Kristy hanya tersenyum dan menoleh pada bibi Mares dan di balas anggukan oleh bibi karena untuk membenarkan ucapan bibi Larn.
"Begitu kah..emm bi apa tuan pemilik rumah sering keluar negeri atau keluarga nya memang di sana semua?" tamat Kristy mulai penasaran.
"Kerabat tuan memang banyak di Eropa nona..lebih tepat mau di Jerman tapi tuan tidak memiliki keluarga nya sendiri" kata bibi Larn.
"Jangan lupa dengan nona Margin bibi Larn..nona Margin pernah hampir menikah dengan tuan" bibi Mares menyela ucapan bibi Larn.
Bibi Larn mengangguk membenarkan ucapan bibi Mares.
"Benar bibi hampir lupa..dulu sekali sebelum kami bekerja dengan tuan di sini tuan pernah bertunangan dengan nona Margin namun tidak jadi menikah karena nona Margin meninggalkan tuan..entah lah apa yang terjadi sehingga bisa seperti itu" ujar bibi Larn menceritakan tentang masa lalu tuan nya.
Kristy merasa kasihan dengan tuan pemilik rumah.. berarti di masa muda nya dulu dia jatuh cinta dengan seorang wanita di masa muda nya bahkan hampir menikah namun tidak jadi karena si wanita pergi..malang nya nasib tuan pemilik rumah sekarang dia hanya sendirian di masa tua nya dan hanya di temani oleh para pekerja nya.
"Kasihan sekali" kata Kristy yang tak tau lagi harus mendeskripsikan kata apa yang tepat untuk pemilik rumah.
"Ah iya nona seperti nya kamar itu tidak jadi dan tuan menyuruh kami untuk mengantar anda ke paviliun yang ada di samping rumah ini..menurut tuan kamar itu terlalu kecil jadi tadi tuan berpesan agar mengganti nya dengan paviliun di samping rumah saja..mari bibi antar anda bisa melihat sendiri tempat nya sama jika ada yang kurang atau tidak sesuai anda bisa mengatakan mau kepada kami" jelas bibi Larn menuntun Kristy menuju paviliun yang sudah di siapkan.
Kristy tak bisa berkata-kata dan hanya bisa pasrah mengikuti bibi Larn menuju tempat yang akan dia tempati nanti nya..Bibi Larn membawa Kristy menuju ke samping rumah dengan melintasi taman yang begitu cantik di isi dengan berbagai bunga-bunga yang bermacam jenis dan warna.
Tiba mereka di sebuah paviliun yang begitu cantik seperti di negeri dongeng yang membuat Kristy terbengong dan tercengang tak mampu lagi berkata-kata.
(Anggap di sekitar nya banyak bunga ya gaes 😁).
"I..ini..ini kamar nya bisa?" tanya Kristy terbata karena tak bisa berucap dengan jelas saking terkagum-kagum nya.
"Benar nona..kamar ini sudah sejak lama kosong tapi tenang saja sudah di bersihkan dari debu dan siap untuk di huni..tuan hanya tak mau Jiak kamar yang kosong atau tidak di huni malah akan menjadi rusak dan hilang keindahan nya karena itu lah tuan meminta kami untuk menyewakan saja daripada kosong dan rusak..seperti nya anda cocok dan tepat untuk menempati nya nona..mohon di jaga dana di rawat seperti rumah sendiri ya nona" ujar bibi Larn menjelaskan kepada Kristy yang masih tercengang tak percaya dengan bangunan di depan nya.
Kristy berjalan perlahan memasuki paviliun itu..ada teras yang berisi kursi dan meja yang seperti nya mahal dan di dalam nya ada tempat tidur yang di lengkapi dengan fasilitas lebih mewah dari hotel bintang lima.. lemari, karpet,sofa,tirai,dan kamar mandi..semua tampak mahal dan elegan seperti nya pilihan dan selera nya tinggi.
Kristy masih tak percaya dengan apa yang di lihatnya..apa dia tenaga bermimpi karena ketiduran di taxi tapi tidak dia bahkan mengobrol dengan bibi Larn dan bibi Mares berarti ini nyata kan..untuk memastikan kebenaran nya dia mencubit diri nya sendiri beberapa kali dan benar sakit berarti ini nyata.. ya tuhan betapa beruntung nya Kristy.
"Siapa yang dulu tinggal di sini bibi?" tanya Kristy masih dengan ketakjuban nya.
"Tidak ada nona..tempat ini dulu nya di gunakan sebagai tempat untuk melukis oleh nona Margin setelah beliau pergi tempat ini kembali kosong dan tidak ada yang menempati nya..baru Minggu lalu tuan menyuruh kami untuk membersihkan ruangan ini dan di desain menjadi sebuah kamar..tenang saja semua yang ada di sini adalah baru karena sempat di bongkar dan di tata ulang dengan perabotan yang baru lagi taun hangat berkata jangan ada sisa masa lalu untuk orang yang baru" jelas bibi Larn di iringi kekehan kecil.
"Oh begitu..tuan rumah sangat pengertian..siapa nama tuan rumah ini bibi saya ingin berterima kasih dengan beliau karena sudah memberikan saya kesempatan untuk tinggal di tempat yang sangat lebih dari layak ini" kata Kristy yang benar-benar merasa sangat di hargai.
"Nama nya tuan Alardo Altair Vander Hocks.. tidak perlu berterima kasih nona cukup rawat dan jaga tempat ini maka tuan akan sangat senang..jadi kapan anda akan pindah ke mari nona?" jelas bibi Larn mengenai tuan pemilik rumah.
"Kapan beliau akan ke negara ini bibi..saya benar-benar ingin mengucapkan terima kasih dan saya janji akan merawat dan menjaga tempat ini dengan baik..saya orang yang tau balas budi dan terima kasih" jelas Kristy sangat antusias untuk bertemu dengan taun pemilik rumah.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 154 Episodes
Comments
Hanifah Henny
banyak kata yang perlu di revisi deh biar makin enak bacanya
2023-06-07
1
sella surya amanda
lanjut
2022-10-04
0