Ep_19

Kristy tak dapat berkata-kata dia memeluk bibi Larn..dia akan secepat nya pindah ke sini..masalah rumah ini berhantu atau apalah itu dia sudah tidak memperdulikan nya lagi toh di sini dia tidak akan sendirian bukan..masih ada 3 orang lain nya yang akan menemani nya jadi dia tidak akan merasa takut.

"Sebenar nya tuan ada di negara ini nona..hanya saja beliau lebih memilih tinggal di hotel yang baru dia beli karena lebih dekat dengan kantor nya" kata bibi Larn lalu.

"Jangan khawatir nona kami akan menyampaikan pada tuan rasa terima kasih anda..dan kami akan memberitahukan kepada beliau bahwa kamar sewa nya sudah di tempati oleh seorang gadis baik hati seperti anda" kata bibi Larn melanjutkan.

"Sekali lagi terima kasih bibi..aku merasa bahagia sekali karena bisa bertemu orang-orang baik seperti kalian hingga menemukan rumah sewa ini" ujar Kristy berpamitan dan pulang ke apartemen dengan hati berbunga-bunga.

Akhir nya setelah sekian lama dia akan memiliki tempat tinggal sendiri..tempat yang nyaman dan bukan lagi menumpang..selama ini dia merasa bahwa hidup nya selalu di bawah dan menderita kini dia merasa bahwa hidup nya tengah berada di atas..dia sangat bersyukur akan hal itu.

*

*

Pagi nya Kristy sudah bersiap untuk meninggalkan apartemen Maiden.. apartemen yang selama ini menjadi rumah bagi nya juga menjadi tempat nya berteduh dan melindungi diri nya dari panas hujan siang dan malam terang dan gelap.

Kristy sangat bersyukur memiliki sahabat seperti Maiden, dia tidak akan bisa membalas kebaikan Maiden sampai kapanpun.

"(Kristy kau bisa kembali kapanpun jika kau mau..ingat ya jika kau tak nyaman di sana maka kembali lah mengerti?)" kata Maiden lewat pesan singkat yang dia kirimkan.

"(I Know bestie.. thank's for everything)" balas Kristy lalu mulai membawa dua buah koper nya keluar dari apartemen Maiden.

Kristy membawa barang-barang nya ke rumah yang akan menjadi tempat nya berlindung mulai saat ini..rumah itu di sebut Flower Mansion karena sebagian rumah itu di huni oleh bunga-bunga cantik yang memanjakan mata.

Di negara itu saat ini tengah panas terik namun seketika tergantikan setelah dia memasuki rumah itu dia merasa seperti berada di tempat yang berbeda begitu sejuk dan menyegarkan.

Sampai saat ini Kristy masih belum bisa percaya dengan keberuntungan nya hingga bisa tinggal di rumah besar nan indah ini..pak Bart membantu nya membawakan koper-koper Kristy dan bibi Larn juga ikut menata barang-barang Kristy..padahal Kristy sudah berulangkali menolak nya namun mereka bersikeras untuk membantu dan Kristy hanya bisa pasrah menerima bantuan mereka..dia merasa seperti tengah di manjakan.

Setelah selesai dengan urusan barang-barang nya Kristy di ajak ke belakang untuk minum teh sambil mengobrol dengan hangat..mereka tak banyak bertanya mengenai pertanyaan yang tidak penting.. Kristy merasa sudah begitu cocok dan nyaman dengan orang-orang ini dia merasa seperti sedang bersama nenek nya.

Ting.....

"(Apa kau sudah gajian.. berarti kau harus mentraktir ku)"

Ponsel Kristy berbunyi dia melihat seperti nya ada sebuah pesan masuk..setelah dia lihat ternyata itu dari Roger..dia hampir lupa bahwa dia sudah berjanji akan mentraktir nya minum kopi setelah gajian sebagai balasan karena sudah membantunya saat pemeriksaan kesehatan waktu itu.

