Roger sedari tadi berdiri dan tengah memperhatikan Kristy yang tak jauh dari tempat mau berdiri..seperti mau Kristy sibuk sekali dengan ponsel nya.
Cekrek.....
Kristy terkejut mendengar bunyi jepretan kamera kemudian mendongak dan melihat Roger tengah berdiri di depan nya.
"Cantik sekali..lihat lah kau cantik jika tengah tersenyum Kristy" kata Roger menunjukkan hasil jepretan nya.
"Sedang apa di sini?" tanya Kristy pada Roger yang melihat tengah mengikuti nya.
"Aku mau ke gedung sebelah dan kebetulan melihat mu di sini sedang duduk lalu tersenyum sendiri" jelas Roger menunjuk gedung sebelah.
"Oh begitu" jawab Kristy singkat sambil manggut-manggut.
"Kau sedang apa di sini sendirian lagi" tanya Roger pada Kristy.
"Ini aku sedang berbalas pesan dengan Maiden" jawab Kristy.
"Maiden..siapa dia?" tanya Roger tampak penasaran dengan pria yang membuat Kristy tersenyum semanis ini.
"Dia sahabat ku.. apartemen yang ku tinggali adalah milik nya" jelas Kristy jujur tanpa menutup-nutupi apapun.
"Oh..apa kau tak berniat mencari apartemen sendiri kan kau sudah mulai bekerja haid kau bisa mengatur sendiri selera mu tidak seperti di apartemen itu yang terlihat sangat maskulin" jelas Roger sedikit tidak suka dengan apartemen sahabat Kristy.
Kristy tampak tertawa kecil menanggapi kata-kata Roger.
"Hahaha..ya ampun..aku hanya seorang pegawai biasa yang gaji mau hanya UMR..jika aku akan pindah maka aku pasti akan memilih mencari kontrakan yang hanya satu kamar saja karena harga mau pasti lebih murah di bandingkan satu apartemen yang harga nya mungkin ratusan juta..aku tak mampu menyewa nya karena hidupku bukan hanya untuk menyewa apartemen saja" jelas Kristy mengenai kondisi nya.
Roger terdiam sejenak sebelum berkata lagi.
"Di rumah ku ada satu kamar kosong yang kayak huni kau bisa menempati nya dengan harga 300 dollar saja..kau bisa melihat-lihat kamar mau sebelum memutuskan nya" ujar Roger dengan serius dan membuat Kristy terdiam.
Roger menunjukkan hasil jepretan nya tadi pada Kristy.
"Lihat lah di foto ini kau sudah mulai tersenyum aku yakin jika kau melihat kamar itu senyum mu akan lebih lebar lagi dari ini" kata Roger menunjukkan foto dimana Kristy tengah tersenyum.
Kristy yang memang sejak awal sudah dah dig dug langsung merona pipi nya.
"Terimakasih..akan aku pikirkan nanti" jawab Kristy lirih.
"Jangan lama-lama aku bisa berubah pikiran loh..baiklah aku pergi dulu ya..take care" Roger pamit setelah mengelus rambut Kristy dengan lembut.
Roger melanjutkan lagi perjalanan nya menuju gedung sebelah dan meninggalkan Kristy yang masih terkesima akibat perlakuan nya tadi.
#
#
Kristy begitu bahagia akhir-akhir ini..hidup nya seakan mulai berjalan dengan baik sesuai apa yang dia harapkan.
Hasil pemeriksaan nya sudah keluar..dan dia di nyatakan sehat-sehat saja..namun dia sedikit kecewa karena tak melihat Roger di rumah sakit saat dia mengambil hasil nya.
Karena suatu desakan akhirnya Kristy memberanikan diri untuk mengirim pesan singkat pada Roger ke nomor yang sudah di berikan nya pada Kristy sebagai rasa terimakasih.
(Hasil nya sudah keluar dan semua nya baik-baik saja.. terima kasih atas bantuan mu)..Kristy.
Tak sampai 10 Roger membalas pesan singkat dari Kristy.
(Sama-sama seperti nya patut untuk di rayakan).. Roger.
(Maaf tapi aku belum bisa mentraktir mu.. Aku kan belum gajian hehehe).. Kristy.
(Aku yang mentraktir mu..bulan depan baru lah kau yang mentraktir ku setelah gajian..kapan kau ada waktu?).. Roger.
(Begitu kah..aku jadi merepotkan.. bagaimana kalau Sabtu malam karena siang nya aku masih harus bekerja di cafe)..Kristy.
(Deal,jam 8 malam biar supirku yang menjemput mu di apartemen).. Roger.
(Ok.. terimakasih).. Kristy.
Wajah Kristy mendadak panas..apa mereka baru saja memutuskan sebuah janji untuk makan malam tepat di malam Minggu..astaga apakah ini bisa di sebut sebagai kencan.
Kristy memukuli pipi bayi yang benar-benar panas..otak nya berkelana entah kemana.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 154 Episodes
Comments
sella surya amanda
lanjut
2022-10-01
1