Dua Hari Kemudian

Tidak terasa waktu berlalu dengan cepatnya dan kini Karen berangkat ke bandara Soekarno Hatta untuk kuliah di Australia, orang tua Karen dan kakaknya mengantarnya ke bandara.

"Karen, belajar yang rajin biar cepat lulus agar bisa membantu Daddy mengurus perusahaan," pinta daddynya

" Iya Dad," jawab Karen

" Sayang, belajar yang rajin ya kalau libur dan ada waktu main ke rumah Mommy sepi tanpa kamu," sambung mommynya

" Iya Mom," jawab Karen

" Dek, belajar yang benar dan jangan pacaran biar cepat selesai dan bantuin Kakak, kakak sampai pusing banyak kerjaan dan tidak ada yang bantuin karena perusahaan daddy terlalu banyak." sambung kakaknya

" Siap Kakakku yang ganteng dan tampan doain adikmu cepat lulus," ucap Karen sambil memberikan hormat pada kakaknya.

Ke dua orang tuanya dan kakaknya tertawa melihat sikap Karen dan tidak berapa lama terdengar suara panggilan dari operator bahwa pesawatnya sebentar lagi akan berangkat.

Karen langsung memeluk satu persatu ke dua orang tuanya dan kakaknya kemudian mencium tangan sambil menangis karena tidak pernah berpisah sampai lama.

Australia

Singkat cerita kini Karen menuju ke apartemen milik daddynya, apartemen tersebut sudah ada mobil yang terparkir dengan rapih di garasi dan apartemennya juga sudah bersih karena setiap hari ada orang yang membersihkan tempat tersebut.

Setelah selesai memasukkan semua pakaiannya Karen mandi membersihkan tubuhnya yang lengket. Lima belas menit kemudian Karen sudah selesai mandi dan memakai pakaian santai dan sudah memoles wajahnya dengan mengunakan bedak dan lipstick.

" Pertama - tama aku mendaftar kuliah dulu, ke dua membeli peralatan untuk kuliah dan yang ke tiga mencari makanan," ucap Karen

" Sebenarnya masih sebulan lagi untuk kuliah tapi aku ingin menikmati liburan dulu sambil menikmati keindahan Australia," sambung Karen

Karen pun pergi menuju ke sebuah restoran Indonesia karena Karen cinta Indonesia sedangkan di tempat yang berbeda tepatnya di perusahaan milik David.

POV David

Brak

" Maaf tuan, perusahaan di Australia ada masalah dan setelah diselidiki ternyata Kepala Manajer Keuangan korupsi jadi hari ini kita harus berangkat," ucap asisten kepercayaannya dengan membuka pintu David dengan kasar.

"Breng s*k, cari ma ti itu orang, aku tidak sabar rasanya ingin menguliti dan ku cincang tubuhnya, tangkap orang itu ikat dan bawa ke markas. Kita berangkat sekarang Rey!!!" perintah David.

" Baik Tuan," jawab asisten Rey

Merekapun berangkat menuju ke bandara Soekarno Hatta kemudian berangkat dengan menggunakan pesawat pribadinya. Singkat cerita kini mereka sudah sampai di Australia David dan Rey langsung mengendarai mobil menuju ke arah markas.

Sampai di markas ada tiga orang yang sudah diikat, Kepala Manager Keuangan, istri dan anak perempuan kepala manager keuangan, David berjalan dengan santai kemudian Rey memberikan kursi untuk David duduki di depan mereka.

" Breng s*k inikah balasannya orang yang aku percayai memegang keuangan malah korupsi!!!" Teriak David dengan suara menggelegar di ruangan tersebut

Mereka bertiga menunduk dan memohon minta diberi kesempatan lagi tapi bagi David tidak ada pengampunan karena David sangat membenci pengkhianatan.

Pisau lipat yang berukuran kecil dikeluarkan dari balik jasnya kemudian menyuruh bodyguardnya memegang tangan kanan kepala manager tersebut kemudian memotongnya.

