Assalamualaikum semua balik lagi bersama author selamat membaca jangan lupa vote sama likenya yah😊 karena itu berharga bagi aku。◕‿◕。
Oke lanjut part 14....
"Hari ini kita kedatangan teman baru di sekolah kita, jadi ibu mohon untuk kalian supaya menemani nya bukan membulinya."
Kata buk kepala sekolah.
"Baik buuuk" jawab seisi kelas.
"Baik selanjutnya ibu serahkan kepada, buk Tari untuk memperkenal kan nya kepada kalian"
Sahut buk kepala sekolah,dan keluar dari kelas itu.
"Baik,ibu ambil alih jadi kita hari ini kedatangan teman baru jadi ibu harap kalian menemani nya bukan membulinya, seperti yang kepala sekolah tadi katakan"
Kata buk Tari.
"Siapa sih murid baru nya" kata Dinar
"Entah"jawab Kia
"Kemari nak" ajak buk Tari kepada seseorang yang berada di luar.
Seseorang pemuda langsung masuk saat buk Tari menyuruh nya, seisi kelas menatap takjub melihat pemuda itu, dikarenakan perawakan nya yang tampan.
"Baik ini dia teman baru kalian, silahkan perkenalkan dirimu nak" ucap buk Tari.
" perkenalkan nama saya Zayn Richad,saya pindahan dari New York." Ucapnya singkat.
Semua siswa di dalam kelas tersebut berbisik-bisik.
"Gila,gila dingin banget nih anak." Sahut salah siswi pada teman nya
"Iya, dingin banget,tapi ganteng!" Balas siswi tersebut.
"Halah, gantengan gue kali." Sahut salah satu pemuda nimbrung dalam percakapan itu.
"Idiiiiih,pede amat sih lu." Ucap dua siswi itu bersamaan.
"Sudah, sudah, diam semua!." Ucap buk Tari.
Seisi kelas langsung diam tak bergeming
Saat mendengar suara buk Tari,yang menyuruh mereka untuk diam.
"Zayn, silahkan kamu duduk di sebelah angkasa nak." Suruh buk Tari,sambil menunjuk angkasa.
"Baik buk." Jawab Zayn.
Zayn jalan menuju bangku yang di tunjukkan oleh buk Tari,dan bertepatan meja angkasa dan Zayn di sebelah meja Kiara, Kiara dan Zayn bertatapan sebentar Kiara pun tersenyum saat mereka bertatapan,dan dibalas senyum tipis oleh Zayn.
Saat Zayn sudah duduk di bangku nya Kiara menyapanya.
"Hai,aku Kiara, panggil aja Kia." Sapa Kia, mengulurkan tangannya sambil tersenyum manis.
"Zayn."balas Zayn menyambut tangan Kia.
"Hai aku Dinar, teman nya Kia" sahut Dinar yang tiba-tiba nimbrung.
"Dibalas anggukan kecil oleh Zayn."
Tiba-tiba suara buk Tari menghentikan percakapan mereka.
"Baik anak-anak,hari ini ibu ada tugas untuk kalian,dan berkelompok,ibu sudah membagi kelompok nya masing-masing." Ucap buk Tari.
"Tugas apa buk" tanya salah satu siswa.
"Nanti ibu beritahu,ibu bagi kelompok kalian dulu." Jawab buk Tari.
"Baik,mana sekertaris kelas ini" tanya buk Tari.
"Saya buk." Siswa yang bernama Lidya angkat tangan.
"Lidya, berapa orang yang ada di dalam kelas ini." Tanya buk Tari.
"Awalnya 31 buk, ditambah Zayn menjadi totalnya 32 orang buk" jawab Lidya.
"Baik,saya akan membaginya menjadi 4 kelompok,setiap kelompok berisi 8 orang,dan yang menentukan nya saya,dan tidak ada bantahan" ucap buk Tari.
"Baik buk" jawab seisi kelas.
Buk Tari telah membagi kelompok nya masing-masing 8 orang.
Kiara berkelompok sama Dinar,dan 5 curut yang suka bikin onar di kelas ini,ditambah Zayn.
"Baik, jadi tugas kalian di sini adalah,kalian akan melakukan praktek berdagang secara langsung di tempat sekitar kalian,dan kalian harus merekam semua kegiatan kalian,dari peroses pembuatan apa yang akan kalian jual, melayani pelanggan,dan seterusnya,sampai disin paham semua."
Ucap buk Tari.
"Paham buk" jawab seisi kelas.
"Baik silahkan kalian bergabung sama kelompok kalian masing masing, untuk berdiskusi" ucap buk Tari
"Baik buk" jawab seisi kelas
Seisi kelas mulai mencari kelompoknya masing-masing,dan mulai berdiskusi tentang apa yang akan mereka jual nanti.
Seperti saat ini kelompok Kiara sedang berdiskusi tentang apa yang akan mereka jual.
"Jadi,apa yang akan kita jual?" Tanya Arsel
"Kamu!" Jawab Dinar ngasal.
