15. Lima belas

Assalamualaikum semua balik lagi bersama author selamat membaca jangan lupa vote sama likenya yah😊 karena itu berharga bagi aku。◕‿◕。

Oke lanjut part 15....

Sesuai rencana kelompok Kiara, hari ini mereka akan ke pasar untuk berbelanja bahan yang akan mereka gunakan.

Sekarang, mereka semua sudah berkumpul di parkiran.

"Jadi, gua sama siapa?"tanya Dinar.

"Itu Lo sama Arsel aja" ucap Arsen.

"Lah,kok gue" sahut Arsel.

"Kan lo temannya" ucap Arsen.

"Teman berantem maksudnya." Sambung Riko.

"Sialan." Umpat Arsel.

"Kalau Kia sama siapa?" Tanya Dinar.

"Sama Zayn aja kan dia bawa motor juga,Lo mau kan bawa Kia?" Tanya Dion.

"Dibalas anggukan kepala oleh Zayn."

"Yaudah yok kita berangkat ke pasar." Ajak Kia .

"Let's go" sahut mereka bertujuh.

Para cowok mengambil motor mereka di parkiran, sedang kan Kia,dan Dara menunggu di dekat gerbang sekolah.

Setelah mengambil motor mereka, mereka menyalakan motor mereka dan menjalankan nya menuju ke arah Kiara dan Dara.

Riko,Dion,Arsen,dan Angkasa,memilih pergi terlebih dahulu meninggalkan Arsel, Zayn, Dinar,dan Kiara, di sekolah.

Arsel memberhentikan motor nya di depan Kiara,dan Dara.

"Naik" ucap Arsel.

"Iyaa" jawab Dara langsung menaiki motor sport nya Arsel sambil memegang bahu Arsel.

" Iiiih, tinggi banget sih motor Lo" gerutu Dinar.

"Lo nya aja yang pendek" balas Arsel.

"Gue bukan pendek tapai belum tinggi" sahut Dinar kesal setelah duduk di motor nya Arsel.

"Ck,sama aja" decak Arsel.

"Yaudah gue duluan ya Kia" ucap Arsel, sebelum pergi meninggal kan Kiara.

Tak berselang lama Zayn berhenti di depan Kia.

"Ayo" ucap Zayn.

"Gak papa kan gue numpang" kata Kia

"Gak papa,bisa gak naik nya?" Tanya Zayn.

"Bisa" Jawab Kia.

"Kalau susah,pegang aja bahu gue" ucap Zayn yang melihat Kia kesusahan.

"Makasih" ucap Kia setelah dia berhasil duduk.

Zayn menjalankan motor sport nya meninggal kan sekolah,dan menyusul teman-teman nya yang sudah terlebih dahulu meninggalkan mereka berdua di sekolah.

Zayn menjalankan motor sport dengan kecepatan sedikit tinggi, karena ingin menyusul teman-teman nya di depan mereka.

Kia yang berada di belakang Zayn hanya bisa berdoa supaya dia selamat sampai tujuan.

" Ya Allah Kia masih pengen hidup,Kia belum lulus ya Allah." Gumam Kia sambil mengencangkan pegangan nya di jaket Zayn.

Zayn yang mendengar gumaman Kia tersenyum.

"Lucu" batin Zayn.

Sementara Dinar dia terus mengumpat Arsel, lantaran Arsel sengaja Menaik kan kecepatan motornya supa ia ketakutan.

"Arsel sialan,gue masih mau hidup anjir" umpat Dinar.

"Yang nyuruh Lo mati siapa?" Balas Arsel.

"Diem Lu anjir,pelanin gak kecepatan nya" ucap Dinar yang sudah ketakutan.

"Gak mau" sahut Arsel cuek.

Dinar hanya bisa mengumpat Arsel di dalam hati nya, sangking kesal nya semua hewan yang ada di kebun binatang di sebut oleh Dinar.

Arsel yang melihat lampu merah di depan nya segera mengerem motornya secara mendadak.sehingga Dinar yang tidak siap pun tidak seimbang langsung menubruk badan Arsel secara reflek Dinar memeluk Arsel.

