Ep_7

"Selamat..silahkan isi formulir nya dengan data yang di perlukan..anda bisa mulai bekerja Minggu depan tapi sebelum itu anda harus melakukan medical check up dulu di salah satu rumah sakit atau klinik yang ada di daftar ini..simpan kwitansi nya dan berikan kepada finance untuk di reimbus" jelas sang pihak HRD pada Kristy.

Kegembiraan dan kebahagiaan yang Kristy rasakan saat itu langsung hilang dan menguap begitu saja setelah mendengar ucapan si pihak HRD..dan ternyata fakta nya dia harus membayar dulu biaya untuk pemeriksaan kesehatan baru setelah nya akan di ganti oleh pihak perusahaan..seketika dia teringat uang yang ada di rekening nya yang hanya tersisa 100 dollar saja.

Biaya untuk cek kesehatan saja dia tidak tau apa mahal atau tidak..dan dari mana dia bisa mendapatkan uang tambahan nya kalau kurang coba..ya tuhan setelah kau angkat ke atas awan kemudian kau jatuhkan kedalam kerak bumi terdalam..oh God.

Dengan tak bersemangat Kristy mengambil kertas formulir itu kemudian berpamitan dengan berat hati..jika dihitung lagi sekarang saja baru hari senin mana bisa dia mendapat uang dari menyebar brosur karena pekerjaan itu hanya di lakukan pada akhir pekan saja.

Ya tuhan dari mana dia bisa mendapatkan biaya tambahan itu..apa dia harus meminjam dari Maiden astaga otak mu Kristy jangan aneh-aneh kau sudah banyak merepotkan nya..jangan konyol bodoh.

"Sebaik nya aku pastikan dulu berapa biaya untuk cek kesehatan itu lalu aku akan mencari tambahan uang nya nanti" ujar nya dalam hati.

Kristy pergi ke rumah sakit yang ada di list tadi dengan berjalan kaki karena gedung itu tak jauh dari perusahaan tempat nya melamar..dia hanya akan menanyakan biaya nya saja untuk memastikan berapa kekurangan nya.

Di lobby rumah sakit itu banyak sekali calon pasien yang tengah mengantri sehingga Kristy juga harus melakukan hal yang sama dengan mereka..ketika dia tiba di depan resepsionis tiba-tiba wajah si resepsionis itu berubah menjadi tidak sabaran.

"Permisi..maaf saya mau tanya..emm.. kira-kira berapa biaya untuk melakukan cek kesehatan seperti ini?" tanya Kristy sambil menyerahkan formulir yang tadi dia bawa.

Si resepsionis menoleh dan menjawab dengan ketus pertanyaan Kristy.

"Sebentar saya cek dulu" jawab nya ketus kelewat malas meladeni Kristy.

Sabar Kristy sabar.

Sembari mengecek perhatian nya terus memperhatikan pintu masuk ke lobby rumah sakit..si resepsionis seperti tengah menunggu seseorang.. sang resepsionis tampak terburu-buru dalam menyelesaikan tugas nya seolah seperti ingin segera bertemu kekasih pujaan nya.

"Biaya nya 300 dollar" jawab si resepsionis dengan masih ketus sambil menatap ke arah pintu masuk.

"Oh astaga" Kristy terkejut mendengar biaya nya.

"Baiklah terimakasih" lanjut Kristy.

'Ternyata mahal sekali' batin Kristy meratapi nasib nya.

Kristy pun hendak berbalik dengan lesu meninggalkan lobby itu namun saat dia mau meninggalkan meja resepsionis dia mendengar suara si resepsionis tampak berbinar-binar dan mendayu-dayu menyapa seseorang dengan manja.

"Siang dokter" sapa si resepsionis manja dan kalem.

Kristy pun mengangkat wajah nya dan melihat orang yang di sapa si resepsionis itu..ya tuhan ini toh penyebab si resepsionis merubah suara nya menjadi begitu manja.

