Rumah Sakit

Sempat kaget saat Pak Adit balik lagi ke ruangan ku. Dengan wajah nya yang terlihat tegang dan juga Buru Buru.

Apa dia marah gara gara udah Gue timpuk pake kertas tadi?? atau jangan jangan mau ngasih kerjaan lagi, Ya ampun Pak udah jam berapa ini.. Negri ini udah Merdeka Pak! Tolong jangan jajah Kacung seperti kami.

"Mid! saya pulang duluan! selesai kan kerjaan kamu malam ini juga!" Pesan pak Adit dari Ambang pintu.

"Iya Pak.. tapi tanda tangan nya gimana??" syukur deh, nggak ada tambahan kerjaan lagi.

"Nanti pulang sama Erwin, kasih saja ke Erwin".

"Baik Pak!"

Setelah berjibaku dengan setumpuk Berkas dan laporan. Akhir nya Paru - Paru ku bisa menghirup oksigen dengan lega.

Jam di dinding sudah menunjukan jam delapan malam..nggak apa apa lah, meski telat satu jam. Oh iya, tadi kan Pak Adit nyuruh pulang bareng Mas Erwin.. setidak nya dia masih memperdulikan keselamatan Kacung nya.

Eh! atau jangan jangan hanya kamuflase nya saja. Ngapain juga Mikirin dia.

"Mid! sudah selesai kan??" tanya Mas Erwin dari arah pintu.

"Eh! Mas Erwin..maaf! Pak Erwin maksud nya.. sudah Pak..bisa di cek dulu ,mungkin ada yang harus di revisi??" kenapa deg degan gini sih,kalau deket sama Pak Erwin.

Pak Erwin melihat jam yang melingkar di tangan nya. "Nggak sempet deh Mid! mending kita langsung ketemu sama Pak Adit saja.."

"Kita???"

"Iya..sebelum aku nganterin kamu pulang.. kita Mampir ke Rumah Sakit dulu ya?? kebetulan kan se arah..dari pada bolak balik.. ??"

"Siapa yang sakit Pak??" aku menatap serius ke arah Pak Erwin

"Udah ikut aja! kamu nggak apa apa kan??"

" Baik Pak.."

Pak Erwin memang beda banget, sepanjang perjalanan Pak Erwin selalu membuka obrolan santai bikin nyaman suasana.

Rumah Sakit.

Aku berjalan berdampingan dengan Pak Erwin, untung aja sempet dandan jadi masih pantes lah jalan sama Pak Erwin.

Tiba tiba Pak Erwin menggandeng tangan ku,mengajaku masuk ke dalam Ruangan.

Sempat nggak percaya, tapi ini realita. Melihat Pak Adit yang telaten sedang menyuapi Tristan. Masih lengkap dengan baju kerja yang di pakai nya tadi.

. Hanya saja menganakan kemeja yang di gulung sampai ke siku.

"Silah kan Masuk Win.. kata Pak Chairul Sasmita..Eh ada Midia juga, ayo masuk!!"

"Gimana keadaan Tristan Om???" tanya Pak Erwin setelah bersalaman.

"Kamu lihat sendiri Win..Namgis terus dari pagi nggak mau makan" terlihat jelas kesedihan diwajah Pak Chairul,

"Pa..Tristan tetep nggak mau makan! Reza juga nggak bisa di hubungi!" Tante Ivone mendekati kami dengan wajah nya yang sangat cemas.

Kemudian aku menyalami dan mencium punggu tangan bu Ivone.

"Tante..coba biar Midia yang membujuk Tristan..siapa tahu mau makan??" Kata Pak Erwin mencoba memberi solusi.

Aku sendiri tidak tega mendengar rengekan Tristan jadi ke Inget si Bontot di Kampung. Kalau sakit suka begitu.

"Boleh..ayo Mid," Tante Ivone mengajak ku masuk ke dalam.

"Hai abang Tristaan!!" sapa ku pada anak ganteng itu, Yang sedang berbaring di ranjang Rumah sakit

Tristan tersenyum menatap ku dengan lemah.

Membuat Pak Adit kaget " Midia!!"

"Malam Pak.. maaf menganggu.." sapa ku sambil mengangguk kan kepala, sebenar nya sih Gue takut sama dia. Kan Pak Adit pernah bilang, Gue nggak boleh ikut campur sama Masalah Pribadi nya.

"Tadi Gue yang ngajak Midia kesini Dit! kebetulan satu arah..sekalian aja mau ngasih berkas yang Lo minta.." jelas Pak Erwin, selalu jadi pahlawan ku.

"Hayo????Abang Tristan pasti belum makan ya????" bujuk ku, nerocos begitu aja, Pura pura aja nggak ngeliat Pak Adit.

Anak ini hanya mengangguk, terlihat sangat pucat.

"Kalau nggak makan..nanti Abang nggak sembuh- sembuh Loh!!! kata nya mau main Ke Taman sama Kakak..."

"Makan dulu ya Bang?? biar Om suapin.." Pak Adit ikutan memanggil Abang hahah, sambil menyodor kan sendok ke mulut nya.

"Nggak mau om!!!" Rengek anak ini.

