Bagas dan Karen

Setelah menunggu agak lama di ugd ayahnya David dipindahkan ke bagian rawat penginapan VVIP, David dan asisten Rey masuk ke dalam ruangan tersebut. David duduk di samping ayahnya dan menatapnya dengan tatapan sendu sedangkan asisten Rey duduk di sofa.

" Dad, bangunlah, maafkan David yang belum bisa membahagiakan Daddy," ucap David dan tidak berapa lama air mata David keluar.

David sangat sayang dengan ayahnya karena sejak kecil apa yang diinginkan David ayahnya selalu berusaha memenuhinya. Bagi David ayahnya merupakan sosok pahlawan yang selalu melindungi dan tidak pernah melukai hatinya karena itulah ketika ayahnya sakit David sangat sedih.

" David, bagaimana kabarmu? Kamu sehat Dav? sudah lama kamu tidak menengok Daddy, Daddy kangen," ucap daddynya David.

" Maaf Dad, David sangat sibuk tidak jadi tidak sempat bertemu dengan Daddy," jawab David.

" Kapan kamu menikah Dav? Daddy ingin melihatmu menikah dan menggendong cucu. Jika kamu sudah nikah Daddy bisa tenang pergi meninggalkanmu karena kebahagiaan Daddy melihatmu menikah dan mempunyai anak," ucap daddynya.

" Maaf Dad, David belum memikirkan soal pernikahan, doain saja semoga David cepat menikah dan David harap daddy panjang umur karena David hanya punya Daddy," jawab David

" Tentu Nak, Daddy selalu mendoakan mu yang terbaik," jawab daddynya.

" Daddy makan dulu ya? David suapi," ucap David mengalihkan pembicaraan sambil mengambil mangkok yang berada di meja dekat ranjang.

Daddynya David hanya menganggukkan kepalanya kemudian David mulai menyuapkan bubur ke mulut ayahnya sampai habis kemudian David memberikan gelas yang sudah ada sedotannya dan ayahnya langsung meminumnya hingga habis tanpa sisa.

" Sekarang daddy tidur ya? biar daddy cepat sembuh," ucap David sambil merapikan selimutnya.

Daddynya David memejamkan matanya dan tidak membutuhkan waktu lama daddynya David tertidur dengan pulas sedangkan David turun dari kursi dan berjalan menuju ke arah sofa untuk melanjutkan pekerjaan yang sempat tertunda dengan dibantu oleh Rey.

Dua Hari kemudian

Tidak terasa sudah dua hari ayahnya David sakit dan kini ayahnya David sudah mulai sehat, ayahnya David, David dan asisten Rey pulang ke mansion dengan membawa seorang perawat dan dokter pribadi agar tinggal di mansion untuk mengawasi ayahnya.

" Dad, David pulang ke Indonesia ya ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan nanti kalau ada waktu David berkunjung dan mengajak Daddy jalan - jalan." janji David.

" Hati - hati dijalan ya Dav, Daddy selalu mendoakan mu," jawab daddynya David.

" Terimakasih Dad," jawab David

David dan asisten Rey berpamitan dan asisten Rey mengendarai mobil dengan kecepatan sedang menuju ke arah bandara dan mereka akan naik pesawat pribadi menuju Indonesia.

Dua Tahun Kemudian

Tidak terasa hari berlalu dengan cepatnya dan sudah dua tahun Karen kuliah di negri orang dan kini dirinya ingin pulang ke Indonesia karena sudah mulai libur kuliah. Karen ingin bertemu dengan orangtuanya dan juga sahabatnya yang bernama Sandra.

Karen hanya membawa tas selempang karena pakaiannya masih ada di rumah orangtuanya. Selesai mandi dan berdandan Karen berangkat ke bandara dan tidak sabar ingin bertemu dengan mereka.

Singkat cerita kini Karen sudah  sampai di rumah orangtuanya dan kebetulan hari ini adalah hari sabtu di mana ayah dan kakaknya libur kerja dan bertepatan dengan waktunya makan siang bagi keluarga kecil Triatmaja untuk makan siang.

" Mommy, Daddy, Kak Bagas saya pulang," ucap Karen sambil melangkahkan ke dua kakinya ke arang ruang makan.

" Karen," panggil mereka serempak.

Mereka sangat senang dan saling berpelukan terkadang bercanda juga saling melepas rindu kemudian mereka makan bersama. Lima belas menit kemudian mereka sudah selesai makan dan minum, kini mereka berempat berkumpul di ruang keluarga.

" Gimana Ren, kuliahnya?" tanya Daddynya

" Baik Dad, tahun depan sudah selesai tinggal kerja bantuin Daddy di perusahaan." jawab Karen

" Bagus, daddy tidak sabar untuk menunggumu lulus kuliah," jawab daddynya.

