Cincin

greb

Karen memeluk tubuh David dari arah belakang ketika David hendak membuka kenop pintu kemudian menangis di punggung David hingga membasahi kemeja David sedangkan David hanya diam menikmati pelukan Karen.

" Aku sudah janji untuk tidak meninggalkanmu tapi aku mohon honey berjanji lah padaku jangan lagi menyiksa atau mem bu nuh orang lain jika seandainya honey marah dan ingin melukai orang lain datanglah padaku dan balas lah padaku. Aku rela jika seandainya aku ma ti di tangan honey asalkan aku adalah korban terakhir." ucap Karen setelah dirinya merasa tenang.

David sangat terkejut dengan perkataan Karen membuat David melepaskan ke dua tangan Karen kemudian membalikkan badannya lalu menghapus air mata Karen sambil tersenyum bahagia karena Karen mau menerima dirinya apa adanya.

" Bagaimana kakak bisa melukaimu sayang, kakak sangat mencintaimu." jawab David sambil tersenyum bahagia.

" Kalau benar mencintai diriku jangan pernah melukai orang lain berjanjilah padaku." pinta Karen sambil menatap wajah tampan David.

" Ya sayang, kakak berjanji." ucap David

" Terima kasih honey." jawab Karen sambil memeluk tubuh David dan David pun membalas pelukan Karen.

David sekarang merasa lega karena Karen mau menerima apa adanya ketakutannya sekarang sudah berkurang karena hari sudah larut malam David pulang.

Sebenarnya David masih betah dan ingin berlama di apartemen Karen tapi dirinya sadar jika dirinya tidak pergi maka kemungkinan besar mereka benar - benar akan melakukan hubungan suami istri.

David pulang menuju ke arah mansion milik orang tuanya sedangkan Karen setelah David pulang Karen langsung menutup pintu dan mengunci apartemennya.

Karen berjalan menaiki anak tangga satu persatu hingga Karen masuk ke dalam kamar kemudian membuka lemari pakaian mengambil pakaian ganti dan diletakkan di ranjang Karen.

Karen berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya walau sudah malam Karen tidak terbiasa karena dirinya tidak mandi,  selesai mandi Karen istirahat karena besok Karen mengambil ijasah kuliah.

xxxxxxxxxxxx

Malam menjelang pagi, pagi hari yang cerah Karen sudah bangun pagi kemudian mengikat rambut yang panjang dengan gaya cepol memperlihatkan leher putih yang mulus kemudian menyikat gigi lalu mencuci muka.

Karen menuruni anak tangga menuju ke arah dapur untuk membuat sarapan nasi goreng seafood untuk 3 orang porsi karena kemarin David cerita kalau nanti berangkat ke kampus dijemput oleh David dan asisten Rey.

Selesai masak Karen naik ke lantai dua untuk membersihkan tubuhnya yang lengket hingga dua puluh menit kemudian Karen sudah selesai memakai kaos street warna putih dengan dipadu pada kan kemeja biru laut dan celana panjang biru laut.

Karen hanya memakai bedak dan lipstik warna bibir walau riasannya sederhana tidak mengurangi kecantikannya kemudian terakhir memakai minyak wangi kesukaannya. Hari ini Karen bersiap untuk mengambil ijasah setelah itu pergi ke mansion milik daddynya David.

Karen turun kemudian menyiapkan dan menata di meja tiga piring nasi goreng seafood berikut telur mata sapi kemudian mengambil 3 gelas teh manis hangat.

Ting tong

Suara bel apartemen berbunyi Karen membuka pintu dan masuklah David dengan diikuti oleh asisten Rey bersamaan aroma masakan nasi goreng seafood yang sampai di ruang tamu.

" Sayang, baunya enak sekali kok tahu kalau aku belum makan," ucap David.

" Tahu dong, ayo kita sarapan," ajak Karen

" Saya tunggu di sini saja tuan dan nona," ucap asisten Rey bersiap duduk di ruang keluarga.

