Karen dan Daren

Tidak berasa waktu berjalan dengan cepatnya dan musim liburan kuliah hampir selesai dan Karen bersiap - siap berangkat ke bandara Soekarno Hatta dengan diantar keluarga dan sahabatnya.

Setelah berpamitan Karen berjalan menuju ke arah pesawat yang akan membawanya ke Australia. Singkat cerita kini Karen sudah sampai ke apartemennya.

Karen langsung berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket hingga lima belas menit kemudian Karen sudah selesai mandi dan memakai pakaian santai.

Karen memesan makanan lewat aplikasi karena bahan makanannya kemarin sengaja dihabiskan karena Karen pulang ke Indonesia sehingga bahan makanan tidak ada dan rencananya besok baru mau beli.

Lima belas menit menunggu akhirnya  pesanan Karen datang dan Karen langsung makan selesai makan dan membuang bungkusan makanan kemudian Karen menyiapkan bahan - bahan buat kuliah untuk digunakan besok pagi.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Di pagi yang cerah Karen berangkat ke kampus dan sampai di kampus Karen bertemu sahabatnya yang bernama Daren.

Daren mengajak Karen untuk pergi ke cafe karena ada yang ingin dibicarakan dan Karen tidak menolak permintaan Daren dan mengikuti Daren pergi.

Singkat cerita kini mereka sudah sampai di cafe Darren meja di ujung kaca agar bisa berbicara dengan bebas.

" Karen, sebenarnya sudah lama aku menyukaimu maukah dirimu menjadi kekasihku?" tanya Darren sambil berlutut dan membuka kotak berbentuk hati yang isinya ternyata cincin berbentuk hati dan diarahkan ke Karen.

Karen terharu sebenarnya dirinya sudah lama menyukai Daren tapi tidak berani mengungkapkan perasaannya karena bagaimanapun dirinya seorang perempuan sungguh memalukan jika menyatakan cinta terlebih dahulu.

"Ya, aku mau menjadi kekasihmu," jawab Karen sambil menutup ke dua mulutnya seakan tidak percaya cintanya tidak bertepuk sebelah tangan.

Daren tersenyum bahagia karena cintanya tidak bertepuk sebelah tangan kemudian Daren memasangkan cincin ke jari manis Karen.

Mereka sangat berbahagia karena sudah resmi menjadi pasangan kekasih. Daren memesan cemilan dan minuman hingga lima belas menit kemudian mereka pergi dari kafe tersebut.

Merekapun berjalan ke arah kampus sambil bergandengan tangan untuk mengikuti mata kuliah dan tanpa sepengetahuan mereka dari kejauhan sepasang mata memperhatikan Karen dan Darren sambil mengepalkan ke dua tangannya dengan erat menahan rasa amarah, rasa iri dan benci secara bersamaan.

Kampus

Sampai di kampus mereka bertemu dengan Siska, Karen tersenyum dan memeluk sahabatnya dari arah samping kemudian mereka bertiga masuk ke dalam ruangan kampus tersebut untuk mengikuti mata kuliah hingga mata kuliah selesai dan waktunya istirahat makan. Selesai makan merekapun masuk kuliah lagi hingga tidak terasa waktu berlalu merekapun pulang.

Di parkiran kampus Karen bercerita ke sahabatnya kalau Karen dan Daren resmi berpacaran sedangkan Siska yang mendengar cerita Karen membuat Siska terpaksa mengucapkan selamat dan memeluk sahabatnya sambil menahan amarah dan iri hati karena Siska juga menyukai Daren. Merekapun pulang ke rumah masing - masing.

6 Bulan kemudian

Tidak berasa kuliah yang di ambil Karen hampir selesai tinggal menunggu sidang karena sudah tidak ada lagi yang mesti dikerjakan Karen berjalan - jalan menggunakan mobil menikmati udara segar.

Dalam perjalanan ada seorang laki - laki terluka dan tergeletak di jalan korban tabrak lari dan tidak ada satupun yang perduli membuat Karen menghentikan mobil lalu membantu pria malang tersebut untuk di bawa ke dokter, sampai di rumah sakit dan di bawa ke ugd  tiba - tiba handphone pemilik tabrak lari tersebut berbunyi.

