melihat kejadian tadi Michel hanya bisa menghela nafas, apa lagi melihat wajah sedih dari murid barunya ini.
"tidak apa² bola kristal itu sudah tua jadi tidak perlu merasa bersalah" bujuk Michel Andrean saat melihat mata berkaca kaca dari arstella.
"tapi arstella, sudah ngerusakkin bola itu" ucap arstella Bleszynski dengan tampang wajah sedih.
"tidak apa², nah sekarang coba kamu letakkan lagi tanganmu disini lady kita akan periksa seberapa kuat sihir yang lady punya" ucap Michel Andrean, yang coba mengalihkan perhatian agar murid barunya tidak merasa bersalah.
arstella pun mencoba meletakkan tangannya lagi di bola pendeksi , dan muncul angka 200, itu adalah basic yang sangat lemah buat orang kalangan bangsawan, apa lagi dia adalah anak dari duke yang kedudukannya sangat tinggi, basic begitu hanya untuk orang kalangan bawah seperti anak jalan,
"apakah sihir arstella sangat lemah" ucap arstella Bleszynski yang melihat wajah Michel yang tampak lusuh melihat angka yang muncul.
"tidak lady itu sangat kuat" ucap Michel Andrean yang mencoba meyakinkan anak muridnya agar dia tidak sedih.
"benarkah, wah itu bagus" ucap arstella Bleszynski yang pura² tersenyum seperti tidak mengetahui apa² padahal dalam hatinya, ck percuma aku mempunyai semua sihir kalau basicku cuman 200.
"baiklah lady, besok kita akan belajar cara menggunakan sihir, maka hari ini sampai sini dulu pembelajaran nya lady arstella" ucap Michel Andrean.
"hm jika begitu saya akan pamit dulu kediaman saya guru" ucap arstella Bleszynski izin untuk pergi.
"baik lady arstella" ucap Michel Andrean,
setelah meminta izin untuk pergi disinilah dia di karidor berjalan dengar raut wajah kusut, para pelayan yang melihat ini heran melihat wajah nonanya yang kusut, tapi mereka tidak berani bertanya atau mendekat mereka takut malah mereka akan menjadi kekesalan nonanya
*****
sedangkan Michel setelah kepergian muridnya dia pun pergi menuju arah ruang kerja duke. dan disinilah dia didalam ruang kerja Duke Bleszynski.
"gimana tuan Michel Andrean apa kekuatan putri saya" ucap Duke Bleszynski,
"haa~ lady arstella memiliki semua sihir duke," ucap Michel Andrean.
gbrakk
"apa!! semua sihir" ucap Duke Bleszynski, meggembrak meja sangking terkejutnya mendengar ucapan dari Michael Andrean dari menara sihir.
"benar dan bukan hanya itu saja Duke, saya juga melihat sebuah warna abu² muncul hanya saja saya tidak tau sihir apa itu karna saya baru melihat sihir seperti itu" ucap Michel Andrean yang memberitahukan perihal sihir asing yang tidak pernah terjadi sebelumnya, bahkan didalam buku juga tidak tertulis tentang sihir dan apa kegunaannya.
"baiklah itu urusan nanti kita akan mencari tentang sihir itu, tapi saya ingin mengetahui seberapa kuat sihir yang dimiliki oleh putri saya" ucap Duke Bleszynski penasaran.
"itu basic lady arstella hanya 200, saja Duke" ucap Michel Andrean
"200 baiklah itu bukan masalah" ucap Duke Bleszynski, dia tidak mempersalahkan jika basic putrinya sangat lemah, dan dia juga tidak malu jika mempunyai anak tidak berguna karna basicnya yang sangat lemah.
"apakah anda tidak membenci lady arstella tuan Duke" ucap Michel Andrean, dia takut jika Duke mendengar basic lady arstella sangat lemah maka dia akan melantarkan putrinya karna malu karna telah membuat aib untuk kediaman Duke yang terhormat.
"buat apa saya membenci putri saya, saya tidak mempersalahkan itu" ucap Duke Bleszynski, membuat Michel Andrean menghela nafas lega.
"baiklah Duke saya akan pergi, untuk mempersiapkan buku² yang akan di pelajari oleh lady arstella untuk sihirnya" ucap Michel Andrean izin untuk pergi.
"baiklah terimah kasih, telah mau menerima menjadi murid putri saya" ucap Duke Bleszynski kepada Michel
"itu tidak masalah Duke, kamu begitu saya pamit" ucap Michel Andrean yang membungkuk dikit untuk memberi hormat sebelum dia pergi keluar dari ruang kerja duke.