Sreettttttttttt...

" Akhhhh..." teriak kepala manager kesakitan.

Mereka bertiga ikut menjerit karena mereka sangat ketakutan dengan apa yang dilihat dan didengarnya, setelah itu tangan kirinya di potong juga hingga terdengar suara jerit kesakitan kembali.

Suara jeritan kesakitan tidak ada orang yang berani membantunya karena mereka tahu akan sifat kejam David sedangkan dari luar markas tidak ada yang mendengar karena letaknya di tengah hutan dan jarang orang melewati daerah tersebut.

Setelah dua tangan di potong dilanjutkan ke istri dan anak kepala manager dikarenakan mereka juga turut andil dalam penggelapan uang untuk berfoya - foya, membeli yang tidak perlu dan menghamburkan uang dengan seenaknya tanpa memikirkan apa yang terjadi ke depannya. David menyuruh asisten Rey untuk menyiksa anak kepala manager sama seperti ayahnya.

Teriakan - teriakan yang menyayat hati tidak dipedulikan oleh David dan asisten Rey karena bagi David dan asisten Rey merupakan suara melodi yang sangat indah sedangkan bagi para anak buahnya sangat menakutkan dan tidak ingin mereka dengar.

Setelah puas menyiksa asisten Rey menyuruh bodyguardnya untuk membuang mereka ke kandang buaya peliharaan David berikut potongan - potongan tangan.

David dan asisten Rey berjalan meninggalkan ruangan tersebut menuju ke kamar masing - masing untuk membersihkan tubuhnya yang terkena cipratan darah setelah lima belas menit kemudian mereka sudah selesai mandi dan memakai pakaian santai, mereka pergi untuk mencari makanan karena hari sudah siang.

Terpopuler

Comments

Eka Bidel

Eka Bidel

amit² ya jangan sampai ketemu cerita beginian di dunia nyata.
tp kalo di dunia novel, suka banget sama cerita mafia kayak gini.

2023-02-15

2

uhuuyyyyyy

uhuuyyyyyy

seruuu...hobby bgt baca cerita psichopat😍😍

2022-12-21

1

Roden Roden

Roden Roden

maaf thor...sebenarnya nggk usah singkat cerita udah paham yg bacanya...jdi udah serius eehhh baca singkat cerita💪💪💪😘😘🙏