( " Hallo." panggil Karen )

( " Ini siapa ya, kenapa handphone kekasihku ada di anda?" tanya wanita itu dengan nada jutek

( " Saya Karen, saya menemukan kekasih nona tergeletak di pinggir jalan sepertinya korban tabrak lari, bisakah datang ke rs *****?" tanya Karen ).

( " Baik saya ke sana sekarang, tolong jagain kekasihku dan terima kasih atas bantuannya." ucap wanita itu dengan nada lembut dan sekaligus merasa bersalah karena suaranya ketus ).

( " Sama - sama," jawab Karen )

Tut                   Tut                      Tut

Sambungan komunikasi langsung terputus dan pembicaraan mereka berakhir, Karen menunggu laki - laki itu di sambil menunggu pacar cowok tersebut.

Beberapa saat kemudian wanita tersebut datang dan masing - masing mengenalkan diri kemudian Karen pamit. Gadis tersebut meminta nomer handphone karena ingin berteman dengan orang yang berbuat baik padanya dan Karen tidak keberatan untuk memberikan nomernya.

Karen pulang menuju ke apartemen dan beristirahat, sambil berbaring di tempat tidur memikirkan percakapan dengan gadis tersebut bahwa pekerjaan mereka berdua adalah hacker kalau tertarik gadis tersebut mau mengajarinya.

Setelah merenung akhirnya Karen mau belajar untuk menjadi seorang hacker, apalagi kuliahnya juga tidak sepadat dulu. Sambil menunggu wisuda bisa belajar IT dan siapa tahu berguna nantinya karena lelah Karen tidur.

Keesokan harinya Karen menghubungi gadis tersebut dan mengutarakan keinginannya kemudian mengajak janji temu di rumah sakit.

Karen berangkat sampai di sana dengan semangat Karen belajar menjadi seorang hacker, sampai di apartemen pun Karen masih belajar agar benar - benar bisa menguasai IT.

Setiap waktu senggang Karen belajar IT bersama gadis tersebut dan mengambil kursus IT agar cepat memahami. Otak Karen yang cerdas dan cepat memahami hanya butuh 2 bulan sudah menguasai IT.

Wisuda

Tidak terasa waktu berlalu dengan cepatnya dan tidak terasa hari ini Karen wisuda dengan nilai yang sangat tinggi, acara hanya dihadiri ke dua orang tuanya dan kakaknya.

" Selamat ya sayang sudah di wisuda," ucap mommynya sambil memeluk Karen.

" Terima kasih mom," jawab Karen sambil membalas pelukannya.

" Selamat ya," ucap daddynya.

" Terima kasih dad," jawab Karen

" Selamat ya dek," ucap kakaknya sambil mengusap rambut Karen

" Sama - sama kak," jawab Karen

'' Oh ya dad, mom dan kakakku yang tampan kenalkan kekasihku namanya Daren," ucap Karen memperkenalkan Daren ke orang tuanya.

