Menuduh

Perasaan baru aja ngerasain hari Minggu, Eh sekarang udah hari Senin lagi. Hari paling sibuk, mau bernafas aja Susah. Dari tadi pagi nggak sempet Break. Jam istirahat tetep di trabas demi Projek yang harus selesai hari ini juga.

Setelah semua urusan pekerjaan selesai, akhir nya lega Banget.. Bebas menghirup Oksigen hahaha.

Karena nggak ikut Break di jam dua belas siang, Kita Break di setengah dua siang sebagai ganti nya.

Nggak apa - apa lah, yang penting bisa istirahat. Tinggal nunggu abang kurir datang membawa pesanan Nasi padang lauk Perkedel jadi Favorit yang aku pesan lewat aplikasi tadi

Klunting, pesan dari abang kurir Masuk. Aku segera keluar untuk menyambut nya...

Jujur aja aku kaget saat membuka pintu Lobi, Melihat Tristan Masih mengenakan Sragam, Berdiri tegak di depan pintu. Kayak anak yang terbuang gitu.

"Tristan!! mau kemana???" tanya ku,

"Mau ketemu Papa Kak.." wajah Ganteng nya bikin gemes..tapi sedikit lesu.

"Kesini sama siapa??" tanya ku clingukan mencari cari orang yang mengantar Tristan kemari.

Tristan hanya menggelengken kepala nya.

"Kamu sendiri???"

"Iya! Naik mobil online.."

"Ya Ampun Tristan!! kalau kamu di culik gimana?? Tuh lihat..di Luar juga sepi! lain kali nggak boleh kesini sendiri ya!! minta jemput Papa !!"sambil menunjuk kan arah. "Ya udah..Tristan udah makan belum??" Hati ku meronta melihat Ekspresi anak ini.

"Belum.." Anak ini mengangkat wajah nya ,menatap ku dengan sayu.

"Ya udah! kita makan dulu, habis itu ketemu Papa ya???"

Tristan mengangguk menuruti perintah ku.

AKu ajak duduk di Pantry, Lalu Ku suapi makan nasi padang yang ku pesan tadi..Anak ini bener bener kelaparan..Lahap banget makan nya.

Kami sambil saling mengobrol dan bercanda..

"Kakak cantik Tinggal dimana??"

"Jangan bilang Kakak cantik! Kakak malu tahu?? panggil aja Kak Midia.. oke!!"

"Kenapa Kak??"

"Aduh Tristan!! Kakak kan jelek.. nggak pantes di panggil Kakak cantik!"

"Kakak cantik dan baik kok!"

"Eleh! kecil kecil pintar ngerayu!! ayo makan lagi tinggal satu suapan nih! aaaaas" kata ku memasukan makanan ke dalam Mulut Tristan

Lantai 4

"Dit!! apa Tristan disini??" Tanya Pak Reza dengan tegang.

"Nggak ada? Bukan nya ini Jam pulang sekolah??"

"Iya! tapi kata guru nya..Tristan naik mobil online! kata nya mau kesini!!" jelas Pak Rza dengan cemas.

"Coba telfon hape nya!" Adit mulai terlihat khawatir.

"Sudah! tapi nggak Bisa! Tristan memang selalu membuat Masalah!!" Pak Reza sudah dalam mode kesal.

"Erwiiiin!!!" Teriak Adit, wajah nya sudah masuk Mode cemas meninggal kan Kursi kebesaran nya.

"Iya Dit! kenapa??"

"Tristan hilang!!!"

"Apa!! Kok Bisa??" Erwin nampak bingung

"Tutup semua pintu! periksa di setiap sudut ruangan!! Pokok nya Tristan harus ketemu!!" teriak nya,

"Dit! kamu berlebihan!!" kata Pak Reza mendekati Tristan.

"Berlebihan kata Mas Reza!! Gimana kalau terjadi sesuatu dengan Tristan!! Apa Mas Reza bisa bertanggung jawab! Kamu emang nggak pernah perduli sama Tristan Mas!!" Pak Adit benar benar marah, bingung dan khawatir.

Membuat Pak Reza semakin mrengut.

" Nggak ada yang ngelihat Tristan Dit.. semua sibuk dengan kerjaan nya.. Gimana kalau Cek CCTV aja Dit!" Kata Pak Erwin di depan pintu.

"Cepat Cek CCTV Nya!!!!" Pak Adit malah balik menyuruh Erwin, dasar Bos semena mena.

Pak Adit membungkuk kan badan nya, mengecek CCtV dengan sangat serius bersama Pak Erwin.

"Dit..coba Lo liat ini! Ketemu! Tristan berjalan menuju Pantry ..tapi sama siapa ini Dit???"

Pak Adit segera melangkah dengan cepat, terus memencel Tombol Lift dengan berulang ulang. Di ikuti Pak Reza dan Pak Erwin di belakang nya.

"Win! panggil Mas Budi! saya tunggu di Pantry!!" Perintah Pak Adit, dengan tenang Tapi tegas. Saat pintu Lift terbuka.

"Kamidia!!" Panggil Pak Adit dengan nada lantang. Aku menoleh ke arah nya, tapi kenapa di depan pintu ada rame rame orang banyak?? termasuk Mas Budi.

Apa jangan- jangan Si Muka Kaku mau ngajakin kita makan????

"Tristan!!!" Pak Adit langsung menarik Tristan untuk mendekat kepada nya.

"Kamu!! kamu sengaja? membawa Tristan kesini!! Rencana jahat apa yang ada di otak mu!!" tuduh Pak Adit, sambil berteriak.

"Maksud Bapak apa sih??"