" Doain aja Dad," jawab Karen

Selesai berbicara dan melepas rindu mereka masing - masing melakukan kegiatan yang biasa dilakukan ketika senggang seperti contoh daddynya membaca buku, Mommynya dan Karen berkebun di taman belakang sedangkan Bagas pergi bersama kekasihnya untuk membeli peralatan untuk acara pertunangannya.

Hari sudah sore mereka berkumpul kembali dan malamnya mereka makan malam selesai makan seperti biasa mereka berkumpul di ruang keluarga.

" Kak Bagas, kapan acara pertunangannya? Karen usahakan untuk datang ke acara pertunangan Kakak." ucap Karen.

" Tiga bulan lagi Dek, kamu datang ya di acara pertunangan kakak dan tahun depan Kakak akan menikah." jawab Bagas.

" Selamat ya Kak, Karen selalu mendoakan yang terbaik buat Kakak Bagas yang tampan dan baik hati." ucap Karen sambil tersenyum.

" Kamu itu tidak pernah berubah sukanya memuji kakak, pasti ada maunya iyakan?" tebak Bagas

" Ih kakak tahu aja, Karen mau minta itu donk black card tanpa batas hehehehe..." ucap Karen kemudian terkekeh - kekeh.

" Ih dasar kamu Dek, tidak pernah berubah pasti ada maunya kalau memuji." ucap Bagas sambil mengacak - ngacak rambut nya Karen

" Ih kakak iseng banget, udah cantik juga jadi jelek deh untung adikmu yang baik ini tidak marah karena sudah malam jadi ngga keluar deh hehehe...," ucap Karen sambil tertawa terkekeh-kekeh

" Kamu itu ya Dek bikin Kakak gemes aja, untung kamu adikku kalau bukan sudah kakak...." ucap Bagas menggantungkan kalimatnya.

" Sudah apa kak?" tanya Karen penasaran.

" Ada deh, sudah sana istirahat nanti Kakak tidak kasih kartunya lho?" ancam Bagas

" Baik kak," jawab Karen patuh sambil pergi meninggalkan tempat tersebut.

" ( Untung bisa ngeles , seandainya kamu tahu dek, kakak sangat mencintaimu, ingin membelai mu dan menciummu hingga puas apalagi bibirmu ingin aku ********** akh.... tapi sayang kamu adikku jika bukan senangnya hatiku, sial kenapa adik kecilku jadi tegang?" tanya David dalam hati)

" Baik Kak, Mommy dan Daddy, Karen ingin istirahat di kamar dulu ya? karena besok siang ada janjian mau ketemu teman.'' ucap Karen.

" Temannya siapa Dek? cowo apa cewe?" tanya Bagas kepo

" Cewe Kak, sahabat lama namanya Sandra dan kami berencana mau jalan - jalan karena sudah lama tidak bertemu.

" Baik, istirahatlah," ucap mommy dan daddynya serempak.

Karen hanya menganggukkan kepalanya dan berjalan ke arah kamarnya sedangkan mengenai Bagas, Bagas memang mulai menyukai adiknya waktu Bagas kelas satu SMA. Banyak yang ngejar - ngejar Bagas tapi Bagas tidak suka sehingga jika ada acara sekolah dan kumpul teman - temannya sering mengajak Karen dan meminta berpura - pura menjadi kekasihnya.

Seiringnya berjalannya waktu dari berpura - pura menjadi kekasihnya lama kelamaan tumbuh rasa suka dan ingin memiliki sehingga setiap ada teman cowok yang dekat dengan Karen langsung dimarahi atau di pukul tanpa sepengetahuan Karen dan hal itulah membuat Karen jarang didekati oleh cowo.

Bagas memulai membuka hatinya ketika Karen kuliah di luar negri karena baginya tidak mungkin baginya menikah karena mereka kakak adik. Pertemuan tidak sengaja di pesta pernikahan sahabatnya ketika mereka bertemu dan meminta nomer handphone. Seringnya berhubungan telp mereka resmi menjadi kekasih. Bagas dan Karen tidak tahu kalau mereka bukan saudara kandung.