Begitu juga dengan Kia, Zayn sengaja mengerem motornya mendadak supaya Kia memeluk dirinya dari belakang.

Dan rencananya berhasil begitu dia mengerm motor nya secara mendadak Kia menubruk badan Zayn,dan reflek memeluk nya.

"Astagfirullah" Kia terkejut karena Zayn mengerem secara mendadak motornya.

"Kamu gak papa?"tanya Zayn khawatir.

"Gak papa kok,maaf ya aku gak sengaja nabrak badan kamu" ucap Kia meminta maaf.

"Iya gak papa" balas Zayn tersenyum manis,dan sayang nya Kia tidak bisa melihat nya.

Tak berselang lama Lampu lalu lintas yang awalnya merah sekarang telah berganti menjadi warna hijau,yang artinya mereka sudah boleh menjalankan motor mereka.

Sesampainya di pasar mereka memilih-milih

Bahan-bahan yang di perlukan, seperti saat ini mereka lagi memilih pisang yang bagus.

Setelah mendapat kan Pisang yang bagus mereka segera mencari bahan yang lain.

Tak terasa hari sudah sore,dan bahan yang mereka cari sudah mereka dapat kan semua,dan mereka memilih pulang ke rumah nya masing-masing.

Dengan Arsel yang mengantarkan Dinar terlebih dahulu,dan sekarang yang di pasar hanya tinggal Zayn dan Kiara yang sedang menyusun belanjaan mereka.

"Sudah semua,ayo kita pulang" ajak Zayn.

"Aku kamu antar di sekolah lagi aja ya,biar kamu bisa langsung pulang" kata Kia .

"Emang rumah kamu di mana?" Tanya Zayn.

Kiara memberitahukan alamat nya kepada Zayn.

"Ooooh di situ,kita masih satu jalan kok gak papa biar aku anterin" kata Zayn.

"Gak papa nih, takut ngerepotin" sahut Kia

"Gak papa santai aja,kan kita sekarang teman" ucap Zayn tersenyum.

"Hehehe iya deh teman" balas Kia terkekeh.

"Yaudah,yuk pulang." ucap Zayn.

" Yuk" balas Kia

Setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh, akhirnya Kiara, dan Zayn sampai di depan gerbang rumah Kia.

"Makasih ya, udah mau repot-repot nganterin aku"ucap Kia berterima kasih kepada Zayn.

"Iya sama-sama, boleh minta nomor hp kamu" tanya Zayn

"Oh, boleh" jawab Kia sambil menyerahkan handphone Nya.

"Besok aku jemput ya" ucap Zayn.

"Eh, gak usah aku bisa pergi sendiri"

Jawab Kia.

"Sekalian aja, kan kita kelompok biar kita barengan ke sekolah" sahut Zayn.

"Yaudah deh" sahut Kia akhirnya.

Tanpa mereka sadari, ternyata ada yang menatap mereka dari balkon dengan tatapan tak suka, seseorang yang menatap mereka langsung pergi, setelah Zayn akan pergi.

"Gue, pulang dulu ya Ra" ucap Zayn

"Eh,kok Ra sih,kan Kia." Tanya Kia bingung.

"Gak papa,biar beda dari yang lain" jawab Zayn.

"Ooooh" balas Kiara beroh ria.

Setelah Zayn sudah pergi, Kia langsung masuk ke dalam rumah nya, sebelum itu Kiara mendorong pagar rumahnya yang tinggi tersebut.

Dengan susah payah Kia mendorongnya dengan sekuat tenaga nya,dan akhirnya pagar itu terbuka,dan setelah itu Kia menutup nya kembali.

Kiara memasuki rumah nya,baru saja tiga langkah dia memasuki rumah nya,tiba-tiba vas bunga sedang yang terbuat dari kaca melayang mengenai bahunya,Kiara hampir saja terhuyung ke belakang kalau saja dia tidak menjaga keseimbangannya tubuhnya.

"Dasar anak kurang ajar,begini ternyata kelakuan kamu selama saya pergi,baru saja saya pulang Ternyata kamu sudah menjadi ******,apa karena kamu gak saya kasih uang saku makanya kamu ngejalang" ucap Bunda Sita sinis.

