Jangan Pulang

Adit Pov

Aku tidak menyangka, Jika Erwin akan mengajak Midia mampir Ke Rumah Sakit. Suasana yang tadi nya alot,berubat menjadi lentur.

Menghadapi Tristan memang butuh kesabaran ekstra. Apa lagi kalau sakit begini, orang satu Rumah bisa di buat khawatir karena nya.

Dari tadi Pagi Mama ngeluh nggak bisa membujuk Tristan , badan nya panas semalaman ternyata Tristan Kena Demam Berdarah.

Kalau sakit begini jangan kan minum obat, makan aja susah nya minta Ampun. Aku memang sengaja tidak mengabari Mas Reza.

Seharus nya sebagai Ayah kandung nya, Mas Reza harus lebih perduli dari pada aku.

Aku juga heran, kenapa anak ini bisa nurut banget sama Kamidia.

Dari tadi aku mengawasi nya dari ekor mata ku, di sela sela kesibukan ku mengecek berkas untuk presentasi besok pagi

Usia nya masih muda, face nya masuk kategori Good looking sangat natural. Aura keibuan nya sudah terlihat.

Apa Tristan menemukan sosok ibu pada diri Midia?? atau memang Midia pandai membujuk anak kecil.. Entah lah.

Yang jelas Midia mampu menakluk kan Tristan, padahal Mama dan Papa sendiri kewalahan menghadapi Tristan.

"Oke! Clear! nggak ada yang keliru! besok pagi kita Meeting!!" perintah ku setelah selesai memeriksa laporan.

"Ya udah! Gue pamit..sekalian mau nganterin Midia.."

"Oke! thankyu Win!!"

"Thankyu buat apa???"

"Lo udah mau nganterin berkas nya kesini.."

"Masalah Berkas..itu udah kerjaan Gue? Harus nya Lo berterimakasih sama Midia..Lihat tu..bener bener tulus dan totalitas merawat Tristan!!"

"Iya! Gue juga heran?? kenapa Tristan nurut banget sama dia!

" anak kecil itu peka Dit!!mana yang tulus mana yang pura pura.. karena gue ngelihat dengan mata kepala gue sendiri sejak pertama bertemu, Tristan itu emang udah kayak punya feel sama Midia!!"

"Masak sih???"

" Midia itu pokoknya cocok banget buat jadi ibunya Tristan!!"

"Maksud Lo?? nikah sama Mas Reza?????"

"Ya enggak Lah!! sama Lo! kalau Lo nikah sama Midia..artinya Lo juga ngasih ibu ke Tristan!"

"Sialan Lo!!!"Pak Adit menoyor pundak Pak Erwin.

"inget umur Dit!! mana ada hari gini,perempuan yang sabar ngadepin anak kecil... yang ada tu, cuma mau sama Lo doang!!"

"Udah deh! omongan Lo ngelindur kemana mana!!"

Dasar Adit! kalau di kasih tahu emang suka gitu orang nya.

"Mid..ayo pulang," ajak Pak Erwin mendekati kami.

Baru saja mau pamitan, Tristan melah mengenggam tangan Midia dengan Erat, Sorot mata nya berubah menjadi sendu.

"Tristan sayang..Kakak pulang dulu ya.."

"Nggak mau kak! Kakak cantik nggak boleh pulang!!!" kok jadi gini Sih, Eh! koh malah nangis minta pulang. Satu Ruangan ini jadi heboh kan??? untung aja ruangan VVIP.

"Mid..Tante minta tolong, malam ini saja, temenin Tristan ya???" Pinta tante Ivone dengan mata berkaca kaca,mungkin saking tidak tega nya melihat Tristan

"Iya Mid saya Minta tolong ya..Temani Tristan malam ini..bulan ini saya kasih Fee di slip Gaji kamu nanti.." imbuh Pak Cairul

"Jangan pulang Kakak cantik.." Rengek nya dengan lemah, badan nya masih panas sehingga membuat ku tidak tega.

"Pak..Terimakasih atas tawaran nya..bukan nya saya menolak, saya iklas kok Pak menemani Tristan..karena saya juga punya Adik di rumah".

Satu persatu berpamitan untuk pulang, Tante Ivone juga berpamitan. Mungkin faktor usia, Tante Ivone nggak bisa begadang,bisa

bisa darah tinggi nya kumat.

Anak ini terus merengek mungkin karena merasakan sakit akibat demam.

"Sayang..minum dulu ya?? biar nggak lemas.." anak ini menurut kayak anak kucing.

Lalu ku kompres pelipis nya..bolak balik kemar mandi untuk mengganti Air.

"Bobok ya anak manis..biar sakit nya ilang.."

Anak ini mengangguk "Kakak bobok disini! disebelah Tristan ya.." Pinta Tristan memperdilah kan ku untuk tidur di sebelah nya.

Baru saja mau naik ke Ranjang, Tristan malah muntah muntah.

Adit.

"Kenapa Mid!" tanya ku dengan panik

"Muntah Pak! biar saya ganti dulu baju nya.." Dengan Telaten Midia mengganti baju Tristan. Tanpa Rasa Risih membersih kan kotoran yang di Muntah kan oleh Tristan

"Mid..kamu tidur di ranjang saja sama Tristan..Biar saya di Sofa" kata ku, setelah ranjang nya bersih.

"Baik Pak.."

