Assalamualaikum semua balik lagi bersama author selamat membaca jangan lupa vote sama likenya yah😊 karena itu berharga bagi aku。◕‿◕。
Oke lanjut part 12.....
Sesampainya di meja makan Kia langsung duduk karena merasa lemas ketika berjalan tadi.
Mbok Jum mengambil kan nasi,dan lauk di piring Kia, setelah selesai mbok Jum menyerahkan nya kepada Kia .
"Makasih mbok" sahut Kia setelah menerima makanan yang di Berikan mbok Jum
"Iya non sama-sama udah cepetan di makan supaya cepat sembuh"sahut mbok Jum
Baru akan menyuap kan nasi nya kedalam
Mulutnya tiba-tiba ada yang memanggil mbok Jum.
"Mbok Jum,...mbok Jum." Panggil seseorang dari pintu utama masuk.
"Iya nyonya" sahut mbok jum.
Kiara yang mengetahui siapa yang akan menuju meja makan, berlari menuju dapur dan bersembunyi di bawah meja, sambil memegang piring berisi nasi dan lauk milik nya tadi yang belum sempat ia makan.
"Mbok Jum kamu lihat gak handphone saya di mana coba bantu saya mencari nya" kata bunda Sita
"Iya nyonya,mari kita cari" balas mbok Jum
Bunda Sita,dan mbok Jum pergi meninggalkan meja makan,dan pergi menuju kamar kedua orang tua Kia untuk mencari handphone milik Bunda sita.
Sementara Kia tetap berada di bawah meja,ia memakan makanan nya tadi, karena ia sudah sangat lapar, Kiara begitu menikmati sarapan nya pagi ini, karena baru ini dia memakan nasi dalam 3 hari ini.
Tak berselang lama kemudian handphone bunda Sita sudah ketemu, setelah ketemu bunda Sita pergi kembali.
Mbok Jum menghampiri Kiara di bawah meja,saat sampai ia di berikan pemandangan yang menyedih kan dimana Kiara makan di bawah meja dengan tidak tenang sambil melihat-lihat ada orang atau tidak yang berjalan menuju dapur.
Kiara yang menyadari ada seseorang di hadapan nya mendongak kan kepala nya guna melihat siapa yang di hadapan nya.
"Eh mbok, handphone bunda udah ketemu"
Tanya Kia
"Udah non" jawab mbok Jum
"Bunda udah pergi lagi mbok"
Tanya Kia
"Udah non, tenang aja non bisa balik ke meja makan." Balas mbok Jum.
"Bahkan di saat semua orang makan adalah hal yang tenang, berbeda dengan non Kiara dia harus bersembunyi-sembunyi supaya ia bisa makan." Mbok Jum membatin
"Udah gak usah mbok, takut nya ada lagi yang balik, lagian udah mau habis kok"
Jawab Kia
"Non gak mau tambah?" Tanya mbok Jum
"Enggak mbok,Kia udah kenyang"
Jawab Kia
"Yaudah setelah itu non minum obat ya"
Kata mbok Jum
"Iya mbok" balas Kia
Setelah selesai makan,Kia langsung mencuci piring bekas nya tadi, setelah itu Kia berjalan menuju mbok Jum yang sedang memotong sayuran untu makan siang kedua orang tua nya setelah pulang dari Bandara.
"Mbok punya obat sakit kepala,kepala Kia sakit banget rasanya seperti di tusuk" kata Kia
"Ada, tunggu sebentar mbok Jum ambil dulu" sahut mbok Jum
Kiara duduk sambil menopang kepala nya yang terasa sakit,dan pusing.
"Ini non, obatnya" sahut mbok Jum menyerahkan obat yang di minta oleh Ki.
"Makasih mbok"Kia pun langsung meminum obat itu.
"Yaudah non istirahat aja dulu supaya pusing nya berkurang"
Saran mbok Jum Kepada Kia
"Iya mbok" Jawab Kia
Kia berjalan kembali menuju kamar nya dan merebah kan dirinya guna mengistirahat kan
Tubuh nya.
"Sebenarnya aku ini kenapa sih,kok aku sering sakit kepala,sama mimisan " gumam Kia memikir kan keanehan pada dirinya.
Kiara memilih untuk tidur,siapa tahu itu karena kelelahan saja.
Tak terasa hari sudah siang,kiara terbangun karena mendengar suara adzan Dzuhur,Kiara segera bergegas melaksanakan shalat.
Skipp shalat....
Selesai shalat Kia berjalan menuju ruang tamu, ternyata di ruang tamu ada ayah,bunda, Abang nya, dan Tiara,yang sedang melihat-lihat oleh-oleh yang mereka bawa.
"Wah lagi pada buka oleh-oleh,buat Kia ada gak Bun " tanya Kia antusias saat sampai di depan mereka.
Semua menatap Kia tajam, karena merasa terganggu oleh dirinya.
Kia yang paham akan tatapan itu pun mengerti dan langsung berkata.
"Oh gak ada yah,maaf Kia ganggu"
Kata Kia tak enak.
"Bun Kia pergi dulu ya ke rumah Dara"
Kata Kia lagi.
"Terserah kamu,saya tidak peduli" jawab bunda
Kiara yang mendengar itu pun tersenyum miris setelah itu Kia pergi sambil mengucap kan.
