Perangko

"Mid..." Pak adit menggoyang goyang kan pundak ku,

"Hmmmmm"

"Bangun makan dulu" kata nya, masih menggoyang goyang kan pundak ku.

Membuat ku terpelonjak, sial pasti dia ngeliat aku sedang ngences. " Iya Pak!!" langsung ku usap mulut ku. Baru saja mau bangun

Tangan Tristan kembali erat memeluk ku, Lalu ku elus lagi pelipis nya.

"Aduh Pak! Bisa minta tolong dibawa kesini?? Takut Tristan bangun.."

Pak Adit menurut,membawa makanan ke atas ranjang..

Baru saja mau menyendok nasi, anak ini sudah merengek lagi.

"Ssssstttt bobo lagi Ya..kakak masih disini.."ku elus elus lagi kening nya, lalu anak ini tidur lagi

"Masih Demam??" tanya Pak Adit mendekat

"Masih Pak.."

"Ya sudah! biar saya suapin saja?!" Pak Adit mengambil sendok

"Nggak! nggak usah Pak! saya bisa makan sendiri!!"

"Tristan nggak mau di tinggal! saya suapi saja, kasian kalau Tristan bangun.."

"Tapi Pak-"

"Emang kamu mau?? Nggak makan sampai pagi?"

Dengan terpaksa, aku makan dari tangan Pak Adit.

melihat Pak Adit tertidur meringkuk di sofa, Aku Jadi kasihan melihat nya,pasti capek banget.. Ternyata Pria aneh ini sangat menyayangi Tristan.

Waktu sudah menunjuk kan jam setengah enam pagi..

Pelan pelan aku turun dari Ranjang, agar Tristan tidak terbangun ,sebelum beranjak tidak lupa aku Cek suhu tubuh Tristan terlebih dahulu. Syukur deh Panas nya sudah mulai turun.

"Pak..." pelan pelan ku bangun kan Pak Adit sumpah ganteng banget ni orang tapi Amit amit deh.

"Mid.." jawab nya dengan serak sambil mengucek mata nya, Lalu beranjak dan menegak kan tubuh nya untuk duduk.

"Saya mau pulang Pak..hari ini ada deadline"

"Nggak usah pulang, tungguin dulu Tristan.. nanti kalau bangun pasti nyariin kamu."

"Tapi Pak??"

"Absensi kamu biar saya yang urus..Masalah kerjaan biar di handle sama Mas Budi.."

"Masalah nya, saya nggak ganti baju dari semalam Pak.."

"Nanti biar saya belikan, sekalian saya pulang Nanti biar dibawa Mama..sebentar lagi Mama kesini".

Benar kata Pak Adit, baru saja selesai ngomong. Tristan sudah bangun dan mencari ku.

"Ya sudah Pak..kalau gitu," Aku kembali ke Ranjang.

Anak ini manja kayak perangko. Ditinggal sedikit saja enggak mau.

Minta di mandiin juga.., Ganteng nya anak ini kalau nurut. Namanya juga orang kaya. Mau mandi air hangat atau dingin, tinggal pencet tombol dan nyalakan kran saja.

"Naah! sekarang udah ganteng.." Kata ku setelah menyisir rambut nya

" Udah ganteng aja nih keponakan om Adit!!" Tiba tiba Pak Adit mendekati kami. "Gimana udah sembuh??" tanya nya pad Tristan

Anak ini mengangguk , wajah nya sudah lebih segar dari kemarin.

Aku juga melihat wajah Pak Adit yang lebih segar..mungkin karena lega sudah melihat Tristan membaik.

"Tristan mau Roti???" tawar Pak Adit.

Anak ini hanya menggeleng kan kepala nya, sibuk dengan Tab di tangan nya.

"Mid..ada bubur ayam di meja, makan dulu!"

"Tristan sarapan Bubur mau???" tawarku pada Tristan. Karena dari semalam perut nya tidak terisi,

"Tristan tidak bisa makan sembarangan! nunggu saja sarapan dari Rumah Sakit.."

"Pak..Bubur kan juga makanan, apa salah nya sih kalau Tristan mau??? Biar perut nya nggak kosong"

"Mid.. Tristan butuh makanan sehat yang bernutrisi! biar cepat sembuh.."

"Pak! justru Bubur ini cocok buat orang sakit..tinggal di telen aja!" jawab ku dengan kesal.

"Aku mau Ka! Aku lapar.." sahut Tristan

"Oke! tunggu sebentar. ..Kakak siapin dulu ya??" Pak Adit masih berdiri membujuk Tristan.

Tristan makan dengan lahap, uluh uluh anak ganteng ini semakin ganteng kalau begini..nempel terus kayak perangko.

"Habis ini minum obat ya??" perintah ku sambil mengusap mulut nya.

Tristan mengangguk menurut.

"Saya heran..kenapa Tristan bisa menurut seperti itu???" tanya Pak Adit. Membuat mood ku hilang saja, ku letak kan lagi sendok nya.

"Nggak tahu Pak..". Lalu Buru Buru mengangkat Telfon, dan menjauh dari mereka.

Wah kalau notif nya dari Mas Budi..Pasti Ada hal yang penting nih di kantor.

"Saya ada deadline hari ini, saya titip Tristan. Bentar lagi Mama datang" pesan Pak Adit sebelum aku mengangkat telfon.

"Pagi... cucu nenek sudah ganteng aja!!" Tante Ivone datang lalu mencium kening Tristan.

"Gimana Tristan? udah sembuh.."sahut Pak Chairul.

"Udah! tadi udah mandi sama Kak Midia". Jawab bocah ini tak beralih dari layar Tab.

"Mama!" Pak Adit keluar dari Kamar Mandi.

"Mana Kamidia Dit??" tanya Papa.