Hati ku teriris melihat Tristan tidur mebungkuk seperti kucing di dekapan Kamidia .Dari Kecil Tristan tidak pernah mendapat kasih sayang dari seorang ibu.

""Kruuuuuuukkkk" aku mendengar bunyi yang keluar dari perut Midia

"Kamu lapar Mid.."

"Hehehe iya Pak! tadi belum sempat makan..langsung kesini soal nya"

"Mau makan apa?? kebetulan saya juga belum makan"

"Apa aja pak! yang penting halal.. perut kenyang!" Hooaaah perempuan ini menguap

Midia terlihat sangat lelah.

Tristan tak sedikitpun mau jauh dari Midia.

Episodes
1 Kelabu
2 Curhat Pagi
3 Lembur
4 Lembur
5 Ngencess
6 Kepo
7 Sabar
8 Kehobahan di Kantin.
9 Selamat tinggal
10 Nonton bukan Kencan.
11 Menuduh
12 Keras Kepala
13 kena lagi
14 Drama lagi
15 Voice Note
16 Menyebal kan
17 Rumah Sakit
18 Jangan Pulang
19 Jangan Pulang
20 Perangko
21 Transfer Dosa
22 Miss Gosip
23 Ribet
24 Kabur
25 Kabur
26 Rx King vs Trail
27 Hidung Bengkok
28 Terlalu perhatian
29 Jodoh dari Mama
30 Pesan chat
31 Makan Dadakan.
32 chat bikin Emosi
33 Will you Merrie me
34 Ijin Mama
35 Permohonan
36 Mimpi
37 Yakin
38 Mengunjungi mu
39 Ku terima
40 Persiapan
41 Pantry
42 apa sih mau mu
43 Tulus
44 Siapa yang menang
45 Jalan
46 Ribut
47 Ketahuan
48 Apa ini jeleous
49 tepat
50 Saah
51 Reflek
52 Pendekatan
53 Rumah Baru
54 terserah
55 Baru
56 Kish
57 Draft
58 Soto
59 Toilet
60 Elgin
61 ternyata
62 ternyata
63 Bertamu
64 Malas
65 Mulai Posesiv
66 Praduga
67 Kesimpatan dalam kesempatan
68 Ide
69 Plus plus
70 Goals!:+²¹
71 percaya Diri
72 Part 2
73 Projek
74 Kemarahan Adit
75 Draft
76 Menyatakan perasaan
77 Perang di Pagi Hari.
78 gara gara.
79 gara gara.
80 Sarapan
81 Jamur
82 Permainan Panas
83 beda prinsip
84 skakMatt
85 Enggak Stabil
86 Tidak menyangka
87 Insiden
88 Marah
89 tegang
90 Terbit lah terang
91 Medsos
92 Penyemangat atau Aturan
93 berantem lagi
94 Berulah lagi
95 Hari pertama.
96 Kampus
97 Kenalan
98 Damai
99 Penganggu
100 terjadi lagi
101 Drama lagi
102 Draft
103 kesal
Episodes

Updated 103 Episodes

1
Kelabu
2
Curhat Pagi
3
Lembur
4
Lembur
5
Ngencess
6
Kepo
7
Sabar
8
Kehobahan di Kantin.
9
Selamat tinggal
10
Nonton bukan Kencan.
11
Menuduh
12
Keras Kepala
13
kena lagi
14
Drama lagi
15
Voice Note
16
Menyebal kan
17
Rumah Sakit
18
Jangan Pulang
19
Jangan Pulang
20
Perangko
21
Transfer Dosa
22
Miss Gosip
23
Ribet
24
Kabur
25
Kabur
26
Rx King vs Trail
27
Hidung Bengkok
28
Terlalu perhatian
29
Jodoh dari Mama
30
Pesan chat
31
Makan Dadakan.
32
chat bikin Emosi
33
Will you Merrie me
34
Ijin Mama
35
Permohonan
36
Mimpi
37
Yakin
38
Mengunjungi mu
39
Ku terima
40
Persiapan
41
Pantry
42
apa sih mau mu
43
Tulus
44
Siapa yang menang
45
Jalan
46
Ribut
47
Ketahuan
48
Apa ini jeleous
49
tepat
50
Saah
51
Reflek
52
Pendekatan
53
Rumah Baru
54
terserah
55
Baru
56
Kish
57
Draft
58
Soto
59
Toilet
60
Elgin
61
ternyata
62
ternyata
63
Bertamu
64
Malas
65
Mulai Posesiv
66
Praduga
67
Kesimpatan dalam kesempatan
68
Ide
69
Plus plus
70
Goals!:+²¹
71
percaya Diri
72
Part 2
73
Projek
74
Kemarahan Adit
75
Draft
76
Menyatakan perasaan
77
Perang di Pagi Hari.
78
gara gara.
79
gara gara.
80
Sarapan
81
Jamur
82
Permainan Panas
83
beda prinsip
84
skakMatt
85
Enggak Stabil
86
Tidak menyangka
87
Insiden
88
Marah
89
tegang
90
Terbit lah terang
91
Medsos
92
Penyemangat atau Aturan
93
berantem lagi
94
Berulah lagi
95
Hari pertama.
96
Kampus
97
Kenalan
98
Damai
99
Penganggu
100
terjadi lagi
101
Drama lagi
102
Draft
103
kesal

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!