( " Sebenarnya aku juga ingin masakan nona Karen tapi mana mungkin nona Karen memasakkan buat aku? Kemarin aku bisa makan itu juga karena nona Karen masaknya banyak, nasib... nasib jadi cowok jomblo," ucap asisten Rey dalam hati ).

" Lho kok kak Rey tidak makan? aku sudah masak 3 porsi piring lho," ucap Karen dengan nada kecewa

" Tapi nona, saya..." ucapan asisten Rey terpotong oleh David

" Tidak ada penolakan," ucap David yang tidak tega melihat wajah kecewa Karen.

" Baik tuan," jawab asisten Rey.

Dalam hati asisten Rey sangat bahagia karena bisa makan buatan Karen. Mereka duduk di kursi makan dan mereka bertiga makan tanpa mengeluarkan suara hingga lima belas menit kemudian mereka sudah selesai makan dan minum.

David masih duduk di kursi makan dan memberikan kode ke arah asisten Rey untuk pergi. Asisten Rey yang mengerti langsung turun dari kursi makan dan berjalan menuju ke ruang tamu sedangkan Karen mencuci piring dan gelas yang kotor.

grep

Sepeninggal asisten Rey, David turun dari kursi kemudian memeluk Karen dari belakang menghirup bau bunga lavender parfum kesukaan Karen.

Menciumi leher sambil memainkan ke dua gunung kembar milik Karen membuat Karen menikmati sentuhan David sambil mencuci piring dan gelas kemudian kemudian meletakkan di rak piring.

Karen melepaskan ke dua tangan David kemudian memutar badannya dan memeluk David dan David pun membalas pelukan Karen.

Cup

" Sudah ya nanti adik honey bangun," ucap Karen sambil mencium bibir David.

David hanya tersenyum kemudian melepaskan pelukannya dan memasukkan tangan kanannya di saku celananya dan mengeluarkan kotak berwarna merah dan membukanya ternyata cincin berlian.

" Sayang pakailah cincin ini supaya kamu selalu ingat padaku dan tunggu aku datang dan kita akan menikah, jangan pernah mengkhianati kakak," ucap David

Selesai mengatakan hal itu David mengambil cincin dari kotaknya kemudian memakaikan di jari manis Karen lalu mengecup tangan Karen.