"Enggak Bun,itu teman kelompok Kia" ucap Kia membela dirinya.

"Halah,gak usah ngelak kamu,kalau kamu gak ngejalang selama kamu jajan di sekolah pakek duit siapa setan!!!!" Bentak bunda Sita

"Sumpah Bun,aku gak kek gitu,bunda salah paham" jawab Kia gemetar ketakutan melihat amarah bundanya.

Bunda Sita berjalan mengambil sapu yang ada di dekatnya, setelah mendapat nya bunda Sita langsung memukuli Kia dengan sapu itu seperti orang kesetanan.

"******"

"BUGH"

"ANAK GAK TAU DIRI"

"BUGH"

"DASAR ANJING"

"BUGH"

"ANAK PEMBAWA SIAL"

"BUGH"

"KAMU UDAH NGERUSAK KEBAHAGIAAN SAYA"

"BUGH"

"KAMU YANG BIKIN KELUARGA SAYA HANCUR"

"BUGH"

"Bu-bun sa-kit-cu-cukup badan Kia sa-kit"

"DIAM"

Kia hanya bisa menerima pukulan dari Bunda nya,dan tanpa Kia sadari ternyata darah sudah mengalir di hidung nya.

Kia yang menyadari ada sesuatu yang keluar dari hidung nya langsung mengelapnya menggunakan tangan nya.

"Bun,ampun, Bun" lirih Kia gemetar.

Para pelayan yang melihat itu,merasa iba dan kasihan,tak ada yang berani membantu Kia, terutama mbok Jum yang selalu membantu Kia,tapi kalau sudah berurusan dengan nyonya besar dan tuannya dia tak berani.

Ada beberapa pelayan baru yang melihat itu cukup terkejut tetapi mereka sebelumnya sudah di ceritakan oleh mbok Jum tentang keluarga majikan nya.

"Pergi kamu dari hadapan saya sebelum saya menghabisi kamu di sini" bentak Bunda setelah melempar sapu yang ada di tangannya mengenai Kia.

"I-iya b-bun" jawba Kia lirih,lalu berlari menuju kamar nya yang berada di lantai dua.

Sesampainya di kamar, Kia langsung mengunci pintu Nya tergesa-gesa takut kalau nanti ayahnya juga akan marah kepada nya,dia tidak dapat membayangkan kemarahan ayahnya akan seperti apa.

Semoga saja ibu tidak memberi tahukan tentang tuduhan ibu nya terhadap dirinya.

Setelah menguncinya Kiara langsung merosot Duduk bersandar pada pintu kamarnya.

Penampilan Kia saat ini kacau sekali,

Bayangkan saja rambut yang berantakan,

Darah yang mengalir di hidung nya yang berserakan di wajahnya akibat Kia mengelapnya menggunakan tangannya,di tambah lagi baju sekolah nya yang sudah terlihat kusut dan ada darah.

Kiara beranjak dari duduknya,baru beberapa langkah Kia berjalan menuju tempat tidur nya, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamar nya.

Tok tok tok

Suara ketukan pintu kamar nya

Kiara sontak menoleh ke arah pintu nya,menatap takut pintunya,dia berfikiran bahwa yang mengetuk pintu kamar nya adalah ayahnya, habislah dirinya jika Ayah nya yang mengetuk pintu kamar nya.

Tok tok tok

Kiara masih diam tak berani membuka pintu kamar nya

Tok tok tok

Tok tok tok

Lanjut part 16.

Assalamualaikum makasih ya udah baca jangan lupa follow Sama votenya ya

Kalau ada salah kata mohon maaf,dan tolong di beritahu di komen ya☺️.

author sekali lagi minta maaf kalau tulisan author belum rapih😔.

