Keesokan harinya Shun land berdiri di depan pintu rahasia di salah satu sudut istana.
Di mana itu satu satunya pintu masuk menuju Ruang bawah tanah tempat penyimpanan harta leluhur klan khal.
Di setiap generasi hanya dua orang yang di beri tahu.
Suami Ratu SHI khal sendiri perdana menteri Jhasun tidak di beri tahu.
Hanya sang Ratu SHI khal dan adiknya panglima Shu khal yang tahu rahasia warisan leluhur itu.
Sudah menjadi peraturan dari Ribuan tahun yang lalu tidak ada yang berani melanggarnya.
Dulu ada yang melanggarnya sumpah peraturan memberi tahukan lebih dari dua keturunan yang di pilih.
Terjadi suatu ke keajaiban, pintu tidak bisa di buka bagai mana pun caranya.
Tempat penyimpanan harta leluhur di lindungi kekuatan supranatural tinggi tak terukur oleh seorang olah Kanuragan.
Ealau pun ranah kekuatan batinnya telah mencapai alam Roh
pintu itu hanya dinding dari susunan batu besar berwarna hitam tersusun rapih.
tingginya sekitar lima Depa dan lebar sekita lima belas Depa
Shun land tak berani langsung masuk walau dia telah di beri tahu cara membukanya oleh Bunda Ratu SHI Khal.
dia sendiri telah beberapa kali masuk untuk mempelajari ilmu olah Kanuragan.
ilmu tentang empat tahapan olah tubuh, empat tahapan kekuatan alam batin, dan empat tahapan tehnik meditasi
tidak berapa lama Shun land menunggu sang paman akhirnya datang.
Sang paman langsung menyentuh beberapa batu di dinding sesaat kemudian batu lantai bergerak kebawah menyusun sebuah tangga menurun.
tujuh belas anak tangga tersusun dengan lebar satu depa dan tinggi sekitar satu Depa
sang panglima Shu khal dan Shun land segera melangkah masuk menuju lorong tersebut.
baru saja melangkah ke tangga ketiga lantai menutup kembali.
lorong itu akhirnya sedikit gelap,
Di anak tangga yang terakhir sebuah pintu dari batu terlihat.
lebar batu ini setengah depa, dan tinggi satu Depa.
Di kedua sisi pintu ada batu yang menonjol satu berbentuk kepala burung, yang satunya lagi mirip kepala naga.
sang paman di sebelah kanan dan Shun land sebelah kiri kedua memegang batu tersebut
"1 2 3" sang paman panglima Shu khal memberi aba-aba untuk menekan batu tersebut supaya bersamaan
terdengar bunyi baru bergerak, pintu batu setebal tiga jengkal tangan orang dewasa bergerak turun pelan pelan.
setelah pintu terbuka semua terlihat empat Ruangan besar persegi panjang.
Ruangan pertama berisi berbagai harta benda yang terbuat dari emas dan perak.
berbagai lagi ada perhiasan dari batu berlian dan batu batu berharga lainnya.
Ruangan kedua berisi berbagai senjata jaman kuno yang memancarkan pamor luar biasa.
Ruangan ketiga berisi catatan catatan berbagai ilmu pengetahuan, terbuat dari kulit binatang purba dan kulit pohon purba.
ada juga dari lempengan lempeng emas, perunggu dan tembaga
sedang kan Ruangan terakhir hanya ada sebuah batu bulat berdia meter setengah depa dengan ketinggian sebatas lutut orang dewasa.
Di depan batu itu ruangan lebih luas sekitar lima belas Depa dan sedikit lebih tinggi dari tiga ruangan sebelumnya.
Seluruh ruangan terbuat dari batu keras semua tersusun rapih dan sangat kuat.
Walau tanpa media perekat batu batu itu kuat saling mengunci.
Itu mencerminkan tehnik tata ruang dan ilmu ukur yang sangat tinggi saat itu.
untuk pencahayaan tertempel batu batu bening seperti kristal di dinding, dan atap ruangan tersusun rapih, batu tersebut memancarkan cahaya saling berpantulan hingga seluruh ruangan terlihat terang
Shun land walau pun sudah beberapa kali masuk tapi tetap saja kekaguman akan ilmu tata ruang, dan tehnik pembangunan tingkat tinggi ini
apa lagi ilmu pencahayaan ruangan yang membutuhkan ilmu materi batu yang bukan sembarang bisa mempelajarinya.
Shun land tidak melirik sedikitpun ke ruang pertama yang berisi harta benda.
Tetapi mereka berhenti di ruang kedua, pamannya melirik ke arah Shun dan berkata.