*****
disisi lain terlihat arstella menatap luar jendela dimana arah jendela itu tembus taman kediamannya.
"hu basicku sangat lemah, gimana caranya aku bisa membatu keluarga ini mengalahkan orang yang akan memfitnah keluarga ini di masa depannya jika basicku saja sangat lemah" ucap arstella Bleszynski.
"meski basicku sangat lemah, aku tidak peduli, kalau begitu nanti malam aku akan belajar menguasai sihir" ucap arstella Bleszynski,
"nona" ucap Ayumi yang melihat nonanya melamun.
"ada apa pelayan ayumi?" tanya arstella Bleszynski terkejut mendengar suara pelayannya.
"saya lihat anda melamun, apa yang nona pikirkan, siapa tau pelayan ini bisa membantu nona" ucap pelayan Ayumi.
"hm baiklah sudah kuputuskan" batin arstella Bleszynski.
"bisakah pelayan Ayumi mencarikan aku buku sihir" ucap arstella Bleszynski,
"bisa nona, buku sihir apa yang nona perlukan nanti saya akan mencarinya di perpustakaan" ucap pelayan Ayumi.
"perpustakaan? apakah di perpustakaan ada buku sihir?"tanya arstella Bleszynski
"ada nona, apakah saya akan mengambilnya atau nona ingin pergi langsung keprpustakaan untuk mencari sihir yang menarik perhatian nona" ucap pelayan Ayumi.
"tolong antar saya saja kesana" ucap arstella Bleszynski kepada pelayan Ayumi.
"baik nona muda pelayan ini akan mengantarkan nona muda menuju perpustakaan" ucap pelayan Ayumi.
"baiklah mari kita pergi" ucap arstella Bleszynski yang berjalan duluan dan disusul pelayan Ayumi dari belakang.
*****
akhirnya tempat yang ingin dituju oleh arstella telah berada dihadapannya yang dijaga oleh para pengawal disisi pintu.
"kita telah sampai nona" ucap pelayan Ayumi.
"wah pintunya besar sekali yah pelayan Ayumi" ucap arstella, yah dia harus bersikap seperti anak yang berumur 7 tahun,
"benar nona, apakah nona tidak masuk" ucap pelayan Ayumi.
."eh iya ayo masuk" ucap arstella Bleszynski yang berjalan menuju kearah pintu perpustakaan yang dijaga oleh pengawal.
"salam saya pada nona muda Blezynski" ucap para pengawal melihat kedatangan nona muda mereka.
"hm bisakah saya masuk" ucap arstella Bleszynski kepada pengawal yang berjaga.
"tentu nona muda, kami akan membukakan pintu buat nona muda" ucap pengawal itu dan bergegas membukakan pintu perpustakaan.
"silahkan nona muda, dan selamat mencari buku yang anda butuhkan" ucap pengawal menyapa ramah.
"Hem terimah kasih paman"ucap arstella Bleszynski yang langsung masuk bersama pelayan Ayumi.
setelah masuk arstella pun bergegas menuju kearah rak² buku yang menjulang tinggi untuk mencari buku yang menarik buat untuk pemula menguasai sihir.
"nona saya akan pergi untuk menyiapkan minuman dan makan untuk nona makan sambil belajar"ucap pelayan Ayumi.
"baiklah pelayan Ayumi, aku mau susu coklat, dan kue rasa vanilla yah" ucap arstella Bleszynski, yang di iyakan oleh pelayan Ayumi.
"baik nona" ucap pelayan Ayumi langsung pergi dari sana.
tinggallah arstella di dalam perpustakaan, dia pun pergi ke rak buku dan ke rak lainnya. dia telah membaca semua buku yang dia pegang hanya satu kali balik.
dia pun sudah melihat cara melakukan jurus² sihir lainnya seperti sihir api, Ais, angin, petir, air, hanya itu saja buku sihir dia dapatkan di perpustakaan ini, jadi dia hanya perlu mencari sihir, tanah,alam,kegelapan, cahaya,dan satu lagi sihir ucknohw, yang tidak tau apa kegunaan sihir itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 98 Episodes
Comments
ᴹˢ᭄𝕯𝖆𝖗𝖐𝐒𝐢𝐬𝐭𝐞𝖒☢︎٭⃟👾⃟
gpp basicnya lemah penting punya semua sihir ye khannn😌
2023-12-26
0
Iana
bagus thor cerita semangat ya buat up lagi
2022-10-17
0