Tiba-tiba Kristy deg-degan..dia tidak lagi mencurigai Roger sebagai seorang scammer karena terbukti setelah pertemuan terkahir mereka tidak lagi saling berkomunikasi..jika memang Roger seorang scammer dia pasti akan berusaha dan terus mengganggu nya hingga dia mendapatkan nya,tapi sejak malam itu dia tak lagi menghubungi nya.

Ok Kristy tidak ada alasan untuk menolak karena kau sudah berjanji sewaktu dulu.. Kristy akan mentraktir Roger di suatu tempat nanti.

"(Kau tau saja..baiklah aku akan mentraktir mu..mau kopi atau apa..Minggu besok aku ada waktu seharian penuh tapi kalau Senin habis pulang kerja saja)" balas Kristy dan membuat Roger menghubungi nya lalu dia angkat panggilan itu sedikit menjauh.

"(Kopi sound's good..kalau besok aku tidak bisa soal nya aku ada operasi seharian tapi kalau Senin tidak apa-apa biar aku jemput di depan kantor)" balas Roger mengutarakan saran.

"(Baiklah..good luck untuk operasi nya)" kata Kristy menyemangati.

"(Thank's..itu tidak susah bahkan sangat mudah bagiku karena aku sudah menjadi dokter bedah selama puluhan tahun yang lalu bahkan aku bisa melakukan operasi sambil menutup mata)" balas Roger sedikit menyombong.

("Yayaya.. terserah kau saja)" Kristy memutar bola matanya malas karena lagi dan lagi dia mendengar kata-kata tidak logis dari Roger.

Episodes
1 Ep_1
2 Ep_2
3 Ep_3
4 Ep_4
5 Ep_5
6 Ep_6
7 Visual Main Cast
8 Ep_7
9 Ep_8
10 Ep_9
11 Ep_10
12 Ep_11
13 Ep_12
14 Ep_13
15 Ep_14
16 Ep_15
17 Ep_16
18 Ep_17
19 Ep_18
20 Ep_19
21 Ep_20
22 Ep_21
23 Ep_22
24 Ep_23
25 Ep_24
26 Ep_25
27 Ep_26
28 Ep_27
29 Ep_28
30 Ep_29
31 Ep_30
32 Ep_31
33 Ep_32
34 Ep_33
35 Ep_34
36 Ep_35
37 Ep_36
38 Ep_37
39 Ep_38
40 Ep_39
41 Ep_40
42 Ep_41
43 Ep_42
44 Ep_43
45 Ep_44
46 Ep_45
47 Ep_46
48 Ep_47
49 Ep_48
50 Ep_49
51 Ep_50
52 Ep_51
53 Ep_52
54 Ep_53
55 Ep_54
56 Ep_55
57 Ep_56
58 Ep_57
59 Ep_58
60 Ep_59
61 Ep_60
62 Ep_61
63 Ep_62
64 Ep_63
65 Ep_64
66 Ep_65
67 Ep_66
68 Ep_67
69 Ep_68
70 Rp_69
71 Ep_70
72 Ep_71
73 Ep_72
74 Ep_73
75 Ep_74
76 Ep_75
77 Ep_76
78 Ep_77
79 Ep_78
80 Ep_79
81 Ep_80
82 Ep_81
83 Ep_82
84 Ep_83
85 Ep_84
86 Ep_85
87 Ep_86
88 Ep_87
89 Ep_88
90 Ep_89
91 Ep_90
92 Ep_91
93 Ep_92
94 Ep_93
95 Ep_94
96 Ep_95
97 Ep_96
98 Ep_97
99 Ep_98
100 Ep_99
101 Ep_100
102 Ep_101
103 Ep_102
104 Ep_103
105 Ep_104
106 Ep_105
107 Ep_106
108 Ep_107
109 Ep_108
110 Ep_109
111 Ep_110
112 Ep_111
113 Ep_112
114 Ep_113
115 Ep_114
116 Ep_115
117 Ep_116
118 Ep_117
119 Ep_118
120 Ep_119
121 Ep_120
122 Ep_121
123 Ep_122
124 Ep_123
125 Ep_125
126 Ep_126
127 Ep_127
128 Ep_128
129 Ep_129
130 Ep_130
131 Ep_131
132 Ep_132
133 Ep_133
134 Ep_134
135 Ep_135
136 Ep_136
137 Ep_137
138 Ep_138
139 Ep_139
140 Ep_140
141 Ep_141
142 Ep_142
143 Ep_143
144 Ep_144
145 Ep_145
146 Ep_146
147 pengumuman
148 Ep_147
149 Ep_148
150 Ep_149
151 Ep_150
152 Ep_151..Kekecewaan
153 Ep_153..Memanas
154 Ep_154..Benci
Episodes

