di kediaman mawar.
"nona siang nanti tuan muda akan pulang dari academy dan dengan sepupu anda" ucap pelayan Ayumi sambil menyisir rambut nona mudanya.
"benarkah' aku tidak sabar berjumpa dengan Kaka ars dan Kaka land" ucap arstella Bleszynski, dia ingin merasakan bagai mana mempunyai kakak dan merasakan rasanya dimanjain, jujur dikehidupan aslinya dia hanya anak tunggal karna keluarga angkatnya tidak mempunya anak. dia sangat iri pada anak² yang bisa bermanja dengan kakanya sedangkan dia tidak.
"baiklah kalau begitu ayo kedapur aku akan memasak untuk penyambutan buat kakak arsen dan ka gerland" ucap arstella Bleszynski berdiri dari kursinya.
"tapi nona andakan tidak bisa masak, maksud saya bukan menghina nona hanya saja..." ucap pelayan Ayumi yang terdiam
"ahh sudahlah lama buruan, aku ingin aku yang masak jika kamu tidak mau mengantarku tidak usah menjadi pelayanku saja karna aku tidak mau punya pelayan membangkak" ucap arstella Bleszynski ketus dan berjalan meninggalkan pelayan Ayumi.
"nona baiklah saya akan ikut, tapi tolong jangan suruh saya tidak melayani anda lagi" ucap pelayan Ayumi memelas.
"baiklah, jika begitu ayo kita kedapur " ucap arstella Bleszynski dengan semangat membara. sedangkan pelayan Ayumi hanya pasrah mengikuti nonanya.
*****
di restoran xxxx
"ka arsen kenapa, ko mukanya sedih sih" tanya lelaki dia adalah gerland sepupu dari arstella dan arsen.
"tidak apa², aku hanya kepikir arstella saja apa dia akan menerima hadiah dari ku" ucap Arsenal Bleszynski sambil memegang sebuah tusuk rambut berbentuk kupu² dengan warna biru pink.
"sejak kapan kak arsen membeli tusuk rambut itu?tanya gerland Narendra, ia mengingat mereka tidak pernah singgah membeli apa² saat perjalanan pulang,jadi sejak kapan kak sepupunya ini membeli tusuk rambut itu.
"oh ini aku beli saat kita pergi wilayah barat" ucap Arsenal Bleszynski menyimpan kembali keruang dimensinya.
"oh.. mudahan saja ya ka arsen semoga saja Stella menerima pemberian dari ka arsen"ucap gerland Narendra, dia sangat mengetahui hubungan sepupunya seperti apa.
*******
sedangkan dikediaman Bleszynski, telah di hebohkan dari orang² dapur dikarnakan nona muda mereka datang kedapur untuk memasak.
"salam nona muda" ucap para koki disana saat melihat kedatangan nona muda mereka kedapur.
"nona muda kenapa anda ke dapur nona muda kan bisa bilang para pelayan jika nona ingin makan, tidak perlu nona harus pergi kedapur" ucap koki disana, menatap bingung kearah nonanya yang menginjakkan kakinya ditempat kotor seperti ini.
"benar nona muda anda tidak perlu repot² menginjakkan kaki anda ditempat yang tidak layak untuk Anda injakin" ucap koki ke2 yang beranikan diri bebicara
"benar nona' nona muda ingin makan apa biar kami masakkan untuk nona muda" ucap koki ke3
"saya kedapur bukan ingin makan atau yang lainnya, tapi saya kesini karna saya akan masak untuk jamuan kedatangan kakak laki² saya dan sepupu saya dari academy" ucap arstella Bleszynski, membuat para koki disana terkejut dan kaget sampai teriak.
"apa!!!
"tidak nona anda tidak perlu repot² untuk masak buat penyambutan tuan muda, biar kami saja yang menyiapkan makanan untuk tuan muda, nona duduk saja sambil menunggu kedatangan tuan muda di pintu masuk" ucap kepala pelayan panik,
"benar nona apa yang di katakan kepala pelayan, anda tidak perlu repot² memasak, itu biar tugas kami sebagai koki dapur" ucap koki dapur.