"Biar saya coba suapin Pak.. siapa tahu Tristan Mau???" Aku langsung menggeser posisi Pak Adit.

"Bang..Kakak suapin ya?? makan dulu, biar cepet sembuh! besok kalau udah sembuh?? mau nggak jalan jalan sama kakak!!"

"Mau.." anak ini mengangguk dengan lemah.

"Makan dulu ya.. Aaaaaa" aku masukan makanana ke dalam mulut nya dengan tangan ku.

Episodes
1 Kelabu
2 Curhat Pagi
3 Lembur
4 Lembur
5 Ngencess
6 Kepo
7 Sabar
8 Kehobahan di Kantin.
9 Selamat tinggal
10 Nonton bukan Kencan.
11 Menuduh
12 Keras Kepala
13 kena lagi
14 Drama lagi
15 Voice Note
16 Menyebal kan
17 Rumah Sakit
18 Jangan Pulang
19 Jangan Pulang
20 Perangko
21 Transfer Dosa
22 Miss Gosip
23 Ribet
24 Kabur
25 Kabur
26 Rx King vs Trail
27 Hidung Bengkok
28 Terlalu perhatian
29 Jodoh dari Mama
30 Pesan chat
31 Makan Dadakan.
32 chat bikin Emosi
33 Will you Merrie me
34 Ijin Mama
35 Permohonan
36 Mimpi
37 Yakin
38 Mengunjungi mu
39 Ku terima
40 Persiapan
41 Pantry
42 apa sih mau mu
43 Tulus
44 Siapa yang menang
45 Jalan
46 Ribut
47 Ketahuan
48 Apa ini jeleous
49 tepat
50 Saah
51 Reflek
52 Pendekatan
53 Rumah Baru
54 terserah
55 Baru
56 Kish
57 Draft
58 Soto
59 Toilet
60 Elgin
61 ternyata
62 ternyata
63 Bertamu
64 Malas
65 Mulai Posesiv
66 Praduga
67 Kesimpatan dalam kesempatan
68 Ide
69 Plus plus
70 Goals!:+²¹
71 percaya Diri
72 Part 2
73 Projek
74 Kemarahan Adit
75 Draft
76 Menyatakan perasaan
77 Perang di Pagi Hari.
78 gara gara.
79 gara gara.
80 Sarapan
81 Jamur
82 Permainan Panas
83 beda prinsip
84 skakMatt
85 Enggak Stabil
86 Tidak menyangka
87 Insiden
88 Marah
89 tegang
90 Terbit lah terang
91 Medsos
92 Penyemangat atau Aturan
93 berantem lagi
94 Berulah lagi
95 Hari pertama.
96 Kampus
97 Kenalan
98 Damai
99 Penganggu
100 terjadi lagi
101 Drama lagi
102 Draft
103 kesal
Episodes

Updated 103 Episodes

1
Kelabu
2
Curhat Pagi
3
Lembur
4
Lembur
5
Ngencess
6
Kepo
7
Sabar
8
Kehobahan di Kantin.
9
Selamat tinggal
10
Nonton bukan Kencan.
11
Menuduh
12
Keras Kepala
13
kena lagi
14
Drama lagi
15
Voice Note
16
Menyebal kan
17
Rumah Sakit
18
Jangan Pulang
19
Jangan Pulang
20
Perangko
21
Transfer Dosa
22
Miss Gosip
23
Ribet
24
Kabur
25
Kabur
26
Rx King vs Trail
27
Hidung Bengkok
28
Terlalu perhatian
29
Jodoh dari Mama
30
Pesan chat
31
Makan Dadakan.
32
chat bikin Emosi
33
Will you Merrie me
34
Ijin Mama
35
Permohonan
36
Mimpi
37
Yakin
38
Mengunjungi mu
39
Ku terima
40
Persiapan
41
Pantry
42
apa sih mau mu
43
Tulus
44
Siapa yang menang
45
Jalan
46
Ribut
47
Ketahuan
48
Apa ini jeleous
49
tepat
50
Saah
51
Reflek
52
Pendekatan
53
Rumah Baru
54
terserah
55
Baru
56
Kish
57
Draft
58
Soto
59
Toilet
60
Elgin
61
ternyata
62
ternyata
63
Bertamu
64
Malas
65
Mulai Posesiv
66
Praduga
67
Kesimpatan dalam kesempatan
68
Ide
69
Plus plus
70
Goals!:+²¹
71
percaya Diri
72
Part 2
73
Projek
74
Kemarahan Adit
75
Draft
76
Menyatakan perasaan
77
Perang di Pagi Hari.
78
gara gara.
79
gara gara.
80
Sarapan
81
Jamur
82
Permainan Panas
83
beda prinsip
84
skakMatt
85
Enggak Stabil
86
Tidak menyangka
87
Insiden
88
Marah
89
tegang
90
Terbit lah terang
91
Medsos
92
Penyemangat atau Aturan
93
berantem lagi
94
Berulah lagi
95
Hari pertama.
96
Kampus
97
Kenalan
98
Damai
99
Penganggu
100
terjadi lagi
101
Drama lagi
102
Draft
103
kesal

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!