Selesai potongan daging tersebut matang, Weng Gu langsung memberikan satu pada Li Hao.
Li Hao sendiri memasang senyum lebar ketika melihat itu, ia langsung berterima kasih setelah menerimanya dan memakan potongan daging tersebut dengan lahap.
"Sebenarnya kau ini berasal dari mana? Apa yang membuatmu bisa berada di hutan ini?" Weng Gu bertanya setelah mereka berdua selesai menghabiskan semua potongan daging yang ada.
Li Hao menggaruk kepalanya yang tidak gatal, ia bingung harus bagaimana menjawabnya. Setelah berpikir selama beberapa waktu, Li Hao menghela nafas panjang dan mulai mengarang kalau dirinya telah kehilangan ingatan.
Weng Gu merasa sedikit curiga setelah mendengar itu, tetapi untuk sekarang ia lebih memilih mempercayainya.
"Apa kau mau keluar dari hutan ini?" Weng Gu kembali bertanya, dan Li Hao menganggukkan kepalanya dengan cepat.
"Aku mau, Paman." jawab Li Hao sambil tersenyum lebar.
Weng Gu tersenyum tipis, "Baiklah. Kalau begitu, kita akan berangkat sebelum matahari terbit."
Li Hao mengangguk, keduanya terdiam setelah percakapan tersebut berakhir dan sekarang hanya memandangi api unggun yang menyala.
"Paman, apakah dunia ini dinamakan sebagai Daratan Surgawi?" Li Hao bertanya, memecahkan keheningan di sana.
Weng Gu sedikit mengangkat alisnya dan menatap Li Hao dengan tatapan heran, "Apakah kau tidak mengetahui hal dasar semacam itu?"
Li Hao tersenyum pahit sebelum menggeleng pelan kepalanya, "Aku sama sekali tidak mengetahuinya, Paman."
Weng Gu terdiam sejenak, kemudian menjelaskan tentang Daratan Surgawi pada pemuda tersebut.
Daratan Surgawi adalah tempat tinggalnya para Kultivator dari dua aliran berbeda, Aliran Putih dan Aliran Hitam. Daratan ini mempunyai tiga sekte besar dari Aliran Putih dan lima sekte besar dari Aliran Hitam, kedua aliran ini sama sekali tidak pernah akur dalam hal apapun itu.
Perlu diketahui juga, dunia ini mempunyai tiga daratan yang luasnya tidak main-main, di setiap daratannya pasti mempunyai keunikannya tersendiri.
Mendengar penjelasan yang diberikan oleh Weng Gu membuat Li Hao mengangguk paham, ia bisa menyimpulkan kalau Dunia ini mempunyai tiga benua saja, berbeda dengan di Bumi yang mempunyai tujuh benua.
"Apakah Paman ini seorang kultivator?" tanya Li Hao penasaran.
Weng Gu mengangguk kecil dan menjawab, "Begitulah, tapi aku hanya seorang Kultivator rendahan. Tujuanku menjadi Kultivator hanya untuk mempermudah perburuanku di Hutan ini serta melindungi diriku dari kultivator lain."
"Memangnya kultivator rendahan itu seperti apa? Dan seharusnya kultivator mempunyai tingkatkan tertentu, bukan?"
Weng Gu tertegun ketika mendengar pertanyaan itu dari Li Hao, ia menatap pemuda tersebut dengan serius lalu bertanya, "Kau ini... Benar-benar tidak mengingat apa-apa selain namamu sendiri?"
Li Hao mengangguk sekali, tidak ada kebohongan sedikitpun di raut wajahnya.
Weng Gu menarik nafasnya dalam-dalam sebelum menghela nafas panjang sembari memasang ekspresi yang rumit.
"Kalau begitu, akan kuceritakan semua tentang dunia ini yang aku tau saja." Weng Gu terdiam sejenak sebelum memulai ceritanya.
...----------------...
Malam terlewati begitu cepat dan Weng Gu membawa Li Hao keluar dari hutan tersebut.
"Teruslah bergeraklah menuju utara, mungkin dalam beberapa jam kau akan menemukan sebuah kota kecil yang dikelilingi oleh tembok kayu." Weng Gu menunjuk ke satu arah dan membuat mata Li Hao tertuju ke arah tersebut.
Li Hao menganggukkan kepalanya paham, "Aku mengerti, Paman." balas Li Hao, lalu menundukkan badannya ke arah pria paruh baya tersebut, "Terima kasih karena telah banyak membantuku, meskipun kita baru kenal tetapi aku yakin kalau Paman adalah orang yang baik. Aku akan mengingat ini, jika takdir mempertemukan kita kembali aku pasti akan membalas kebaikan Paman."
Weng Gu mengangkat sudut bibirnya saat mendengar itu, "Sama-sama, Li Hao. Aku juga berharap kau bisa mendapatkan ingatanmu kembali..."