" Assalamualaikum bunda cantik"
Salam Kia
Sesampai nya di rumah Dara,Kia memasuki rumah Dara, seperti biasa ia akan bertemu dengan satpam rumah dara,dan Bik Inah,tak lupa pula Kia menyapa mereka.
Sesampai nya di dalam rumah Dara,Kia melihat Dara yang sedang berlatih bermain biola bersama guru les privat nya.
Kiara yang melihat Kia yang masih latihan pun memilih diam saja memperhati kan
Dara yang bermain biola sangat mahir,
Dia memilih diam supaya Dara tidak terganggu oleh kedatangan nya.
Tak berselang lama kemudian Dara telah selesai melakukan les biola nya.
Dara yang melihat Kia ada di sini pun kaget dan terpekik girang.
"Aaaaa Kia sayang kamu di sini" kata Dara heboh
"Dara,ibu pamit pulang ya, hari ini sampai di sini dulu latihan nya" sahut guru les privat Kia
"Baik buk, makasih ya" balas Dara
Setelah guru les privat nya pergi Dara mengajak Kia menuju kamar nya.
"Ayok Ki, kita ke kamar aku,aku mau cerita sama kamu" kata Dara
"Emang mau cerita apa sih?aku penasaran nih jadi nya" sahut Kia penasaran.
"Yaudah ayok, sampai di kamar aku ceritain"
Kata Dara
Sesampai nya di kamar Dara, mereka duduk di tempat tidur mewah milik Dara.
"Udah, cepetan ceritain" kata Kia tak sabaran
" Iya ih sabar Napa"sahut dara
"Iyaaa" balas Kia
"Jadi gini" kata Dara sambil menarik nafas nya dalam-dalam
"Jadi?" Tanya Kia
"Jadi gini" sahut dara
"Apaan dara kampret,dari tadi jadi gini,jadi gini,kok gak mau cerita aku pulang nih" sahut Kia kesal
"Ih iya ini aku ceritain, jangan ngambek dong" sahut dara
"Oke lanjut" jawab Kia
"Jadi gini, gue kan semalam sama bokap pergi tuh ke acara temen nya bokap." Kata dara
"Terus,terus"tanya Kia penasaran
"Terus kan di situ gue di kenalin sama anak teman bokap gue yang punya acara,dan Lo tau saat gue kenalan sama dia,anjir dia ganteng banget, entah kenapa seketika gue langsung jatuh cinta gitu sama dia,udah gitu dia nya ramah lagi."
"Terus hubungan nya sama aku apa?"tanya Kia sambil menunjuk diri nya sendiri.
"Nah ini yang aku mau bilang" sahut Dara langsung.
"Jadi katanya dia sekolah di SMA N 1 MAJU.
Itu nama sekolah kamu kan ki" tanya Dara
"Iya, emang namanya siapa?"tanya Kia.
"Kalau gak salah namanya Dion,nah iya Dion." Jawab Dara antusias menyebut kan nama Dion.
"Oooh Dion,itu mah sekelas aku" kata Kia
"Wah pantes aja dia nanya aku tinggal dimana, setelah aku kasih tau alamat gue dia bilang kamu kenal Kia gak,kalau kenal dia teman sekelas ku" sahut Dara.
"Jadi cerita nya kamu suka ya sama Dion"
Tanya kia meledek Dara sambil menunjuk ke arah Dara.
"Ih apaan sih gak ah" sahut Dara malu malu
"Cieeee pipi nya merah" ledek Kia lagi
"Aaaaaaaaaa,kiaaaaaa" teriak Dara karena malu.
"Kamu mau gak nomor handphone Nya?" tanya Kia pada Dara.
"Mau,mau"sahut Dara bersemangat.
"Yeeeeee, giliran ini mah cepat amat" sahut Kia kesal.
"Yaudah sih" sahut Dara
Kiara mengotak-atik handphone Nya tak lama kemudian suara handphone berbunyi.
Ting..
Suara handphone milik Dara.
"Itu Udah aku kirim" kata Kia
"Makasih Kia cantik" sahut Dara kesenangan.
Dara sibuk mengotak-Atik handphone Nya
Untuk menyimpan nomor Dion, rencana nya dia akan mengechat Dion nanti malam.
"Yaudah deh Dar, aku balik dulu yah" pamit Kia
"Oke" jawab Dara sambil menyatukan jari telunjuk dan jempol nya👌.
Kiara berjalan keluar dari rumah Dara, berjalan pulang ke rumah nya.
Sesampai nya di depan pintu masuk Kiara membuka pintu utama rumah nya hal yang pertama kali ia lihat adalah.....
Lanjut part 13........
Assalamualaikum makasih ya udah baca jangan lupa follow Sama votenya ya
Kalau ada salah kata mohon maaf,dan tolong di beritahu di komen ya☺️.
Kalian masih ingat Sama Dion kan,buat yang lupa lihat visual nya lagi di atas☝️ part 10
Ya readers.
Kira-kira pemandangan apa ya yang Kia lihat di ruang tamu ya?
Lanjut di part 13 yah☺️。◕‿◕。
Sampai ketemu di part 13 daaaaaaah 👋
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments