waktu kini telah terganti bulan yang menemani dimalam hari kini di gantikan dengan sinar matahari di pagi hari.
penduduk kerajaan kini melakukan aktivitas setiap pagi begitu pula dengan di wilayah yang di pimpin oleh Duke Bleszynski semua telah bangun dan bergegas melakukan aktivitas mereka, wilayah yang di pimpin oleh Duke Bleszynski sangat makmur dan para rakyat yang dulunya mengikuti Duke Bleszynski pindah hidup sejahtera bahkan nyaris tidak terlihat orang gelandangan di kekuasaannya. padahal dulu orang² yang mengikuti Duke adalah rakyat miskin bahkan gelandangan yang tidak mampu mencari makan tapi sejak mereka mengikuti Duke Bleszynski hidup mereka kini berwarna dan sejahtera.
dikediaman Bleszynski.
"hoom' pagi dunia" ucap arstella Bleszynski yang baru bangun dan menuju kekamar mandi, semenjak dia memasuki tubuh ini dia melarang pelayan Ayumi untuk membantunya mandi karna dia merasa risih karna di bantu mandi, dia berpikir seperti anak kecil saja yang tidak mampu mengurusi dirinya jadi apa² harus dibantu.
beberapa menit kemudian arstella telah selesai membersihkan dirinya sendiri. kemudian dia keluar dari ruang mandi dan mendapatkan pelayan Ayumi yang sedang menyiapkan baju untuk dia pakai.
"selamat pagi nona muda"sapa pelayan Ayumi, saat melihat nonanya telah keluar dari kamar mandi.
"selamat pagi juga Ayumi" ucap arstella Bleszynski, menyapa balik pelayan Ayumi. dan mengambil gaunnya. pelayan Ayumi yang tau bahwa nonanya ingin memakai baju dia pun bergegas keluar dan menunggu di depan pintu sampai nona mudanya memanggilnya.
"Ayumi kau boleh masuk!"teriak arstella Bleszynski dari dalam.
krekk.
"nona rambutnya ingin di ikat seperti apa?"tanya pelayan Ayumi sambil menyisir rambut halus nona mudanya.
"biar aku saja Ayumi" ucap arstella Bleszynski dia pun mengikat rambutnya sendri dengan gaya entahlah pelayan Ayumi tidak pernah melihat cara mengikat rambut seperti itu, tapi menurut Ayumi ikat rambut nonanya sangat bagus. masuki banyak harus di ikat.
"wah nona aku belum pernah melihat cara mengikat rambut seperti itu, tapi apakah nona bisa melajari saya cara mengikat rambut seperti nona" ucap pelayan Ayumi yang penuh harap kepada nona agar nona mudanya mau mengajarinya.
"baiklah aku akan mengajari jika aku tidak punya kerjaan" ucap arstella Bleszynski,
"wah benarkah nona? terimakasih kasih mau mengajari saya cara mengikat rambut seperti nona" ucap pelayan Ayumi yang berbinar².
"baiklah ayo kita keruang makan pasti yang lainnya sudah menunggu saya di ruang makan"ucap arstella Bleszynski dan berjalan menuju kearah pintu. dia bergegas melangkah karna tidak ingin membuat mereka menunggu lama.
saat sampai pintu ruang makan dia pun bergegas masuk dan terlihat orangtuanya dan kakaknya² telah berada disana duduk di tempat mereka masing²
"salam ayah,ibu dan kakak maaf membuat kalian menunggu lama" ucap arstella Bleszynski meminta maaf atas keterlambatannya.
"tidak apa² ayo duduk agar kita segera mulai makan" ucap Duke Bleszynski. arstella kini berjalan menuju kursi yang selalu ia tempati ya itu di tengah para kakaknya
kini mereka telah makan tidak ada suara hanya terdengar sendok bersentuhan dengan piring saja yang ada, setelah selesai makan kini mereka menuju ruang tamu untuk berkumpul.
lama mereka berdiam, membuat arstella kesal alhasil arstella membuka suara.
"kakak² kapan masuk academy lagi?"tanya arstella Bleszynski pada kakaknya, sedangkan arsen dan gerland saling pandang , dalam pikirannya siapa yang arstella tanyakan karna mereka berdua selalu di panggil kakak jadi mereka tidak tau siapa yang di tanya. alhasil mereka menjawab bersama.
"lusa adik"ucap mereka ber2 serempak. arstella hanya mengangguk² saja.
"ayah,ibu aku dan kakak akan keluar bolehkan" ucap arstella Bleszynski yang memandang orangtuanya.
"tapi kami baru saja sembuh arstella, ibu tidak mau kamu malah jatuh sakit" ucap duchess velencia yang mengkhawatirkan putrinya,apa lagi putrinya baru sembuh kemarin.
"ibu arstella itu kuat, arstella sakit karna arstella cuman kecapean doang ko" ucap arstella Bleszynski.
"tapi arstella..."ucap duchess velencia terputus karna langsung di sela oleh Duke Bleszynski.
"ya boleh kamu boleh pergi keluar" ucap Duke Bleszynski santai.
"duke putri kita baru sadar dari pingsannya tadi malam, pasti kondisinya masih belum stabil" protes duchess velencia karna Duke mengijinkan putrinya keluar dengan kondisi baru pulih.
"sudah percayakan saja padanya hanya dia yang bisa tau kondisinya sendiri"ucap Duke Bleszynski, dia tidak ingin mengenang keinginan putrinya dan dia akan selalu mendukungnya jika itu jalan yang benar, tapi jika nanti putrinya memilih jalan yang salah maka dia sendiri akan menghukumnya.
"baiklah arsen, gerland jaga adik kalian baik²” ucap duchess velencia mengalah dengan keputusannya.
"baik bunda/bibi kami akan menjaga adik arstella dengan baik diluar" ucap arsen gerland serempak.
"baiklah jika begitu arstella ingin bersedia sedia untuk berangkat ke pasar" ucap arstella Bleszynski yang berdiri dari duduknya dan melangkah keluar.
setelah kepergian arstella kini hanya tinggal kedua orangtuanya dan kakaknya.
"kalian ingat jaga adik kalian, bunda tidak ingin adik kalian kenapa² apa lagi adikk kalian itu baru sadar dari pingsannya" ucap Duchess velencia kepada putra dan keponakannya.
"tenang aja ko bibi gerland akan jaga arstella dengan baik, kan arstella adik sepupu aku"ucap gerland Narendra.
"aku juga bunda, aku akan menjaga adik dengan main saat menuju kepasar nanti" ucap Arsenal Bleszynski, yang tidak mau kalah dengan gerland adik sepupunya.
"kalian tidak ingin bersedia² pergi ke pasar?"tanya Duke Bleszynski yang dari tadi diam melihat istrinya dan anak/keponakannya bicara tanpa mengajak dirinya.
"engga ayah kami begini saja pergi kepasar"ucap Arsenal Bleszynski kepada ayahnya.
"kamu gerland kapan ingin pulang bertemu dengan bundamu' kau tau bundamu' marah² karna kau kabur" ucap Duchess velencia menatap kearah keponakannya.
"memangnya bunda gerland dimana bunda?"tanya Arsenal Bleszynski, selama ini dia tidak mengetahui soal gerland adik sepupu bahkan dia juga tidak pernah melihat ibu gerland dimana, apa lagi tempat tinggalnya marga Narendra juga tidak tercantum di kerajaan mana pun, dia sedikit curiga dengan asal usul ibunya dan adik sepupunya ini.
sedangkan duchess velencia yang di tanya langsung mematung' dia melupakan sesuatu jika putranya tidak mengetahui sesuatu tentang keponakannya.
duchess velencia melirik ke arah duke untuk meminta bantuan untuk menjawab pertanyaan yang di ajukan sang putra. Duke yang melihat lirikan mata memohon dari istrinya hanya menghela nafas kasar.
" kamu tidak perlu tau' di mana keluarga adik sepupumu, kamu hanya perlu menjaganya saja" ucap Duke Bleszynski kepada putranya.
sedangkan arsen yang mendapatkan jawaban seperti itu dari ayahnya, hanya mengangguk mengiyakan saja, meski dia penasaran tentang keluarga sepupunya ini dia hanya bisa diam dan tidak ikut campur meski sebenarnya dia penasaran.
HAI SEMUA AUTHOR BALIK LAGI NI, JANGAN LUPA FOLLOW YAH YANG BELUM FOLLOW, VOTE KARNA WAJIB GAIS, GIF APA SAJA, LIKE LIKE LIKE, KOMEN UNTUK MENINGGALKAN JEJAK YA GUYS SAMPAI JUMPA EPISODE SELANJUTNYA
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 98 Episodes
Comments
AK_Wiedhiyaa16
*bersiap - siap
2022-11-27
0