2022-11-11

1

lihat semua
Episodes
1 Perkenalan Karakter
2 Masa Lalu
3 Dua Hari Kemudian
4 POV Karen
5 Bertemu Kembali
6 Bagas dan Karen
7 Bertemu Kembali
8 Karen dan Daren
9 Putus
10 Karen dan David
11 Kamu kenapa menangis
12 Tidak Ada Kak
13 Makan Bersama
14 Mantan Pacarku
15 Kedatangan Daren
16 Kamu tidak salah
17 David dan Karen
18 Cincin
19 Satu Syarat
20 Maafkan Aku
21 I Love You
22 Memaafkan
23 Aku tidak ingin melukaimu lagi
24 Tiga Hari Kemudian
25 Hampir Saja
26 Sangat Bahagia
27 Bagas Kecelakaan
28 Devoted To You
29 Apa itu sayang?
30 Buat apa kak?
31 Pergi Ke Korea
32 Dokter Liam
33 POV DAVID
34 Ini beda tuan
35 Apakah ada lagi?
36 David melihat Karen
37 Pertemuan Pertama Asisten Rey Dengan Sandra
38 Merindukanmu
39 Janji
40 Karen dan David
41 Racun
42 David dan Asisten Rey
43 Mafia Naga Merah
44 David dan Karen
45 Sadar
46 Aku
47 Aku Ingin Kita Putus
48 David dan Asisten Rey
49 Kenapa tidak pantas?
50 David dan Karen
51 Karen Dan David
52 Karen Tenggelam
53 Karen dan David
54 Karen dan David 2
55 Obat
56 Sama suamiku
57 Cemburu
58 Asisten Rey dan Sandra
59 Kangen
60 Sandra dan Asisten Rey
61 Asisten Rey dan Sandra
62 Mr. David
63 Bagas
64 Fang Yin dan Bagas
65 Dokter Fang Ying dan Bagas
66 Titik Syaraf
67 Bagas dan Dokter Fang Yin
68 David dan Karen
69 Permohonan Karen
70 Hamil
71 Hamil 2
72 Ada apa Sandra?
73 Bangun
74 Mangga Muda
75 Memanjat Pohon Mangga
76 Karen dan Sandra
77 Daddy David dan Mommy Karen
78 Mommy Karen Di Culik
79 Dennis
80 Denisa
81 Dennis dan Dennisa
82 Di mana kita mencarinya?
83 Titik Kelemahan
84 Hanyut
85 Empat Bulan Kemudian
86 Hukuman
87 Draft
88 Dennisa
89 Dennis
90 Kemarahan Dennis
91 Kekasih Kecilku
92 Mommy Mertua
93 Karen
94 Tuan Siapa?
95 End
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Perkenalan Karakter
2
Masa Lalu
3
Dua Hari Kemudian
4
POV Karen
5
Bertemu Kembali
6
Bagas dan Karen
7
Bertemu Kembali
8
Karen dan Daren
9
Putus
10
Karen dan David
11
Kamu kenapa menangis
12
Tidak Ada Kak
13
Makan Bersama
14
Mantan Pacarku
15
Kedatangan Daren
16
Kamu tidak salah
17
David dan Karen
18
Cincin
19
Satu Syarat
20
Maafkan Aku
21
I Love You
22
Memaafkan
23
Aku tidak ingin melukaimu lagi
24
Tiga Hari Kemudian
25
Hampir Saja
26
Sangat Bahagia
27
Bagas Kecelakaan
28
Devoted To You
29
Apa itu sayang?
30
Buat apa kak?
31
Pergi Ke Korea
32
Dokter Liam
33
POV DAVID
34
Ini beda tuan
35
Apakah ada lagi?
36
David melihat Karen
37
Pertemuan Pertama Asisten Rey Dengan Sandra
38
Merindukanmu
39
Janji
40
Karen dan David
41
Racun
42
David dan Asisten Rey
43
Mafia Naga Merah
44
David dan Karen
45
Sadar
46
Aku
47
Aku Ingin Kita Putus
48
David dan Asisten Rey
49
Kenapa tidak pantas?
50
David dan Karen
51
Karen Dan David
52
Karen Tenggelam
53
Karen dan David
54
Karen dan David 2
55
Obat
56
Sama suamiku
57
Cemburu
58
Asisten Rey dan Sandra
59
Kangen
60
Sandra dan Asisten Rey
61
Asisten Rey dan Sandra
62
Mr. David
63
Bagas
64
Fang Yin dan Bagas
65
Dokter Fang Ying dan Bagas
66
Titik Syaraf
67
Bagas dan Dokter Fang Yin
68
David dan Karen
69
Permohonan Karen
70
Hamil
71
Hamil 2
72
Ada apa Sandra?
73
Bangun
74
Mangga Muda
75
Memanjat Pohon Mangga
76
Karen dan Sandra
77
Daddy David dan Mommy Karen
78
Mommy Karen Di Culik
79
Dennis
80
Denisa
81
Dennis dan Dennisa
82
Di mana kita mencarinya?
83
Titik Kelemahan
84
Hanyut
85
Empat Bulan Kemudian
86
Hukuman
87
Draft
88
Dennisa
89
Dennis
90
Kemarahan Dennis
91
Kekasih Kecilku
92
Mommy Mertua
93
Karen
94
Tuan Siapa?
95
End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!