''Untuk perjalan pulang kita berlari sambil mengasah ilmu saipi angin''
tanpa aba aba Shun Land melesat mendahului di ikuti Boma dan Lodaya sang harimau besar.
mereka berempat dengan Shun land yang memimpin dengan Rajawali di atasnya
Lodaya mengikuti, di belakangnya ada Boma, Lodaya sang harimau besar seakan mengerti keadaan Boma yang belum sepenuhnya menguasai ilmu saipi angin dia akan memperlambat bila jaraknya jauh dan mempercepat kembali bila Boma mendekat
perjalan yang tadinya memakan waktu sehari penuh kini hanya memakan waktu sepertiga hari.
Shun Land berdiri di tepian hutan sang Rajawali bertengger di bahu kirinya menunggu Boma dan Lodaya sang harimau besar yang berada di belakang
tidak sampai dua kali waktu menanak nasi Lodaya dan Boma sampai, perjalanan di lanjutkan dengan berjalan kaki
Di dalam taman istana sang Ratu SHI khal, perdana menteri dan panglima Shu khal sedang membicarakan tentang Shun land yang sampai saat ini belum pulang.
sedangkan hari kontes latih tanding hanya tinggal tiga hari lagi.
''kakang Jhasun, Dinda SHI apakah perlu aku menjemput ke hutan'' sang panglima Shu bertanya ada rasa Khawatir di hatinya
''tidak perlu dik Shu aku tahu tabiat anak ku dia tidak akan melupakan hal-hal yang penting'' perdana menteri Jhasun berhenti sejenak lalu melanjutkan
''alasan kedua bila adik Shu menjemput itu belum tentu ketemu karna kita tidak tahu Pasti di mana tempat Shun Land berlatih''
mendengar itu panglima Shu mengangguk menerima alasan sang kakak ipar melarang untuk menjemput sang ponakan
Tidak lama kemudian Rombongan Shun land datang
shun Land memberi hormat lalu bicara
''maafkan Ananda sedikit terlambat'' dulu sebelum berangkat Shun Land berkata bahwa akan pulang sebelum lima hari waktu kontes di adakan.
Sang Ratu SHI khal berdiri dan menghampiri lalu memeluk Shun Land penuh kasih sayang
''tidak apa-apa Bunda hanya sedikit khawatir saja'' ucap Sang Ratu
sebelum ada yang bicara panglima Shu khal bicara
''Boma kesini ada sesuatu yang ingin aku berikan padamu'' sang panglima Shu khal mengeluarkan gulungan kulit binatang dari balik bajunya
Boma setelah memberi hormat kepada sang Ratu SHI khal dan perdana menteri Jhasun menghampiri panglima Shu khal walau penuh dengan kecurigaan.
''ini adalah kitab ilmu kapak di dalamnya ada beberapa jurus kapak yang aku rasa cocok demgan mu'' sang panglima Shu khal menyodorkan gulungan kulit hewan itu
Boma yang tadinya kesal perlahan wajahnya terlihat gembira
''terima kasih tuan panglima'' Boma sambil menerima gulungan ilmu kapak lalu menyimpan di balik bajunya.
Boma berpamitan ingin segera menemui ibunya
''katakan besok aku baru bisa menemui ibu'' shun Land menitip pesan buat sang ibu angkat
Lodaya sang harimau besar berbaring di samping Shun land sedangkan sang Rajawali bertengger di pohon dekat pendopo taman
''bagai mana nak latihan mu'' perdana menteri Jhasun memulai pembicaraan dengan pertanyaan, dia sangat penasaran dengan perkembangan ilmu yang di pelajari putranya.
sang paman pun ikut menanti jawaban Shun Land.
''berkat do'a bunda, ayah dan paman aku telah menguasai jurus Saipi angin sampai tingkat yang kedua walau baru bisa membentuk serangan badai angin sebesar badan anak-anak. dan telah menguasai jurus ketiga dari ilmu cakar harimau kumbang' di tahap pertengahan''
mendengar itu ayah dan pamannya merasa senang tapi bagi sang ayah merasa ada sesuatu yang di sembunyikan putranya, Jhasun mengabaikan itu.
tentang burung Rajawali Shun Land menerangkan dia mendapatkan di hutan tanpa sengaja waktu berburu.