Li Hao tersenyum tipis sebelum menganggukkan kepalanya sekali lagi, "Baiklah, Paman. Kalau begitu, aku izin pergi terlebih dahulu."
"Ya, hati-hati selama di perjalananmu. Ingat perkataanku sebelumnya, tidak semua orang di dunia ini mempunyai sifat yang murni baik... Bahkan jika mereka berasal dari Aliran Putih sekalipun."
"Aku mengerti, Paman."
***
"Paman bilang kalau Kultivator mempunyai lima tingkatan, dan di setiap tingkatnya terdapat 15 bintang yang menentukan level kekuatan mereka." Li Hao bergumam dengan raut wajah serius.
Seseorang yang baru saja menjadi kultivator akan memulai pada tingkatan Forging Qi, lalu dilanjuti dengan Qi Refinement, berikutnya Golden Core, dan kemudian Nascent Soul, sampai yang terakhir Immortal.
"Untuk sekarang, aku adalah seorang manusia biasa. Kalau aku mulai berkultivasi, apakah aku akan menjadi kultivator?" Li Hao bertanya-tanya dalam hati, lalu membuka layar statusnya.
[ Nama: Li Hao
Umur: 18 Tahun
Level: 7
Basis Kultivasi: Tidak ada
Statistik
Strength: 14 Vitality: 6
Agility: 6 Qi: 0
SP: 20 ]
"Apa maksudnya dengan statistik Qi? Kalau aku menambahkannya, apa aku akan menjadi kultivator tanpa perlu berkultivasi terlebih dahulu?" Li Hao melipat kedua tangannya di depan dada, "Haruskah aku mencobanya?"
Li Hao terdiam dalam waktu yang cukup lama, sampai akhirnya ia menambahkan beberapa poin SP-nya ke dalam statistik Qi.
[Qi +5]
[Qi: 0 > 5]
Whooosh.
Li Hao melebarkan matanya secara sempurna saat dirinya merasakan ada sesuatu yang masuk ke dalam tubuhnya dan mengalir dengan deras.
[Ding! Anda telah berhasil menjadi seorang Kultivator!]
[Ding! Misi System terbuka!]
Melihat layar notifikasi di depannya membuat Li Hao terkejut, ia sudah menjadi seorang Kultivator dengan semudah itu? Bagaimana mungkin?
Layar status milik Li Hao diperbarui dan kali ini Basis Kultivasinya tertulis kalau dirinya berada di tingkat Forging Qi bintang 2.
Senyum lebar langsung terukir jelas di wajahnya, Li Hao merasa sangat bersemangat ketika mengetahui kalau dirinya sudah menjadi seorang kultivator dalam sekejap mata, "Luar biasa...! Ini benar-benar seperti cheat dalam sebuah game!" Li Hao tidak bisa untuk tidak merasa senang, ia kemudian memasukkan SP-nya kembali ke dalam Statistik Qi.
[Qi +5]
[Qi: 5 > 10]
"Aku naik satu bintang lagi!" Li Hao merasa takjub bukan main, sebenarnya ia ingin memasukkan 10 SP-nya yang tersisa ke dalam Qi lagi, akan tetapi ia tidak mau bertindak gegabah dan lebih memilih menahan diri, "Aku harus menyisakan SP untuk berjaga-jaga jika terjadi situasi genting seperti sebelumnya."
Li Hao kemudian terdiam sejenak setelah mengatakan itu, ia mengangkat kedua tangannya ke depan dan memejamkan matanya secara perlahan.
"Aku bisa merasakannya... Energi yang berkumpul di atas telapak tanganku." Li Hao tersenyum senang, namun tidak lama setelah itu raut wajahnya menjadi buruk, energi tersebut mulai menjadi tidak beraturan dan ledakan kecil terjadi.
Bam!
Ledakan tersebut membuat kedua telapak tangan Li Hao terluka, ia langsung meringis kesakitan namun tidak ada raut wajah penyesalan sedikitpun yang terlihat di wajahnya.
Bersambung.....
LIKE >> VOTE >> RATE 5 >> COMMENT.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 113 Episodes
Comments
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss Li Hao
2023-07-18
0
Anonymous
banyak amat 15 bintang, biasanya max 9 bintang
2023-03-28
0
Yedu BengBeng😎
ini keren kayaknya, novel mc sistem tapi ga terlalu bergantung ke system, enak nih dibaca apalagi penyusunan katanya bagus banget, baca ini jadi berasa gua sendiri yg ngerasain, soalnya keliatan real banget kalo dpt situasi kaya mc, ga kaya novel yg gua baca reinkarnasi dpt sistem terus dpt bonus ga ngotak, abis itu ranahnya naik nya juga ga ngotak
2023-03-16
0