"bisakah kalian diam!!! aku tidak ingin ada bantahan dari kalian, sekarang kalian minggir karna aku akan masak, jika aku sampai telat memasaknya maka kalian akan saya pecat mau" ucap arstella Bleszynski kesal dengan para koki didapur ini, para koki dan kepala pelayan yang mendengar ancaman hanya bisa diam, kalau sudah begini mereka tidak bisa memaksa jika masih memaksa bisa² mereka akan di pecat akhirnya mereka pun diam sambil melihat nonanya memasak.
Arstella yang melihat keterdiaman para koki dapur pun puas, arstella pun berjalan mengambil apron dan memasangkannya ditubuhnya.
"kalian 2 orang siapkan daging" perintah arstella Bleszynski kepada 2 koki dapur.
mereka yang berdua di tunjuk saling pandang sebelum mengikuti perintah nona mudanya.
"apa disini ada bawang?" tanya arstella Bleszynski pada koki yang masih berdiri disebelah meja.
"ada nona bawang merah dan putih" ucap pelayan perempuan.
"kalian ber2 kupas bawang merah dan bawang putih" perintahnya kepada 2 perempuan
"baik nona" ucap mereka serempak, meski mereka tidak tau nona mudanya mau masak apa dia hanya menuruti saja, nanti kalau jadi mereka akan tau juga nonanya masak apa"
"kalian cuci ayam itu, dan potong² sedang "perintah arstella Bleszynski kepada pelayan laki²
"tolong tuang tepung ke mangkok dan pecahkan 2 biji telur dan aduk tepung dan telur itu" ucap arstella Bleszynski, kali ini dia akan masak kentaki, sate daging, mie goreng pakai daging, tumis kangkung dan ayam bakar saus.
beberapa jam kemudian akhirnya masakan yang di buat oleh arstella telah jadi kini mereka hanya perlu mengantar makan itu keruang makan.
"ah, akhirnya masakan yang ku buat selesai, Hay kalian tolong antarkan makanan ini keruang makan" perintah arstella Bleszynski kepada para pelayan disana yang ditugaskan untuk mengantar makanan ke ruang makan.
"baik nona" ucap mereka serempak.
"sisanya buat kalian saja ya, dan tolong di bagi² jangan hanya kalian yang ingin makan saja" ucap arstella Bleszynski memperingati mereka yang masih ada didapur untuk berbagi makanan yang dia buat.
"baik nona muda" ucap mereka serempak. arstella pun pergi dari sana dia ingin pergi membersihkan dirinya karena bau keringat dan asal itu membuat kulitnya lengket.
"Ayumi kita pergi, saya ingin membersihkan diri saya sebelum menyambut kedatangan kakak dan sepupu saya" ucap arstella Bleszynski
"baik nona" ucap pelayan Ayumi.
*******
kini yang mereka tunggu² telah tiba terlihat kereta kuda memasuki kediaman keluarga Bleszynski.
dan terlihat seseorang turun dari kereta kuda terlihatlah seorang laki² dengan rambut coklat bibir tebal dan alis melengkung tubuh tinggi dan gagah terlihat lengan yang berotot,dan di susul oleh seorang laki² dengan rambut perak bibir tebal dan alis tajam setajam pedang dengan tubuh tinggi dan gagah.
mereka berdua berjalan menuju kearah lelaki dan perempuan baya, tak lain tak bukan adalah Duke dan duchess.
"salam saya pada ayah dan ibu" ucap lelaki dengan rambut ***** dengan senyum manis.
"salam mu di terima putraku" ucap Duke dan duchess bersama.
"salam saya pada paman dan bibi" ucap lelaki berambut coklat.
"salammu di terima keponakanku" ucap Duke dan duchess.
sedangkan seorang lelaki dengan rambut perak sedang melihat kebelakang orang tua , saat orang yang dicari tidak ada dia hanya bisa menunduk dengan senyum pahit, sebelum dia dikejutkan oleh seorang yang memegang tangannya dan memanggil dengan sebutan yang dia inginkan dan rindukan.
"ka arsen"
HAI SEMUA AUTHOR BALIK LAGI NI, MUDAH KALIAN SEHAT SEMUA YAH, JANGAN LUPA FOLLOW YANG BELUM FOLLOW, VOTE KARNA WAJIB, GIF APA SAJA, LIKE LIKE LIKE, KOMEN UNTUK MENINGGALKAN JEJAK YA GUYS
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 98 Episodes
Comments