Episodes
1 Perkenalan Karakter
2 Masa Lalu
3 Dua Hari Kemudian
4 POV Karen
5 Bertemu Kembali
6 Bagas dan Karen
7 Bertemu Kembali
8 Karen dan Daren
9 Putus
10 Karen dan David
11 Kamu kenapa menangis
12 Tidak Ada Kak
13 Makan Bersama
14 Mantan Pacarku
15 Kedatangan Daren
16 Kamu tidak salah
17 David dan Karen
18 Cincin
19 Satu Syarat
20 Maafkan Aku
21 I Love You
22 Memaafkan
23 Aku tidak ingin melukaimu lagi
24 Tiga Hari Kemudian
25 Hampir Saja
26 Sangat Bahagia
27 Bagas Kecelakaan
28 Devoted To You
29 Apa itu sayang?
30 Buat apa kak?
31 Pergi Ke Korea
32 Dokter Liam
33 POV DAVID
34 Ini beda tuan
35 Apakah ada lagi?
36 David melihat Karen
37 Pertemuan Pertama Asisten Rey Dengan Sandra
38 Merindukanmu
39 Janji
40 Karen dan David
41 Racun
42 David dan Asisten Rey
43 Mafia Naga Merah
44 David dan Karen
45 Sadar
46 Aku
47 Aku Ingin Kita Putus
48 David dan Asisten Rey
49 Kenapa tidak pantas?
50 David dan Karen
51 Karen Dan David
52 Karen Tenggelam
53 Karen dan David
54 Karen dan David 2
55 Obat
56 Sama suamiku
57 Cemburu
58 Asisten Rey dan Sandra
59 Kangen
60 Sandra dan Asisten Rey
61 Asisten Rey dan Sandra
62 Mr. David
63 Bagas
64 Fang Yin dan Bagas
65 Dokter Fang Ying dan Bagas
66 Titik Syaraf
67 Bagas dan Dokter Fang Yin
68 David dan Karen
69 Permohonan Karen
70 Hamil
71 Hamil 2
72 Ada apa Sandra?
73 Bangun
74 Mangga Muda
75 Memanjat Pohon Mangga
76 Karen dan Sandra
77 Daddy David dan Mommy Karen
78 Mommy Karen Di Culik
79 Dennis
80 Denisa
81 Dennis dan Dennisa
82 Di mana kita mencarinya?
83 Titik Kelemahan
84 Hanyut
85 Empat Bulan Kemudian
86 Hukuman
87 Draft
88 Dennisa
89 Dennis
90 Kemarahan Dennis
91 Kekasih Kecilku
92 Mommy Mertua
93 Karen
94 Tuan Siapa?
95 End
Episodes

Updated 95 Episodes

1
Perkenalan Karakter
2
Masa Lalu
3
Dua Hari Kemudian
4
POV Karen
5
Bertemu Kembali
6
Bagas dan Karen
7
Bertemu Kembali
8
Karen dan Daren
9
Putus
10
Karen dan David
11
Kamu kenapa menangis
12
Tidak Ada Kak
13
Makan Bersama
14
Mantan Pacarku
15
Kedatangan Daren
16
Kamu tidak salah
17
David dan Karen
18
Cincin
19
Satu Syarat
20
Maafkan Aku
21
I Love You
22
Memaafkan
23
Aku tidak ingin melukaimu lagi
24
Tiga Hari Kemudian
25
Hampir Saja
26
Sangat Bahagia
27
Bagas Kecelakaan
28
Devoted To You
29
Apa itu sayang?
30
Buat apa kak?
31
Pergi Ke Korea
32
Dokter Liam
33
POV DAVID
34
Ini beda tuan
35
Apakah ada lagi?
36
David melihat Karen
37
Pertemuan Pertama Asisten Rey Dengan Sandra
38
Merindukanmu
39
Janji
40
Karen dan David
41
Racun
42
David dan Asisten Rey
43
Mafia Naga Merah
44
David dan Karen
45
Sadar
46
Aku
47
Aku Ingin Kita Putus
48
David dan Asisten Rey
49
Kenapa tidak pantas?
50
David dan Karen
51
Karen Dan David
52
Karen Tenggelam
53
Karen dan David
54
Karen dan David 2
55
Obat
56
Sama suamiku
57
Cemburu
58
Asisten Rey dan Sandra
59
Kangen
60
Sandra dan Asisten Rey
61
Asisten Rey dan Sandra
62
Mr. David
63
Bagas
64
Fang Yin dan Bagas
65
Dokter Fang Ying dan Bagas
66
Titik Syaraf
67
Bagas dan Dokter Fang Yin
68
David dan Karen
69
Permohonan Karen
70
Hamil
71
Hamil 2
72
Ada apa Sandra?
73
Bangun
74
Mangga Muda
75
Memanjat Pohon Mangga
76
Karen dan Sandra
77
Daddy David dan Mommy Karen
78
Mommy Karen Di Culik
79
Dennis
80
Denisa
81
Dennis dan Dennisa
82
Di mana kita mencarinya?
83
Titik Kelemahan
84
Hanyut
85
Empat Bulan Kemudian
86
Hukuman
87
Draft
88
Dennisa
89
Dennis
90
Kemarahan Dennis
91
Kekasih Kecilku
92
Mommy Mertua
93
Karen
94
Tuan Siapa?
95
End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!