Kristy tak dapat berkata-kata dia memeluk bibi Larn..dia akan secepat nya pindah ke sini..masalah rumah ini berhantu atau apalah itu dia sudah tidak memperdulikan nya lagi toh di sini dia tidak akan sendirian bukan..masih ada 3 orang lain nya yang akan menemani nya jadi dia tidak akan merasa takut.
"Sebenar nya tuan ada di negara ini nona..hanya saja beliau lebih memilih tinggal di hotel yang baru dia beli karena lebih dekat dengan kantor nya" kata bibi Larn lalu.
"Jangan khawatir nona kami akan menyampaikan pada tuan rasa terima kasih anda..dan kami akan memberitahukan kepada beliau bahwa kamar sewa nya sudah di tempati oleh seorang gadis baik hati seperti anda" kata bibi Larn melanjutkan.
"Sekali lagi terima kasih bibi..aku merasa bahagia sekali karena bisa bertemu orang-orang baik seperti kalian hingga menemukan rumah sewa ini" ujar Kristy berpamitan dan pulang ke apartemen dengan hati berbunga-bunga.
Akhir nya setelah sekian lama dia akan memiliki tempat tinggal sendiri..tempat yang nyaman dan bukan lagi menumpang..selama ini dia merasa bahwa hidup nya selalu di bawah dan menderita kini dia merasa bahwa hidup nya tengah berada di atas..dia sangat bersyukur akan hal itu.
*
*
Pagi nya Kristy sudah bersiap untuk meninggalkan apartemen Maiden.. apartemen yang selama ini menjadi rumah bagi nya juga menjadi tempat nya berteduh dan melindungi diri nya dari panas hujan siang dan malam terang dan gelap.
Kristy sangat bersyukur memiliki sahabat seperti Maiden, dia tidak akan bisa membalas kebaikan Maiden sampai kapanpun.
"(Kristy kau bisa kembali kapanpun jika kau mau..ingat ya jika kau tak nyaman di sana maka kembali lah mengerti?)" kata Maiden lewat pesan singkat yang dia kirimkan.
"(I Know bestie.. thank's for everything)" balas Kristy lalu mulai membawa dua buah koper nya keluar dari apartemen Maiden.
Kristy membawa barang-barang nya ke rumah yang akan menjadi tempat nya berlindung mulai saat ini..rumah itu di sebut Flower Mansion karena sebagian rumah itu di huni oleh bunga-bunga cantik yang memanjakan mata.
Di negara itu saat ini tengah panas terik namun seketika tergantikan setelah dia memasuki rumah itu dia merasa seperti berada di tempat yang berbeda begitu sejuk dan menyegarkan.
Sampai saat ini Kristy masih belum bisa percaya dengan keberuntungan nya hingga bisa tinggal di rumah besar nan indah ini..pak Bart membantu nya membawakan koper-koper Kristy dan bibi Larn juga ikut menata barang-barang Kristy..padahal Kristy sudah berulangkali menolak nya namun mereka bersikeras untuk membantu dan Kristy hanya bisa pasrah menerima bantuan mereka..dia merasa seperti tengah di manjakan.
Setelah selesai dengan urusan barang-barang nya Kristy di ajak ke belakang untuk minum teh sambil mengobrol dengan hangat..mereka tak banyak bertanya mengenai pertanyaan yang tidak penting.. Kristy merasa sudah begitu cocok dan nyaman dengan orang-orang ini dia merasa seperti sedang bersama nenek nya.
Ting.....
"(Apa kau sudah gajian.. berarti kau harus mentraktir ku)"
Ponsel Kristy berbunyi dia melihat seperti nya ada sebuah pesan masuk..setelah dia lihat ternyata itu dari Roger..dia hampir lupa bahwa dia sudah berjanji akan mentraktir nya minum kopi setelah gajian sebagai balasan karena sudah membantunya saat pemeriksaan kesehatan waktu itu.
Tiba-tiba Kristy deg-degan..dia tidak lagi mencurigai Roger sebagai seorang scammer karena terbukti setelah pertemuan terkahir mereka tidak lagi saling berkomunikasi..jika memang Roger seorang scammer dia pasti akan berusaha dan terus mengganggu nya hingga dia mendapatkan nya,tapi sejak malam itu dia tak lagi menghubungi nya.
Ok Kristy tidak ada alasan untuk menolak karena kau sudah berjanji sewaktu dulu.. Kristy akan mentraktir Roger di suatu tempat nanti.
"(Kau tau saja..baiklah aku akan mentraktir mu..mau kopi atau apa..Minggu besok aku ada waktu seharian penuh tapi kalau Senin habis pulang kerja saja)" balas Kristy dan membuat Roger menghubungi nya lalu dia angkat panggilan itu sedikit menjauh.
"(Kopi sound's good..kalau besok aku tidak bisa soal nya aku ada operasi seharian tapi kalau Senin tidak apa-apa biar aku jemput di depan kantor)" balas Roger mengutarakan saran.
"(Baiklah..good luck untuk operasi nya)" kata Kristy menyemangati.
"(Thank's..itu tidak susah bahkan sangat mudah bagiku karena aku sudah menjadi dokter bedah selama puluhan tahun yang lalu bahkan aku bisa melakukan operasi sambil menutup mata)" balas Roger sedikit menyombong.
("Yayaya.. terserah kau saja)" Kristy memutar bola matanya malas karena lagi dan lagi dia mendengar kata-kata tidak logis dari Roger.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 154 Episodes
Comments