" Mantan pacarku kak dan aku males angkat🙄 telepon nya." jawab Karen sambil memutar bola matanya dengan malas.
" Kalau ponselnya berdering lagi kasih ke kakak saja." pinta David dengan nada masih cemburu.
Walau Karen sudah menjelaskan tapi David masih cemburu dan takut kalau Karen tiba-tiba berubah pikiran untuk kembali dengan mantannya.
Tidak berapa lama ponsel milik Karen berdering kembali kemudian Karen menyerahkan ponselnya ke David dan David menerima ponsel milik Karen.
( " Hallo sayang kenapa hpku di reject?" tanya Daren dengan nada kesal )
( " Karen baru saja tidur, ini siapa ya?" tanya David )
( " Daren, ini siapa? kenapa anda yang angkat?" tanya Daren dengan nada ketus )
( " Saya calon suaminya, sudah ya kami sangat lelah habis bertempur semalam." jawab David dengan nada santai ).
tut tut tut tut
David langsung mematikan komunikasinya secara sepihak dan langsung ponsel milik Karen di off kemudian diberikan ke karen.
" Maksud kakak, bertempur apa? Memangnya kita habis berperang?" tanya Karen dengan nada polos.
" Hehehehe." David hanya tertawa kecil mendengar ucapan Karen.
cup
cup
David mendekatkan wajahnya ke wajah Karen kemudian mengecup ke dua pipi Karen kanan dan kiri membuat Karen menjauhkan wajahnya.
" Kak David sudah akhhhhh nanti ke terusan lagi." ucap Karen
" Tapi suka kan." ucap David sambil menaikkan dan menurunkan alisnya sambil tersenyum bahagia.
" Apaan sih." jawab Karen malu sambil mencubit perut David dan pergi meninggalkan David karena dirinya merasa malu sekaligus jantungnya berdetak kencang.
David yang melihat Karen pergi membuat David mengejar Karen dan memeluknya dari arah belakang.
" Kak David, kalau boleh tahu apakah kak David menganggap diriku sebagai gadis murahan? kita memang sering bertemu tapi kan kenal dekat baru sekarang dan kak David main nyium? Jujur baru kali ini aku merasa nyaman dengan seorang pria." ucap Karen sambil melepaskan pelukan David dan membalikkan badannya menatap mata David sambil menahan air matanya tidak keluar.
" Tidak sayang, maafkan kakak yang tidak bisa menahan diri, kakak tidak tahu kenapa dekat denganmu kakak ingin melakukannya. Jujur kakak juga merasakan nyaman bersamamu." ucap David kemudian David menghapus air mata Karen dan memeluknya.
" Berjanjilah padaku satu hal yaitu jangan pernah tinggalkan aku dan khianati aku." pinta David
" Iya kak." jawab Karen sambil membalas pelukannya.
" Kalau boleh tahu kenapa kakak menyukaiku dan mulai kapan menyukaiku?" tanya Karen penasaran sambil melepaskan pelukannya begitu pula dengan David.
" Waktu pertama kali melihatmu di restoran jantungku berdebar kencang terlebih melihat senyuman manis mu yang membuat kakak merasa sangat nyaman terlebih kamu sangat berbeda dengan gadis yang lainnya.'' ucap David.
Karen menganggukkan kepalanya tanda mengerti sedangkan David membelai rambut Karen dan terkadang menyelipkan anak rambut di telinga Karen
'' Oh ya aku baru ingat kenapa waktu itu makanan kakak dan asisten kakak kamu bayar?" tanya David penasaran.
" Waktu itu aku ke kasir meminta bill dan langsung membayar makanan yang aku makan tanpa melihat tagihan.'' Ucap Karen
'' Jujur aku juga tidak ingat kalau kak David dan asisten kak David duduk satu meja denganku dan maaf waktu itu aku terburu - buru mau pergi ke supermarket mau belanja setelah itu pulang karena badanku terasa capai banget." jawab Karen dengan jujur.
"Oh.. ayo kita masuk ke dalam, hari semakin panas." ajak David.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
ƙꪮꪑꪖꪶꪖకꪖꪹỉ
Hai, kak. terima kasih ya. Love U
2022-07-19
0
Yayuk Triatmaja
Terima kasih banyak
2022-07-18
0
Winda Violita
novel KK bgus bgt langsung promosi aja kak..di grup noveltoon
2022-07-18
0