Akhir nya ketemu kasuur juga, setelah seharian penat bekerja. Saat nya bermanja ria..Melentur kan otot otot yang Kaku.
Baru aja mata mau merem, harus kebangun gara gara chat Wa dari Pak Adit.
Pak Adit : Jangan Lupa besok Mid..
Aku : Saya Lupa Pak.
Pak Adit : Besok saya jemput..
Aku : Nggak jadi aja deh Pak.. saya berubah Fikiran.
Pak Adit : Nggak bisa, kamu sudah Janji..Harus ditepati..
Aku : Saya nggak pernah Janji kalii Pak!
Pak Adit : Saya Nggak mau tahu!
Malas banget buat bales chat Pak Adit. Ini orang mau nya apa sih! Tadi pagi aja Ngedamprat Gue habis habisan.
Emang aneh ini manusia. Bodo amat lah!
Sudah lama nggak pulang kampung, kayak nya Minggu depan aja deh.
Setiap hari sabtu, Jam kerja kami hanya setengah hari saja. Aku berencana untuk menemui El di Appartement nya.
Merapikan riasan wajah dengan beberapa Makeup sebelum pulang biar nggak pucat , Dengan semangat Aku menekan Tombol Lift..
Entah ini kebetulan, atau takdir. Aku juga nggak paham.. Kenapa di dalam Lift ada Pak Adit juga . Tuh Liat! Mas Budi sama Mbak Dela mulai berkasi..Keusilan mereka mulai kumat.
Rencana sih mau menghindari Pak Adit, biar nggak satu lift Gitu..Tapi Rencana Gagal total setelah Mbak Della menarik ku dengan Paksa untuk masuk kedalam Lift
Cuek , Pura pura nggak ngeliat Pak Adit aja. Aku nggak mau mood ku jadi jelek gara gara ngeliat kesongongan Dia.
Ku Lihat dari ekor mata ku, sedikit pun Pak Adit nggak melirik ku..Diam seperti patung dengan Pak Erwin di sebelah nya, seolah tak kenal pada ku. Dan lebih sial nya, aku tepat berdiri di sebelah nya.
Dasar Muka Kaku, Hanya Pak Erwin yang memberi senyum ramah untuk kami.
"Mari Pak saya duluan.." sapa Mbak Dela.
"Saya duluan ya Dit.." pamit Mas Budi
"IyA Del! silah kan Mas.." balas nya
Kalu Gue mah Cuek aja, biar nggak ngadi ngadi ni si Pak Adit,
"Jangan Lupa nanti malam!!" bisik nya,tepat ditelinga saat melangkah keLuar dari Lift.
Aku hanya mendesis dengan kesal.
Ting Ting! aku menekan tombol pintu Apartement El, berharap El mau menarik kata kata nya lagi.
"Midia!" El seperti melihat hantu, saat tahu aku lah tamu yang mengunjungi nya. Perasaan ku mulai tidak enak, nafas ku kembali naik turun.
"El???" Aku menatap nya, tak seperti biasa nya El baru Mandi jam segini, Elgin hanya memakai handuk kecil saja, hanya menutupi perut sampai ke Betis nya. "Nggak nawarin aku masuk???" celetuk ku.
"Happy universary yang ke satu tahun sayang!!" terdengar suara dari dalam mendekati kami.
Disini hati ku benar benar hancur tak bersisa, Perempuan ini hanya mengenakan Bathrobe untuk menutupi tubuh nya. Terlihat jelas Rambut nya yang masih basah, datang membawa Kue tart dengan Lilin angka satu di atas nya. Mencium Pipi El. Tidak perduli dengan keberadaan ku.
Mata ku meneteske air mata begitu saja, tapi langsung ku usap dengan kasar.
Otaku bisa mencerna, apa yang sebenar nya telah terjadi.
Ini lah jawaban yang sebenar nya, jadi selama ini Elgin telah membohongi ku.
"Aku tunggu di bawah! Aku mau bicara!" pesan ku pada Elgin dengan nada yang bergetar
Foodcorth
Midia : Elgin
"Jelas kan! agar aku bisa menerima semua nya!"
"Maafin aku Mid!" Elgin mencoba meraih tangan ku, enak aja.. jangan merasa sok kecakepan deh Lo El.
"Tidak Perlu!" ku hempas kan tangan nya.
"Sebenar nya, aku sudah menjalin hubungan diam diam selama satu tahun bersama Sandra.."
"Baik! aku terima penghianatan ini El! ternyata perjuangan ku delapan tahun lebih! nggak ada arti nya buat kamu..dengan tega nya, kamu menukar ketulusan ku dengan Ambisi mu!" Fix sampai disini aku nggak bakalan ngarepin kamu lagi Elgin Buaya! Jari tengah Patut ku persembah kan untuk mu.
"Mid..aku cowok normal! aku butuh sentuhan..sedang kan kamu-??" jawab nya, seolah olah semua terjadi karena kesalahan ku. Aku Tidak sebodoh itu Fulgoso???
"Karena aku bukan perempuan Murahan!! aku nggak akan pernah berharap lagi sama kamu El!!" Gedek banget sama kelakuan Elgin, undah muak berlama lama melihat wajah nya yang sok Yess itu.
Mungkin ini kali yaaa, sakit tak berdarah. Selamat tinggal Pria brengsek!!!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 103 Episodes
Comments