Si resepsionis yang awal nya tidak sabaran kini berubah 180 derajat di depan dokter yang membuat si resepsionis itu seperti kesurupan.

Ternyata sedang menunggu orang yang baru masuk ini toh..astaga.

Orang yang baru masuk lobby rumah sakit itu masih muda dan tampan pasti nya hingga membuat seisi tempat itu heboh dan memperhatikan nya.

Kehadiran nya seakan membuat udara di sekitar sana kembali segar..Si resepsionis,suster dan staf lain nya tampak begitu menghormati dan mengangguk sopan pada dokter itu.

Dokter itu pun membalas sapaan juga mengangguk sebagai tanda jawaban,di saat pandangan orang itu menyapu ke arah Kristy,dia sedikit terkejut namun dia segera mengembangkan senyuman lebar nya di depan Kristy.

"Loh Kristy..kau di sini juga,sedang apa di sini?" tanya nya menatap Kristy intens.

Kristy pun tampak tak mempercayai penglihatan nya itu..orang yang baru saja di sapa sebagai dokter itu rupa nya adalah Roger..orang yang waktu itu dia tabrak dan juga mengantar nya pulang hingga apartemen.

'Dia seorang dokter.. really?' batin nya menjerit tak percaya.

Dia bahkan masih terlalu muda untuk menjadi seorang dokter..Kristy juga merasa dia bukan sekedar dokter biasa melihat dari betapa dia di hormati dan disegani oleh para staf Kristy rasa Roger memiliki posisi lebih penting di rumah sakit ini.

Episodes
1 Ep_1
2 Ep_2
3 Ep_3
4 Ep_4
5 Ep_5
6 Ep_6
7 Visual Main Cast
8 Ep_7
9 Ep_8
10 Ep_9
11 Ep_10
12 Ep_11
13 Ep_12
14 Ep_13
15 Ep_14
16 Ep_15
17 Ep_16
18 Ep_17
19 Ep_18
20 Ep_19
21 Ep_20
22 Ep_21
23 Ep_22
24 Ep_23
25 Ep_24
26 Ep_25
27 Ep_26
28 Ep_27
29 Ep_28
30 Ep_29
31 Ep_30
32 Ep_31
33 Ep_32
34 Ep_33
35 Ep_34
36 Ep_35
37 Ep_36
38 Ep_37
39 Ep_38
40 Ep_39
41 Ep_40
42 Ep_41
43 Ep_42
44 Ep_43
45 Ep_44
46 Ep_45
47 Ep_46
48 Ep_47
49 Ep_48
50 Ep_49
51 Ep_50
52 Ep_51
53 Ep_52
54 Ep_53
55 Ep_54
56 Ep_55
57 Ep_56
58 Ep_57
59 Ep_58
60 Ep_59
61 Ep_60
62 Ep_61
63 Ep_62
64 Ep_63
65 Ep_64
66 Ep_65
67 Ep_66
68 Ep_67
69 Ep_68
70 Rp_69
71 Ep_70
72 Ep_71
73 Ep_72
74 Ep_73
75 Ep_74
76 Ep_75
77 Ep_76
78 Ep_77
79 Ep_78
80 Ep_79
81 Ep_80
82 Ep_81
83 Ep_82
84 Ep_83
85 Ep_84
86 Ep_85
87 Ep_86
88 Ep_87
89 Ep_88
90 Ep_89
91 Ep_90
92 Ep_91
93 Ep_92
94 Ep_93
95 Ep_94
96 Ep_95
97 Ep_96
98 Ep_97
99 Ep_98
100 Ep_99
101 Ep_100
102 Ep_101
103 Ep_102
104 Ep_103
105 Ep_104
106 Ep_105
107 Ep_106
108 Ep_107
109 Ep_108
110 Ep_109
111 Ep_110
112 Ep_111
113 Ep_112
114 Ep_113
115 Ep_114
116 Ep_115
117 Ep_116
118 Ep_117
119 Ep_118
120 Ep_119
121 Ep_120
122 Ep_121
123 Ep_122
124 Ep_123
125 Ep_125
126 Ep_126
127 Ep_127
128 Ep_128
129 Ep_129
130 Ep_130
131 Ep_131
132 Ep_132
133 Ep_133
134 Ep_134
135 Ep_135
136 Ep_136
137 Ep_137
138 Ep_138
139 Ep_139
140 Ep_140
141 Ep_141
142 Ep_142
143 Ep_143
144 Ep_144
145 Ep_145
146 Ep_146
147 pengumuman
148 Ep_147
149 Ep_148
150 Ep_149
151 Ep_150
152 Ep_151..Kekecewaan
153 Ep_153..Memanas
154 Ep_154..Benci
Episodes