Buat Yang penasaran 👇

Lanjut di part 16 yah☺️。◕‿◕。

Sampai ketemu di part 16 daaaaaaah 👋

Episodes
1 1. Satu
2 2. Dua
3 3. Tiga
4 4. Empat
5 5. Lima
6 6. Enam
7 7. Tujuh
8 8. Delapan
9 9. Sembilan
10 10. Sepuluh
11 11. Sebelas
12 12. Dua belas
13 13. Tiga belas
14 14. Empat belas
15 15. Lima belas
16 16. Enam belas
17 17. Tujuh belas
18 18. Delapan belas
19 19. Sembilan belas
20 20. Dua puluh
21 21. Dua puluh satu
22 22. Dua puluh dua
23 23. Dua puluh tiga
24 24. Dua puluh empat
25 25. Dua puluh lima
26 26. Dua puluh enam
27 27. Dua puluh tujuh
28 28. Dua puluh delapan
29 29.Dua puluh sembilan
30 30.Tiga puluh
31 31.tiga puluh satu
32 32.tiga puluh dua
33 3.Tiga puluh tiga
34 34.Tiga puluh empat
35 35.tiga puluh lima
36 36.Tiga puluh enam
37 37.Tiga puluh tujuh
38 Curahan hati author + bonus spoiler part "38"
39 38.Tiga puluh delapan
40 39.Tiga puluh sembilan
41 40.Empat puluh
42 41.Empat puluh satu
43 42.Empat puluh dua
44 43.Empat puluh tiga
45 44.Empat puluh empat
46 45.Empat puluh lima
47 46.Empat puluh Enam
48 47.Empat puluh tujuh
49 48.Empat puluh delapan
50 49.Empat puluh sembilan
51 50.Lima puluh
52 51.Lima puluh satu
53 52.Lima puluh dua
54 53.Lima puluh tiga
55 54.Lima puluh empat
56 55.Lima puluh lima
57 56.Lima puluh enam
58 57.Lima puluh tujuh
59 58.Lima puluh delapan
60 59.Lima puluh sembilan
61 60.enam puluh
62 61.enam puluh satu
63 62.enam puluh dua
64 63.Enam puluh tiga
65 64.Enam puluh empat
66 65.Enam puluh lima
67 67.Enam puluh tujuh
Episodes

Updated 67 Episodes

1
1. Satu
2
2. Dua
3
3. Tiga
4
4. Empat
5
5. Lima
6
6. Enam
7
7. Tujuh
8
8. Delapan
9
9. Sembilan
10
10. Sepuluh
11
11. Sebelas
12
12. Dua belas
13
13. Tiga belas
14
14. Empat belas
15
15. Lima belas
16
16. Enam belas
17
17. Tujuh belas
18
18. Delapan belas
19
19. Sembilan belas
20
20. Dua puluh
21
21. Dua puluh satu
22
22. Dua puluh dua
23
23. Dua puluh tiga
24
24. Dua puluh empat
25
25. Dua puluh lima
26
26. Dua puluh enam
27
27. Dua puluh tujuh
28
28. Dua puluh delapan
29
29.Dua puluh sembilan
30
30.Tiga puluh
31
31.tiga puluh satu
32
32.tiga puluh dua
33
3.Tiga puluh tiga
34
34.Tiga puluh empat
35
35.tiga puluh lima
36
36.Tiga puluh enam
37
37.Tiga puluh tujuh
38
Curahan hati author + bonus spoiler part "38"
39
38.Tiga puluh delapan
40
39.Tiga puluh sembilan
41
40.Empat puluh
42
41.Empat puluh satu
43
42.Empat puluh dua
44
43.Empat puluh tiga
45
44.Empat puluh empat
46
45.Empat puluh lima
47
46.Empat puluh Enam
48
47.Empat puluh tujuh
49
48.Empat puluh delapan
50
49.Empat puluh sembilan
51
50.Lima puluh
52
51.Lima puluh satu
53
52.Lima puluh dua
54
53.Lima puluh tiga
55
54.Lima puluh empat
56
55.Lima puluh lima
57
56.Lima puluh enam
58
57.Lima puluh tujuh
59
58.Lima puluh delapan
60
59.Lima puluh sembilan
61
60.enam puluh
62
61.enam puluh satu
63
62.enam puluh dua
64
63.Enam puluh tiga
65
64.Enam puluh empat
66
65.Enam puluh lima
67
67.Enam puluh tujuh

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!