

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!