Updated 154 Episodes

1
Ep_1
2
Ep_2
3
Ep_3
4
Ep_4
5
Ep_5
6
Ep_6
7
Visual Main Cast
8
Ep_7
9
Ep_8
10
Ep_9
11
Ep_10
12
Ep_11
13
Ep_12
14
Ep_13
15
Ep_14
16
Ep_15
17
Ep_16
18
Ep_17
19
Ep_18
20
Ep_19
21
Ep_20
22
Ep_21
23
Ep_22
24
Ep_23
25
Ep_24
26
Ep_25
27
Ep_26
28
Ep_27
29
Ep_28
30
Ep_29
31
Ep_30
32
Ep_31
33
Ep_32
34
Ep_33
35
Ep_34
36
Ep_35
37
Ep_36
38
Ep_37
39
Ep_38
40
Ep_39
41
Ep_40
42
Ep_41
43
Ep_42
44
Ep_43
45
Ep_44
46
Ep_45
47
Ep_46
48
Ep_47
49
Ep_48
50
Ep_49
51
Ep_50
52
Ep_51
53
Ep_52
54
Ep_53
55
Ep_54
56
Ep_55
57
Ep_56
58
Ep_57
59
Ep_58
60
Ep_59
61
Ep_60
62
Ep_61
63
Ep_62
64
Ep_63
65
Ep_64
66
Ep_65
67
Ep_66
68
Ep_67
69
Ep_68
70
Rp_69
71
Ep_70
72
Ep_71
73
Ep_72
74
Ep_73
75
Ep_74
76
Ep_75
77
Ep_76
78
Ep_77
79
Ep_78
80
Ep_79
81
Ep_80
82
Ep_81
83
Ep_82
84
Ep_83
85
Ep_84
86
Ep_85
87
Ep_86
88
Ep_87
89
Ep_88
90
Ep_89
91
Ep_90
92
Ep_91
93
Ep_92
94
Ep_93
95
Ep_94
96
Ep_95
97
Ep_96
98
Ep_97
99
Ep_98
100
Ep_99
101
Ep_100
102
Ep_101
103
Ep_102
104
Ep_103
105
Ep_104
106
Ep_105
107
Ep_106
108
Ep_107
109
Ep_108
110
Ep_109
111
Ep_110
112
Ep_111
113
Ep_112
114
Ep_113
115
Ep_114
116
Ep_115
117
Ep_116
118
Ep_117
119
Ep_118
120
Ep_119
121
Ep_120
122
Ep_121
123
Ep_122
124
Ep_123
125
Ep_125
126
Ep_126
127
Ep_127
128
Ep_128
129
Ep_129
130
Ep_130
131
Ep_131
132
Ep_132
133
Ep_133
134
Ep_134
135
Ep_135
136
Ep_136
137
Ep_137
138
Ep_138
139
Ep_139
140
Ep_140
141
Ep_141
142
Ep_142
143
Ep_143
144
Ep_144
145
Ep_145
146
Ep_146
147
pengumuman
148
Ep_147
149
Ep_148
150
Ep_149
151
Ep_150
152
Ep_151..Kekecewaan
153
Ep_153..Memanas
154
Ep_154..Benci

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!