Kristy teringat akan sesuatu..ya Kristy teringat dengan keanehan tempat ini sejak dia masuk kedalam hotel ini dan dia sangat ingin menanyakan kepada Roger.
"Emm.. Roger kenapa tempat ini begitu sepi apa tidak ada pengunjung lain yang datang?" tanya Kristy dengan begitu penasaran.
"Oh..aku yang meminta agar tempat ini di tutup sebentar karena aku hanya ingin menikmati waktu makan malam hanya berdua dengan mu dan ya,aku tak suka dengan keramaian" jawab nya santai menatap lembut Kristy.
"O..oh.. begitu" balas Kristy yang tak lagi mampu berkata-kata.
Kristy tampak berpikir betapa dalam uang yang harus Roger keluarkan demi mereservasi tempat ini hanya untuk makan malam berdua saja..ini adalah tempat termahal dan termewah di kota ini..oh astaga apakah Roger akan bangkrut nanti nya..dia merasa bersalah harus nya dia meminta di ajak ke pinggir jalan saja agar lebih menghemat.
"Emm Roger..apa ini tidur berlebihan?" tanya Kristy ragu-ragu.
"Apa kau tak suka Kristy?" tanya Roger tampak kecewa.
"E..eh.. bukan..bukan begitu..aku hanya merasa ini berlebihan karena aku tidak pernah seperti ini sebelum nya..ini di luar ekspektasi ku" jelas Kristy jujur.
"Kristy..aku bukan orang seperti kebanyakan..bagiku privasi sangat lah penting..aku tak suka orang lain mengetahui kegiatan ku juga aku tak suka banyak orang yang tau aku bertemu siapa saja..apa kau mengerti?" jelas Roger mengenai alasan mengapa dia mengosongkan hotel ini.
"Aku mengerti" lalu Kristy bertanya lagi.
"Apa aku juga tidak boleh mengetahui nama belakang mu karena yang tertulis di kartu nama itu hanya nama depan mu saja..atau kau memang hanya memiliki satu nama saja?" ujar Kristy begitu penasaran.
"Hahaha.. sebaiknya kau tidak usah tau nama belakang ku karena karena nama panjang ku cukup panjang dan aku yakin kau pasti akan sulit untuk menghapal nya..cukup kau mengenalku sebagai Roger saja bagiku nama panjang tidak lah terlalu penting asalkan kita nyaman dengan satu nama mengapa tidak" jelas Roger sambil berusaha meredam tawa nya.
Sejenak Kristy teringat akan kata-kata Maiden dulu yang hampir sama dengan yang Roger ucapkan.
"Lucu sekali.. Maiden juga pernah mengatakan hal ini sama seperti mu" ujar Kristy yang mulai membahas Maiden lagi.
'Maiden lagi Maiden lagi..seperti apa sih dia' batin Roger berubah kesal setiap kali membahas mengenai Maiden pasti hati nya jadi jengkel.
"Oh ya Kristy..kapan kau akan mulai melihat-lihat tempat tinggal baru mu..tidak mungkin kan kau menumpang terus di apartemen sahabat mu itu?" tamat Roger.
"Emm..aku akan mulai mencari setelah aku mendapatkan gaji saja.. Aku baru mulai akan bekerja hari Senin besok jadi kemungkinan besar bulan depan aku baru punya uang untuk pindah..lagi pula bukan hanya biaya sewa nya saja yang harus ku pikirkan tapi juga biaya deposit nya..aku tidak bisa begitu saja mengambil keputusan karena aku harus memutuskan dan memikirkan ini matang-matang" jelas Kristy yang tak mau terburu-buru.
"Apa kau mau tinggal di hotel ini saja Kristy..gratis sampai kau memiliki uang untuk pindah" tawar Roger yang umah membuat Kristy terkesiap karena terkejut mendengar ucapan Roger.
"Hahaha..astaga jangan bercanda berlebihan Roger" ujar Kristy tak percaya sambil tertawa.
Aku serius Kristy..aku pemilik hotel ini" jawab Roger dengan raut wajah serius tanpa candaan.
"A.. apaaaa?" Kristy terkejut melihat raut wajah Roger yang tak main-main.
Oh astaga.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 154 Episodes
Comments
sella surya amanda
next
2022-10-02
1