CHAPTER 9 Kia menceritakan negaranya pada Mikey

di dalam kamar bernuansa hitam dengan ukiran naga di setiap sudut dan tepinya membuat ruang kamar tersebut semakin mewah dan menawan

terlihat seorang wanita yang sedang terbaring di atas tempat tidur tanpa melakukan apapun seharian

wanita itu tak lain dan tak bukan adalah Kia yang di larang bangun dan harus terus berbaring dan istirahat agar lukanya tidak terbuka dan cepat sembuh

kriek…

suara pintu dibuka

"Kia, kami kembali." ucap claude seraya masuk ke dalam bersama dengan Mikey

"kau akhirnya kembali…eh? siapa anak kecil itu?" ucap Kia pada claude

"namanya Mikey zoster, dia adalah adik laki lakiku satu satunya." ucap claude pada Kia

"hai…kakak…" ucap Mikey pada Kia

"ha-hai…nama kakak Kia afgan, senang bertemu denganmu Mikey." ucap Kia pada Mikey dengan sedikit keragu raguan

"ternyata benda lain dan baru yang ada di kamar kakak claude adalah kakak Kia, apakah kakak Kia adalah kekasih kakak claude?" ucap Mikey pada Kia

"hah? kekasih? bu-bukan…kami bukan kekasih, kami hanya sekedar atasan dan bawahan." ucap Kia yang mencoba untuk menjelaskan situasinya pada Mikey

"hahaha…tidak perlu dijelaskan, aku tahu kok, oh iya kak, apakah kakak bisa menceritakan kakak dari negara mana? dan bagaimana kakak hidup dan bagaimana perkembangan negara kakak? aku ingin tahu semuanya." ucap Mikey pada Kia

"Mikey, jangan ganggu kakak Kia dulu, dia perlu istirahat, kalau tidak mungkin lukanya akan terbuka kembali." ucap claude pada Mikey

"tidak apa apa, aku juga bisa perlahan lahan menggerakkan tubuhku agar lukaku tidak terbuka." ucap Kia pada claude

"Mikey, sini kakak ceritakan bagaimana bentuk dan unsur unsur lainnya mengenai negara kakak." ucap Kia pada Mikey

"asik! ayo ceritakan sekarang kak." ucap Mikey pada Kia

claude yang melihat kedekatan adiknya dengan Kia untuk pertama kalinya tersenyum kecil dan pergi dari sana

"setelah bercerita aku akan mengganti perbanmu." ucap claude pada Kia

"hm…baiklah, kau pergilah, aku mau bercerita dengan Mikey." ucap Kia pada claude

claude akhirnya pergi tanpa banyak baca basi lagi, "baiklah, Mikey pertama Negaraku itu adalah negara yang sangat besar dan luas, banyak teknologi disana dan juga kami manusia bukan iblis, disana aku tidak memiliki siapapun dan harus bekerja menghidupi diriku." ucap Kia pada Mikey

"apa kau tahu? aku disana seorang pemburu harta karun, semua orang mengagumiku karena semua harta yang aku temukan aku serahkan ke yang berkuasa, mereka juga mengatakan kalau aku ini baik hati dan cantik." ucap Kia pada Mikey

"di Negaraku tidak ada iblis dan mereka hidup rukun, meskipun berbeda derajat mereka tetap rukun dan saling menguatkan satu sama lain."ucap Kia lagi

"kakak sendiri di negara kakak dan kakak bekerja untuk menghidupi diri kakak…itu pasti sangat berat." ucap Mikey pada Kia

"tidak juga, karena sebelum meninggal ibuku berpesan agar anak gadis tidak boleh lemah dan harus Kuat melalui segala cobaan, karena kalau anak gadis lemah mereka akan jadi penakut dan akan mudah tersakiti." ucap Kia pada Mikey

"terus…bagaimana bentuk negara kakak?" tanya Mikey pada Kia

"di negara kakak semua orang yang bekerja di bidang yang lebih tinggi menggunakan jas, juga ada Gedung tinggi pencakar langit, gedung itu sangat tinggi." ucap Kia pada Mikey

"jas? gedung tinggi pencakar langit? apa itu kak?" ucap Mikey pada Kia

"kau tidak tahu? oh iya, ambilkan aku sebentar kertas kosong dan pena karena aku tidak bisa menggunakan sihir." ucap Kia pada Mikey

Mikey mengangguk anggukkan kepalanya dan langsung menggunakan sihirnya dan secara otomatis muncul sebuah kertas kosong dengan pena di hadapan Kia

"nah, gambar jas itu seperti ini dan gambar gedung pencakar langit itu begitu." ucap Kia sambil menggambar sebuah jas dan gedung pencakar langit

"wah…bagus sekali."ucap Mikey

"memang bagus…tapi mungkin…aku tidak akan pernah bisa kembali ke negaraku…untuk selamanya." ucap Kia pada Mikey

"kenapa kak?" ucap Mikey pada Kia

"tidak ada apa apa, kau pergilah bermain dulu, kakak mau mengganti perban luka kakak." ucap Kia pada Mikey

Mikey mengangguk anggukkan kepalanya dan pergi dari sana

see you

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!