Shun land tidak mengatakan yang sebenarnya dia berpendapat semakin sedikit yang tahu semakin baik
Shun land berbaring di kamarnya dengan tangan di belakang kepala, matanya menatap langit-langit kamar, dia lupa menanyakan bagaimana cara mengunakan kekuatan apinya pada raja wali sebelum ingatannya menghilang,
Sang Rajawali terbang menghampiri dan bertengger di hiasan kayu ranjang tepat di atas kepala Shun Land.
''tuan Tolong jelaskan siapa sebenarnya aku ini dan siapa nama ku ?'' terdengar suara dari sang Rajawali
Shun Land terperanjat sang Rajawali bisa bicara.
''ooh ternyata kau bisa bicara kenapa tidak dari dulu kau bicara'' Shun Land malah balik bicara
''aku takut banyak orang yang tau aku bisa bicara nantinya aku banyak di buru oleh manusia'' sang Rajawali memberi penjelasan
''aku juga heran mengapa jiwaku terikat pada jiwa tuan'' sang Rajawali melanjutkan
Shun Land menceritakan semua dengan panjang lebar tidak ada satupun yang dia sembunyikan, Shun Land berpendapat di sembunyikan pun tidak ada manfaatnya
setelah mendengarkan penjelasan Shun Land sang Rajawali mengerti mengapa di ingatannya terlintas bayangan-bayangan sebuah pertarungan dan tehnik tehnik ilmu Kanuragan. tapi dia tetap tak ingat siapa dirinya walaupun Shun Land telah menjelaskan seperti keterangan sang leluhur Raja sunda land, Raja dari daratan luas Sunda -ageng.
''untuk sementara aku memanggilmu burung emprit sebelum kau ingat namamu'' Shun Land memecahkan lamunan sang Rajawali
mendengar itu sang Rajawali melotot dalam hatinya berkata ''keterlaluan burung gagah ini di panggil burung emprit'' tapi dia tak membantah
''terserah tuan mau memanggil saya apa kan sekarang tuan, tuanya saya''
''aku akan mengajarkan cara mengunakan kekuatan api abadi yang ada di dalam tubuhmu dengarkan baik-baik, walaupun ingatanku hilang tapi tentang cara bertarung dan tehnik ilmu Kanuragan aku masih mengingatnya walau tidak semuanya'' sang Rajawali berhenti sejenak untuk mengingat-ingat tehnik ilmu tersebut, lali melanjutkan
''ketika kau akan menggunakan kekuatan api abadi, kau cukup banyangkan di dalam dirimu ada api besar dan menyalurkan kemana kau akan mengeluarkan, contoh kau akan mengunakan jurus tapak harimau, kau banyangkan api dalam dirimu berada di telapak tangan mu dan mengeluarkan nya sebesar yang engkau kehendaki, ingat kekuatan api mu sebesar tenaga dalam yang kau miliki, intinya tenaga dalam yang engkau keluarkan di ubah secara sendirian oleh kekuatan api abadi yang ada di dalam jiwa dan tubuhmu, bila ada kesempatan datanglah di sebuah gua di perut sebuah gunung di sana ada lahar panas kekuatan api murni serap lah secara bertahap agar kekuatan api mu lebih besar'' sang Rajawali memberi petunjuk panjang lebar
''terima kasih sahabat ku'' Shun Land sangat senang.
sesungguhnya di dasar hati Shun Land ada kekhawatiran bahwa dunia yang terlihat di permukaan baik-baik saja, tapi di dalamnya bergejolak panas dari ambisi-ambisi manusia serakah, semoga saja dia bisa meredam gejolak panas tersebut pada waktu yang tepat.
di saat rasa kantuk mulai mendera mata Shun Land, pintu kamar terbuka nyelonong seorang gadis dan berkacak pinggang di pinggir ranjang dengan wajah merah membara dan sorot mata mengerikan bagai sang Ratu sihir.
...****************...
cukup sekian dulu 🙏🙏🙏 tidak lupa tinggalkan jejak wasalam........
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 441 Episodes
Comments
.
smoga dengan adanya pemberitahuan dari burung rajawali ini.shunland makin mahir ilmuny
2022-11-14
3
🍭ͪ ͩ𝕸y💞🅰️nnyᥫ᭡🍁❣️
tanggung-jawab besar menanti ya Shun Land
2022-11-02
3
🦋⃟ℛ ᴬ∙ᴴᴀᷟ N⃟ʲᵃᵃ ᭙⃝ᵉˢᵗ
lanjuuuuut lagiiiii🤭🤭🤭🤭 kang 🤭🤭🤭
2022-10-14
6