"Tadi disini sama Tristan" Jawab Adit merapikan pakaian nya. Sambil mencari cari keberadaan Kamidia

"Reza sudah bisa di hubungi Dit.. kata nya nanti mau ke sini" beritahu Mama.

"Suka suka dia aja lah Ma!!" Pak Adit tidak mau membahas soal Pak Reza.

"Bu Ivone! Pak Chairul.. maaf tadi saya keluar sebentar". Jadi canggung saat berada di dalam lingkaran keluarga Sasmita.

"Terimaksih sudah menjaga dan merawat Cucu saya ya Mid. " ucap Pak Chairul.

"Mid.. Tante nggak tahu harus bilang apa sama kamu.. nggak tahu lagi deh kalau semalam kamu nggak ke sini. Dari pagi Tristan nggak mau makan, merengek terus. Sekali lagi saya ucap kan terimakasih ya.." Bu Ivon meraih tangan ku.

Wanita paruh baya ini sangat mengkhawatir kan keadaan Tristan.

"Nggak apa apa Bu..senang bisa membantu Ibu dan keluarga" jawab ku canggung.

Episodes
1 Kelabu
2 Curhat Pagi
3 Lembur
4 Lembur
5 Ngencess
6 Kepo
7 Sabar
8 Kehobahan di Kantin.
9 Selamat tinggal
10 Nonton bukan Kencan.
11 Menuduh
12 Keras Kepala
13 kena lagi
14 Drama lagi
15 Voice Note
16 Menyebal kan
17 Rumah Sakit
18 Jangan Pulang
19 Jangan Pulang
20 Perangko
21 Transfer Dosa
22 Miss Gosip
23 Ribet
24 Kabur
25 Kabur
26 Rx King vs Trail
27 Hidung Bengkok
28 Terlalu perhatian
29 Jodoh dari Mama
30 Pesan chat
31 Makan Dadakan.
32 chat bikin Emosi
33 Will you Merrie me
34 Ijin Mama
35 Permohonan
36 Mimpi
37 Yakin
38 Mengunjungi mu
39 Ku terima
40 Persiapan
41 Pantry
42 apa sih mau mu
43 Tulus
44 Siapa yang menang
45 Jalan
46 Ribut
47 Ketahuan
48 Apa ini jeleous
49 tepat
50 Saah
51 Reflek
52 Pendekatan
53 Rumah Baru
54 terserah
55 Baru
56 Kish
57 Draft
58 Soto
59 Toilet
60 Elgin
61 ternyata
62 ternyata
63 Bertamu
64 Malas
65 Mulai Posesiv
66 Praduga
67 Kesimpatan dalam kesempatan
68 Ide
69 Plus plus
70 Goals!:+²¹
71 percaya Diri
72 Part 2
73 Projek
74 Kemarahan Adit
75 Draft
76 Menyatakan perasaan
77 Perang di Pagi Hari.
78 gara gara.
79 gara gara.
80 Sarapan
81 Jamur
82 Permainan Panas
83 beda prinsip
84 skakMatt
85 Enggak Stabil
86 Tidak menyangka
87 Insiden
88 Marah
89 tegang
90 Terbit lah terang
91 Medsos
92 Penyemangat atau Aturan
93 berantem lagi
94 Berulah lagi
95 Hari pertama.
96 Kampus
97 Kenalan
98 Damai
99 Penganggu
100 terjadi lagi
101 Drama lagi
102 Draft
103 kesal
Episodes

Updated 103 Episodes

1
Kelabu
2
Curhat Pagi
3
Lembur
4
Lembur
5
Ngencess
6
Kepo
7
Sabar
8
Kehobahan di Kantin.
9
Selamat tinggal
10
Nonton bukan Kencan.
11
Menuduh
12
Keras Kepala
13
kena lagi
14
Drama lagi
15
Voice Note
16
Menyebal kan
17
Rumah Sakit
18
Jangan Pulang
19
Jangan Pulang
20
Perangko
21
Transfer Dosa
22
Miss Gosip
23
Ribet
24
Kabur
25
Kabur
26
Rx King vs Trail
27
Hidung Bengkok
28
Terlalu perhatian
29
Jodoh dari Mama
30
Pesan chat
31
Makan Dadakan.
32
chat bikin Emosi
33
Will you Merrie me
34
Ijin Mama
35
Permohonan
36
Mimpi
37
Yakin
38
Mengunjungi mu
39
Ku terima
40
Persiapan
41
Pantry
42
apa sih mau mu
43
Tulus
44
Siapa yang menang
45
Jalan
46
Ribut
47
Ketahuan
48
Apa ini jeleous
49
tepat
50
Saah
51
Reflek
52
Pendekatan
53
Rumah Baru
54
terserah
55
Baru
56
Kish
57
Draft
58
Soto
59
Toilet
60
Elgin
61
ternyata
62
ternyata
63
Bertamu
64
Malas
65
Mulai Posesiv
66
Praduga
67
Kesimpatan dalam kesempatan
68
Ide
69
Plus plus
70
Goals!:+²¹
71
percaya Diri
72
Part 2
73
Projek
74
Kemarahan Adit
75
Draft
76
Menyatakan perasaan
77
Perang di Pagi Hari.
78
gara gara.
79
gara gara.
80
Sarapan
81
Jamur
82
Permainan Panas
83
beda prinsip
84
skakMatt
85
Enggak Stabil
86
Tidak menyangka
87
Insiden
88
Marah
89
tegang
90
Terbit lah terang
91
Medsos
92
Penyemangat atau Aturan
93
berantem lagi
94
Berulah lagi
95
Hari pertama.
96
Kampus
97
Kenalan
98
Damai
99
Penganggu
100
terjadi lagi
101
Drama lagi
102
Draft
103
kesal

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!