''pilihlah yang sekiranya cocok untuk mu dan sesuai dengan jurus yang akan kau pelajari''
Shun land melihat-lihat berbagai senjata tapi tak ada yang menarik hatinya
sebelum melangkah meninggalkan ruangan matanya melirik ke paling sudut ruangan.
terlintas di matanya sekilas ada cahaya keluar dari senjata, yang berbentuk seperti sebatang besi bulat panjang kira kira 2 jengkal tangan dewasa.
hatinya bergetar seakan ada yang menarik jiwanya.
Shun land menggunakan kekuatan batinnya untuk melihat jenis senjata apa.
mata batinnya Shun Land memasuki senjata tersebut.
Terlihat seseorang gagah berwibawa sedang menempelkan senjata di bibirnya, lalu melesat seberkas cahaya ungu kemerahan.
cahaya itu menuju jiwanya.tetapi ketika sinar ungu kemerahan itu menyentuh jiwanya, cahaya itu memudar keseluruh ruang jiwanya .
Dan terdengar suara memenuhi jiwanya
''sudah lama aku menunggu mu, senjata ini memilih mu dan telah menyatu dengan jiwamu, kunci sasaran mu lalu tiuplah maka sumpit raja neraka akan mengejar di manapun musuh mu.
tubuh Shun land bergetar hebat.
pamannya panglima Shu berdecak kagum sudah ribuan tahun sumpit itu tidak ada yang berjodoh.
bahkan ayahnya sediri, kakek dari Shun land.
telah mencoba menggunakannya tapi tidak ada reaksi dari sumpit itu.
sumpit yang terlihat bagai besi tua hitam berkarat terbang ke depan Shun land.
lalu bersinar terang menghilang kan karat dan debu yang menempel
terlihat sumpit warna ungu kemerahan dengan hiasan warna emas melingkar berbentuk ular raja kobra melingkar.
Ketika sumpit itu menyentuh tangan Shun land, tiba-tiba saja hilang tak berbekas.
{salam hormat selalu buat panglima besar, panglima sumpit di mana pun berada)
*****************
Di dalam sebuah gua di lereng gunung Merapi Duduk seorang pertapa dan membuka matanya
''Dia telah memilih penerusnya'' sang pertapa itu membatin wajahnya cerah menaruh harapan besar, ada sebuah perubahan besar terjadi, dari sekian ratus tahun menunggu akhirnya menemui titik terang.
************
Shun land melanjutkan langkahnya kearah ruangan ketiga beberapa tumpukan kulit binatang purba terlihat di depannya
Di antara susunan kulit hewan purba ada kotak tersebut dari kayu dengan bergambar kepala harimau
Dengan hati-hati Shun land mengambil dan mencoba untuk membukanya tapi sayang kotak itu tidak mau membuka seakan penutupnya menyatu.
Shun land melirik pamannya panglima Shu khal, pamannya hanya menggelengkan kepala
Shun land berpikir bagai mana cara membuka kotak itu.
akhirnya dia mempunyai inisiatif untuk menggunakan kekuatan batinnya
sambil memegang kotak tersebut Shun land mengalir kan tenaga dalam sampai keringat membasahi seluruh tubuhnya.
Tapi tetap tidak ada apapun terjadi, mata batinnya Shun land fokus ke ukiran kepala singa, yang berada di tutup kotak tersebut.
Tapi tetap saja tak terlihat apa pun di mata batin Shun land, seakan ada kekuatan batin yang menutupinya .
sebelum putus asa pamannya memberikan suatu ide.
''nak Shun coba kau tekan tepat di ukiran dahi kepala harimau itu dengan ibu jarimu.
paman pernah melihat ayah mencoba melakukan itu beberapa kali. sampai darahnya keluar.
mungkin darah ayah di tolak oleh kekuatan supranatural di kotak itu, semoga darahmu berjodoh''
Shun segera melakukan perintah sang paman di tekannya tengah penutup kotak tersebut yang tepat di ukiran dahi harimau.
Shun land merasa kulitnya di tembus jarum kecil setelah itu mengangkat ibu jarinya setetes darah jatuh tepat di tempat tersebut
riak sinar biru di permukaan kotak terlihat
''cek lek'' terdengar suara dari dalam kotak ter sebuah tangan Shun land mencoba membuka kembali kali kotak itu
*****************
like end komennya 🙏🙏🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 441 Episodes
Comments
☠️⃝⃟𝑽𝑨𝙊𝙚૨αɳ𝙜𝕻𝖓𝖉𝓐𝔂⃝❥
semoga sundland mampu menjadi raja yg amanah
2023-05-06
1
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🥑⃟🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌
sang generasi penerus telah datang, jreng ,,, jreng.....
2022-11-29
1
рaᷱyͥmͩeꙷnͣᴛ⁰³🇮🇩
ilmu sudah oke, tinggal di asah lagi.
2022-11-18
3