Updated 154 Episodes

1
Ep_1
2
Ep_2
3
Ep_3
4
Ep_4
5
Ep_5
6
Ep_6
7
Visual Main Cast
8
Ep_7
9
Ep_8
10
Ep_9
11
Ep_10
12
Ep_11
13
Ep_12
14
Ep_13
15
Ep_14
16
Ep_15
17
Ep_16
18
Ep_17
19
Ep_18
20
Ep_19
21
Ep_20
22
Ep_21
23
Ep_22
24
Ep_23
25
Ep_24
26
Ep_25
27
Ep_26
28
Ep_27
29
Ep_28
30
Ep_29
31
Ep_30
32
Ep_31
33
Ep_32
34
Ep_33
35
Ep_34
36
Ep_35
37
Ep_36
38
Ep_37
39
Ep_38
40
Ep_39
41
Ep_40
42
Ep_41
43
Ep_42
44
Ep_43
45
Ep_44
46
Ep_45
47
Ep_46
48
Ep_47
49
Ep_48
50
Ep_49
51
Ep_50
52
Ep_51
53
Ep_52
54
Ep_53
55
Ep_54
56
Ep_55
57
Ep_56
58
Ep_57
59
Ep_58
60
Ep_59
61
Ep_60
62
Ep_61
63
Ep_62
64
Ep_63
65
Ep_64
66
Ep_65
67
Ep_66
68
Ep_67
69
Ep_68
70
Rp_69
71
Ep_70
72
Ep_71
73
Ep_72
74
Ep_73
75
Ep_74
76
Ep_75
77
Ep_76
78
Ep_77
79
Ep_78
80
Ep_79
81
Ep_80
82
Ep_81
83
Ep_82
84
Ep_83
85
Ep_84
86
Ep_85
87
Ep_86
88
Ep_87
89
Ep_88
90
Ep_89
91
Ep_90
92
Ep_91
93
Ep_92
94
Ep_93
95
Ep_94
96
Ep_95
97
Ep_96
98
Ep_97
99
Ep_98
100
Ep_99
101
Ep_100
102
Ep_101
103
Ep_102
104
Ep_103
105
Ep_104
106
Ep_105
107
Ep_106
108
Ep_107
109
Ep_108
110
Ep_109
111
Ep_110
112
Ep_111
113
Ep_112
114
Ep_113
115
Ep_114
116
Ep_115
117
Ep_116
118
Ep_117
119
Ep_118
120
Ep_119
121
Ep_120
122
Ep_121
123
Ep_122
124
Ep_123
125
Ep_125
126
Ep_126
127
Ep_127
128
Ep_128
129
Ep_129
130
Ep_130
131
Ep_131
132
Ep_132
133
Ep_133
134
Ep_134
135
Ep_135
136
Ep_136
137
Ep_137
138
Ep_138
139
Ep_139
140
Ep_140
141
Ep_141
142
Ep_142
143
Ep_143
144
Ep_144
145
Ep_145
146
Ep_146
147
pengumuman
148
Ep_147
149
Ep_148
150
Ep_149
151
Ep_150
152
Ep_151..Kekecewaan
153
Ep_153..Memanas
154
Ep_154..Benci

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!