Terpopuler

Comments

sampai bab ini ... keren ceritanya

2022-11-10

0

lihat semua
Episodes
1 Perkenalan Karakter
2 Masa Lalu
3 Dua Hari Kemudian
4 POV Karen
5 Bertemu Kembali
6 Bagas dan Karen
7 Bertemu Kembali
8 Karen dan Daren
9 Putus
10 Karen dan David
11 Kamu kenapa menangis
12 Tidak Ada Kak
13 Makan Bersama
14 Mantan Pacarku
15 Kedatangan Daren
16 Kamu tidak salah
17 David dan Karen
18 Cincin
19 Satu Syarat
20 Maafkan Aku
21 I Love You
22 Memaafkan
23 Aku tidak ingin melukaimu lagi
24 Tiga Hari Kemudian
25 Hampir Saja
26 Sangat Bahagia
27 Bagas Kecelakaan
28 Devoted To You
29 Apa itu sayang?
30 Buat apa kak?
31 Pergi Ke Korea
32 Dokter Liam
33 POV DAVID
34 Ini beda tuan
35 Apakah ada lagi?
36 David melihat Karen
37 Pertemuan Pertama Asisten Rey Dengan Sandra
38 Merindukanmu
39 Janji
40 Karen dan David
41 Racun
42 David dan Asisten Rey
43 Mafia Naga Merah
44 David dan Karen
45 Sadar
46 Aku
47 Aku Ingin Kita Putus
48 David dan Asisten Rey
49 Kenapa tidak pantas?
50 David dan Karen
51 Karen Dan David
52 Karen Tenggelam
53 Karen dan David
54 Karen dan David 2
55 Obat
56 Sama suamiku
57 Cemburu
58 Asisten Rey dan Sandra
59 Kangen
60 Sandra dan Asisten Rey
61 Asisten Rey dan Sandra
62 Mr. David
63 Bagas
64 Fang Yin dan Bagas
65 Dokter Fang Ying dan Bagas
66 Titik Syaraf
67 Bagas dan Dokter Fang Yin
68 David dan Karen
69 Permohonan Karen
70 Hamil
71 Hamil 2
72 Ada apa Sandra?
73 Bangun
74 Mangga Muda
75 Memanjat Pohon Mangga
76 Karen dan Sandra
77 Daddy David dan Mommy Karen
78 Mommy Karen Di Culik
79 Dennis
80 Denisa
81 Dennis dan Dennisa
82 Di mana kita mencarinya?
83 Titik Kelemahan
84 Hanyut
85 Empat Bulan Kemudian
86 Hukuman
87 Draft
88 Dennisa
89 Dennis
90 Kemarahan Dennis
91 Kekasih Kecilku
92 Mommy Mertua
93 Karen
94 Tuan Siapa?
95 End
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Perkenalan Karakter
2
Masa Lalu
3
Dua Hari Kemudian
4
POV Karen
5
Bertemu Kembali
6
Bagas dan Karen
7
Bertemu Kembali
8
Karen dan Daren
9
Putus
10
Karen dan David
11
Kamu kenapa menangis
12
Tidak Ada Kak
13
Makan Bersama
14
Mantan Pacarku
15
Kedatangan Daren
16
Kamu tidak salah
17
David dan Karen
18
Cincin
19
Satu Syarat
20
Maafkan Aku
21
I Love You
22
Memaafkan
23
Aku tidak ingin melukaimu lagi
24
Tiga Hari Kemudian
25
Hampir Saja
26
Sangat Bahagia
27
Bagas Kecelakaan
28
Devoted To You
29
Apa itu sayang?
30
Buat apa kak?
31
Pergi Ke Korea
32
Dokter Liam
33
POV DAVID
34
Ini beda tuan
35
Apakah ada lagi?
36
David melihat Karen
37
Pertemuan Pertama Asisten Rey Dengan Sandra
38
Merindukanmu
39
Janji
40
Karen dan David
41
Racun
42
David dan Asisten Rey
43
Mafia Naga Merah
44
David dan Karen
45
Sadar
46
Aku
47
Aku Ingin Kita Putus
48
David dan Asisten Rey
49
Kenapa tidak pantas?
50
David dan Karen
51
Karen Dan David
52
Karen Tenggelam
53
Karen dan David
54
Karen dan David 2
55
Obat
56
Sama suamiku
57
Cemburu
58
Asisten Rey dan Sandra
59
Kangen
60
Sandra dan Asisten Rey
61
Asisten Rey dan Sandra
62
Mr. David
63
Bagas
64
Fang Yin dan Bagas
65
Dokter Fang Ying dan Bagas
66
Titik Syaraf
67
Bagas dan Dokter Fang Yin
68
David dan Karen
69
Permohonan Karen
70
Hamil
71
Hamil 2
72
Ada apa Sandra?
73
Bangun
74
Mangga Muda
75
Memanjat Pohon Mangga
76
Karen dan Sandra
77
Daddy David dan Mommy Karen
78
Mommy Karen Di Culik
79
Dennis
80
Denisa
81
Dennis dan Dennisa
82
Di mana kita mencarinya?
83
Titik Kelemahan
84
Hanyut
85
Empat Bulan Kemudian
86
Hukuman
87
Draft
88
Dennisa
89
Dennis
90
Kemarahan Dennis
91
Kekasih Kecilku
92
Mommy Mertua
93
Karen
94
Tuan Siapa?
95
End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!