Terpopuler

Comments

Yayuk Triatmaja

Yayuk Triatmaja

Terima kasih banyak atas komentarnya

2022-07-18

0

Geppi

Geppi

SEMANGAT OThor utk setiap karyanya 💖💖💖

2022-07-18

0

lihat semua
Episodes
1 Perkenalan Karakter
2 Masa Lalu
3 Dua Hari Kemudian
4 POV Karen
5 Bertemu Kembali
6 Bagas dan Karen
7 Bertemu Kembali
8 Karen dan Daren
9 Putus
10 Karen dan David
11 Kamu kenapa menangis
12 Tidak Ada Kak
13 Makan Bersama
14 Mantan Pacarku
15 Kedatangan Daren
16 Kamu tidak salah
17 David dan Karen
18 Cincin
19 Satu Syarat
20 Maafkan Aku
21 I Love You
22 Memaafkan
23 Aku tidak ingin melukaimu lagi
24 Tiga Hari Kemudian
25 Hampir Saja
26 Sangat Bahagia
27 Bagas Kecelakaan
28 Devoted To You
29 Apa itu sayang?
30 Buat apa kak?
31 Pergi Ke Korea
32 Dokter Liam
33 POV DAVID
34 Ini beda tuan
35 Apakah ada lagi?
36 David melihat Karen
37 Pertemuan Pertama Asisten Rey Dengan Sandra
38 Merindukanmu
39 Janji
40 Karen dan David
41 Racun
42 David dan Asisten Rey
43 Mafia Naga Merah
44 David dan Karen
45 Sadar
46 Aku
47 Aku Ingin Kita Putus
48 David dan Asisten Rey
49 Kenapa tidak pantas?
50 David dan Karen
51 Karen Dan David
52 Karen Tenggelam
53 Karen dan David
54 Karen dan David 2
55 Obat
56 Sama suamiku
57 Cemburu
58 Asisten Rey dan Sandra
59 Kangen
60 Sandra dan Asisten Rey
61 Asisten Rey dan Sandra
62 Mr. David
63 Bagas
64 Fang Yin dan Bagas
65 Dokter Fang Ying dan Bagas
66 Titik Syaraf
67 Bagas dan Dokter Fang Yin
68 David dan Karen
69 Permohonan Karen
70 Hamil
71 Hamil 2
72 Ada apa Sandra?
73 Bangun
74 Mangga Muda
75 Memanjat Pohon Mangga
76 Karen dan Sandra
77 Daddy David dan Mommy Karen
78 Mommy Karen Di Culik
79 Dennis
80 Denisa
81 Dennis dan Dennisa
82 Di mana kita mencarinya?
83 Titik Kelemahan
84 Hanyut
85 Empat Bulan Kemudian
86 Hukuman
87 Draft
88 Dennisa
89 Dennis
90 Kemarahan Dennis
91 Kekasih Kecilku
92 Mommy Mertua
93 Karen
94 Tuan Siapa?
95 End
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Perkenalan Karakter
2
Masa Lalu
3
Dua Hari Kemudian
4
POV Karen
5
Bertemu Kembali
6
Bagas dan Karen
7
Bertemu Kembali
8
Karen dan Daren
9
Putus
10
Karen dan David
11
Kamu kenapa menangis
12
Tidak Ada Kak
13
Makan Bersama
14
Mantan Pacarku
15
Kedatangan Daren
16
Kamu tidak salah
17
David dan Karen
18
Cincin
19
Satu Syarat
20
Maafkan Aku
21
I Love You
22
Memaafkan
23
Aku tidak ingin melukaimu lagi
24
Tiga Hari Kemudian
25
Hampir Saja
26
Sangat Bahagia
27
Bagas Kecelakaan
28
Devoted To You
29
Apa itu sayang?
30
Buat apa kak?
31
Pergi Ke Korea
32
Dokter Liam
33
POV DAVID
34
Ini beda tuan
35
Apakah ada lagi?
36
David melihat Karen
37
Pertemuan Pertama Asisten Rey Dengan Sandra
38
Merindukanmu
39
Janji
40
Karen dan David
41
Racun
42
David dan Asisten Rey
43
Mafia Naga Merah
44
David dan Karen
45
Sadar
46
Aku
47
Aku Ingin Kita Putus
48
David dan Asisten Rey
49
Kenapa tidak pantas?
50
David dan Karen
51
Karen Dan David
52
Karen Tenggelam
53
Karen dan David
54
Karen dan David 2
55
Obat
56
Sama suamiku
57
Cemburu
58
Asisten Rey dan Sandra
59
Kangen
60
Sandra dan Asisten Rey
61
Asisten Rey dan Sandra
62
Mr. David
63
Bagas
64
Fang Yin dan Bagas
65
Dokter Fang Ying dan Bagas
66
Titik Syaraf
67
Bagas dan Dokter Fang Yin
68
David dan Karen
69
Permohonan Karen
70
Hamil
71
Hamil 2
72
Ada apa Sandra?
73
Bangun
74
Mangga Muda
75
Memanjat Pohon Mangga
76
Karen dan Sandra
77
Daddy David dan Mommy Karen
78
Mommy Karen Di Culik
79
Dennis
80
Denisa
81
Dennis dan Dennisa
82
Di mana kita mencarinya?
83
Titik Kelemahan
84
Hanyut
85
Empat Bulan Kemudian
86
Hukuman
87
Draft
88
Dennisa
89
Dennis
90
Kemarahan Dennis
91
Kekasih Kecilku
92
Mommy Mertua
93
Karen
94
Tuan Siapa?
95
End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!