"Jangan berpura pura! saya tahu! kamu sengaja mendekati Tristan!! Agar kamu mendapat kan keuntungan kan!! jangan mimpi kamuu!"

Fixx kata kata Pak Adit yang Frontal menggoyah kan pertahanan ku. Apa lagi tatapan mata nya penuh dengan kemarahan.

"Om..Kakak Cantik nggak jahat.. tapi kakak cantik-" Sahut Tristan ingin menjelas kan, tapu sayang nggak di kasih kesempatan sama Pak Adit.

"Tristan!! ikut Papa ke ruangan Om!!" Titah nya, kali ini cukup membuat ku dan Tristan ketakutan.

"Mas Budi!!"

"Iya Pak.." Mas Budi mendekati kami, setelah dapat teriakan panggilan dari Pak Boss.

"Nasehati anak buah mu!! agar bertingkah dengan selayak nya!! ini kantor!! " tegas nya lalu meninggal kan kami.

Episodes
1 Kelabu
2 Curhat Pagi
3 Lembur
4 Lembur
5 Ngencess
6 Kepo
7 Sabar
8 Kehobahan di Kantin.
9 Selamat tinggal
10 Nonton bukan Kencan.
11 Menuduh
12 Keras Kepala
13 kena lagi
14 Drama lagi
15 Voice Note
16 Menyebal kan
17 Rumah Sakit
18 Jangan Pulang
19 Jangan Pulang
20 Perangko
21 Transfer Dosa
22 Miss Gosip
23 Ribet
24 Kabur
25 Kabur
26 Rx King vs Trail
27 Hidung Bengkok
28 Terlalu perhatian
29 Jodoh dari Mama
30 Pesan chat
31 Makan Dadakan.
32 chat bikin Emosi
33 Will you Merrie me
34 Ijin Mama
35 Permohonan
36 Mimpi
37 Yakin
38 Mengunjungi mu
39 Ku terima
40 Persiapan
41 Pantry
42 apa sih mau mu
43 Tulus
44 Siapa yang menang
45 Jalan
46 Ribut
47 Ketahuan
48 Apa ini jeleous
49 tepat
50 Saah
51 Reflek
52 Pendekatan
53 Rumah Baru
54 terserah
55 Baru
56 Kish
57 Draft
58 Soto
59 Toilet
60 Elgin
61 ternyata
62 ternyata
63 Bertamu
64 Malas
65 Mulai Posesiv
66 Praduga
67 Kesimpatan dalam kesempatan
68 Ide
69 Plus plus
70 Goals!:+²¹
71 percaya Diri
72 Part 2
73 Projek
74 Kemarahan Adit
75 Draft
76 Menyatakan perasaan
77 Perang di Pagi Hari.
78 gara gara.
79 gara gara.
80 Sarapan
81 Jamur
82 Permainan Panas
83 beda prinsip
84 skakMatt
85 Enggak Stabil
86 Tidak menyangka
87 Insiden
88 Marah
89 tegang
90 Terbit lah terang
91 Medsos
92 Penyemangat atau Aturan
93 berantem lagi
94 Berulah lagi
95 Hari pertama.
96 Kampus
97 Kenalan
98 Damai
99 Penganggu
100 terjadi lagi
101 Drama lagi
102 Draft
103 kesal
Episodes

Updated 103 Episodes

1
Kelabu
2
Curhat Pagi
3
Lembur
4
Lembur
5
Ngencess
6
Kepo
7
Sabar
8
Kehobahan di Kantin.
9
Selamat tinggal
10
Nonton bukan Kencan.
11
Menuduh
12
Keras Kepala
13
kena lagi
14
Drama lagi
15
Voice Note
16
Menyebal kan
17
Rumah Sakit
18
Jangan Pulang
19
Jangan Pulang
20
Perangko
21
Transfer Dosa
22
Miss Gosip
23
Ribet
24
Kabur
25
Kabur
26
Rx King vs Trail
27
Hidung Bengkok
28
Terlalu perhatian
29
Jodoh dari Mama
30
Pesan chat
31
Makan Dadakan.
32
chat bikin Emosi
33
Will you Merrie me
34
Ijin Mama
35
Permohonan
36
Mimpi
37
Yakin
38
Mengunjungi mu
39
Ku terima
40
Persiapan
41
Pantry
42
apa sih mau mu
43
Tulus
44
Siapa yang menang
45
Jalan
46
Ribut
47
Ketahuan
48
Apa ini jeleous
49
tepat
50
Saah
51
Reflek
52
Pendekatan
53
Rumah Baru
54
terserah
55
Baru
56
Kish
57
Draft
58
Soto
59
Toilet
60
Elgin
61
ternyata
62
ternyata
63
Bertamu
64
Malas
65
Mulai Posesiv
66
Praduga
67
Kesimpatan dalam kesempatan
68
Ide
69
Plus plus
70
Goals!:+²¹
71
percaya Diri
72
Part 2
73
Projek
74
Kemarahan Adit
75
Draft
76
Menyatakan perasaan
77
Perang di Pagi Hari.
78
gara gara.
79
gara gara.
80
Sarapan
81
Jamur
82
Permainan Panas
83
beda prinsip
84
skakMatt
85
Enggak Stabil
86
Tidak menyangka
87
Insiden
88
Marah
89
tegang
90
Terbit lah terang
91
Medsos
92
Penyemangat atau Aturan
93
berantem lagi
94
Berulah lagi
95
Hari pertama.
96
Kampus
97
Kenalan
98
Damai
99
Penganggu
100
terjadi lagi
101
Drama lagi
102
Draft
103
kesal

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!