"Gue serius" jawab Arsen menatap Datar Dinar.
"Gue juga serius" jawab Dinar memandang sengit Arsel.
"Eh,kok malah jadi ribut sih, kan kita kelompok jadi kita harus kompak dong."
Lerai Kia.
"Oke" jawab Arsel dan Dinar barengan.
"Cieee... barengan" sahut Angkasa.
"Apaan sih" sunggut Dinar kesal.
"Udah,udah,gimana kalau kita jualan makanan aja" ucap Dion memberikan pendapat nya.
"Ide bagus tuh" sahut Kia.
"Gimana?" Tanya Dion pada yang lain.
"Gue setuju" sahut Arsen.
"Gue juga" sahut Arsel.
"Tumben Lo pinter Yon,habis makan ape lu"
Tanya angkasa.
"Makan ******!!! Puas Lo." Sahut Dion kesal.
"Pantesan, dari tadi bau ******, ternyata Lo"
Ucap angkasa.
"Sialan,lu" umpat Dion.
"Gimana sama kamu Zayn, setuju gak?"
Tanya Kia.
"Gue juga setuju" jawab Zayn.
" Oke, berarti fiks kita jualan makanan,tapi kita jualan makanan apa?" ucap Arsen.
"Gimana kalau kita jualan pisang coklat, gimana?" Tanya Zayn.
"Iya gua setuju sama sarannya Zayn,selain mudah dibuat, juga simpel."
Jawab Kia.
"Kita setuju" sahut Arsen mewakili mereka berempat.
" minumannya?" Tanya Dinar.
"Emmmm..apa yah" gumam Kia berfikir keras.
Zayn terus memperhatikan Kiara , melihat ekspresi wajah Kia yang seperti itu membuat nya gemas.
"Gemes banget sih" ucap Zayn dalam hati.
"Gimana kalau minumannya kita buat,es jeruk peras" ucap Kia yang akhirnya dapat ide.
"Enak tuh, sehabis makan pisang coklat, terus minum es jeruk peras" sahut angkasa.
"Berarti kita udah setuju semua kan?" Tanya Arsel.
"Iya" jawab mereka bertujuh.
"Jadi,kita buatnya di rumah siapa?" Tanya Riko yang sedari tadi menyimak
"Sorry, dirumah gua gak bisa" sahut angkasa
"Kita juga" sahut Arsel,dan Arsel.
"Gue juga gak bisa gimana nih?" tanya Kia
Kalau dirumah nya bisa bisa habis dia di marahin sama bunda atau ayahnya.
"Yaudah sepulang sekolah kita belanja,terus besok baru kita buatnya dirumahku" ucap Zayn .
"Gak papa nih ngerepotin." Tanya Kia
"Gak papa,momy gue pasti izinin kok, tenang aja" sahut Zayn.
"Oke berarti kita buat nya di rumah Zayn"
Kata Riko.
Dibalas anggukan oleh mereka bertujuh.
Tak berselang lama bell istirahat berbunyi.
Kriiiiiingggggg......
"Baik,palajaran hari ini ibu tutup, jangan lupa tugas kalian hari Rabu di kumpul." Ucap buk Tari
" Baik bukkkk" jawab seisi kelas.
Semua siswa berhamburan keluar kelas menuju kantin sekolah.
Kriiiiiingggggg...
Tak terasa bell pulang sekolah berbunyi hal yang paling ditunggu tunggu semua siswa yang ada di sekolah.
"Eh guys,kita ngumpul di parkiran ya" sahut Arsel
"Oke" jawab mereka bertujuh
Sesuai rencana kelompok Kiara, hari ini mereka akan ke pasar untuk berbelanja bahan yang akan mereka gunakan.
Sekarang, mereka semua sudah berkumpul di parkiran.
"Jadi, gua sama siapa?"tanya Dinar.
"Itu Lo sama Arsel aja" ucap Arsen.
"Lah,kok gue" sahut Arsel.
"Kan lo temannya" ucap Arsen.
"Teman berantem maksudnya." Sambung Riko.
"Sialan." Umpat Arsel.
"Kalau Kia sama siapa?" Tanya Dinar.
"Sama Zayn aja kan dia bawa motor juga,Lo mau kan bawa Kia?" Tanya Dion.
"Dibalas anggukan kepala oleh Zayn."
"Yaudah yok kita berangkat ke pasar." Ajak Kia .
"Let's go" sahut mereka bertujuh.
Lanjut part 15....
Assalamualaikum makasih ya udah baca jangan lupa follow Sama votenya ya
Kalau ada salah kata mohon maaf,dan tolong di beritahu di komen ya☺️.
author sekali lagi minta maaf kalau tulisan author belum rapih😔.
Buat Yang penasaran 👇
Lanjut di part 15 yah☺️。◕‿◕。
Sampai ketemu di part 15 daaaaaaah 👋
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 67 Episodes
Comments